Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Mental Pada Kalangan Remaja di SMAN 26 Maluku Tengah Sinay, Herlien; Lapodi, Abd. Rijali; Tukiman, Suryanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3652

Abstract

Kesehatan mental mempunyai pengaruh terhadap fisik seseorang dan juga akan mengganggu produktivitas. Masyarakat cenderung memberi stigma negatif terhadap orang dengan gangguan mental atau jiwa. Masyarakat yang kurang paham akan tanda-tanda gangguan mental seperti depresi, yang mana depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang paling sering ditemukan. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang kesehatan mental. Bahan dan metode yang digunakan dalam pengabdian kepada Masyarakat adalah Powerpoint dan spanduk. Metode yang digunakan adalah ceramah tanya jawab. Hasil dari Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ialah siswa-siswi SMAN 26 Maluku Tengah mengetahui tentang definisi kesehatan mental dan gangguan mental, gejala gangguan mental, penyebab gangguan mental dan upaya pencegahan gangguan mental. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SMAN 26 Maluku Tengah mengetahui tentang gangguan kesehatan mental.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS BEBAS DI SMA 10 DESA KAMARIAN Windari, Arindiah Puspo; Sinay, Herlien
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38147

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan remaja mengenai seks bebas di SMA 10 Seram Bagian Barat. Survei yang dilakukan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kemenkes pada Oktober 2013 menunjukkan bahwa perilaku seks bebas di kalangan remaja Indonesia cukup mengkhawatirkan, dengan 63% remaja pernah melakukan hubungan seksual di luar pernikahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pre-eksperimen, khususnya desain One Group Pre-test Post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA 10 Kamarian, dengan total 84 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan promosi kesehatan, tingkat pengetahuan siswa meningkat. Sebanyak 31% siswa memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan 31% lainnya memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan siswa mengenai seks bebas diuji menggunakan uji Wilcoxon, dengan hasil Asymp.Sig < 0,05. Nilai Sig sebesar 0,00 menunjukkan bahwa hipotesis diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan promosi kesehatan terhadap pengetahuan remaja mengenai seks bebas di SMA 10 Desa Kamarian.  
Pengaruh Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Waisamu Windari, Arindiah Puspo; Sinay, Herlien
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.9863

Abstract

Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki Panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini menunjukkan status gizi yang kurang (malnutrisi) dalam jangka waktu yang lama (kronis). Stunting pada balita menjadi permasalahan karena berpengaruh dengan meningkatnya risiko kesakitan dan kematian, gangguan pada perkembangan otak, gangguan terhadap perkembangan motorik dan terhambatnya pertumbuhan mental balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh ibu dengan kejadian stunting pada balita di Desa Waisamu. Menggunakan desain cross sectional jumlah sampel sebanyak 11 responden dengan menggunakan Instrumen berupa kuesioner Analisis yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Adanya pengaruh pola asuh terhadap kejadian stunting pada balita di desa waisamu (p-value =0.003). Adanya pengaruh pola asuh terhadap kejadian stunting pada balita di desa waisamu.
Sosialisasi Pencegahan Skabies Pada Suku Waekolo Dusun Darlale Desa Wamlana Kecematan Fena Leisela Kabupaten Buru Lating, Zulfikar; Sinay, Herlien
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1872

Abstract

Skabies merupakan salah satu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei yang banyak ditemukan pada lingkungan dengan kondisi kebersihan yang kurang memadai serta keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, di mana kelompok masyarakat yang tinggal di pedesaan maupun komunitas adat sering kali menjadi kelompok yang rentan terhadap kejadian penyakit ini. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta keterampilan masyarakat Suku Waekolo Dusun Darlale Desa Wamlana Kecamatan Fena Leisela Kabupaten Buru dalam pencegahan penyakit skabies melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan. Metode kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif berupa penyuluhan, diskusi kelompok, serta praktik sederhana mengenai perilaku hidup bersih dan sehat yang relevan dengan upaya pencegahan skabies. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyebab, cara penularan, gejala, dan langkah pencegahan skabies. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih terampil dalam menerapkan perilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan demi menurunkan angka kejadian skabies.
The Effect of Education Using Audio Visual Media on Maternal Knowledge About Diarrhea in Toddlers in Dusun Lima In Village Pelauw in 2024 Sinay, Herlien
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 1 (2025): VOLUME 16 NO.1 TAHUN 2025
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v16i1.1940

