Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Gambaran Karakteristik Sitologi Dan Histopatologi Nodul Tiroid Di Laboratorium Patologi Anatomi RSU Madani Medan Periode Tahun 2022-2024 Br Manihuruk, Deselomita Hagarma; Lina, Juliana; Lister, Clarissa
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Indonesian Impression Journal (JII)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i10.7066

Abstract

Nodul tiroid merupakan salah satu kelainan endokrin yang sering dijumpai, dengan insidensi yang terus meningkat. Evaluasi sitologi dan histopatologi sangat penting untuk menentukan sifat jinak atau ganas dari nodul tiroid, serta menentukan tatalaksana yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik sitologi dan histopatologi nodul tiroid di Laboratrium Patologi Anatomi RSU Madani pada periode tahun 2022-2024. Jenis penelitian adalah studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data diambil dari rekam medis pasien yang menjalani pemeriksaan sitologi dan histopatologi nodul tiroid di Laboratorium Patologi Anatomu RSU Madani selama periode 2022-2024. Hasil pemeriksaan sitologi dan histopatologi menunjukkan bahwa nodul tiroid ditemukan paling banyak pada rentang usia 20-29 dan 50-59 tahun, yang masing masing sebanyak 9 pasien. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (85%). Pada pemeriksaan sitologi paling banyakmenunjukkan hasil benign follicular thyroid, sedangkan hasil histopatologi terbanyak adalah adenoma follicular thyroid. Pada kelompok usia 50-59 tahun, diagnosis terbanyak melalui sitologi adalah benign follicular thyroid, sedangkan pada kelompok usia 20-29 tahun, diagnosis terbanyak melalui pemeriksaan histopatologi adalah adenoma follicular thyroid. Pasien yang berjenis kelamin perempuan mendominasi pasien yang menjalani pemeriksaan sitologi (50%) dan histopatologi (37,5%). Nodul tiroid lebih sering terjadi pada perempuan, terutama pada rentang usia 20-29 dan 50-59 tahun. Seluruh nodul tiroid yang diperiksa secara sitologi maupun histopatologi di Laboratrium Patologi Anatomi RSU Madani pada periode tahun 2022-2024 seluruhnya bersifat jinak, dengan diagnosis terbanyak adalah benign follicular thyroid dan adenoma follicular thyroid.
The Relationship Between the Use of Short Form Vidoes on Social Media and the Attention Span of Students in the Class of 2022, Faculty of Medicine, Universitas Prima Indonesia Dhillon, Siena Sanjana; Lister, Clarissa; Lina, Juliana
Journal of Social Research Vol. 4 No. 11 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i10.2859

Abstract

The rise of social media has popularized short-form videos (SFVs) like TikTok, Instagram Reels, and YouTube Shorts among university students. Excessive exposure to SFV content may affect behavioral patterns, particularly attention span, which plays a vital role in academic performance. This study aimed to examine the patterns of SFV usage, assess students’ attention spans, and determine the relationship between SFV use and attention span among 2022 medical students at Universitas Prima Indonesia. Using a quantitative analytical design with a cross-sectional approach, data were collected through questionnaires from 200 respondents and analyzed using univariate and bivariate methods with the Chi-Square test. Statistical analysis was performed at a significance level of ? = 0.05, with the Chi-Square test yielding p < 0.05 as the criterion for significant associations. Results revealed that 85.5% of students had high SFV usage, primarily through TikTok (56.5%), with daily viewing exceeding 3 hours (65%) and weekly viewing exceeding 14 hours (53%). Lifestyle (62.5%) and entertainment (59%) were the most-watched content types. Attention span levels were classified as good (48%) and poor (52%), and statistical analysis showed a significant correlation between SFV usage and attention span (p = 0.000). The study recommends promoting digital literacy, time management, and responsible media consumption among students, alongside further research on SFV impacts on cognition and mental health.
PERSEPSI MAHASISWA SEMESTER V FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA TERHADAP PELAKSANAAN ECE (EARLY CLINICAL EXPOSURE) DI RSU ROYAL PRIMA MARELAN Vebbly, Vebbly; Lister, Clarissa; Fachrial, Edy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.21364

