Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strengthening Student Resilience: Student-Centered Learning Model in Merdeka Curriculum in Elementary Islamic School Noptario, Noptario; Irawan, M. Ferry; Zakaria, Abd Razak
MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam Vol. 16 No. 1 (2024): Mudarrisa: Jurnal Kajian Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/mudarrisa.v16i1.575

Abstract

Mental health issue among Indonesian students is prevalent. The Indonesian National Adolescent Mental Health Survey reports that over one-third of Indonesian adolescents are grappling with mental health concerns, leading to higher stress levels and negative effect on the academic quality. To address this issue, it is necessary to introduce the concept of resilience to students as a preventive measure against more severe issues. Student-centered learning (SCL) emerges as a viable approach to instilling resilience. Therefore, this research focused on the internalization of resilience through the SCL model in Merdeka curriculum. This qualitative field research involved deputy head of curriculum, the homeroom teacher and students of class 6B. Data were gathered through interviews and observations, and analyzed using thematic analysis. The findings suggest that the SCL model encourages active and enthusiastic student participation. Teachers employ various strategies, such as project-based learning, problem-based learning, technology integration, differentiated learning, and fostering a positive environment, to instill resilience in students. These initiatives empower students to cultivate resilience, equipping them with the essential skills to navigate life successfully in the future. This study concludes that SCL model in Merdeka curriculum can instill resilience in students, thus making students strong and resilient in receiving learning.
Peran Guru dalam Kurikulum Merdeka: Upaya Penguatan Keterampilan Abad 21 Siswa di Sekolah Dasar Noptario, Noptario; Rizki, Nikentari; Nur’aini, Nur’aini; Ningrum, Effiana Cahya
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.813

Abstract

The independent curriculum is very oriented to the activeness of students in participating in learning, so that the role of teachers in the independent curriculum is different from the curriculum that focuses on teachers as the main source of learning. In the implementation of an independent curriculum, the teacher is only a facilitator by directing and guiding students to learn according to their interests and desires. The purpose of this study is to analyze what teachers do in the implementation of the independent curriculum as an effort to strengthen students' 21st century skills. This research uses a qualitative research approach with Field Research research methods. Meanwhile, the data collection technique in this study used in-depth interviews to explore information about the role of teachers in implementing the independent curriculum. The resource persons in this study were the deputy head of curriculum and class teachers. While the data analysis techniques used in this study use thematic data analysis with stages of understanding data, coding data and determining themes. The role of teachers in the implementation of the independent curriculum as an effort to strengthen 21st century skills in elementary schools is carried out in various ways, ranging from conducting diagnostic assessments, implementing differentiated learning, integrating technology in learning, learning facilitators and implementing project-based learning. While the implications that will be felt by students in the efforts made by the teacher, include increasing the ability to think critically, increasing the ability to cooperate and collaborate, establishing good communication with other students, learning according to interests and desires and improving problem-solving skills.
Transisi Pembelajaran Teacher Centered Menuju Student Centered: Penguatan Literasi Teknologi Siswa Sekolah Dasar Nisa, Ani Khoirotun; Tinofa, Nelva Ade; Noptario, Noptario; Abdullah, Faisal
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.920

Abstract

Inovasi dalam dunia pendidikan sangat dibutuhkan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas Pendidikan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam upaya inovasi Pendidikan salah satunya adalah melakukan transisi pembelajaran dari yang berbasis teacher center menuju student center. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis transisi pembelajaran teacher center menuju student center pada kurikulum merdeka dalam upaya penguatan literasi teknologi siswa di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Teknik pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Analis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analis data tematik dengan tahapan memahami data, mengkode data, menentukan tema dan visualisasi data. Pembelajaran berbasis student center memiliki keunggulan yang signifikan dibandingkan pembelajaran berbasis teacher center, pembelajaran yang berpusat pada siswa akan membuat siswa menjadi aktif dan mandiri dalam belajar sehingga akan berpengaruh pada penguatan literasi teknologi siswa. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang berpusat pada siswa sangat relevan jika di integrasikan dengan teknologi. Akan tetapi ada beberapa faktor penghambat yang ditemui dalam upaya penerapan pembelajaran berbasis student center yaitu ukuran kelas yang besar, tantangan manajemen kelas dan gaya belajar siswa yang berbeda-beda, sehingga faktor penghambat tersebut bisa dijadikan bahan evaluasi untuk penyempurnaan penerapan pembelajaran berbasis student center.
Pengembangan Kurikulum 2013 dalam Melaksanakan Pendidikan Karakter Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Latifah, Alia; Noptario, Noptario; Prastowo, Andi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1639

