Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KONTRIBUSI KECEMASAN DENGAN PRESTASI GAYA BEBAS 50 METER ATLET RENANG CLUB SURYA BRANTAS MOJOKERTO Arif, Evanda Dindayanti; Pudjijuniarto, Pudjijuniarto; Bawono, Mokhamad Nur
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 22, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v22i2.51439

Abstract

Renang adalah aktivitas dalam air yang dijadikan perlombaan sebagai olahraga prestasi. Catatan waktu adalah patokan dalam prestasi olahraga renang artinya seorang atlet renang dikatakan memiliki prestasi yang baik jika catatan waktunya lebih cepat dari catatan prestasinya. Sebelum atau saat berlomba ditemukan faktor-faktor yang dapat memberikan pengaruh untuk prestasi atlet seperti salah satunya yaitu faktor kecemasan. Rasa cemas yang baik dapat menuntun atlet untuk terus termotivasi dan mengeluarkan performa terbaiknya, namun apabila rasa cemas yang dirasakan berlebihan maka dapat menimbulkan dampak yang buruk untuk prestasi atlet renang. Sehingga dalam hal ini peneliti bisa menarik rumusan masalah yaitu berapa besar nilai kontribusi kecemasan dengan prestasi gaya bebas 50 meter pada atlet Surya Brantas Mojokerto. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan dan berapa besar kontribusi kecemasan dengan prestasi gaya bebas 50 meter atlet Surya Brantas Mojokerto. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan tujuan untuk menjelaskan hubungan antara dua variabel atau lebih. Populasi  berjumlah 14 atlet Club Surya Brantas dengan metode pengumpulan data menggunakan kuisioner dan tes. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis korelasi sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25 for Windows. Berdasarkan perhitungan hasil analisis data yang telah dilakukan nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,668 > 0,532) artinya terdapat korelasi yang cukup antara antara kecemasan dengan prestasi 50 meter gaya bebas. Besar kontribusi antara kecemasan dengan prestasi 50 meter gaya bebas sebesar 44,6%.
Motivasi Siswa Peserta dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal di SMP Negeri Sukodono Royyan, Moh.; Bawono, Mokhamad Nur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26305

Abstract

Motivasi adalah keinginan dari seseorang, yang mendorong untuk mengerahkan kemampuan maksimal untuk mencapai tujuannya. Bagi seorang peserta futsal motivasi berperan penting dalam mencapai prestasi. Motivasi bisa dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik dan intrinsik yang dapat menambah motivasi atlet optimal mencapai prestasinya. Motivasi ini juga mempengaruhi keaktifan peserta dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal. Namun pada sekolah SMPN 1 Sukodono, ditemukan bahwa ekstrakurikuler futsal mengalami penurunan partisipasi peserta pada setiap pertemuan, ini menandai kurang optimalnya kegiatan untuk mencapai tujuan latihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat motivasi peserta dan factor yang mempengaruhi tingkat motivasi siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 1 Sukodono. Penelitian ini berjenis kuantitatif non eksperimen, dengan total populasi 53 siswa yang semuanya menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat motivasi siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler futsal SMPN 1 Sukodono berkategori “sedang”, diperoleh dari frekuensi terbesar 25 peserta (47%). Faktor intrinsik dan ekstrinsik saling mempengaruhi tingkat motivasi, namun yang dominan adalah faktor intrinsik.
The Effect of Pollen Supplementation on the Recovery of Lactic Acid Levels and Heart Rate After 1 Hour of Submaximal Exercise Wahyudi, Heri; Bawono, Mokhamad Nur; Pramono, Made; Sudijandoko, Andun; Dewi, Ratna Candra; Pudjijuniarto, Pudjijuniarto
Journal of Sport Science and Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v8n1.p29-36

Abstract

This study aims to demonstrate that supplementation with pollen nutritional ingredients can enhance the rate of decrease in lactic acid levels and heart rate after 1 hour of submaximal exercise loading. The research methodology employed is experimental, utilizing a randomized one-group pre-test and post-test design. The sample consisted of 11 students from the Sports Science Study Program at Surabaya State University. Data analysis was conducted using the T-Test with a significance level of 0.05. The findings revealed a decrease in blood lactic acid levels and pulse rate after 1 hour of submaximal exercise. The percentage decrease in pulse rate was 91.541%, while the percentage decrease in blood lactic acid levels was 85.099%. However, it is important to note that comparing the percentage decrease in pulse rate to the percentage decrease in blood lactic acid levels may not be accurate due to the distinct nature of the two systems. Additionally, the supplement group demonstrated greater improvement compared to the control group, which did not receive supplements. Nonetheless, it should be acknowledged that both research variables had not fully returned to pre-exercise conditions.
Analisis kondisi vo2max pemain hockey indoor putri Gresik dalam menunjang keberhasilan meraih medali emas Abdulloh, Ajeng Intan Mahardika; Widodo, Achmad; Wahyudi, Heri; Bawono, Mokhamad Nur; Susanto, Indra Himawan
Jurnal Porkes Vol 6 No 1 (2023): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v6i1.7927

