Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Era Bisnis Digital Khusnul Hasiah; Askari Zakariah; Novita Novita
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 1 (2024): Februari: Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jureksi.v2i1.676

Abstract

Based on a statement from the Indonesian E-Commerce Association, the number of MSME members in various markets increased by 3.8 million people in 2020, from 1 million people to 4.8 million people in March 2021. This increase is in line with survey results which show a significant increase significant number of MSMEs in Indonesia in the first quarter of 2020, when the COVID-19 pandemic began. This type of research writing is a type of library research which uses 30 references from 50 journals, where the library sources are taken from Google Scholar. Regarding the approach to this research, it is a qualitative approach and domain data analysis, namely a method of collecting data by understanding and studying theories from various literature related to this research. SME income has decreased in the COVID-19 era, so e-commerce has a positive impact on MSME income. Because e-commerce can expand the reach of the SME market and be able to reach more consumers. Apart from that, e-commerce can also reduce operational and marketing costs, thereby increasing MSME profits.
DAMPAK ERA GLOBALISASI TERHADAP PERILAKU PESERTA DIDIK Mawar Kelana; Askari Zakariah; Novita, Novita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, dengan keanekaragaman budaya dan suku bangsanya, menghadapi tantangan dari globalisasi yang mempengaruhi pola perilaku peserta didik, terutama terkait dengan pengaruh budaya asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak budaya asing terhadap peserta didik di sekolah serta strategi antisipasi yang dapat diterapkan untuk meminimalisir dampak tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan pendekatan kualitatif dan analisis data domain. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data dari berbagai literatur seperti buku, catatan, dan laporan penelitian terdahulu yang diakses melalui Google Scholar. Data dianalisis untuk mendapatkan gambaran umum mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi memberikan dampak positif seperti kemajuan teknologi dan akses informasi, namun juga dampak negatif seperti penurunan kesadaran terhadap nilai-nilai budaya dan agama, serta normalisasi perilaku yang bertentangan dengan adat istiadat. Untuk mengatasi dampak negatif ini, disarankan adanya kerja sama antara lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat dalam meningkatkan pendidikan moral dan spiritual, serta selektivitas dalam memilih informasi.
KEDUDUKAN PEREMPUAN DAN KESETARAAN GENDER DALAM PANDANGAN ISLAM Indah Saputri; Askari Zakariah; Novita, Novita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan-perempuan muslimah dalam ajaran islam, memegang peranan penting. Ruang lingkup geraknya tidak dibatasi hanya di rumah saja. Merekapun diperbolehkan menempati sektor-sektor kehidupan diluar rumah yang masih tetap berada di bawah naungan syari’at yang melindungi kesuciannya dan tidak melupakan fitrahnya sebagai seorang istri pendamping suami dan ibu dari putra-putrinya. Islam datang dengan keadilan dan persamaan antara lelaki dan perempuan serta menghormati harkat dan martabatnya. Dengan itu,Islam memperluas ruang peran dan memenuhi hak-hak perempuan secara sempurna, menghargai kemanusiaan, kemuliaan dan derajatnya,mengakui keterlibatannya bersama lelaki di segala bidang pekerjaan dan tugas-tugasnya, kecuali pekerjaan dan tugas-tugas yang tidak sesuai dengan harkat dan kodratnya sebagai perempuan. Berbeda dengan peradaban-peradaban dan agama-agama besar lain yang pernah lahir. Di dunia Islam memberikan perhatian yang besar terhadap kaum wanita dari segi-segi kehidupan mereka. Dari ayat-ayat Al-Quran dan hadis-hadis Rasulullah SAW, tidak sulit kita membuktikan betapa ajaran Islam benar-benar memperhatikan persoalan perempuan dan menempatkan mereka pada tempat yang terhormat. Di dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan dan ditegaskan ayat yang memerintahkan tentang pernikahan antara laki-laki dan perempuan, yang memiliki tujuan untuk meneruskan populasi kehidupan manusia, selain itu adalah untuk saling melengkapi kekurangan antara laki-laki dan perempuan dan saling menyayangi diantara keduanya. Seperti ayat yang dijelaskan di dalam Surat Ar-Rum ; “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu Istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan saying. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda- tanda kaum yang berpikir.” (QS Ar-Rum:21). Dalam ajaran Islam, perempuan-perempuan muslim memegang peranan penting tanpa adanya batasan ruang lingkup pada gerak geriknya seperti, diperbolehkannya perempuan bekerja pada sektor-sektor kehidupan di luar rumah tapi tetap dibatasi dan dilindungi oleh syariat Islam agar terjaganya kesucian kaum perempuan juga agar tidak terlupanya bahwa perempuan fitrahnya adalah istri bagi suaminya dan ibu bagi anak-anaknya.