Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK DAN PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP MOTIVASI PELAJAR Nur, Aryanto; Stifandri, Halby
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i12.6705

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan berbagai penemuan baru, baik di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu hasil penemuan baru di bidang teknologi adalah hadirnya game online. Game Online merupakan permainan berbasis elektronik dan visual, permainan online juga dimainkan dengan menggunakan media visual elektronik. Game online sangat erat hubungannya dengan sikap dan akhlak serta bahasa yang digunakan. Game online menjadi salah satu alternatif pilihan bagi siswa ketika bosan dan jenuh dalam belajar. Namun tanpa disadari, game online ternyata memberikan dampak bagi pemainnya baik dampak positif, dampak negatif maupun motivasi belajar di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh bagaimana pengaruh game online terhadap motivasi belajar pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan sebagai alat analisis penelitian ini adalah teori tindakan sosial Max Weber. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa permainan atau game menjadi sangat berpengaruh, bila hanya digunakan secara sepihak. Artinya tidak diimbangi dengan kegiatan yang bernilai, sehingga hanya berdampak negatif, biasanya oleh siswa. Siswa memiliki kompetensi yang tinggi dalam pendidikan, namun jika permainan mengalahkan kegiatan utama, maka hal ini tentu saja berdampak buruk pada motivasi belajar. The development of science and technology gave birth to a variety of new discoveries, both in the field of science and technology. One of the results of new discoveries in the field of technology is the presence of online games. Online Games are electronic and visual based games, online games are also played using electronic visual media. The online game is very closely related to the attitude and morals and language used. Online games are an alternative choice for students when they are bored and tired of studying. But without realizing it, online games turned out to have an impact on players both positive, negative impacts and motivation to learn in college.This study aims to find out more about how the impact of online games on learning motivation in students . This study uses qualitative research methods and data collection techniques through observation, interviews and documentation. The theory used as an analysis tool for this research is Max Weber's social action. From the results of this study it was found that the game or game becomes very influential, when only used unilaterally. This means that it is not balanced by valuable activities, so it only has a negative impact, typically by students. Students have high competence in education, but if the game defeats the main activity, then this of course has an adverse effect on motivation to learn.
PERAN SMARTPHONE TERHADAP SOSIALISASI ORANG DI ZAMAN SEKARANG Nur, Aryanto; Melati, Melati
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i12.6711

Abstract

Peran smartphone memiliki dampak signifikan terhadap di berbagai sektor, termasuk di bidang komunikasi. Penerapan smartphone dapat memudahkan komunikasi manusia,. Namun, Smartphone juga menimbulkan tantangan dalam hal bersosialisasi antar individu Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Smartphone terhadap rasa sosialisasi, serta dampaknya bagi kehidpuan sosial. Pada mulanya, smartphone diperkenalkan sebagai alat komunikasi jarak jauh yang memudahkan untuk hubungan antarindividu. Namun, seiring dengan perkembangan zaman seperti aplikasi media sosial, platform pesan instan, dan berbagai fitur lainnya Namun, meskipun smartphone memperkaya interaksi online, penggunaannya yang berlebihan dapat menurunkan kualitas interaksi tatap muka dan mengurangi kedekatan emosional dalam hubungan sosial. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan dalam penggunaan smartphone agar tidak mengurangi nilai dari interaksi sosial secara langsung, Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara . Di satu sisi, smartphone memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, mempererat hubungan, serta membuka peluang untuk membangun jaringan sosial yang lebih luas, baik secara lokal maupun global. Orang dapat tetap terhubung dengan teman, keluarga, dan kolega di mana pun mereka berada hanya dengan beberapa ketukan jari, Ada yang menilai bahwa smartphone dapat mendekatkan orang secara virtual, dan mereka justru bisa menjauhkan manusia dari interaksi fisik yang mendalam. Dengan latar belakang ini, penting untuk memahami lebih lanjut bagaimana peran smartphone dalam proses sosialisasi di era modern, baik dampak positif maupun negatifnya. Smartphone kini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana sosialisasi yang kompleks The role of smartphones has a significant impact on various sectors, including in the field of communication. The application of smartphones can facilitate human communication. However, smartphones also pose challenges in terms of socializing between individuals. This study aims to analyze the influence of smartphones on the sense of socialization, as well as its impact on social life. Initially, smartphones were introduced as long-distance communication tools that facilitate relationships between individuals. However, along with the development of the era such as social media applications, instant messaging platforms, and various other features. However, although smartphones enrich online interactions, their excessive use can reduce the quality of face-to-face interactions and reduce emotional closeness in social relationships. Therefore, a balance is needed in the use of smartphones so as not to reduce the value of direct social interaction. The study used a qualitative method with interviews. On the one hand, smartphones provide convenience in communicating, strengthening relationships, and opening up opportunities to build wider social networks, both locally and globally. People can stay connected with friends, family, and colleagues wherever they are with just a few taps of their fingers. Some people think that smartphones can bring people closer virtually, and they can actually distance humans from deep physical interactions. With this background, it is important to further understand how smartphones play a role in the socialization process in the modern era, both positive and negative impacts. Smartphones now function not only as a means of communication, but also as a means of complex socialization
ANALISIS KAJIAN KUALITAS SISTEM INFORMASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI JAKI Nur, Aryanto; Kinzky, Kaesya Imar Aulia
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i12.6731