Abstract

Diarrhea is a condition of defecation with a different frequency than usual, namely more often or more than 3 times in one day, with a soft or liquid consistency or even just water. Diarrhea is caused by viral or bacterial agents that infect the digestive tract. Diarrhea can cause dehydration and even death if not treated properly. This research is to determine the effect of education through audio-visual media on mothers' knowledge about diarrhea in toddlers in Lima in Megaria Hamlet Pelauw Village 2024. This research uses quantitative research with a pre-experimental method with a one group pre-test and post-test design approach. The population in this study was 45 mothers who had toddlers, while the sample in this study was 45 mothers who had toddlers. The sampling technique uses total sampling. The research instrument uses a questionnaire in the form of statements. The analysis used is the Wilcoxon test. Results: analysis of the influence of education using audio visual media on mothers' knowledge about diarrhea in toddlers in Lima Megaria hamlet in Pelauw village in 2024 from the results of the Wilcoxon Test. Respondents' knowledge increased to 45 respondents. The research results showed that there was a significant influence after respondents were given education or Ha received it, meaning that there was an influence of education using audio-visual media on mothers' knowledge about diarrhea in toddlers in Lima in Megaria hamlet Pelauw village in 2024. Keywords: Education, Audio Visual, Diarrhea, Maternal
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Dusun Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Sinay, Herlien
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 2, No 2 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh2206

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang mengakibatkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya. Stunting tidak hanya disebabkan oleh satu faktor melainkan oleh multifaktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu, pengetahuan ibu, ASI Eksklusif, pemberian MP-ASI dan status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting di Dusun Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian ini terdiri dari 100 sampel dengan teknik probability sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara kejadian stunting dengan tingkat pendidikan ibu (p-value = 0,000), pengetahuan ibu (p-value = 0,000), ASI Eksklusif (p-value = 0,001) dan pemberian MP-ASI (p-value =0,000). Sedangkan, status ekonomi keluarga (p-value = 0,511) tidak ada hubungan dengan kejadian stunting pada balita di Dusun Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat.Kata Kunci: Stunting; Balita; Pengetahuan
Analisis Risiko Ergonomi Pada Pekerja Pembuat Ikan Asar Di Desa Waesili Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan Sinay, Herlien; Detek, Nurfina; La Basy, Lukman; Iswandi Fataruba
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2095

Abstract

Masalah ergonomi merupakan salah satu isu penting dalam kesehatan kerja yang dapat menimbulkan keluhan muskuloskeletal (MSDs) serta menurunkan produktivitas. Aktivitas pengolahan ikan asar dilakukan dengan posisi kerja yang kurang ergonomis dan berulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja pembuat ikan asar di Desa Waesili, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 30 pekerja yang diambil secara total sampling. Risiko ergonomi diukur menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), dan keluhan muskuloskeletal menggunakan Nordic Body Map (NBM). Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pekerja memiliki risiko ergonomi sedang hingga tinggi, pada tahap pembersihan (86,7%), penjemuran (72,3%), dan pengasaran (70%). Keluhan muskuloskeletal dominan pada leher dan punggung, dengan tingkat keluhan sedang sebesar 80% dan tinggi 20%. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara risiko ergonomi dan keluhan muskuloskeletal (p = 0,283). Tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat risiko ergonomi dan keluhan muskuloskeletal (p > 0,05). Disarankan adanya perbaikan desain kerja serta edukasi postur ergonomis untuk menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal.