Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementation of the Inquiry Learning Model to Enhance Students' Conceptual Understanding in Islamic Religious Education: A Qualitative Study at a State Vocational High School in Tebo, Indonesia Munawaroh, Qori'atun; Andryadi; Kurniawan, Sugeng; Hidayah, Novita Nurul; Sriyani; Khamim, Siti
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i1.1609

Abstract

Pendidikan Agama Islam (IRE) di tingkat menengah atas di Indonesia terus didominasi oleh pengajaran berbasis ceramah, yang membatasi keterlibatan aktif peserta didik dengan konstruksi spiritual abstrak seperti mahabbah (cinta), khauf (ketakutan), raja' (harapan), dan tawakkal (kepercayaan kepada Tuhan). Studi ini mengkaji bagaimana model inkuiri-pembelajaran dioperasionalkan di ruang kelas IRE di sekolah menengah kejuruan negeri dan mengidentifikasi kondisi yang memungkinkan atau membatasi implementasinya. Desain deskriptif kualitatif diterapkan di SMK Negeri 2 Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, antara bulan Juni hingga September 2024. Data dihasilkan melalui delapan observasi kelas non-peserta, dua belas wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, guru IRE, dan siswa kelas-XI, dan analisis dokumen rencana pelajaran dan artefak pengajaran. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles-Huberman, dan kredibilitas ditetapkan melalui triangulasi sumber dan teknik serta pemeriksaan anggota. Temuan ini menunjukkan bahwa model inkuiri-pembelajaran terungkap di lima tahap operasional dan diberlakukan melalui delapan teknik pedagogis, termasuk pembingkaian kontekstual, pertanyaan terpandu, diskusi kasus, bermain peran, jurnal reflektif, dan pemetaan konsep. Implementasi didukung oleh ruang kelas dan sumber belajar yang memadai, namun terkendala oleh peralatan media yang terbatas, kesiapan guru yang tidak merata, kebisingan lingkungan, dan keterlambatan siswa. Model ini memperkuat keterlibatan peserta didik dan pemahaman konseptual ketika guru merancang pertanyaan yang menghubungkan konstruksi spiritual dengan pengalaman hidup peserta didik. Studi ini menyumbangkan catatan berbasis konteks tentang pembelajaran inkuiri dalam IRE kejuruan dan menawarkan kerangka kerja praktis bagi guru dan pemimpin sekolah yang bertujuan untuk bergerak melampaui pengajaran ekspositori.
Enhancing Fifth-Grade Students’ Understanding of Islamic Values through the Role-Playing Method in Islamic Religious Education: A Classroom Action Research Mufadilah, Sifa; Adilla, Ulfa; Hidayah, Novita Nurul; Muliyani, Ranti; Sari, Intan Permata; Ramadhan, Andry
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 1 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v1i3.1611

Abstract

Pendidikan Agama Islam (IRE) di tingkat dasar sering mengandalkan strategi yang berpusat pada guru dan dominan kuliah, yang membatasi internalisasi afektif dan perilaku siswa terhadap nilai-nilai Islam. Penelitian tindakan kelas ini mengevaluasi efektivitas metode bermain peran terstruktur dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas lima tentang nilai-nilai Islam kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama di SD Negeri 30/VIII Wirotho Agung, Kabupaten Tebo, Indonesia. Mengikuti model spiral Kemmis dan McTaggart, penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari fase perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dua puluh lima siswa kelas lima berpartisipasi dalam delapan sesi pembelajaran selama empat minggu. Data dikumpulkan melalui uji pemahaman tervalidasi 20 item (indeks validitas konten = 0,92; α Cronbach = 0,84), rubrik observasi terstruktur dengan reliabilitas antar-penilai κ = 0,87, dan wawancara semi-terstruktur. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan dan analisis gain (g) yang dinormalisasi dengan toleransi pengukuran ±2 poin pada skala 0–100, sedangkan data kualitatif mengalami analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan bahwa skor pemahaman rata-rata meningkat dari 64,3 (pra-siklus) menjadi 72,1 pada Siklus I dan 86,4 pada Siklus II, menghasilkan perolehan normal 0,62 (kategori sedang ke tinggi). Partisipasi aktif meningkat dari 36% menjadi 88%, dan indikator perilaku kerja sama dan kejujuran meningkat di seluruh rubrik observasi. Analisis statistik mengkonfirmasi peningkatan yang signifikan (t(24) = 9,41, p < 0,001). Temuan menunjukkan bahwa permainan peran berbasis skenario, ketika disesuaikan dengan refleksi terstruktur, meningkatkan dimensi kognitif dan afektif dari pembelajaran nilai-nilai Islam dalam konteks primer pedesaan.