Abstract

The VO₂Max condition of the Gresik women's indoor hockey players should be fulfilled. Since VO₂Max includes a baseline that represents general fitness which is good condition VO₂Max it can be assumed other physical endurance will follow. The purpose of this study was to find out the level of aerobic endurance (VO₂Max) possessed by Gresik women's indoor hockey players in supporting the success of winning a gold medal at Situbondo in 2022. Quantitative descriptive was used in this research method with 12 research subjects. The multi-stage fitness test (MFT) was used as an instrument in this study. The results of the analysis of aerobic endurance (VO₂Max) data from female indoor hockey players in the category "very poor" 0.00% (0 players), "less" 0.00% (0 players), "enough" 0.00% (0 players), “good” 50.00% (6 players), “very good” 41.70% (5 players) and “excellent” 8.30% (1 player). The average of this data analysis was 39.34. Based on these results, the level of aerobic endurance (VO₂Max) of Gresik women's indoor hockey players was in the “very good” category. It can be concluded that to meet good VO₂Max conditions, the results of this study can be used as a benchmark for other hockey teams when preparing for matches.
Pengaruh Pemberian Bee Pollen Terhadap Pemulihan Hemoglobin (Hb) Mahasiswa Putri Unesa Setelah Latihan Submaksimal Nugroho, Muhamad Akbar; Bawono, Mokhamad Nur; Bakti, Ananda Perwira; Mustar , Yetty Septiani
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i8.3286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Bee Pollen terhadap pemulihan kadar hemoglobin setelah latihan submaksimal. Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswi S1 Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya angkatan 2021 dengan mengambil sampel sebanyak 20 mahasiswi yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (anova repeated measure), Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh terhadap pemulihan hemoglobin setelah latihan submaksimal dari pemberian bee pollen yang dikonsumsi selama 10 hari dengan dosis 520 mg. hasil uji hipotesis repeated measures ANOVA menghasilkan nilai dari Sphericity Assumed Sig senilai 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dari nilai tersebut dapat dikatakan bahwa ada kenaikan kadar hemoglobin yang nyata dari pemberian Bee pollen selama 10 hari. Dengan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian suplemen Bee pollen terhadap kelompok eksperimen dapat menaikkan kadar hemoglobin setelah latihan submaksimal. Untuk hasil dari kelompok kontrol menghasilkan nilai Nilai dari Sphericity Assumed Sig senilai 0,195 > 0,05, maka dapat disimpulkan H0 diterima dan Ha ditolak. Dari nilai tersebut dapat dikatakan bahwa tidak ada kenaikan kadar hemoglobin yang nyata dari pemberian Bee pollen selama.
Penerapan Monitoring Beban Latihan Berbasis Digital pada Sub-Elite Atlet Malaysia Subagio, Irmantara; Nurhasan; Muthohir, Toho Cholik; Kartiko, Dwi Cahyo; Siantoro, Gigih; Widodo, Achmad; Hidayat, Taufiq; Bawono, Mokhamad Nur; Firmansyah, Awang; Pranoto, Adi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/11mwxw67

Abstract

Monitoring beban latihan merupakan elemen penting dalam proses pembinaan atlet untuk meminimalkan risiko cedera, mencegah maladaptasi, dan memastikan efektivitas program latihan yang diberikan. Era digital memberikan peluang untuk melakukan monitoring beban latihan dengan cara yang lebih cepat, murah, dan mudah diakses. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk menerapkan sistem monitoring beban latihan berbasis digital pada sub-elite atlet Malaysia dengan menggunakan Google Form dan Google Sheets sebagai instrumen pencatatan dan visualisasi data latihan. Metode pelaksanaan terdiri dari identifikasi masalah, perancangan formulir digital, pendampingan penggunaan, dan evaluasi pelatihan selama dua bulan. Formulir berisi data denyut nadi maksimal, intensitas latihan (RPE), kualitas tidur, stres, suasana hati, kelelahan, serta menu latihan. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi atlet dalam pengisian data mencapai kategori sangat baik, dan pelatih mampu melakukan evaluasi mingguan berbasis grafik yang terbentuk secara otomatis dalam Google Sheets. Sistem ini mempermudah pelatih dalam menginterpretasi respons latihan, mendeteksi kelelahan, dan menyesuaikan beban latihan secara individu. Penerapan sistem monitoring digital ini terbukti efektif, hemat biaya, mudah diterapkan, dan dapat direplikasi di institusi olahraga lainnya. Selain memberikan manfaat praktis bagi pelatih dan atlet, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi internasional antara UNESA dan Majlis Sukan Wilayah Persekutuan Malaysia dalam pengembangan sport coaching berbasis data.