Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengembangan Potensi Desa Anawua, Kecamatan Toari Dalam Pendidikan, Keagamaan, Sosial Dan Budaya: Pengabdian Dede Sopiandy; Nurdin Safi; Mutiara Indah; Jamila; Muh Taufiq; Ni Komang Oka W; Dewi Anjani; Lady Sisilia M; Fitri Angraeni; Mifta Kurnia lillah; Hasrianti; Eko Bambang Murdiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.426

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa.Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat yaitu Intervensi sosial yang dimana intervensi sosial merupakan upaya perubahan terencana terhadap individu,kelompok, maupun komunitas dengan asas kekeluargaan dan kemandirian. Tujuan utama dari intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial (individu, kelompok, masyarakat) yang merupakan sasaran perubahan, ketika fungsi sosial seseorang berfungsi dengan baik, diasumsikan bahwa kondisi kesejahteraan akan semakin mudah dicapai. Tahapan terpenting dalam intervensi yaitu pengumpulan data yang merupakan tahap dimana pekerja sosial mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait masalah yang akan diselesaikan. Hal ini dapat membantu masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang, terutama pendidikan, kesehatan, agama, dan sosial. Adapun sasaran dalam kegiatan ini yaitu masyarakat sekitar lokasi KKN
PELANGGARAN PEMASANGAN ALAT PERAGA KAMPANYE DI KOTA GORONTALO : TELAAH PERAN BAWASLU Jamila; Rahim, Erman I; Mustika, Waode
Jurnal Hukum Ius Publicum Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Hukum Ius Publicum
Publisher : LPPM Universitas Doktor Husni Ingratubun Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55551/jip.v6i1.429

Abstract

Alat peraga kampanye memiliki aturan tersendiri dalam pemasangannya, namun sering di sepelekan oleh peserta pemilu, seperti yang terjadi di Kota Gorontalo. Hal ini perlu untuk mendapat tindakan tegas dari Bawaslu sebagai pihak yang menyelenggarakan pengawasan Pemilu dan Pilkada sekaligus mempunyai tanggungjawab dalam rangka melakukan penegakan ketentuan Pemilu.Berdasar pada persoalan tersebut, maka penting untuk menelaah peran Bawaslu dalam penegakan sanksi terhadap pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye di Kota Gorontalo. Penelitian ini akan dilakukan secara empiris dengan menetapkan Bawaslu Kota Gorontalo sebagai sumber data primer dari penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu tidak hanya sebatas menjalankan fungsi pengawasan saat hari pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada yang rentan terjadi pelanggara, namun juga menunjukkan bahwa pengawasan kampanye sebagai rangkaian proses pelaksanaan Pemilu juga menjadi kewenanganan dari Bawaslu dalam memastikan setiap peserta Pemilu maupun Pilkada dalam masa kampanye memiliki hak yang sama dan setara tanpa adanya pengkhususan. Adapun peran Bawaslu Kota Gorontalo memiliki peran strategis dalam penegakan sanksi terhadap pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye dengan menjalankan fungsi pengawasan, pencegahan, dan penindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Namun, masih terdapat kelemahan dari tindakan yang di lakukan oleh Bawaslu yang mengakibatkan kurangnya pemahaman dari masyarakat serta peserta pemilu mamuppun tim sukses.
The Effect of Urban Poverty Reduction Programs on Community Welfare: A Comparative Study Between Jakarta and Surabaya Aziz, Abdul; Jamila
Moccasin Journal De Public Perspective Vol. 2 No. 2 (2025): Moccasin Journal De Public Perspective (MJDPP)
Publisher : Generasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/mjdpp.v2i2.275

Abstract

Urban poverty remains a major concern in Indonesia as rapid urbanization continues to widen social and economic disparities. This study investigates how urban poverty reduction programs influence community welfare through a comparative analysis of Jakarta and Surabaya. A mixed-methods approach is applied by integrating quantitative household survey data with qualitative information from interviews and focus group discussions. Welfare is evaluated across income, access to education and health, and subjective well-being. The results show that poverty reduction programs have a significant positive impact in both cities but with varying intensity. In Jakarta, participants gained higher incomes and improved access to essential services, supported by stronger program integration. Beneficiaries also reported greater satisfaction and a stronger sense of social inclusion. In contrast, Surabaya showed positive yet moderate effects as programs reduced vulnerability but did not substantially improve income or long-term well-being. The findings highlight the effectiveness of multidimensional interventions in improving urban welfare while emphasizing that local institutional capacity and context-sensitive design are key to achieving equitable and sustainable outcomes.
Analisis Dampak Ethos Kerja dan Etika Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan EL Ranita Andini; Jamila; Anisa Nailla Zulfiani; Renata Aulia Saputra
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6451

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak etos kerja (X1) dan etika kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) di Perusahaan EL, didorong oleh adanya fenomena seperti kurangnya tanggung jawab dan kedisiplinan moral yang dikhawatirkan dapat mengurangi produktivitas. Menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 44 responden aktif Perusahaan EL yang dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa meskipun persepsi karyawan terhadap etos kerja dan etika kerja berada pada tingkat yang sangat tinggi (nilai rata-rata 22,93 untuk kedua variabel), kinerja karyawan menunjukkan tingkat keragaman yang signifikan dengan skor yang tidak merata (nilai rata-rata 19,75 dan standar deviasi 3,877). Namun, hasil uji regresi linear berganda menunjukkan bahwa etos kerja (Sig. 0,832) dan etika kerja (Sig. 0,407), baik secara parsial maupun simultan (Sig. 0,695), tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menolak ketiga hipotesis yang diajukan dan mengindikasikan bahwa model penelitian ini hanya mampu menjelaskan 1,8% variasi kinerja (R Square = 0,018), menegaskan bahwa faktor-faktor lain di luar nilai kerja dan etika, seperti kompensasi, lingkungan kerja, atau gaya kepemimpinan, kemungkinan besar memiliki peran yang lebih dominan dalam menentukan tinggi-rendahnya kinerja karyawan di Perusahaan EL.
Analisis Konsumsi Rumah Tangga Kelompok Pendapatan Menengah-Bawah terhadap Kenaikan Tarif PPN di Jakarta Aulia Saputra, Renata; Renata Aulia Saputra; Ranita Andini; Gina Arifah Seftiani; Jamila
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13144

