Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis SWOT dan Pemetaan Strategi Lembaga Pendidikan Agama Islam Sudur, Sudur; Maisah, Maisah; Hakim, Lukman; Husin, Husin; Asrulla, Asrulla
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12510

Abstract

Di tengah masalah kesenjangan mutu pendidikan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia, tentu banyak hal memicu keraguan akan kesiapan lembaga pendidikan unggul yang mampu menghadapi persaingan secara global. Saat ini pendidikan dituntut bagaimana mempersiapkan sumber daya manusia yang berkompeten agar mampu bersaing di dunia global. Dalam rangka memenuhi hal tersebut diperlukan lulusan yang unggul (kompetitif) sehingga dapat eksis di dunia global. Peningkatan mutu pendidikan dapat dilihat melalui suatu proses manajemen lembaga pendidikan. Strategi yang dilakukan untuk menjalankan proses pendidikan itu salah satunya dapat menggunakan strategi analisis SWOT. Oleh karena itu, peneliti akan berupaya mengkaji permasalahan mengenai analisis SWOT dan pemetaan strategi pada lembaga Pendidikan Agama Islam. penelitain ini juga bersifat kualitatif dengan penulis menggunakan metode library research. Hasil penelusuran, peneliti menemukan sebuah pemikiran bahwa Analisis SWOT keterkaitan dengan lembaga Pendidikan Agama Islam
Principles Of Thinking In Terms Of System Objectives, System Boundaries And System Structure For System Thinking In Islamic Education Yumesri, Yumesri; Badarusyamsi, Badarusyamsi; Jamrizal, Jamrizal; Asrulla, Asrulla
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14097

Abstract

In this article, the author tries to raise the issue of the principles of systematic thinking within the framework of the purpose of the system, the limitations of the system, and the structure of the system for systematic thinking in Islamic education. The author's interest in exploring this theme is to delve deeper into the principles of systematic thinking reviewed from the purpose of the system, the limitations, and the structure of the system for systematic thinking in Islamic education. Subsequently, in this study, the author uses a literature review method. The results of this study show that, in principle, every system always consists of four elements: an object that can be a part, an element, or a variable; attributes that determine the quality or characteristics of the ownership of the system and its object; internal relationships between the objects within it and the environment; and the place where the system is located. The limitations of the system can be physical or conceptual. The limitations of the structure of Islamic education systems in Indonesia are greatly limited by several factors, including the development of science and technology, the development of society, the development of the economy, the development of Islamic politics, the development of religion, and the growing culture of society. The system must be interconnected between one component and another component.
Meneropong Eksistensi Pendidikan Pesantren melalui Undang-Undang No.18 Tahun 2019 Asrulla, Asrulla; Marwazi, Marwazi; Halim, Abdul; Jeka, Firdaus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14307

Abstract

Keberadaan pesantren memiliki peran penting dalam dunia pendidikan sebagai upaya ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam konteks ikhtiar pendidikan, pesantren merupakan salah satu kategori lembaga kemahasiswaan nasional. Pesantren diyakini mampu memberikan sumbangan pendidikan yang menyeluruh secara mandiri di tengah masyarakat yang majemuk. Mengingat masyarakat memiliki akses yang luas terhadap berbagai sumber daya dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, maka batas akhir 18 April 2019 berpotensi untuk menekan angka putus sekolah santri. Namun, hal tersebut tidak mengubah kenyataan bahwa pesantren yang kedua memiliki kekhawatiran karena juga memiliki kemandirian dan keunikan yang menjadi ciri khas pesantren. Tulisan ini ingin melihat secara utuh bagaimana undang-undang tentang pesantren berperan dalam membangun pendidikan agama. Terkait dengan Pesantren Nomor 18 Tahun 2019, perlu diingat bahwa mereka akan dinilai berdasarkan ketegasan, ketekunan, dan pengakuan mereka sebagai anggota masyarakat dalam kaitannya dengan pemilihan dan retensi mereka. Akibat dari hal tersebut di atas, maka sistem pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus berbeda dengan sistem pendidikan nasional. Organisasi Individual.
Total Quality Management Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta Selatan di Era Society 5.0 Jeka, Firdaus; Latif, Mukhtar; Us, Kasful Anwar; Asrulla, Asrulla
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14673