Abstract

Seorang dokter merupakan tenaga medis yang mempunyai kemampuan dalam hal mengobati dan menyembuhkan penyakit pasien. Untuk mendapatkan lulusan dokter yang berkualitas, maka perlu adanya pendukung kurikulum pembelajaran yang menghubungkan antara pembelajaran teori dan praktik yang disebut dengan ECE (Early Clinical Exposure), pembelajaran berbasis ECE memiliki berbagai manfaat bagi mahasiswa. Saat ini Fakultas kedokteran UNPRI menerapkan ECE sebagai pendukung kurikulum pembelajaran terhadap Mahasiswa Kedokteran Semester V. Agar manfaat pelaksanaan ECE dapat berjalan dengan baik dan lancar. Oleh karena itu, perlunya Persepsi Mahasiswa Semester V Fakultas Kedokteran UNPRI terhadap Pelaksanaan ECE di RSU Royal Prima Marelan. Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan desain cross sectional. Data yang digunakan adalah data primer yang berupa kuesioner dengan skala likert 1-5. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik Cluster Random Sampling, yaitu mahasiswa semester V yang berjumlah 103 orang yang berpartisipasi dari 124 orang. Analisis statistik dilakukan dengan analisis univariat. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata persepsi mahasiswa semester V terhadap pelaksanaan ECE sebesar 3,17 (63%), Struktur dan Organisasi ECE sebesar 3,11 (62%), dan Manfaat Implementasi ECE sebesar 3,37 (67%). Bahwa mayoritas Persepsi Mahasiswa Semester V Fakultas kedokteran UNPRI menjawab netral terhadap pelaksanaan ECE (cukup), Struktur dan Organisasi ECE (cukup), manfaat implementasi ECE (Baik) di RSU Royal Prima Marelan.
Hubungan Tingkat Penyesuaian Diri Terhadap Tuntutan Akademik Dengan Derajat Stress Pada Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia Aryana Angkat, Nazwa Nola; Lister, Clarissa; Lina, Juliana
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Indonesian Impression Journal (JII)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i11.7137

Abstract

Stres akademik pada mahasiswa baru, khususnya di fakultas kedokteran, muncul akibat tekanan tuntutan belajar yang tinggi, materi kompleks, ujian intensif, dan persaingan ketat, yang berdampak pada kesehatan fisik, emosi, dan perilaku mahasiswa. Kondisi tersebut diduga karena mahasiswa kurang dapat menyesuaikan diri terhadap tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat penyesuaian diri terhadap tuntutan akademik dengan derajat stress mahasiswa baru fakultas kedokteran. Penelitian ini menggunakan desain yaitu studi korelasi potong lintang (cross-sectional). Penelitian dilakukan di lingkungan kampus Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia. Populasi penelitian sebanyak 174 orang, dan sampel diperoleh 64 orang. Penarikan sampel secara purposif (purposive sampling). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman Rho pada tingkat kepercayaan 95% (?=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia memiliki tingkat penyesuaian diri terhadap tuntutan akademik dalam kategori sedang (76,6%) dan mengalami stres pada derajat sedang (57,8%). Terdapat hubungan yang signifikan antara penyesuaian diri dengan tingkat stres mahasiswa baru, p = 0,003 dan koefisien korelasi -0,360, yang menunjukkan hubungan negatif dengan keeratan rendah. Ini berarti seiring dengan meningkatnya tingkat penyesuaian diri, derajat stres cenderung menurun, meskipun korelasinya tidak kuat. Korelasi tidak kuat karena disebabkan faktor-faktor lain di luar penyesuaian akademik juga berperan dalam memengaruhi tingkat stres mahasiswa. Peneliti selanjutnya disarankan mengeksplorasi faktor lain memengaruhi stres mahasiswa baru, seperti dukungan sosial yang kurang, motivasi belajar rendah, mekanisme koping rendah, beban studi tinggi, gaya kepemimpinan dosen, serta faktor kepribadian, dengan pendekatan kualitatif atau mixed methods untuk pemahaman yang lebih komprehensif.
Profil Klinis Tonsilitis Pada Anak di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2023-2025 Praysela, Praysela; Lister, Clarissa; Lina, Juliana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62412

Abstract

Tonsillitis is one of the most common ENT disorders in children and may affect growth and overall quality of life. This study aimed to describe the clinical profile of pediatric tonsillitis patients at Royal Prima Hospital during 2023–2025. A retrospective descriptive observational design was used, involving 60 medical records that met the inclusion criteria. The results showed that the highest proportion of patients was aged 13–18 years (63.3%), with males being slightly more dominant (51.7%). Most patients had a normal nutritional status (70%), and the most frequent chief complaint was painful swallowing (58.3%). Physical examination revealed tonsillar enlargement predominantly at grade T3-T3 (55%). Chronic tonsillitis was more prevalent (66.7%) than acute tonsillitis (33.3%). Operative treatment was more commonly performed (55%) compared to medical therapy (45%). In conclusion, chronic tonsillitis remains a significant health issue in children, emphasizing the need for appropriate management to prevent complications and improve patient well-being.