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mendorong inovasi dalam pelayanan publik, termasuk aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang dikembangkan oleh Jakarta Smart city di bawah Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta. JAKI berfungsi sebagai platform One-stop Service untuk berbagai layanan publik. Penelitian ini menganalisis kualitas sistem informasi JAKI dan pengaruhnya terhadap kepuasan pengguna, menggunakan metode campuran. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei pengguna, sementara data kualitatif diperoleh dari wawancara dan analisis dokumen. Mengacu pada model kesuksesan sistem informasi Delone and McLean, penelitian ini menilai efektivitas dan kepuasan pengguna. Hasil menunjukkan bahwa kualitas informasi JAKI signifikan meningkatkan kepuasan pengguna, terutama informasi yang akurat dan terbaru. Namun, aspek visual dan efisiensi antarmuka mendapat penilaian netral, mengindikasikan perlunya perbaikan. Tantangan utama meliputi integrasi layanan publik dan peningkatan literasi digital di Jakarta. Penelitian ini diharapkan memberi rekomendasi bagi pengelola JAKI untuk meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi serta mendukung pengembangan Smart city yang inklusif dan efisien di Jakarta. Advancements in information technology have driven innovation in public services, including the Jakarta Kini (JAKI) application developed by Jakarta Smart city under the Jakarta Provincial Communication, Informatics, and Statistics Office. JAKI serves as a One-stop Service platform for various public services. This study analyzes the quality of JAKI’s information system and its impact on user satisfaction, employing a mixed-methods approach. Quantitative data was gathered through user surveys, while qualitative data was collected from interviews and document analysis. Using the Delone and McLean information system success model, this research evaluates system effectiveness and user satisfaction. Findings indicate that the quality of information on JAKI significantly enhances user satisfaction, especially regarding accurate and up-to-date information. However, aspects such as visual appeal and interface efficiency received neutral ratings, indicating areas for improvement. Key challenges include integrating more public services and improving digital literacy among Jakarta residents. This study aims to provide recommendations for JAKI’s management to improve technology-based public service quality and to support the development of a more inclusive and efficient Smart city in Jakarta.
PERSEPSI PENGGUNA APLIKASI KENCAN TERHADAP KEAMANAN DAN PRIVASI PENGGUNA Wulandari, Andini Putri; Nur, Aryanto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i12.6737

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode campuran, yaitu survei untuk mendapatkan data kuantitatif dari pengguna aplikasi kencan, dan wawancara mendalam untuk mendapatkan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara fitur keamanan dan tingkat kepercayaan pengguna, namun banyak pengguna masih merasa tidak cukup aman, terutama terkait ancaman kejahatan siber. Penelitian ini membahas penggunaan media sosial, khususnya aplikasi kencan, yang semakin populer di kalangan milenial dan generasi Z sejak pandemi Covid-19. Meskipun aplikasi ini menawarkan kemudahan dalam mencari pasangan, kepercayaan pengguna terhadap fitur keamanan dalam melindungi privasi mereka masih perlu dieksplorasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem informasi yang digunakan untuk menjaga privasi, menilai kepercayaan pengguna terhadap fitur keamanan, serta menggali pengalaman pengguna—terutama perempuan—terkait perlakuan kurang menyenangkan dan ancaman kejahatan siber. Ruang lingkup penelitian berfokus pada pengguna aplikasi kencan di Indonesia, dengan data yang dikumpulkan melalui survei dan wawancara mendalam. Tujuan penelitian mencakup analisis fitur keamanan, penilaian kepercayaan pengguna, eksplorasi pengalaman pengguna, dan evaluasi efektivitas fitur keamanan aplikasi kencan. Hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi bagi pengembang aplikasi dan meningkatkan kesadaran pengguna tentang pentingnya perlindungan privasi dan keamanan. This study used a mixed method, namely a survey to obtain quantitative data from dating app users, and in-depth interviews to obtain qualitative data. The results showed that there is a significant relationship between security features and user trust levels, but many users still feel unsafe, especially regarding the threat of cybercrime. This study discusses the use of social media, especially dating apps, which have become increasingly popular among millennials and generation Z since the Covid-19 pandemic. Although these applications offer convenience in finding a partner, user trust in security features in protecting their privacy still needs to be explored further. This study aims to analyze the information system used to maintain privacy, assess user trust in security features, and explore user experiences—especially women—related to unpleasant treatment and the threat of cybercrime. The scope of the study focuses on dating app users in Indonesia, with data collected through surveys and in-depth interviews. The objectives of the study include analyzing security features, assessing user trust, exploring user experiences, and evaluating the effectiveness of dating app security features. The results of the study are expected to provide recommendations for app developers and increase user awareness of the importance of privacy and security protection.
PENGGUNAAN APLIKASI ONLINE DALAM PELAYANAN TRANSPORTASI Nur, Aryanto; Wibowo, Melati Putri; Gulo, Friska Wulan Riang; Sari, Fitri Aulia; Adryan, Muhammad
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i12.6754

Abstract

Kemajuan Teknologi Informasi membawa perubahan signifikan dalam pelayanan transportasi. Memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memesan, melacak, dan membayar, layanan transportasi contohnya: Gojek, Grab, Traveloka, dll. Adanya aplikasi online memberikan kenyamanan dan memudahkan bagi penggunanya. Tidak hanya transportasi, aplikasi juga menyediakan layanan lain seperti: pengiriman barang, makanan, dan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang Penggunaan Aplikasi Dalam Pelayanan Transportasi. Inovasi ini tidak hanya mempermudah pelayanan masyarakat perkotaan, tetapi juga meningkatkan efisiensi waktu dan kenyamanan dalam bepergian. Selain itu, aplikasi transportasi berbasis online memberikan peluang ekonomi bagi banyak pihak, seperti pengemudi individu dan mitra bisnis. Di balik berbagai manfaatnya, dengan latar belakang tersebut, penting untuk mengeksplorasi lebih dalam bagaimana penggunaan aplikasi dalam pelayanan transportasi berdampak pada mobilitas, ekonomi, dan kehidupan sehari-hari. Aplikasi tersebut mungkin mencakup pemesanan tiket, pelacakan kendaraan, pembayaran digital, dan memberikan informasi mengenai rute dan waktu tiba. Hal ini memberikan kemudahan bagi penumpang dan efisiensi operasional bagi perusahaan transportasi. Ini bisa meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas layanan transportasi baik untuk angkutan umum maupun transportasi pribadi. Secara keseluruhan, media online telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern, fungsinya sebagai sumber informasi, hiburan, edukasi, dan komunikasi sosial yang memberikan dampak positif dalam membentuk pola pikir dan gaya hidup masyarakat. The advancement of Information Technology has brought significant changes in transportation services. Providing convenience for users to order, track, and pay for transportation services such as: Gojek, Grab, Traveloka, etc. The existence of online applications provides convenience and makes it easier for its users. Not only transportation, applications also provide other services such as: delivery of goods, food, and services. This study aims to analyze the Use of Applications in Transportation Services. This innovation not only facilitates urban community services, but also increases time efficiency and comfort in traveling. In addition, online-based transportation applications provide economic opportunities for many parties, such as individual drivers and business partners. Behind its various benefits, with this background, it is important to explore more deeply how the use of applications in transportation services impacts mobility, the economy, and everyday life. The application may include ticket booking, vehicle tracking, digital payments, and providing real-time information on routes and arrival times. This provides convenience for passengers and operational efficiency for transportation companies. This can improve the comfort, safety, and accessibility of transportation services for both public transportation and private transportation. Overall, online media has become an inseparable part of modern life, its function as a source of information, entertainment, education, and social communication has a positive impact on shaping people's mindsets and lifestyles.
EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI E-COMMERCE PADA GOJEK DI JAKARTA SEBAGAI TRANSPORTASI ONLINE Nur, Aryanto; Abulkhoir, Moh Azam
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi ilmiah ini adalah untuk menjelaskan bagaimana PT. Gojek menerapkan sistem informasi manajemennya. Latar belakang tulisan ini disebabkan oleh fakta bahwa, seiring perubahan zaman, kemajuan teknologi memungkinkan sistem informasi manajemen untuk menangkap informasi dengan lebih cepat dan efisien, yang membantu bisnis membuat keputusan. Sistem informasi memang ada sebelum perkembangan teknologi, tetapi munculnya sistem informasi berbasis komputer telah memungkinkan untuk memproses data dalam proses yang cepat, akurat, dan tepat. Distribusi, akuisisi, penjualan, dan promosi barang dan jasa menggunakan platform elektronik seperti internet, televisi, situs web, dan jaringan komputer lainnya dikenal sebagai perdagangan elektronik, atau e-commerce. Melalui penggunaan teknologi elektronik, e-commerce dapat menyederhanakan segalanya. Di PT. Gojek Indonesia, penggunaan e-commerce telah terintegrasi secara efektif. Hal ini ditunjukkan oleh struktur aplikasi bisnis, yang menawarkan kerangka kerja konseptual yang menghubungkan antarmuka dan prosedur aplikasi e-commerce, khususnya proses pemesanan, proses layanan, dan penyelesaian layanan. The purpose of this scholarly study is to describe how PT. Gojek implemented its management information system. This writing's backdrop is due to the fact that, as times change, technology advancements enable management information systems to capture information more quickly and efficiently, which helps the business make decisions. Information systems did exist prior to the development of technology, but the advent of computer-based information systems has made it possible to process data in quick, accurate, and precise processes. The distribution, acquisition, sale, and promotion of goods and services using electronic platforms including the internet, television, websites, and other computer networks is known as e-commerce. E-commerce may simplify things.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP KEAMANAN E-COMMERCE Nur, Aryanto; Wulandari, Andini Putri; Azzahra, Aulia Adrina; Nurjanah, Hanifatul; Prizy, Amanda Regina
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v5i1.6794

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya internet, telah mengubah cara manusia berinteraksi dan melakukan transaksi. Internet menjadi kebutuhan penting yang memfasilitasi kegiatan manusia dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi. E-Commerce atau perdagangan elektronik muncul sebagai salah satu bentuk transaksi yang memanfaatkan internet, menawarkan banyak kemudahan bagi perusahaan dan konsumen. E-Commerce mencakup seluruh proses dari pengembangan hingga pelayanan pelanggan, tetapi keberhasilannya tidak hanya bergantung pada pembuatan situs web toko online. Kepercayaan konsumen menjadi faktor krusial dalam menentukan keputusan pembelian, karena banyak konsumen yang ragu untuk bertransaksi secara online akibat kekhawatiran akan keamanan dan potensi penipuan. Kepercayaan ini dibangun melalui kredibilitas situs E-Commerce dan perlindungan terhadap data pribadi konsumen. Namun, masalah keamanan transaksi dan ketidaksesuaian informasi produk seringkali menimbulkan stigma negatif terhadap E-Commerce, membuat konsumen berhati-hati dalam bertransaksi. Oleh karena itu, penting bagi pelaku bisnis untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan konsumen agar dapat meningkatkan jumlah transaksi online dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang sehat. The development of science and Technology, especially the internet, has changed the way humans interact and make transactions. The internet has become an important need that facilitates human activities in various fields, including the economy. E-Commerce or electronic commerce has emerged as one form of transaction that utilizes the internet, offering many conveniences for companies and consumers. E-Commerce covers the entire process from development to customer service, but its success does not only depend on the creation of an online store Website. Consumer trust is a crucial factor in determining purchasing decisions, because many consumers are hesitant to transact online due to concerns about security and potential fraud. This trust is built through the credibility of E-Commerce sites and protection of consumers' personal data. However, issues of transaction security and inconsistencies in product Information often create a negative stigma against E-Commerce, making consumers cautious in making transactions. Therefore, it is important for business actors to understand the factors that influence consumer trust in order to increase the number of online transactions and ensure healthy economic growth.
ANALISIS PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PREFERENSI PEMBELIAN KONSUMEN Bali, Aprida Bertha; Nur, Aryanto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v5i1.6806

