Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Kadar Perekat Papan Komposit Tandan Kosong Kelapa Sawit pada Taraf Intensitas Bunyi Fatisa, Huril; Nugroho, Bintoro Siswo; Nurhanisa, Mega; Wahyuni, Dwiria; Asri, Asifa
JRFES (Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains) Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jrfes.2023.v10i1.6647

Abstract

A study was performed to analyze the sound intensity level and physical properties of a composite board made from oil palm empty fruit bunch (OPEFB) particles mixed with polyvinyl acetate (PVAc) adhesive. The composite boards were fabricated with various concentrations of adhesive, namely 8%, 10%, 12%, 14%, and 16%. The intensity level was measured at sound wave frequencies of 125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, and 4000 Hz. The results showed that the highest sound intensity level, 74,2 dB at a frequency of 500 Hz, was found in the composite board with an 8% adhesive concentration. This composite board is categorized as a low-density composite board. The lowest sound intensity level, 58,6 dB at a frequency of 125 Hz, was found in the composite board produced with 16% adhesive concentration. This composite board is categorized as a high-density composite board. The physical property test results for all adhesive concentration variations showed that the resulting composite board density was 0,705-0,723 g/cm3, and the moisture content was 8,36%-9,66%. These values met the requirements of SNI 03-2105-2006. Keywords : Composite Boards, Sound Intensity Level, Composite Physical Properties
Studi Potensial Papan Komposit dengan Variasi Komposisi Serat Kulit Jagung dan Timbal (II) Oksida Sebagai Perisai Radiasi Pengion Asri, Asifa; Simanjuntak, Sinur Agustina Br; Nugroho, Bintoro Siswo
Wahana Fisika Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v9i2.74768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan papan komposit yang terbuat dari serat kulit jagung dan timbal (II) oksida sebagai material perisai radiasi pengion. Serat kulit jagung yang kaya akan lignin dan selulosa dipilih sebagai bahan alam yang melimpah, sementara timbal (II) oksida dipilih karena memiliki densitas tinggi yang mampu menyerap radiasi. Papan komposit diproduksi dengan variasi komposisi filler serat kulit jagung dan timbal oksida menggunakan matriks polyvinyl acetate (PVAc). Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan komposit dengan komposisi timbal oksida 30% memiliki daya serap radiasi tertinggi, yaitu 68,7%. Namun, penambahan filler timbal oksida yang terlalu tinggi menyebabkan penurunan ikatan antar komponen komposit, yang berdampak pada rendahnya nilai modulus elastisitas (MOE) dan modulus patah (MOR). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi bahan alam dan material berbasis timbal memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai perisai radiasi, meskipun diperlukan optimasi lebih lanjut terhadap sifat mekanisnya.
Rancang Bangun Perangkat Eksperimen Gerak Jatuh Bebas Otomatis Berbasis mikrokontroler Mahendra, Robin; Nugroho, Bintoro Siswo; Azwar, Azrul
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) Vol 8 No 2 (2025): September
Publisher : Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jpfs.v8i2.1307

Abstract

Gerak jatuh bebas merupakan salah satu fenomena fisika yang termasuk dalam kelompok GLBB. Gerak jatuh bebas diartikan sebagai gerak benda yang jatuh dari ketinggian tertentu tanpa adanya kecepatan awal dan hanya dipengaruhi oleh percepatan gravitasi bumi. Penentuan gravitasi dari gerak jatuh bebas sering kali dilakukan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan perangkat eksperimen berbasis mikrokontroler NodeMCU yang dilengkapi dengan sensor ultrasonik dan sensor inframerah guna mempermudah akuisisi data waktu dan ketinggian secara otomatis. perangkat ini memungkinkan data diakses melalui alamat IP dan ditampilkan secara real-time pada halaman website. Kinerja perangkat eksperimen ini kemudian dibandingkan dengan metode video tracker. Hasil menunjukkan bahwa perangkat eksperimen menghasilkan nilai percepatan gravitasi sebesar 10,533 m/s2 dengan %error sebesar 7,897 %akurasi sebesar 92,103% dan %presisi sebesar 1,827% berdasarkan 10 kali pengulangan. Sementara itu, nilai percepatan gravitasi yang diperoleh dari aplikasi video tracker adalah sebesar 11,322 m/s² dengan %error sebesar 15,760%, %akurasi sebesar 84,240% dengan standar deviasi 2,055. Berdasarkan hasil tersebut, perangkat eksperimen berbasis mikrokontroler dinilai lebih presisi, akurat, dan praktis dalam mengukur percepatan gravitasi melalui gerak jatuh bebas.
Aplikasi Sensor MQ-3 dan Arduino Uno untuk Mengukur Kadar Alkohol dalam Minuman Tradisional Dawar, Teofilipus; Hasanuddin, Hasanuddin; Nugroho, Bintoro Siswo
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2025.8.2.16708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pengukur kadar alkohol yang ekonomis dan mudah dioperasikan menggunakan Arduino Uno dan sensor MQ-3. Alat ini dikembangkan untuk mendeteksi konsentrasi alkohol pada minuman, khususnya minuman tradisional yang umumnya tidak mencantumkan kadar alkohol secara eksplisit. Perancangan mencakup penggabungan komponen perangkat keras seperti sensor MQ-3, Arduino Uno, dan LCD 16×2, serta pemrograman melalui Arduino IDE. Kalibrasi alat dilakukan terhadap larutan alkohol dengan konsentrasi 5–40%. Hasil kalibrasi menunjukkan hubungan fungsi logaritmik dengan nilai R² = 0,9971 antara nilai sensor dan konsentrasi alkohol. Pengujian dilakukan terhadap minuman beralkohol dan berlabel yang menunjukkan bahwa alat mampu mengukur kadar alkohol dengan tingkat kesalahan relatif antara 5–20%. Dengan menggunakan alat ini, beberapa sampel minuman tradisional beralkohol dapat ditentukan kadar alkoholnya seperti tuak 7%, tajok 17%, dan arak 33,75%. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi berupa solusi alternatif pengukuran kadar alkohol yang terjangkau dan aplikatif di masyarakat.