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Watil Qur’an; Askari Zakariah; Novita, Novita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instruktur Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam mendukung siswa mengembangkan karakternya dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji Bagaimana kontribusi Instruktur PAI masuk meningkatkan hasil belajar siswa dan apa yang membuat proses pembelajaran berhasil. Melalui penggunaan metodologi kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa motivasi dan semangat belajar siswa dipengaruhi secara signifikan oleh kemampuan guru, baik dari segi penguasaan konten maupun strategi pengajaran. Pendorong utama hasil belajar siswa juga merupakan unsur eksternal seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta faktor internal seperti semangat belajar. Selain itu, ditemukan bahwa komponen kunci yang dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran adalah ketulusan dan semangat guru terhadap apa yang mereka lakukan. Salah satu kunci terselenggaranya pembelajaran menarik dan bermakna adalah penggunaan metodologi pembelajaran interaksi aktif-guru yang berpusat pada siswa.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANGANI PRILAKU PENYIMPANGAN PRILAKU SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Rusni, Rusni; Askari Zakariah; Novita, Novita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangani penyimpangan perilaku siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Guru PAI memiliki peran penting sebagai pendidik moral dan spritual, konselor, mediator, dan inovator dalam menghadapi tantangan perilaku siswa yang di pengaruhi oleh perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Studi ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis literartur terkait. Hasil penlitian menunjukkan bahwa peran guru PAI melibatkan strategi yang holistik, integrasi nilai- nilai Islam, kolaborasi dengan pihak sekolah dan orang tua, serta inovasi dalam metode pengajaran. Tantangan yang di hadapi meliputi keterbatasan waktu pembelajaran PAI, pengaruh negatif media sosial, dan kurangnya dukungan dari lingkungan keluraga. Solusi yang di usulkan mencakup pengembangan literasi digital islami, peningkatan kerja sama antara sekolah, keluaraga, masyarakat serta optimalitas kegiatan ekstrakulikuler keagamaan. Penelitian ini di harapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan model penanganan penyimpangan perilaku siswa yang efektif di konteks pendidikan indonesia.
ANALISIS PENGARUH PEMBIAYAAN MURABAHAH, MUSYARAKAH, DAN MUDHARABAH TERHADAP PROFITABILITAS KSPPS MUHARJAM KOLAKA Nurul hildayani; Askari zakariah; Novita Novita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan murabahah, musyarakah, dan mudharabah terhadap profitabilitas KSPPS Muharjam Kolaka melalui kajian pustaka. Pembiayaan murabahah ditemukan sebagai akad dominan yang berkontribusi signifikan terhadap profitabilitas karena margin tetap dan risiko yang relatif rendah, meskipun kontribusinya dapat menurun ketika tingkat Non-Performing Financing (NPF) meningkat. Musyarakah memiliki potensi positif terhadap profitabilitas, tetapi efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kualitas monitoring usaha. Mudharabah menghadirkan hasil penelitian yang beragam; meskipun mendukung prinsip bagi hasil, praktiknya seringkali terkendala oleh moral hazard dan asimetri informasi. Secara simultan, ketiga akad ini berkontribusi terhadap profitabilitas, dengan murabahah sebagai faktor utama, musyarakah sebagai faktor pendukung, dan mudharabah yang masih perlu penguatan tata kelola. Kajian ini memberikan kontribusi teoritis mengenai strategi pengelolaan portofolio pembiayaan syariah pada KSPPS agar profitabilitas dapat ditingkatkan secara optimal.
KONSEP KEADILAN DALAM SISTEM PERBANKAN SYARIAH Akbar M. Sunusi; Askari Zakariah; Azhar Azhari Amin
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6672

Abstract

Perbankan syariah merupakan sistem keuangan yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam, salah satunya adalah prinsip keadilan. Prinsip ini menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas perbankan syariah karena bertujuan menciptakan keseimbangan antara hak dan kewajiban bank dan nasabah, serta mencegah terjadinya praktik yang merugikan salah satu pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep keadilan dalam sistem perbankan syariah berdasarkan kajian literatur yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan mengkaji buku, jurnal ilmiah, artikel akademik, serta regulasi yang berkaitan dengan perbankan syariah. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memahami konsep keadilan dalam perspektif Islam dan penerapannya dalam praktik perbankan syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip keadilan dalam perbankan syariah diwujudkan melalui larangan riba, penerapan sistem bagi hasil, transparansi akad, serta pembagian risiko dan keuntungan secara proporsional. Selain itu, perbankan syariah juga memiliki peran sosial dalam mewujudkan keadilan sosial melalui pengelolaan dana sosial. Namun demikian, penerapan prinsip keadilan dalam praktik masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan literasi keuangan syariah dan praktik operasional yang belum sepenuhnya ideal. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat implementasi prinsip keadilan agar perbankan syariah dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Transformasi Digital Bank Syariah Indonesia Dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional Dan Kepatuhan Syariah Di Era Fintech Amanda Julianti; Askari zakariah; Novita Novita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital merupakan elemen strategis yang menentukan arah perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia, terutama pada era teknologi finansial yang menuntut peningkatan efisiensi, transparansi, dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Bank Syariah Indonesia sebagai lembaga perbankan syariah milik negara memiliki tanggung jawab kelembagaan untuk mengintegrasikan teknologi digital guna memperkuat kualitas layanan, memastikan ketepatan pengelolaan akad, serta meningkatkan efektivitas operasional secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah beragam sumber ilmiah, termasuk jurnal, laporan resmi Otoritas Jasa Keuangan, publikasi Bank Syariah Indonesia, serta dokumen akademik yang relevan dengan transformasi digital dan kepatuhan syariah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa inovasi digital pada Bank Syariah Indonesia melalui layanan perbankan berbasis aplikasi, otomatisasi sistem manajemen risiko, integrasi analisis data berskala besar, serta penggunaan audit syariah digital mampu meningkatkan kecepatan layanan, mengurangi biaya operasional, dan memperkuat akurasi proses verifikasi akad. Selain itu, teknologi digital berperan penting dalam meminimalkan risiko kesalahan manusia, memperluas transparansi transaksi, dan mendukung pengawasan syariah secara real time. Di sisi lain, transformasi digital juga menghadirkan tantangan baru, seperti risiko keamanan siber, keterbatasan literasi digital, serta kebutuhan penyelarasan regulasi dengan inovasi teknologi. Dengan demikian, penguatan transformasi digital yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah menjadi fondasi utama bagi Bank Syariah Indonesia dalam mempertahankan daya saing dan memastikan keberlanjutan operasional di era perkembangan teknologi finansial
Konsep Sistem Pendidikan Islam Menurut An-Nabhani: Analisis Kritis Atas Pemikiran Taqiyuddin An-Nabhani Askari Zakariah; Muhammad Akbar; Azhar Azhari Amin; Muhammad Rival
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep sistem pendidikan Islam menurut Taqiyuddin An-Nabhani secara deskriptif-kritis melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka. Fokus penelitian diarahkan pada analisis prinsip, tujuan, dan relevansi pemikiran Nabhani terhadap konteks pendidikan nasional Indonesia. Nabhani menegaskan bahwa pendidikan Islam harus berlandaskan akidah sebagai asas, dengan tujuan membentuk kepribadian Islam (syakhsiyyah Islamiyyah) yang mengintegrasikan akal, ruh, dan amal. Pendidikan dipandang bukan sekadar sarana transfer ilmu, melainkan instrumen ideologis untuk membangun masyarakat Islam yang kaffah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Nabhani memiliki kekuatan pada pendekatan holistik yang menggabungkan aspek spiritual, moral, dan intelektual. Namun, secara konseptual, gagasannya masih bersifat ideologis dan kurang fleksibel terhadap dinamika sosial. Dalam konteks Indonesia yang plural dan berlandaskan Pancasila, konsep pendidikan Nabhani perlu ditafsirkan secara kontekstual agar sejalan dengan nilai kebangsaan dan moderasi beragama. Penelitian ini merekomendasikan reinterpretasi gagasan Nabhani melalui integrasi nilai-nilai tauhid, akhlak, dan ilmu pengetahuan dalam kurikulum modern. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat karakter spiritual dan moral peserta didik tanpa mengabaikan tuntutan globalisasi dan perkembangan teknologi pendidikan
LGBT DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI: FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK TERHADAP REMAJA Ismail arya dwi putra; Askari Zakariah; Azhar Ashari Amin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) menjadi isu sosial dan psikologis yang kompleks, khususnya di Indonesia yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Dalam Islam, hubungan heteroseksual dalam ikatan pernikahan dianggap sebagai fitrah manusia, sementara perilaku homoseksual dianggap sebagai penyimpangan. Kajian ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendekatan psikologi dan nilai-nilai keislaman dalam memahami fenomena LGBT. Dari perspektif psikologi Barat, LGBT bukan merupakan gangguan mental, melainkan bagian dari variasi orientasi seksual manusia. Namun, dalam psikologi Islam, perilaku LGBT dinilai bertentangan dengan fitrah dan prinsip-prinsip syariat. Penelitian ini juga membahas berbagai faktor penyebab perilaku LGBT, seperti trauma masa kecil, lingkungan sosial, krisis identitas, kurangnya pendidikan agama, hingga faktor biologis dan hormonal. Fenomena LGBT berdampak pada kesehatan fisik dan mental, sosial, pendidikan, serta keamanan masyarakat. Oleh karena itu, penanganan yang bersifat humanistik, empatik, dan sejalan dengan ajaran Islam sangat diperlukan. Pendekatan ini tidak mengedepankan paksaan, tetapi pemahaman, pendampingan psikologis, dan spiritual untuk membantu individu LGBT kembali kepada fitrah dengan cara yang bijak dan solutif.