Abstract

Kurikulum merupakan suatu program pendidikan yang direncanakan dan dilaksanakan untuk mencapai sejumlah tujuan pendidikan. Suatu kurikulum akan mampu berperan sebagai alat pendidikan jika sanggup merubah dirinya dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang ada. Salah satu usaha perbaikan kualitas pendidikan adalah munculnya gagasan mengenai pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan di Indonesia. Untuk penyempurnaan pendidikan karakter Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim telah menjadikan Profil Pelajar Pancasila sebagai salah satu Visi dan Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengembangan kurikulum 2013 dalam melaksanakan pendidikan karakter bermuatan profil pelajar pancasila di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Subjek peneitian ini ialah salah satu guru kelas VI di Kota Bandung. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tujuan pengembangan kurikulum 2013 dalam melaksanakan pendidikan karakter profil pancasila ialah sebagai upaya perbaikan pembelajaran dari dampak ketertinggalan/ perbaikan pembelajaran pasca pandemi covid-19, pengembangan kurikulum dalam pelaksanaan pendidkan karakter profil pelajara pancasila yaitu dilaksanakannya berbagai program pembentukan karakter, mengintergrasikan nilai-nilai karakter dalam berbagai kegiatan, termasuk dalam proses pembelajaan yang lebih banyak dilakukan secara kolaborasi, serta kegiatan proyek yang dilakukan sesuai dengan tema proyek penguatan profil pancasila yang telah ditentukan pada setiap semester.
Moderasi Beragama dalam Praktik Safari Ramadhan: Refleksi Pengabdian Mahasiswa Noptario, Noptario; Hulkin, M.; Irawan, M. Ferry; Solihin, Ilham; Zakaria, Abd Razak
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 2 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i2.469

Abstract

Indonesia has diverse ethnic groups, religions, and cultures. This diversity can trigger identity conflicts if not appropriately managed; therefore, a non-extreme understanding is required. One of the obligations of university students is to carry out community service, including efforts to strengthen religious moderation. This community service's purpose is to explore efforts to strengthen religious moderation through the Safari Ramadan activities conducted by the Special Student Activity Unit for the Institute for Quranic Recitation Development and Da'wah (UKMK LPTQ & D) at UIN Raden Fatah Palembang and its implications for the community, the campus, and members of UKMK LPTQ & D. This research adopts a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews and observations, and semi-structured interviews were conducted with students and community members. Based on the findings, the efforts to strengthen religious moderation during the Ramadan Safari activities reached all age groups, including children, adolescents, youth, and adults. These efforts were implemented through various programs, such as religious moderation seminars, religious moderation studies in mosques, religious moderation quiz competitions, and training on religious moderation for adolescents and youth. Keywords: Religious moderation, Safari Ramadhan, University student Abstrak: Indonesia memiliki beragam suku, agama, dan budaya. Keberagaman ini dapat memicu konflik identitas apabila tidak dikelola dengan baik. Untuk menghadapinya, diperlukan pemahaman yang tidak ekstrem. Salah satu kewajiban mahasiswa di perguruan tinggi adalah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, antara lain dalam hal penguatan moderasi beragama. Tujuan pengabdian ini adalah mengungkap upaya penguatan moderasi beragama dalam kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an dan Dakwah (UKMK LPTQ & D) UIN Raden Fatah Palembang, serta implikasinya terhadap masyarakat, kampus, dan anggota UKMK LPTQ & D. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan secara semiterstruktur terhadap mahasiswa dan masyarakat. Berdasarkan temuan penelitian, penguatan moderasi beragama dalam kegiatan Safari Ramadhan menjangkau semua kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, hingga orang tua. Upaya penguatan moderasi beragama dilakukan melalui berbagai program, seperti seminar moderasi beragama, kajian moderasi beragama di masjid, lomba cerdas cermat moderasi beragama, dan pelatihan moderasi beragama bagi remaja serta pemuda. Kata kunci: Moderasi beragama, Safari Ramadhan, Student community service