Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Diseases Diagnosis using Machine Learning Artha, Arsya Sinatria; Maseleno, Andino; Hubur, Aa
Dinasti Health and Pharmacy Science Vol. 2 No. 3 (2025): Dinasti Health and Pharmacy Science (January 2025)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dhps.v2i3.1812

Abstract

Method that is use to optimize the criterion efficiency that depend on the previous experience is known as machine learning. By using the statistics theory it creates the mathematical model, and its major work is to surmise from the examples gave. To take the data straightforwardly from the information the approach uses computational methods. For recognize and identify the disease correctly a pattern is very necessary in Diagnosis recognition of disease. for creating the different models machine learning is used, this model can use for prediction of output and this output is depend on the input that is related to the data which previously used. For curing any disease it is very important to identify and detect that disease. For classify the disease classification algorithms are used. It uses are many dimensionality reduction algorithms and classification algorithms. Without externally modified the computer can learn with the help of the machine learning. For taking the best fit from the observation set the hypothesis is selected. Multi dimensional and high dimensional are used in machine learning. By using machine learning automatic and classy algorithms can build.
Hadis – Hadis Nabi Muhammad Mengenai Kritik Terbuka Kepada Penguasa Dan Kontekstualisasinya Di Era Modern Jamaluddin Junus, Ihsan; Hubur, AA
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 10 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i10.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hukum menasihati dan mengkritik pemimpin secara terbuka dalam perspektif hadis-hadis Nabi, mengkaji kontekstualisasinya di era modern, serta menelaah implikasi hukumnya. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti peran hadis-hadis Nabi sebagai pedoman bagi umat Islam dalam memberikan nasihat dan kritik terhadap pemimpin. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis konten dan interpretatif terhadap hadis-hadis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengkritik pemimpin secara terbuka diperbolehkan karena memiliki dasar hukum yang kuat, dan tidak berarti keluar dari ketaatan terhadap penguasa. Dalam konteks modern, bentuk kritik terbuka dapat diwujudkan melalui media sosial, demonstrasi, boikot, cyberactivism, dan hacktivism. Kritik terbuka memiliki dua implikasi, yaitu positif—mendorong transparansi dan akuntabilitas, serta negatif—berpotensi menimbulkan konflik sosial. Tantangan di era modern antara lain fenomena no viral no justice dan ketidakseimbangan kekuasaan dalam pemerintahan. Penelitian ini menyarankan agar pemimpin memahami hak dan kewajiban serta terbuka terhadap aspirasi rakyat, sementara rakyat diharapkan memilih pemimpin yang memiliki sifat Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh.
POTENSI WIRAUSAHA SUKSES MAHASISWA GEN Z DI POLITEKNIK NILAI, MALAYSIA Soekapdjo, Soeharjoto; Ratnawati, Nirdukita; Rizqullah, Rizqullah; Hubur, AA; Saputro, Wahyu Angko; Tribudhi, Debbie Aryani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24158

Abstract

Globalisasi di era digital, membuat dunia menjadi tanpa batas, dengan kehidupan yang serba praktis dan informasi semakin transparan. Hal ini, memotivasi masyarakat untuk bermigrasi, guna memperoleh kehidupan yang lebih baik. Namun, bagi lulusan sarjana dan advokasi, dengan kompetensi yang dimilikinya, dapat memenangkan persaingan di pasar tenaga kerja. Generasi Z yang tumbuh dan berkembang di era ini, berpeluang besar untuk menjadi wirausaha sukses. Pilihan sebagai wirausaha, sangat diharapkan negara, karena berkontribusi besar dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan penerimaan negara. Indonesia dan Malaysia sebagai negara yang serumpun, memiliki karakteristik serupa dengan lokasi yang berdekatan. Mahasiswa di Malaysia, banyak yang ingin menjadi wirausaha yang bermitra dengan Indonesia. Mahasiswanya, merasa perlu mendapatkan informasi dan pengetahuan dari perguruan tinggi di Indonesia. Untuk itu, pihak Universitas Trisakti dari Indonesia melakukan kerjasama Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Politeknik Nilai dari Malaysia. Adapun tujuannya, untuk memberikan informasi dan pengetahuan, guna memotivasi mahasiswa dari Malaysia sebagai pelaku wirausaha yang bermitra dengan Indonesia. Kegiatannya dilaksanakan secara hybrid, menggunakan metode penyuluhan, dengan tema Readiness and Agility to Create Opportunities for Gen Z to Become Young Entrepreneurs in Digital Age. Kegiatan ini, berhasil dengan baik, karena dapat meningkatnya pengetahuan dan wawasan tentang Generasi Z dari 65 persen menjadi 90 persen, literasi keuangan syariah dari 60 persen menjadi 85 persen, dan pengelolaan usaha yang terintegrasi dari 55 persen menjadi 80 persen. Pelaksanaan berikutnya, sebaiknya dilakukan secara berkesinambungan dengan materi yang kekinian dan beragam, serta perlu dibentuknya komunitas usaha muda Malaysia Indonesia.
Zakat management innovation: Wakalah contract for cash flow stabilization Muqorobin, Ahmad; Hubur, Aa; Budiman, Alwan Rifqi; Hidayah, Akmal; Yahuza, Bello Sani
Asian Journal of Islamic Management (AJIM) VOLUME 7 ISSUE 2, 2025
Publisher : Faculty of Business & Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/AJIM.vol7.iss2.art7

Abstract

Purpose – Zakat institutions (ZIs) face managerial inefficiencies to the extreme seasonality of zakat fitr collection, which restricts distribution to short-term consumptive aid. This study analyzes LAZISMU's "year-round zakat fitr" program implementation at LAZISMU Ponorogo, East Java, as a fiqh-management innovation designed to address this operational challenge by harmonizing Sharia compliance with financial sustainability.Methodology – A qualitative, single-case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with LAZISMU management and Sharia experts, supplemented by analyses of institutional documents and fiqh rulings. An interactive qualitative model was used to examine the legal foundations and managerial implications of the program.Findings – This study finds that Sharia compliance is achieved through the wakalah contract rather than ta'jil (early payment). This legal framework allows for the temporal separation of fund collection from disbursements. Consequently, the institution successfully transforms its cash flow into a stable, continuous flow from a volatile seasonal lump sum, thereby resolving critical operational bottlenecks.Implications – The fiqh-management model enhances strategic planning and operational efficiency. By stabilizing cash flow, ZIs can shift their distribution strategy from purely reactive and consumptive to proactive, enabling the integration of zakat fitr funds into long-term productive empowerment programs without violating Sharia constraints.Originality – Unlike previous studies that predominantly focus on the distributional aspects of wakalah, this study offers a novel analysis of the wakalah contract as a strategic cash flow-smoothing tool in the zakat administration. It bridges classical Islamic jurisprudence with modern corporate finance theory and provides a replicable model for Islamic social finance institutions to overcome operational seasonality.