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana media sosial memengaruhi minat pembelian konsumen, dengan fokus pada faktor kepercayaan, kualitas informasi, dan efektivitas pemasaran digital di platform media sosial. Melalui survei terhadap 250 responden yang aktif menggunakan media sosial, Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor tersebut secara signifikan dan positif memengaruhi niat beli konsumen. Kepercayaan konsumen terhadap merek yang terbangun melalui media sosial memberikan pengaruh besar, terutama ketika didukung oleh ulasan pengguna dan testimoni positif. Selain itu, kualitas informasi yang disajikan, baik oleh merek maupun promosi influencer, juga efektif dalam meningkatkan minat beli, khususnya bagi konsumen muda yang intens berinteraksi di media sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran yang fokus pada membangun kepercayaan dan menyajikan informasi berkualitas sebagai langkah untuk mendorong ketertarikan konsumen dalam melakukan pembelian di era digital. Implikasi praktis dari penelitian ini menawarkan wawasan bagi pemasar dalam merancang kampanye media sosial yang efektif guna memperkuat hubungan dengan konsumen. Keterbatasan penelitian ini mencakup lingkup populasi yang terbatas, sehingga disarankan untuk penelitian lanjutan yang melibatkan sampel yang lebih beragam. This study aims to evaluate how social media influences consumer purchase intentions, focusing on factors such as trust, information quality, and the effectiveness of digital marketing on social media platforms. Through a survey of 250 respondents who are active social media users, the study finds that these factors significantly and positively affect consumers' purchase intentions. Consumer trust in brands built through social media has a major influence, especially when supported by user reviews and positive testimonials. Additionally, the quality of information presented by brands and influencer promotions is also effective in increasing purchase interest, particularly among young consumers who are highly active on social media. The findings emphasize the importance of marketing strategies that focus on building trust and providing quality information as steps to encourage consumer interest in making purchases in the digital age. Practical implications of this research offer insights for marketers in designing effective social media campaigns to strengthen relationships with consumers. The limitations of this study include a restricted population scope, so future research involving a more diverse sample is recommended.
IMPLEMENTASI KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN OPERASIONAL PERUSAHAAAN DI BIDANG PELAYANAN Hidayat, Muhammad Farhan Nur; Nur, Aryanto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v5i1.6810

