Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ABSURDITAS DALAM KUMPULAN CERITA PADA BUKU “CERITA RAKYAT DAERAH JAWA TIMUR” Valdi Giffari Rahmayati Putra; Tono Viono; Ari Ambarwati
Jurnal Semantik Vol 12 No 2 (2023): Volume 12 Number 2, September 2023
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v12i2.p161-174

Abstract

 Penelitian ini berfokus pada penyelidikan absurditas yang tergambarkan pada cerita rakyat daerah Jawa Timur yang disusun oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Peneliti bertujuan untuk mengungkap gejala dan solusi dalam menghadapi absurditas. Penelitian ini menggunakan konsep absurditas berdasarkan pemikiran dari Albert Camus seperti yang digambarkan dalam mitos Sisifus. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerita rakyat daerah Jawa Timur yang disusun oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Tim Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah) pada tahun 1978. Sedangkan, dalam teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan studi Pustaka.  Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 3 dari 18 cerita rakyat yang mengandung absurditas, diantaranya adalah “Dongeng Tentang Burung Gagak”, “Asal Mula Ayam Hutan”, dan “Asal Mula Pohon Jati Besar”. Setelah Peneliti melakukan analisis data ditemukan terdapat gejala-gejala absurditas dalam cerita tersebut. Gejala-gejala absurditas ini disebabkan oleh ketidakmampuan dan konfrontasi tokoh cerita akan situasinya. Situasi yang berbeda dengan pencarian maknanya membuat absurd dalam tokoh tersebut. Solusi dalam menghadapi absurditas juga ditemukan oleh Peneliti. Dari 3 cerita rakyat yang mengandung unsur absurditas itu, Peneliti lebih banyak menemukan solusi suicide untuk menghadapi absurditas, sedangkan solusi yang valid adalah pemberontakan dan menciptakan makna itu sendiri hanya ditemukan dalam 1 cerita rakyat saja.
Positive Effects of SIBI Alphabet Cards on Increasing Vocabulary Acquisition in Children with Special Needs Deaf Fatichatul Istiqomah; Luluk Sri Agus Prasetyoningsih; Ari Ambarwati; Sri Wahyuni
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 3 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i3.2594

Abstract

Children with Special Needs with hearing impairment have hearing loss, classified as deaf and hard of hearing. Hearing loss in children with special needs is associated with long-term academic and communication difficulties, so it will hinder the learning process and potentially experience obstacles in developing students' thinking or cognitive quality. This study aims to analyze the effect of Indonesian language learning media using the SIBI Alphabet Card on increasing vocabulary acquisition in children with hearing impairment. This research is true experimental research with the randomized three-group pretest-posttest only design. A total of 27 children with hearing impairment, categories slight, moderate, profound, male and female, aged 8-22 years. Subjects were randomly divided into three study groups, namely G1 (n = 10; Slight Deaf), G2 (n = 8; Moderate Deaf), G3 (n = 9; Profound Deaf). The Indonesian-language learning media intervention using the SIBI Alphabet Card was carried out 2x/week for four weeks. Data were collected before and after the intervention using a written test instrument. The data analysis technique used the Paired Samples T-Test test with the Packet for Social Science (SPSS) Statistics Software version 21. Based on the results of the study showed that there was an increase in vocabulary acquisition in the three groups before and after the intervention (p0.001). In general, concluded that the provision of Indonesian-language learning media using the SIBI Alphabet Card which is carried out two times/week for four weeks is effective in increasing vocabulary acquisition in deaf children with special needs.
Pemanfaatan Spotify Sebagai Media Dongeng dalam Upaya Digitalisasi Sastra Anak Sumarni; Ari Ambarwati; Moh. Badrih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan Spotify sebagai media dongeng terhadap perkembangan literasi anak-anak. Metode studi literatur digunakan untuk mengeksplorasi sumber-sumber terkait sastra anak, media mendongeng, dan era digital. Spotify, sebagai platform streaming musik terkemuka, tidak hanya menyediakan musik tetapi juga menyajikan beragam dongeng anak-anak dalam format podcast. Pengalaman mendengarkan yang interaktif dengan musik latar, suara karakter, dan efek suara menciptakan keterlibatan mendalam bagi anak-anak. Meskipun memberikan manfaat positif, terdapat tantangan terkait ketergantungan teknologi, menekankan pentingnya peran orang tua dan pendidik dalam memastikan konten yang diakses sesuai dengan nilai dan standar pendidikan. Keselarasan konten dengan kurikulum pendidikan menjadi penting untuk memastikan pemilihan cerita yang mendukung perkembangan anak-anak. Dengan kemampuannya sebagai alat pendidikan, Spotify dapat mendukung pengembangan literasi digital, keterampilan menyimak, dan inovasi dalam pembelajaran sastra anak. Penekanan pada potensi dan tantangan penggunaan Spotify dalam pembelajaran anak-anak menggarisbawahi peran sentral orang tua dan pendidik dalam membimbing penggunaan platform ini guna mendukung perkembangan literasi dan pendidikan positif anak-anak di era digital.
Potensi Cerita Rakyat Berbahasa Kaili dalam Memperkaya Pemerolehan Bahasa Indonesia Nurul Kholifah; Ari Ambarwati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5005

