Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Tantangan Dan Peluang Peternak Dalam Mengimplementasikan Limbah Pertanian Sebgai Suplemen Makanan Sapi Bali Farhan Syamsufalah; Edi Usman; Pardawati Pardawati; Askari Zakariah; Haeruddin Haeruddin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian seperti jerami padi, dedak padi, tongkol jagung, dan ampas tahu memiliki potensi besar sebagai sumber pakan alternatif strategis bagi ternak ruminansia, khususnya sapi Bali, karena ketersediaannya yang melimpah dan biaya yang relatif murah, menjadikannya solusi vital untuk mengatasi defisit hijauan pada musim kemarau. Meskipun demikian, tantangan utama terletak pada kualitas nutrisi limbah yang rendah, ditandai oleh tingginya kandungan serat kasar dan struktur lignoselulosa yang kompleks, yang mengakibatkan daya cerna rendah dan membatasi asupan energi serta protein ternak. Selain itu, hambatan sosial ekonomi seperti keterbatasan pengetahuan teknis mengenai teknologi pengolahan pakan (fermentasi dan amoniasi), modal, dan infrastruktur peternak tradisional juga memengaruhi tingkat adopsi. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan, diperlukan intervensi teknologi seperti fermentasi berbasis mikroorganisme dan amoniasi urea yang terbukti mampu memecah ikatan lignoselulosa, meningkatkan kecernaan, dan mutu nutrisi. Suplementasi dengan bahan sumber energi (molase) dan protein (dedak padi, ampas tahu) juga krusial untuk meningkatkan sintesis protein mikroba rumen dan performa pertambahan bobot badan ternak. Dengan demikian, integrasi inovasi teknologi pengolahan pakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan dukungan kebijakan akan menjamin keberlanjutan pemanfaatan limbah pertanian sebagai strategi efisien untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan produktivitas sapi Bali dalam sistem peternakan rakyat
PERAN BANK SYARIAH INDONESIA DALAM PENGUATAN UMKM DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT Eki Pratiwi; Askari zakariah; Novita Novita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala akses pembiayaan, rendahnya literasi keuangan, dan kurangnya pendampingan usaha. Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bank syariah terbesar berperan strategis dalam memperkuat UMKM melalui pembiayaan berbasis prinsip keadilan dan kemitraan, seperti murabahah, musyarakah, dan mudharabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif untuk menganalisis kontribusi BSI dalam intermediasi keuangan, perluasan akses pembiayaan, pendampingan usaha, serta pengelolaan dana ZISWAF bagi penguatan ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI mampu meningkatkan kapasitas dan akses modal UMKM melalui KUR Syariah, digitalisasi layanan, dan program pemberdayaan. Pemanfaatan ZISWAF melalui qardhul hasan dan wakaf produktif turut memperkuat fungsi sosial BSI dalam mendukung masyarakat produktif. Dampaknya terlihat pada meningkatnya daya saing UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi lokal. Namun tantangan seperti rendahnya literasi keuangan dan digitalisasi UMKM masih memerlukan perhatian. Secara keseluruhan, BSI berperan signifikan dalam pemberdayaan ekonomi rakyat berbasis nilai syariah
Rekonstruksi Konsep Tarbiyah Islamiah Sebagai Pendidikan Transformasional: Kajian Pemikiran Hasan Al-Banna Muhammad Arifin Ilham; Askari zakariah; Azhar Azhari Amin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada upaya rekonstruksi konsep Tarbiyah Islamiyah yang digagas oleh Hasan al-Banna dalam perspektif pendidikan Islam transformasional pada era digital. Al-Banna menegaskan bahwa pendidikan sejati bukan sekadar penyampaian pengetahuan, melainkan proses pembentukan manusia secara utuh (insan kāmil) yang menyatukan unsur keimanan, akhlak, dan pengamalan sosial. Dalam konteks abad ke-21, pemikiran tersebut menjadi sangat relevan untuk menjawab tantangan globalisasi, perkembangan teknologi digital, dan kemerosotan moral generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan mengkaji karya asli Hasan al-Banna seperti Majmū‘at al-Rasā’il dan Risālah Tarbiyah, serta berbagai sumber sekunder seperti buku dan jurnal ilmiah mutakhir yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan teori transformasional. Analisis dilakukan melalui metode analisis isi dan sintesis kritis guna menafsirkan serta mengontekstualisasikan gagasan al-Banna terhadap kebutuhan pendidikan masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Tarbiyah Islamiyah al-Banna terdiri dari tiga pilar utama yang sejalan dengan prinsip pendidikan transformasional, yakni: (1) penanaman iman dan pembentukan karakter sebagai fondasi moral-spiritual, (2) penguatan akal dan keterampilan melalui perpaduan antara ilmu agama dan ilmu modern, serta (3) dorongan untuk berkontribusi secara sosial dan membawa perubahan di lingkungan masyarakat. Rekonstruksi konsep ini menegaskan bahwa pendidikan Islam harus bersifat menyeluruh, adaptif, serta berlandaskan nilai, dengan memadukan teknologi, pembelajaran aktif, dan evaluasi berbasis karakter serta kontribusi sosial. Dengan demikian, Tarbiyah Islamiyah ala Hasan al-Banna dapat menjadi paradigma pendidikan Islam yang progresif, relevan, dan mampu melahirkan generasi beriman, cerdas, serta berdaya guna di era digital.
ANALISIS TAFSIR ALQUR’AN TENTANG KONSEP KESEIMBANGAN HIDUP Aldy Ansyah; Askari Zakariah; Azhar Azhari Amin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam mengandung prinsip-prinsip fundamental yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah konsep keseimbangan hidup. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep keseimbangan hidup dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu‘i). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan keseimbangan hidup, sementara data sekunder berasal dari kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menegaskan pentingnya keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat, antara hak dan kewajiban, antara aspek spiritual dan sosial, serta antara manusia dan alam. Konsep keseimbangan ini mencerminkan ajaran Islam yang bersifat moderat (wasathiyyah) dan menolak sikap ekstrem dalam menjalani kehidupan. Dengan demikian, nilai-nilai keseimbangan hidup dalam Al-Qur’an memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan kehidupan modern serta menjadi landasan dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis, adil, dan berkelanjutan.