Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Roleplaying dalam Pembelajaran PPKN untuk Menumbuhkan Sikap Demokratis Siswa Sekolah Dasar Zakia, Aziza Rahma; Noviana, Lena; Septiana, Ria; Salfadilah, Fatonah
Insight: Indonesian Journal of Social, Humanity, and Education Vol. 1 No. 3 (2025): Insight: Indonesian Journal of Social, Humanity, and Education
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/insight.v1i3.467

Abstract

Civic Education (PPKn) has a vital role in developing students’ democratic character and civic awareness, especially in the era of the Merdeka Curriculum (2020–2025), which emphasizes active, value-based learning. However, recent findings indicate that most elementary schools in Indonesia still rely on teacher-centered lectures, resulting in low student participation and limited internalization of democratic values. This study aims to analyze the implementation of the role playing strategy as an active learning approach to foster democratic attitudes among elementary school students. Using a systematic literature review method, fifteen scholarly articles published between 2020 and 2025 were examined to identify the effectiveness of role playing in PPKn learning. The analysis shows that role playing significantly enhances students’ participation, communication, empathy, cooperation, and social responsibility. It also provides authentic experiences in deliberation, problem-solving, and joint decision-making that reinforce democratic behavior in daily life. Theoretically, this strategy aligns with Kolb’s Experiential Learning Theory and Vygotsky’s Social Constructivism, emphasizing that knowledge and values are best acquired through meaningful social experiences. The study concludes that role playing is an effective and contextually relevant approach to strengthening democratic education in elementary schools. Future research is recommended to conduct classroom-based experiments to provide empirical evidence and further develop innovative civic learning models that nurture democratic citizens in the digital era. [Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan sikap demokratis siswa, khususnya pada era Kurikulum Merdeka tahun 2020–2025 yang menekankan pembelajaran aktif dan berpusat pada nilai. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn di sekolah dasar masih didominasi oleh metode ceramah yang bersifat teacher-centered, sehingga siswa kurang berpartisipasi aktif dan belum mampu menginternalisasi nilai-nilai demokrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi role playing sebagai pendekatan pembelajaran aktif dalam menumbuhkan sikap demokratis siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap lima belas artikel ilmiah terbitan tahun 2020–2025 yang membahas efektivitas role playing dalam pembelajaran PPKn. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi ini mampu meningkatkan partisipasi siswa, keterampilan komunikasi, empati, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Selain itu, role playing memberikan pengalaman belajar langsung yang melatih kemampuan musyawarah, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan bersama yang mencerminkan perilaku demokratis dalam kehidupan nyata. Secara teoretis, strategi ini sejalan dengan teori Experiential Learning (Kolb) dan Konstruktivisme Sosial (Vygotsky), yang menekankan pentingnya pengalaman sosial bermakna dalam pembentukan nilai dan karakter. Dengan demikian, role playing merupakan strategi yang efektif dan relevan diterapkan dalam pembelajaran PPKn di sekolah dasar. Penelitian selanjutnya disarankan melakukan eksperimen lapangan untuk menguji efektivitas empiris dan mengembangkan inovasi pembelajaran kewarganegaraan berbasis nilai demokratis.]
Pengembangan Media Komik Digital untuk Meningkatkan Pembelajaran PPKn di SD/MI Antika, Citra Rindi; Salfadilah, Fatonah; Assyfa, Zahra; Fazila, Atiqa; Pangestu, Demas
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol 3 No 4 (2025): December 2025
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan menurunnya minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) yang masih menggunakan teknik konvensional tanpa media yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan, kepraktisan, dan efektivitas media komik digital dalam meningkatkan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka, dengan mengkaji 15 publikasi relevan yang terbit antara tahun 2020 dan 2025. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evolusi media komik digital sebagian besar mengikuti model Penelitian dan Pengembangan (R&D), yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan evaluasi. Berdasarkan validasi ahli dan umpan balik siswa, media ini dinilai sangat tepat digunakan karena desainnya yang menarik, konten yang selaras dengan kurikulum, dan gaya komunikasi yang efektif. Lebih lanjut, media komik digital telah menunjukkan peningkatan motivasi siswa, prestasi akademik, dan atribut karakter termasuk akuntabilitas, toleransi, dan kejujuran. Oleh karena itu, komik digital dapat menjadi pilihan baru untuk memperkuat cita-cita Pancasila dan meningkatkan kualitas pendidikan PPKn di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI).