Andrie, Benidzar M
Unknown Affiliation

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

RESPON PETANI TERHADAP PROGRAM PEKARANGAN PANG AN LESTARI (P2L) DI KELOMPOK WANITA TANI MELATI DESA BENGBULANG KECAMATAN KARANGPUCUNG KABUPATEN CILACAP Mardika, Hastomo Tri Hari; Sudrajat, Sudrajat; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.11997

Abstract

Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sudah digulirkan selama 3 tahun, namun program ini relatif masih dianggap baru oleh masyarakat. Sebagai program baru, Pekarangan Pangan Lestari (P2L) pasti mendapatkan tanggapan (respon) yang beragam dari masyarakat, sehingga diperlukan kajian mengenai respon petani terhadap program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kelompok Wanita Tani Melati. Tujuan penelitian ini untuk menegtahui 1) Respon petani terhadap program P2L. 2) Kendala yang dihadapi petani pada program P2L. Jenis penelitian yag digunakan menggunakan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di Desa Bengbulang Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan kelas interval. Data yang diperoleh berasal dari data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukan respon petani terhadap aspek pengetahun memperoleh nilai 25, 01 dengan kategori tinggi, untuk respon petani terhadap aspek sikap tinggi dengan nila 13,00 sedangkan pada aspek keterampilan respon petani dalam kategori tinggi dengan nilai 12,00
KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN KOI DI DESA KONDANGJAJAR KECAMATAN CIJULANG KABUPATEN PANGANDARAN Rudiansyah, Acep Ryan; Nurahman, Ivan Sayid; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.15647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha, serta menghitung rasio R/C pada usaha budidaya ikan koi. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari hingga Juni 2024 di Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Sampel dalam penelitian ini dipilih secara purposive. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif serta disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya ikan koi di Desa Kondangjajar Kecamatan Cijulang dilakukan dengan cukup baik, dengan persentase keberhasilan panen sebesar 80% dalam setiap siklus produksi. Total biaya, yang merupakan gabungan dari biaya tetap dan variabel, mencapai Rp 5.478.822. Dari satu siklus produksi, penerimaan yang dihasilkan adalah Rp 45.000.000, dan pendapatan bersih mencapai Rp 39.521.178. Rasio R/C untuk budidaya ikan koi dalam satu siklus produksi adalah 7,2, yang berarti setiap Rp 1 yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 7,2, dan pendapatan bersih sebesar Rp 6,2. Dengan demikian, budidaya ikan koi di Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran layak untuk dijalankan.Kata Kunci: Kelayakan Usaha, Budidaya, Ikan Koi
KELAYAKAN AGROINDUSTRI JAMUR CRISPY (Studi Kasus pada PT Mandiri Cikal Bakti di Desa Petirhilir Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis) ABDULHAQ, TAQIYYUDDIN HUMAM FARUK; Isyanto, Agus Yuniawan; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.15650

Abstract

Besarnya penduduk yang bekerja pada sektor pertanian didukung oleh lahan pertanian yang luas dan subur membuat agroindustri sebagai penarik pembangunan sektor pertanian berperan dalam menciptakan pasar bagi hasil pertanian melalui berbagai produk olahannya. Di Indonesia hampir seluruh komoditas pertanian dapat diolah, salah satunya adalah jamur tiram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besar biaya, penerimaan, dan pendapatan pada agroindustri jamur crispy PT Mandiri Cikal Bakti di Desa Petirhilir Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, dan (2) Kelayakan atau R/C dari agroindustri jamur crispy PT Mandiri Cikal Bakti di Desa Petirhilir Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode survey. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan alat bantu kuesioner. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Besar biaya Rp. 1.082.397,52, penerimaan Rp. 1.800.000,00, dan pendapatan Rp. 717.602,48, dan (2) Besarnya R/C 1,66 yang menunjukkan bahwa dari setiap satu rupiah biaya yang dikeluarkan agroindustri jamur crispy PT. Mandiri Cikal Bakti akan memperoleh penerimaan sebesar Rp. 1,66, dan keuntungan pendapatan sebesar Rp. 0,66. Sehingga dapat dikatakan bahwa usaha agroindustri jamur crispy PT. Mandiri Cikal Bakti yang dijalankan hasilnya adalah menguntungkan dan layak untuk di usahakan, karena R/C > 1
SALURAN PEMASARAN MANISAN TERONG UNGU (Studi Kasus Pada UMKM Skala Rumahan Olahan Manisan Terong Ungu di Dusun Cikembang Desa Selamanik Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis) Dewi, Shelly Museu; Andrie, Benidzar M; Sujaya, Dedi Herdiansah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16107

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran Manisan Terong Ungu produk UMKM di Desa Selamanik Dusun Cikembang Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis (2) Biaya, margin pemasaran, dan keuntungan yang diterima produsen. Metode penelitian  yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan : Saluran pemasaran pada Manisan Terong Ungu terdapat 2 saluran yaitu : Pada saluran 1 : Produsen – Konsumen , saluran 2 : Produsen- Pengecer – Konsumen. Pada saluran 1 besarnya rata-rata marjin pemasaran adalah Rp.60.000 per kilogram tanpa biaya pemasaran sehingga keuntungan pemasaran sebesar Rp. 60.000 per kilogram. Sedangkan pada saluran 2 rata-rata marjin pemasaran adalah sebesar Rp. 50.000 per kilogram dengan biaya pemasaran Rp.25.000. Sehingga rata-rata keuntungan pemasaran sebesar Rp. 50.000 per kilogram. Bagian harga yang diterima produsen (producer’s share) pada saluran 1 adalah 100%, dan pada saluran 2 adalah 80 %. Artinya besarnya bagian harga yang diterima produsen pada saluran 1 lebih tinggi daripada saluran 2 dari harga yang dibayarkan konsumen.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN LIDI KELAPA (Suatu Kasus di Desa Kersaratu Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran) Surnaesih, Surnaesih; Isyanto, Agus Yuniawan; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.15512

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui Saluran pemasaran lidi kelapa di Desa Kersaratu Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran. 2) Mengetahui Besarnya margin, biaya dan keuntungan  pemasaran lidi kelapa di Desa Kersaratu Kecamatan  Sidamulih Kabupaten Pangandaran. 3) Mengetahui Persentase yang diterima oleh pengrajin lidi kelapa (Farmer’s Share) di Desa Kersaratu Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran. Pengambilan sampel responden dilakukan secara simple random sampling (sampel acak sederhana) terhadap 32 orang pengrajin atau 15 persen dari total anggota populasi 214 orang. Hasil penelitian menunjukkan Saluran pemasaran lidi kelapa yaitu pengrajin lidi – pedagang pengumpul – pedagang besar – konsumen dan pengrajin lidi – pedagang pengumpul – pedagang besar – pengecer - konsumen. Besarnya marjin yang didapat oleh pedagang pengumpul pada saluran pemasaran dua tingkat dan saluran pemasaran tiga tingkat sama yaitu Rp.300 sedangkan marjin pada pedagang besar saluran dua tingkat Rp.400 serta Rp.4.900 untuk saluran pemasaran tiga tingkat. Total biaya yang dikeluarkan pedagang pengumpul pada saluran pemasaran dua tingkat Rp.45,21 dan Rp.66,41 pada saluran pemasaran tiga tingkat. Kemudian total biaya pedagang besar pada saluran pemasaran dua tingkat Rp.53,02 dan Rp.4.459,99 untuk saluran pemasaran tiga tingkat. Keuntungan yang didapat oleh pedagang pengumpul saluran pemasaran dua tingkat Rp.254,79 dan untuk saluran pemasaran tiga tingkat Rp.233,59. Keuntungan bagi pedagang besar pada saluran pemasaran dua tingkat Rp.346,98, untuk pedagang besar pada saluran pemasaran tiga tingkat Rp.440,01. Farmer’s Share atau persentase bagian yang diterima oleh produsen adalah 53,33% untuk saluran pemasaran dua tingkat serta 11,42% untuk saluran pemasaran tiga tingkat.
STUDI KELAYAKAN DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TEMBAKAU (Studi Kasus di Desa Margajaya Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis) Sukmana, Jaja; Andrie, Benidzar M; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.15687

