Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Fenomena Kajian Dakwah di Media Sosial untuk Pencegahan Bullying dan Kesehatan Mental pada Remaja Arief, Muhammad Ihsanul; Rusli, Rusdi; Husin, Gt. Muhammad Irhamna; Ainah, Noor
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 1 : Al Qalam (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i1.4722

Abstract

Pada beberapa tahun terakhir, kasus bulliying muncul kepermukaan publik. Pihak yang menjadi korban banyak terdapat di lembaga pendidikan. Selain itu dampak dari hal tersebut akan menurunkan mental korban yang berujung pada phobia bertemu orang-orang sekitar. Media sosial salah satu sumber mendorong upaya pencegahan bullying dan peningkatan kesehatan mental, faktor pendorongnya melalui konten kajian dakwah yang menginspirasi hubungan baik antar sesama. Tulisan ini fokus tentang fenomena kajian dakwah di media sosial untuk pencegahan bulliying dan kesehatan mental pada mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses timbal balik dari media sosial yang mereka konsumsi sehari-hari dari konten yang tersedia. Salah satunya adalah konten kajian dakwah yang menginspirasi untuk melakukan pencegahan bullying. Selain itu faktor apa saja meningkatkan kesehatan mental di kalangan generasi Z. Penelitian ini termasuk mix research yaitu gabungan penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan “field research” melalui angket, observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendiskripsikan tingkat kesadaran terhadap pencegahan bulliying dan kesehatan mental di kalangan mahasiswa yang merupakan generasi Z. Berdasarkan Temuan hasil respon yang disampaikan responden menunjukkan media sosial memberikan dorongan kuat untuk bentuk pemahaman dan sikap generasi Z. Terdapat 47%, sangat setuju, dan 45,6% setuju media sosial menginspirasi remaja untuk berperilaku baik, Media sosial juga melalui konten ceramah agama menjadi inspirasi terhadap peningkatan ibadah, peduli sesama, dan sikap inklusif terhadap perbedaan. Responden setuju sebanyak 57,2% yang menegaskan praktek bulliying bentuk kekerasan fisik harus dicegah jika terjadi. Dan terakhir kesehatan mental akan terjaga bagi remaja jika dekat dengan Tuhan, dan selalu harmonis hubungan dengan keluarga.
Equality And Gender Justice In Religious Rituals In Banjar Communities Husin, Gt. Muhammad Irhamna
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 1, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2023)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v1i01.1

Abstract

Gender menjadi perbincangan diseluruh kalangan, meliputi akademisi, aktivis bahkan pemerintahan. Para pemikir Islam juga menyoroti tentang kesetaraan dan keadilan gender tidak hanya dalam tataran normative tetapi juga pada tataran kehidupan yang ada di masyarakat. Secara sosiologis masyarakat Banjar mayoritas beragama Islam yang bermazhab Syafi’i. hal ini tidak lepas dari peran Pangeran Samudera yang masuk Islam kemudian diikuti para keluarga dan pengikuti sehingga terjadi islamisasi di tanah Banjar. Salah satu islamisasi di tanah banjar adalah baarwahan dan bahaulan. Maka artikel ini akan mengidentifikasi tanggapan masyarakat terhadap gender pada ritual baarwah dan behaulan. Penelitian ini dilaksanakan di kota Banjarmasin. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan Teknik analisa diskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik participant observation dan dept interview. Pendekatan wawancara yang digunakan dengan wawancara terstruktur dan wawancara bebas (semi terstruktur). Dilaksanakan dua bulan, Oktober dan Nopember 2019. Pengecekan data dilakukan melalui focus group discussion. Artikel ini mendapatkan ritual keagamaan baarwah dan bahaul ada perbedaan peran dan tugas gender saat pelaksaan ritual kegamaan. Ini berarti ada bias gender dalam pelaksanaan. Artikel ini menyimpulkan pada saat pelaksanaan baarwah dan bahaul terjadi lima bias gender sebagai berikut, pertama,  Laki-laki sebagai menyelenggarakan ritual agama (public sphere) dan perempuan menyiapkan makanan (domestic Spahere). Kedua, Laki-laki masuk di depan rumah sedangkan perempuan masuk samping rumah. Ketiga, Perempuan duduk di dapur dengan keadaan seadanya sedangkan laki-laki duduk diruang tamu dengan karpet yang bersih. Keempat, Setelah ritual perempuan makan setelah para laki-laki pulang. Terakhir, Ada beberapa tempat setelah makan perempuan bersih-bersih sampai mencuci piring. Rekomendasi artikel ini dapat digunakan untuk rekonstruksi peran gender pada ritual keagamaan. mega888https://www.pinterest.com/syella107/MEGA888 > Game Apk Mega 888 Slot Online Terkini Mega888 Malaysiamega888pussy888mega888mega888mega888download mega888 apkpussy888mega888mega888mega888https://www.youtube.com/@Mega888apkoriginalhttps://x.com/mega888malayhttps://hashnode.com/@mega888gamehttps://www.facebook.com/playmega888/https://gravatar.com/mega888profilehttps://medium.com/@mega888gamemalayhttps://mega888png.tumblr.com/https://www.bizmalay.com/mega-malaysia-016-211-8234mega888mega888mega888 apkmega888 iosmega888 androidmega888 gamemega888 downloadmega888 free creditmega888 free test idmega888 original918kisspussy888ntc33joker123xe88ace333mega888mega888 downloadmega888 iosmega888 originalmega888 online casinomega888 gamesmega888mega888pussy888918kissxe88joker123ntc33mega888918kisspussy888joker123xe88ntc33mega888mega888 gamemega888 apkmega888 apkmega888mega888mega888 malaysiamega888mega888mega888mega888mega888mega888mega888pussy888mega888 gamekiss918kiss918
Penguatan kapasitas akademik: Sosialisasi dan pelatihan penyusunan artikel untuk jurnal ilmiah nasional: Academic capacity building: Socialization and training on writing articles for national scientific journals Fajeriadi, Hery; Putra, Aminuddin Prahatama; Dharmono, Dharmono; Irianti, Riya; Mahrudin, Mahrudin; Husin, Gt. Muhammad Irhamna; Gusti, Muhammad Abdi; Saputri, Rahmi
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v3i1.366