Abstract

Assistant Implementasi(AI) dalam operasional perusahaan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, pengambilan keputusan. AI memungkinkan otomatisasi tugas rutin, analisis data yang lebih cepat dan akurat, serta prediksi yang lebih tepat, sehingga mengurangi kesalahan manusia dan biaya operasional. Dengan AI, perusahaan dapat memanfaatkan teknologi seperti pembelajaran mesin, pemrosesan bahasa alami, dan analitik prediktif untuk mengoptimalkan berbagai aspek bisnis seperti manajemen rantai pasokan, layanan pelanggan, pemasaran, hingga pengelolaan sumber daya manusia. Integrasi AI juga berpotensi meningkatkan inovasi produk dan layanan, memberikan keunggulan kompetitif di pasar. Namun, tantangan seperti perubahan budaya kerja, kebutuhan pelatihan bagi karyawan, dan investasi awal dalam teknologi harus diatasi agar implementasi AI dapat berhasil dan berkelanjutan. Selain itu, penting bagi perusahaan untuk mempertimbangkan aspek etika dan privasi dalam penggunaan AI, memastikan bahwa data pelanggan dilindungi dengan baik dan digunakan secara bertanggung jawab. Ke depan, AI juga memiliki potensi besar untuk membantu pemerintah dalam berbagai hal, baik dalam administrasi untuk okupansi maupun dalam melayani masyarakat. Misalnya, AI dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data kependudukan, mempercepat proses administrasi,dan memberikan layanan publik yang lebih responsif dan personal. Dengan demikian, AI tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor bisnis, tetapi juga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Assistant Implementation (AI) in company operations aims to improve efficiency, productivity, decision-making. AI enables automation of routine tasks, faster and more accurate data analysis, and more precise predictions, thereby reducing human errors and operational costs. With AI, companies can leverage technologies such as machine learning, natural language processing, and predictive analytics to optimize various aspects of business such as supply chain management, customer service, marketing, and human resource management. AI integration also has the potential to enhance product and service innovation, providing a competitive edge in the market. However, challenges such as changes in work culture, training needs for employees, and initial investment in technology must be overcome for AI implementation to be successful and sustainable. In addition, it is important for companies to consider the ethical and privacy aspects of using AI, ensuring that customer data is properly protected and used responsibly. Going forward, AI also has great potential to help the government in various ways, both in administration for occupancy and in serving the public. For example, AI can be used to improve efficiency in population data management, speed up administrative processes, and provide more responsive and personalized public services. Thus, AI not only provides benefits to the business sector, but can also contribute to improving the quality of public services and the overall well-being of society.
PENGALAMAN PENGGUNA DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI BERBASIS MOBILE DAN DESKTOP UNTUK PEMBELAJARAN JARAK JAUH Azzahra, Aulia Adrina; Nur, Aryanto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v5i1.6818

Abstract

Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam dunia pendidikan. Berdasarkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020, lembaga pendidikan diinstruksikan untuk melaksanakan pembelajaran daring guna mencegah penyebaran virus. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi salah satu solusi untuk memastikan kelangsungan pendidikan tanpa pertemuan fisik, memberikan fleksibilitas dalam pengajaran dan pembelajaran. Meski demikian, PJJ juga menghadapi tantangan, seperti kesulitan interaksi antara siswa dan guru serta ketidakmerataan akses terhadap teknologi. Pembelajaran daring memanfaatkan perangkat teknologi seperti laptop, ponsel pintar, dan internet, namun tidak semua siswa memiliki akses yang memadai. Aplikasi seperti Zoom, Google Meet, dan WhatsApp digunakan secara luas, tetapi kendala seperti masalah koneksi internet dan kesulitan penggunaan aplikasi masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa dalam menggunakan aplikasi Zoom, Google Meet, WhatsApp, Google Classroom selama pembelajaran daring di masa pandemi, dengan fokus pada tantangan, efektivitas, dan persepsi mereka terhadap metode pembelajaran ini dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka. Dengan demikian, penelitian ini berupaya untuk memberikan gambaran yang jelas tentang dampak pandemi terhadap pendidikan dan menawarkan rekomendasi untuk perbaikan di masa depan. The Covid-19 pandemic has brought significant changes in various aspects of life, especially in education. Based on Circular Letter Number 15 of 2020, educational institutions are instructed to implement online learning to prevent the spread of the virus. Distance learning (PJJ) is one of the solutions to ensure the continuity of education without physical meetings, providing flexibility in teaching and learning. However, distance learning also faces challenges, such as difficulties in student-teacher interaction and uneven access to technology. Online learning utilizes technological devices such as laptops, smartphones and the internet, but not all students have adequate access. Apps such as Zoom, Google Meet, WhatsApp,and Google Classroom are widely used, but obstacles such as internet connection problems and difficulties using the apps are still common. This study aims to explore students' experiences in using Zoom, Google Meet, WhatsApp during online learning during the pandemic, focusing on their challenges, effectiveness, and perceptions of these learning methods compared to face-to-face learning. As such, this research seeks to provide a clear picture of the impact of the pandemic on education and offer recommendations for future improvements.