Abstract

Nilai tambah dalam produk pertanian dihasilkan melalui berbagai proses produksi, termasuk pengolahan, penyimpanan, dan distribusi. Produk pertanian seperti tembakau memiliki karakteristik mudah rusak, sehingga diperlukan metode pengolahan yang tepat untuk meningkatkan nilai jual dan diversifikasi produk. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pemanfaatan hasil pertanian, terutama produk olahan tembakau, mengakibatkan potensi ekonominya belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan usaha dan nilai tambah yang diperoleh dari agroindustri tembakau di Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta mengumpulkan data primer dan sekunder. Responden dipilih secara sengaja (purposive sampling), yaitu pemilik agroindustri tembakau. Hasil analisis menunjukkan bahwa total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 8.914.375,00 untuk satu kali proses produksi yang menghasilkan 240 kg tembakau kering dengan harga Rp 50.000 per kilogram. Dengan demikian, total penerimaan mencapai Rp 12.000.000,00 dan pendapatan bersih sebesar Rp 3.085.625,00. Rasio R/C (Revenue/Cost) dari agroindustri tembakau ini adalah 1,35, yang menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan. Nilai tambah yang dihasilkan oleh agroindustri tembakau di Desa Margajaya adalah Rp 3.560,00 per kilogram.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA NILA GESIT (Studi Kasus pada Pembudidaya Nila Gesit Di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran) Widodo, Untung Heru; Andrie, Benidzar M; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16737

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) komponen internal dan eksternal yang mempengaruhi usaha budidaya ikan nila gesit dipengaruhi oleh komponen internal dan eksternal di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. 2) rencana untuk menumbuhkan ikan nila gesit di Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Perusahaan budidaya ikan nila gesit di Desa Kertajaya menjadi subjek studi kasus dalam penelitian ini. Pemilik ikan nila gesit adalah responden penelitian ini. Data primer dan sekunder digunakan. Analisis SWOT adalah analisis yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) lokasi dan kualitas air mendukung budidaya ikan nila gesit namun memiliki keterbatasaan dalam penyediaan produk. 2) Meskipun pembudidaya ikan nila gesit memiliki permintaan yang tinggi, penyakit dan hama menimbulkan ancaman.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PIRING LIDI KELAPA(Studi Kasus Pada Industri Usaha Piring Lidi Kelapa di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis) Rahman, Rinaldi Fathur; Andrie, Benidzar M; Kurniawati, Tiktiek
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16485

Abstract

Usaha piring lidi kelapa merupakan usaha pengrajin untuk meningkatkan nilai tambah dari lidi kelapa, tetapi masih terdapat permasalahan dalam mengelola agroindustri piring lidi kelapa seperti umur usaha yang pendek dan cendrung tidak melihat perhitungan pendapatan, biaya, keuntungan, dan penerimaan untuk menentukan kelayakan usaha agroindustri dalam satu periode produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besar biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan besarnya R/C dari usaha piring lidi kelapa. Penelitian ini dilakukan di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan yakni studi kasus pada seorang pengusaha piring lidi dan data dianalisis secara deskriptif (baik kualitatif maupun kuantitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya produksi sebesar Rp 14.794.291,67, penerimaan sebesar Rp. 20.000.000,00 dengan rata-rata pendapatan piring lidi sebesar Rp.5.205.708,33 per periode produksi, sedangkan untuk R/C nya sebesar 1,35. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa usaha piring lidi kelapa di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis berada pada posisi menguntungkan, karena nilai R/C Ratio yang diperoleh lebih besar dari 1, artinya bahwa setiap pengeluaran 1 rupiah dapat memberikan penerimaan sebesar 1,35 rupiah.
Strategi Pemasaran Cabai Merah Besar Di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis Fazrulliansyah, Fikri -; Andrie, Benidzar M; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.17415

Abstract

Pemasaran cabai merah besar di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis menghadapi sejumlah kendala, seperti fluktuasi harga dan biaya pemasaran yang tinggi, yang berdampak pada pendapatan petani dan efektivitas pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran cabai merah besar, serta untuk menemukan strategi pemasaran alternatif yang relevan dan dapat diterapkan di Desa Cibeureum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengambilan data langsung dari responden, Teknik penarikan sampel diambil secara sensus atau sampling jenuh. Rancangan analisis data menggunakan analisis SWOT. Faktor internal adanya kekuatan berupa harga kompetitif, jaringan distribusi yang baik, lokasi strategis, kualitas produk yang baik, dan keberlanjutan produksi yang tinggi. Sedangkan kelemahannya permodalan terbatas, kurang pengetahuan strategi pemasaran, ketergantungan pada satu pasar, kualitas kurang konsisten, terbatasnya akses pasar, dan teknologi masih konvensional. Faktor eksternal meliputi peluang dan ancaman yang tersedia, peluang meliputi pemasaran digital, permintaan meningkat, segmentasi pasar,  tersedianya infrastruktur komunikasi dan transportasi, dan adanya pembinaan dari dinas pertanian, sedangkan yang menjadi ancaman yaitu fluktuasi harga, perubahan iklim, produk cabai daerah lain, perkembangan teknologi digital. Penelitian menunjukkan bahwa strategi alternatif  yang dapat digunakan oleh petani cabai merah besar di Desa Cibeureum dengan strategi yang agresif, yakni strategi S-O (Strength-Opportunity) antara lain berfokus pada penguatan posisi kekuatan dengan memanfaatkan peluang yang ada
STRATEGI PENGEMBANGAN KERUPUK LEPIT PD GENERASI DI DESA PETIRHILIR KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS Ibad, Parhanil -; Andrie, Benidzar M; Mauladi, Mochamad Arief Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16909

Abstract

Penelitian ini bermaksud dalam mengevaluasi secara menyeluruh berbagai keuntungan, keterbatasan, peluang, dan tantangan yang dihadapi Kerupuk lepit PD Generasi dalam lingkungan operasional dan pasar mereka serta untuk merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha kerupuk lepit PD Generasi. Penelitian ini mengadopsi metodologi kualitatif yang dilengkapi dengan kerangka studi kasus untuk mendapatkan wawasan yang mendalam. Pengumpulan data melibatkan pengamatan proses produksi dan melakukan wawancara dengan individu-individu kunci yang bertanggung jawab untuk membuat Kerupuk lepit di PD Generasi. Informasi sekunder diperoleh dari lembaga-lembaga terkemuka dan publikasi-publikasi relevan yang sejalan dengan tujuan penelitian. Teknik purposive sampling diimplementasikan dalam memastikan pengumpulan data menargetkan tujuan-tujuan penelitian tertentu secara efektif. Analisis tersebut mengungkapkan  faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik secara signifikan memengaruhi kemampuan PD Generasi untuk memproduksi Kerupuk lepit secara efisien. Keuntungan-keuntungan yang menonjol meliputi ketahanan produk, rasa yang khas, tidak adanya bahan pengawet buatan, dan keterjangkauan, sehingga sangat menarik bagi pelanggan. Di sisi lain, tantangan-tantangan meliputi terbatasnya variasi produk, barang-barang yang belum selesai dibuat, kemasan yang tidak memenuhi standar, strategi pemasaran yang belum berkembang, dan kendala-kendala finansial. Sementara itu, prospek pertumbuhannya meliputi permintaan pasar yang terus meningkat, pelanggan yang loyal, ketersediaan tenaga kerja yang memadai, dan potensi yang belum tergarap di pasar yang lebih luas.  Namun, bisnis Kerupuk Lepit menghadapi ancaman eksternal seperti meningkatnya persaingan dalam industri terkait, meningkatnya biaya bahan baku, dan isu lingkungan, termasuk ketidakpastian iklim. Untuk mempertahankan daya saing, operasi PD Generasi di Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, memerlukan penyesuaian strategis untuk mengatasi kelemahan dan memaksimalkan peluang pertumbuhan.