Abstract

Opportunities for integrating gamification and emerging technologies with direct observation in biology education: A bibliometric analysis Fajeriadi, Hery; Putra, Aminuddin Prahatama; Halang, Bunda; Husin, Gt. Muhammad Irhamna; Aulia, Nurul; Azzam, Muhammad Naufal; Gusti, Muhammad Abdi; Hanisa, Hanisa
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v5i1.164

Abstract

Digital transformation in higher education has led to the emergence of gamification, direct observation, and new technologies in biology learning, but previous studies have discussed them separately. To date, there has been no bibliometric study that systematically maps the integration of these three approaches. This study aims to analyze global research trends, thematic gaps, and potential integration across topics using a bibliometric approach. Data were retrieved from Google Scholar through the Publish or Perish application using the keywords “gamification,” “emerging technology,” and “biology,” covering publications from 2020 to 2024. A total of 207 relevant articles were analyzed and visualized using VOSviewer to map bibliometric relationships based on keyword co-occurrence, citation networks, and topic evolution. The results indicate a significant increase in publication growth over the past five years, with dominant themes such as artificial intelligence, deep learning, and virtual simulation, reflecting a shift toward emerging and adaptive learning models. Cluster mapping identified four major research groups: digital gamification, data-driven learning, virtual simulation, and implementation-based studies. These findings confirm that international research in biology education is moving toward the synergy of interactivity, analytics, and technology-based experiential learning. Nevertheless, the integration of gamification and direct observation with emerging technologies remains limited, representing a strategic opportunity for future empirical exploration. This study reinforces experiential learning and situated cognition as the basis for integrating interactive digital technology and direct observation practices. These findings also provide strategic direction for the design of adaptive, evidence-based pedagogical innovations in biology education. Abstrak. Transformasi digital dalam pendidikan tinggi mendorong munculnya gamifikasi, pengamatan langsung, dan teknologi baru dalam pembelajaran biologi, namun kajian sebelumnya masih membahasnya secara terpisah. Hingga kini, belum ada studi bibliometric yang memetakan secara sistematis integrasi ketiga pendekatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian global, kesenjangan tematik, serta potensi integrasi antartopik melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan kata kunci “gamification”, “emerging technology”, dan “biology”, mencakup publikasi tahun 2020–2024. Sebanyak 207 artikel yang relevan dianalisis dan divisualisasikan menggunakan VOSviewer untuk menggambarkan keterkaitan bibliometrik berdasarkan jejaring kata kunci, sitasi, dan evolusi tren riset. Hasil analisis menunjukkan peningkatan publikasi yang signifikan dalam lima tahun terakhir, dengan dominasi tema artificial intelligence, deep learning, dan virtual simulation yang mencerminkan pergeseran riset menuju integrasi teknologi imersif dan pembelajaran adaptif. Pemetaan klaster mengidentifikasi empat kelompok utama, yaitu gamifikasi digital, pembelajaran berbasis data, simulasi virtual, dan penelitian implementatif. Temuan ini menegaskan bahwa riset internasional dalam pembelajaran biologi bergerak ke arah sinergi antara interaktivitas, analitik, dan pengalaman belajar berbasis teknologi. Kajian ini juga mengungkap bahwa integrasi gamifikasi dan pengamatan langsung dengan teknologi baru masih terbatas, sehingga menjadi peluang strategis untuk penelitian lanjutan. Penelitian ini memperkuat dasar experiential learning dan situated cognition sebagai landasan integrasi antara digital interaktif dan praktik observasi langusng. Temuan ini juga memberikan arah strategis bagi perancangan inovasi pedagogis yang adaptif dan berbasis bukti dalam pembelajaran biologi.