Abstract

Pentingnya peningkatkan mutu lembaga pendidikan, tidak bisa terlepas dari upaya perbaikan manajemennya. Komponen yang terpenting dalam pendidikan yaitu bagaimana manajemen pondok pesantrennya, sekolahnya maupun madrasahnya yang perlu untuk adanya perbaikan. Oleh karena itu, Pendidikan pondok pesantren yang berkualitas tidak hanya ditentukan dengan adanya guru, tetapi juga dipengaruhi oleh seluruh personil dan pendidikan elemen, seperti : siswa, manajemen administrasi, kurikulum, visi, dan misi. Ada kemungkinan untuk mengaplikasikan teori manajemen dalam proses penyelenggaraan pembelajaran di sekolah dan madrasah yang berbasis pesantren supaya lembaga pendidikan bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas yang sesuai dengan tuntutan zaman pada saat ini. Oleh karenanya, Total Quality Management tidak hanya diposisikan sebagai strategi dan pendekatan dalam memajukan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga diposisikan sebagai sistem integral peningkatan kualitas di pendidikan dan cara hidup dalam mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Implementasi TQM di lembaga pendidikan yang berbasis pesantren harus dilaksanakan sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang memiliki daya saing tinggi. Strategi ini harus dilakukan terus menerus untuk mengoptimalkan kualitas dan produktivitas pendidikan yang berbasis pesantren dengan berpegang teguh pada prinsip agama yang mana harus terus menerus adanya perbaikan.
Analisis kemampuan kognitif terhadap kreatvitas Pada era digitalisasi Arestya, Deassy; Mukhtar, Mukhtar; Anwar, Kasful; MY, Mahmud; Asrulla, Asrulla
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i1.4794

Abstract

This paper delves deeply into the analysis of cognitive ability concerning creativity in the era of digitalization. Creativity involves a series of complex cognitive processes, including associative thinking, problem-solving, memory, and decision-making. The brain's ability to process information efficiently and in various ways plays a significant role in creativity. Objective national conditions, global challenges, technological challenges, and the use of technology, such as artificial intelligence, often involve ethical issues that can affect creativity, especially in the current era of digitalization. Therefore, the relationship between cognitive ability and creativity is very close, and they mutually influence each other in various aspects. Creativity often involves the ability to process information effectively. Cognitive functions, such as attention, memory, and problem-solving, play a crucial role in processing the information needed to create new ideas. The integration of human cognitive skills and technological capabilities can create a strong combination to enhance creativity. Creativity arising from the understanding and wise utilization of technology can bring significant innovation. By combining cognitive potential and digital tools, individuals can explore creative spaces and address the challenges that arise in the era of digitalization.
Hubungan Budaya Organisasi Terhadap Inovasi Pendidikan Junaidi, Roni; Mukhtar, Mukhtar; Anwar, Kasful; MY, Mahmud; Asrulla, Asrulla
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i1.4795

Abstract

Every educational institution, especially Madrasah Aliayah, has its own journey. Just as living creatures go through various phases, such as establishment, revival, and development. There are even private Madrasah Aliyah that eventually dissolve. Organizational culture is one of the significant contributing factors to the progress or decline of educational institutions. The cultural dimension is both abstract and factual, ranging from beliefs, embraced values, basic assumptions, to artifacts. An organization that survives in competition is guaranteed to have a strong organizational culture, whereas stagnant or declining organizations always correlate with weak organizational culture. This not only happens in profit organizations but also in non-profit organizations, including educational institutions. Therefore, building a strong organizational culture is an important agenda for educational institutions. An educational institution with a strong organizational culture will automatically give birth to various contemporary educational innovations as a manifestation of adaptation to the changing times.
Penerapan Mutu Layanan Dalam Merambah Peluang Prestasi Sekolah Berbasis Pesantren Sofwatillah, Sofwatillah; Mukhtar, Mukhtar; Anwar, Kasful; MY, Mahmud; Asrulla, Asrulla
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i1.4796

Abstract

Islamic boarding school (SBP) is a model of Islamic education that integrates two systems, namely the superiority of the social system and Islamic boarding school curriculum and the superiority of the general system. This Islamic education model can create people who are religious as well as scientists, so that they can play a full role in the system that exists in society. This research aims to describe how Service Quality is implemented in expanding Islamic boarding school-based school achievement opportunities. The results that will be examined are as follows: (1) Quality of Service in expanding the Achievement Opportunities for Islamic Boarding School-Based Schools. (2) Planning for the quality of educational services is in the good category by involving related parties: school principals, Islamic Boarding School Directors, teachers' councils, Musyrif (Student Supervisor), administrative staff, school committees and school supervisors, (3) Implementation of service quality in expanding opportunities for achievement. (4) Improving the quality of educational services is carried out continuously through identifying improvement processes and methods, forming a team tasked with carrying out improvements and providing resources and training. This research uses a qualitative method with a case study approach.
MANAJEMEN STRATEGIS PEMETAAN PROGRAM PENDIDIKAN DALAM PENDEKATAN PRAKTIS Asrulla, Asrulla; Maisah, Maisah; Hakim, Lukman; Saksitha, Deassy Arestya; Wahyuni, Dwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2582

Abstract

Di abad ke-21, ada tren positif di dunia pendidikan, dengan hadirnya lembaga pendidikan berbasis keislaman yang dinaungi oleh sebuah yayasan. Model lembaga pendidikan ini dapat diidentifikasi ke dalam empat kategori, di antaranya pesantren, sekolah islam terpadu, madrasah, dan sekolah umum. Sebagai sebuah institusi pendidikan, SMP BP TAHFIDZ AT-TAUBAH BATAM, telah mencoba menyusun strategi pengembangan program pendidikan sesuai dengan sumber daya yang ada berdasarkan analisis SWOT yang telah disusun secara matang. Hal ini dibuat untuk digunakan sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran di sekolah yang merujuk pada kebijakan pendidikan nasional dan analisis kontekstual sekolah dan lingkungan mulai dari diri peserta didik, pendidik, warga sekolah, dan lembaga kemitraan di luar sekolah. Strategi pengembangan program pendididkan ini telah dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga kegiatan belajar mengajar di SMP BP TAHFIDZ AT-TAUBAH BATAM menjadi lebih menyenangkan, menantang, mencerdaskan, dan sesuai dengan keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik setempat. Hal tersebut sebagai upaya menciptakan keunggulan bersaing sehingga menjadi diferensiasi yang kuat bagi para pesaingnya.
EVOLUSI INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM MENUJU MODERNISASI PENDIDIKAN Maisah, Maisah; Asbui, Asbui; Asrulla, Asrulla; MY, Mahmud
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2594

Abstract

Evolusi institusi pendidikan Islam dari konsep tradisional ke arah modernisasi pendidikan adalah sebuah perubahan penting dalam konteks pendidikan di era global. Penelitian ini menyelidiki bagaimana institusi pendidikan Islam beradaptasi dengan tantangan zaman, khususnya dalam menghadapi kemajuan teknologi dan globalisasi yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian literatur, di mana semua data diperoleh melalui buku dan jurnal akademik, lalu data dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikannya, dan menarik kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pergeseran institusi pendidikan Islam dari tradisional ke modern merupakan suatu kebutuhan untuk memastikan relevansi dan kontribusi lembaga pendidikan di era global. Melalui penyesuaian kurikulum, pembaruan metode pengajaran, pemanfaatan teknologi, perbaikan manajemen, pengembangan tenaga pengajar, serta kerjasama dan kemitraan, pendidikan tinggi Islam dapat mencapai mutu yang setara dengan standar internasional. Berbagai tantangan yang ada perlu diatasi dengan strategi yang tepat supaya evaluasi ini dapat berlangsung dengan efisien dan berkelanjutan.
Manajemen Strategik Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam Menghadapi Globalisasi Husin, Husin; Maisah, Maisah; Hakim, Lukman; Asrulla, Asrulla
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1455

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Manajemen Strategik Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN STS Jambi dalam Menghadapi Globalisasi, dengan tujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi PIAUD UIN STS Jambi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Analisis menggunakan kerangka SWOT untuk mengeksplorasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mempengaruhi PIAUD UIN STS Jambi. Kekuatan yang diidentifikasi mencakup lokasi strategis dan kualitas Dosen serta dosen yang sesuai rumpun ilmu dan bersertifikasi. Namun, sekolah ini juga menghadapi kelemahan seperti ada beberapa dosen yang belum mengambil program Doktoral dan masih akreditasi baik. Peluang untuk perbaikan muncul dari dukungan kementerian agama untuk terakreditasi Unggul serta Dosen yang berkualifikasi Doktor sementara ancaman meliputi persaingan dengan prodi PAUD di Perguruan tinggi lain yang Uang SPP nya lebih murah