Abstract

Kaili, koleksi Balai Bahasa Sulawesi Tengah dalam memperkaya pemerolehan Bahasa Indonesia. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi pustaka.data dan sumber data dari penelitian ini berupa Kumpulan cerita rakyat kesik yang terdapat tiga cerita rakyat didalamnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu metode dokumentasi dan analisis isi. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis tematik dan analisis kesulitan kosakata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi cerita rakyat koleksi Balai Bahasa Sulawesi Tengah dapat memperkaya pemerolehan Bahasa Indonesia dilihat melalui kekayaan kosakata, keunikan struktuk kalimat dan nila moran dan budaya yang terkandung dalam cerita. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mendalami penyusunan cerita rakyat berbahasa daerah yang berpotensi memperkaya pemerolehan Bahasa Indonesia pada siswa di jenjang sekolah dasar.
Religiusitas dan Kekerabatan dalam Lagu Permainan Anak Madura terhadap Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila Moh Tabarok; Ari Ambarwati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.6054

Abstract

Lagu permaianan anak merupakan media yang efektif dalam mendidik karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai regilius dan kekerabatan yang terkandung dalam lagu permaianan anak. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan pendekatan interpretasi makna. Data primer adalah lagu permainan anak pak opak ileng, jin anjin, dhung-endhung, ker-tanokor, dan Dhi'-dindhi' but'theng, yang mengandung moralitas. Data skunder berupa kajian pustaka yang relevan seperti jurnal, buku, maupun website. Data dikumpulkan melalui observasi dalam teks, dengan tahapan: Mencari, Mencermati, Mencatat. Analisis data terdapat empat tahapan: menentukan, mengelompokan, menganalisis, dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu permainan anak Madura mengandung nilai religiusitas seperti bertaqwa dan berikan kepada Tuhan YME. Terdapat pada lagu Pa’ kopa’ eling, serta kekerabatan seperti gotong-royong ditemukan dalam lagu ker tanokor, jin anjin, dung endhung, dan Dhi'-dindhi' but'theng. Relevansi dari perspektif pelajar Pancasila menunjukkan bahwa lagu-lagu ini memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter anak. 
Isu Lingkungan dalam Cerita Terdampar di Dunia Plastik: Implikasi Untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia Responsif Lingkungan Anisa Sofiana Perdani; Ari Ambarwati
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024: SPECIAL EDITION: LALONGET V
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.12045

Abstract

The purpose of this study is to describe the damage to nature illustrated in the story entitled Stranded in the Plastic World by Sukini. This research uses a literary ecology approach based on ecocritical theory. The method used is qualitative descriptive by analyzing the issue of environmental damage in the story Stranded in the Plastic World by Sukini. The result of his research is how environmental damage is described in the book. The damage includes damage to marine ecosystems, forests, and human life due to plastic waste which is already very troubling and dangerous. The implication of this research is the selection of teaching materials that respond to environmental damage for environmentally responsive Indonesian learning. The use of teaching materials containing environmental damage content to make students more involved in solving environmental damage that can be reached by students. This is a form of care, concern, and concern for the natural environment, which is also an educator to convey the dangers of plastic waste and the importance of protecting the environment and invites readers to become reliable change specialists in protecting the climate by reducing the use of single-use plastics such as straws, plastic sacks, and drinking water bottles. It also teaches children about the importance of protecting the environment and being responsible for our earth
Interdisipliner Sastra: Hubungan Antara Sastra dan Ekologi dalam Antologi Puisi Karya D. Zawawi Imron Noer Moh Bahrul Fauzi; Ari Ambarwati
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024: SPECIAL EDITION: LALONGET V
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.17188

