Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA SEMESTER V FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA TERHADAP PELAKSANAAN ECE (EARLY CLINICAL EXPOSURE) DI RSU ROYAL PRIMA MARELAN Vebbly, Vebbly; Lister, Clarissa; Fachrial, Edy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.21364

Abstract

Seorang dokter merupakan tenaga medis yang mempunyai kemampuan dalam hal mengobati dan menyembuhkan penyakit pasien. Untuk mendapatkan lulusan dokter yang berkualitas, maka perlu adanya pendukung kurikulum pembelajaran yang menghubungkan antara pembelajaran teori dan praktik yang disebut dengan ECE (Early Clinical Exposure), pembelajaran berbasis ECE memiliki berbagai manfaat bagi mahasiswa. Saat ini Fakultas kedokteran UNPRI menerapkan ECE sebagai pendukung kurikulum pembelajaran terhadap Mahasiswa Kedokteran Semester V. Agar manfaat pelaksanaan ECE dapat berjalan dengan baik dan lancar. Oleh karena itu, perlunya Persepsi Mahasiswa Semester V Fakultas Kedokteran UNPRI terhadap Pelaksanaan ECE di RSU Royal Prima Marelan. Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan desain cross sectional. Data yang digunakan adalah data primer yang berupa kuesioner dengan skala likert 1-5. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik Cluster Random Sampling, yaitu mahasiswa semester V yang berjumlah 103 orang yang berpartisipasi dari 124 orang. Analisis statistik dilakukan dengan analisis univariat. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata persepsi mahasiswa semester V terhadap pelaksanaan ECE sebesar 3,17 (63%), Struktur dan Organisasi ECE sebesar 3,11 (62%), dan Manfaat Implementasi ECE sebesar 3,37 (67%). Bahwa mayoritas Persepsi Mahasiswa Semester V Fakultas kedokteran UNPRI menjawab netral terhadap pelaksanaan ECE (cukup), Struktur dan Organisasi ECE (cukup), manfaat implementasi ECE (Baik) di RSU Royal Prima Marelan.
Profil Klinis Tonsilitis Pada Anak di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2023-2025 Praysela, Praysela; Lister, Clarissa; Lina, Juliana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62412

Abstract

Tonsillitis is one of the most common ENT disorders in children and may affect growth and overall quality of life. This study aimed to describe the clinical profile of pediatric tonsillitis patients at Royal Prima Hospital during 2023–2025. A retrospective descriptive observational design was used, involving 60 medical records that met the inclusion criteria. The results showed that the highest proportion of patients was aged 13–18 years (63.3%), with males being slightly more dominant (51.7%). Most patients had a normal nutritional status (70%), and the most frequent chief complaint was painful swallowing (58.3%). Physical examination revealed tonsillar enlargement predominantly at grade T3-T3 (55%). Chronic tonsillitis was more prevalent (66.7%) than acute tonsillitis (33.3%). Operative treatment was more commonly performed (55%) compared to medical therapy (45%). In conclusion, chronic tonsillitis remains a significant health issue in children, emphasizing the need for appropriate management to prevent complications and improve patient well-being.