Abstract

This study aims to analyze the impact of the Value Added Tax (VAT) rate increase to 12% in 2025 on the consumption patterns of lower-middle-income households in Jakarta. The research employs a descriptive quantitative approach using primary data collected through questionnaires distributed to 150 household respondents. The research instruments were tested using validity, reliability, and cross-tabulation (crosstab) analysis with the assistance of SPSS software. The results indicate that the VAT increase significantly affects purchasing power and alters household consumption behavior, with most respondents reducing non-essential consumption and shifting to cheaper substitute products. Furthermore, respondents perceive that the policy increases household economic burdens, although some still believe that the additional state revenue will be utilized for public infrastructure and welfare improvement. Overall, the VAT rate increase policy should be accompanied by social compensation programs to prevent further economic inequality among lower-middle-income groups
Peran Orang Tua dalam Mengantisipasi Dampak Negatif Media Sosial bagi Anak di RT 05 Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah Hefizi Fairy, Alfiya Adelani; Khoirul Anam Siddeh2; Jamila
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (1) Juni 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i1.39

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial, termasuk pada anak-anak yang kini semakin mudah mengakses media sosial. Meskipun media sosial memberikan manfaat edukatif dan hiburan, penggunaannya tanpa pengawasan dapat berdampak negatif. Dampak seperti kecanduan gadget, paparan konten yang tidak sesuai usia, hingga menurunnya interaksi sosial menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana orang tua di RT 05 Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah berperan dalam mengantisipasi dampak negatif media sosial terhadap anak-anak mereka. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap tiga keluarga yang memiliki anak usia 5–10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan langsung, pembatasan waktu bermain gadget, serta komunikasi terbuka antara orang tua dan anak menjadi strategi utama dalam membatasi dampak negatif media sosial. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat untuk menerapkan pola asuh yang lebih sadar teknologi dan responsif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini mengkaji peran pengawasan, pemberian aturan yang jelas, edukasi, dan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Hasil dari studi ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai bentuk keterlibatan orang tua dalam menghadapi tantangan era digital serta menjadi acuan bagi masyarakat dalam membangun pola pengasuhan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Implementation of The Accounting Cycle in the Bungsu Bengkulu Award Business Based on the EMKM SAK Violanda Rizqi; Anisa Vionita; Hendri; Tiara Atika; Jamila
Jurnal Aghniya Vol. 8 No. 1 (2025): Islamic Economics and Banking Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64565/aghniya.v8i1.22

Abstract

Background: Micro businesses like Angkringan Bungsu Bengkulu usually keep simple, informal records. This study evaluates the implementation of the SAK EMKM accounting cycle to improve financial transparency and accountability. Method: Qualitative descriptive; primary data from owner interviews, secondary data from September 2025 invoices and daily sales records. Analysis followed the accounting cycle: journal, ledger, trial balance, adjustments, and financial statements. Results: September transactions: raw-material purchases Rp700k, cash sales Rp2.3m, utilities Rp150k, equipment Rp500k. After adjusting for depreciation (Rp100k) and accrued rent (Rp200k), net profit was Rp1.05m, total assets Rp5m, liabilities Rp200k, equity Rp4.8m. Conclusion: Applying the SAK EMKM accounting cycle provided timely financial statements, enabled the owner to know exact profit, assets and liabilities, and upgraded business management toward professional and sustainable growth.
Pengembangan Permainan Monopoli Melalui Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Public Speaking di KB PKK Tunas Bangsa Sidorejo Jamila; Fayrus Abadi Slamet
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v7i2.4518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media permainan monopoli sebagai alat bantu dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan keterampilan public speaking anak usia dini di KB PKK Tunas Bangsa Sidorejo. Media dirancang menggunakan aplikasi Canva dengan memanfaatkan elemen visual yang berwarna cerah, ikon yang mudah dipahami anak, serta tata letak yang mendukung proses bermain yang edukatif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tahap analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara untuk mengetahui rendahnya kemampuan berbicara anak, sedangkan tahap desain memfokuskan pada penyusunan komponen permainan seperti papan monopoli, kartu instruksi, tantangan, dan pertanyaan. Tahap pengembangan melibatkan pembuatan media dan validasi oleh ahli materi, ahli media, serta pengguna. Hasil validasi menunjukkan bahwa media berada pada kategori layak dengan skor 95,8% dari ahli materi, 77,08% dari ahli media, dan 81,8% dari pengguna. Implementasi dilakukan melalui dua tahap uji coba yang menunjukkan peningkatan kemampuan public speaking dari skor awal 46,6% menjadi 60,41% pada post-test pertama dan meningkat kembali menjadi 71,6% pada post-test kedua. Media permainan monopoli berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mendorong keberanian berbicara, serta meningkatkan keaktifan anak selama proses bimbingan kelompok. Dengan demikian, permainan ini dinyatakan efektif sebagai media alternatif dalam pengembangan kemampuan public speaking anak usia dini.