Abstract

This study examines the relationship between literature and ecology in the poetry anthology of Sarya D. Zawawi Imron. This study uses a descriptive qualitative method with an ecocritical approach. The data source is the poetry anthology Bantalku Pmbak Blanket My Wind. Primary data in the form of poetry excerpts that have ecological elements. Secondary data in the form of literature studies, articles, books, etc. The data analysis technique uses the note-taking technique where the researcher is the initial instrument. The data collection technique is carried out by reading poetry related to nature which includes grouping, data processing, and data conclusions. The results of the study show that poetry can raise environmental issues that can make people aware. Through the poetry anthology Bantalku Ombak Blanket My Wind provides a real picture that nature has an important role as the main source in human life. In this case, D. Zawawi Imron's poetry has succeeded in criticizing how the Madurese people are aware of their environment so that they can utilize the land to be managed properly, natural resources such as salt which is a core source for the Madurese people, or the dependence of life on the sea. Through an interdisciplinary approach, such as the analysis of poetry by D. Zawawi Imron, it can be seen that literature can be an effective means of conveying environmental messages and inspiring concern for environmental sustainability.
LALONGET Diskursus Perceraian Orang Tua dalam Novel Anak Indonesia dan Implikasinya terhadap Kompetensi Sosial Emosional Anak Wahda Rahma Laila; Ari Ambarwati
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21737

Abstract

Perceraian orang tua merupakan fenomena sosial yang berdampak besar pada perkembangan anak, khususnya dalam aspek sosial dan emosional. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi pengalaman anak dalam menghadapi perceraian orang tua dalam karya sastra anak dan remaja serta implikasinya terhadap kompetensi sosial-emosional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap tiga karya sastra Indonesia bertema perceraian, yaitu Seruni karya Almas Sufeeya, Another Sorry karya Fahrul Khakim, dan buku bergambar Bagai Bumi Berhenti Berputar karya Clara Ng. Data berupa kutipan teks dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian orang tua direpresentasikan membawa dampak pada kesulitan hubungan interpersonal, pengelolaan emosi, rasa kehilangan, kesedihan, dan konflik batin. Seruni menekankan dampak emosional yang mendorong keputusan impulsif, Another Sorry menggambarkan dinamika relasi saudara, sedangkan Bagai Bumi Berhenti Berputar menampilkan pendekatan penuh kasih yang mendukung stabilitas emosional anak. Representasi positif menunjukkan bahwa dukungan orang tua mampu meminimalkan dampak negatif perceraian terhadap anak. Analisis juga memperlihatkan keterkaitan dengan lima aspek kompetensi sosial-emosional CASEL, yakni kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan hubungan, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Dengan demikian, sastra anak dapat berfungsi sebagai media reflektif sekaligus edukatif untuk mendukung perkembangan sosial-emosional anak yang menghadapi perceraian.
Narasi Kearifan Lokal Gerabah Pademawu sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Bermuatan Seni Madura (Narrative of Local Wisdom of Pademawu Pottery as Teaching Material Indonesian Containing Madurese Art) Mohammad Rifki; Ari Ambarwati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.11459

Abstract

This study focuses on describing Pademawu pottery which is used as teaching materials for Indonesian Madurean art. The Pademawu community is one of the producers of pottery with the best quality, pottery products have been widely exported abroad. Pademawu pottery contains the values of local wisdom at every stage of its manufacture so that it is strategically arranged as teaching materials for Indonesians. The research method is qualitative descriptive with an ethnographic approach to obtain an overview of the content of virtue and wisdom in Pademawu pottery that can be implemented in Indonesian subjects. The novelty of this research is the study of the narrative of Madurese wisdom on Pademawu pottery as teaching material for Indonesians, especially in affective and psychomotor aspects. The results showed that there is material content in pottery related to the basic competencies of the 2013 Curriculum so it has the potential to be used as teaching materials for Indonesian adaptive Madurese local wisdom.Penelitian ini berfokus mendeskripsikan gerabah Pademawu yang digunakan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia bermuatan seni Madura. Masyarakat Pademawu merupakan salah satu produsen gerabah dengan kualitas terbaik, hasil gerabah sudah banyak diekspor ke luar negeri. Gerabah Pademawu mengandung nilai-nilai kearifan lokal pada setiap tahap pembuatannya sehingga strategis disusun sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia. Metode penelitian ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memperoleh gambaran muatan kebajikan dan kebijaksanaan pada gerabah Pademawu yang dapat diimplementasikan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kebaruan penelitian ini adalah kajian narasi kearifan Madura pada gerabah Pademawu sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia, khususnya dalam aspek afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat muatan materi yang ada pada gerabah yang berkaitan dengan kompetensi dasar Kurikulum 2013 sehingga berpotensi dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia adaptif kearifan lokal Madura.
Makna Religiusitas dalam Puisi Ebbhu Karya Sugik Muhammad Sahar: Studi Hermeneutika Paul Ricoeur Moh. Tabarok; Ari Ambarwati; Akhmad Tabrani
Indonesian Language Education and Literature Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i2.18553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius dalam puisi Ebbhu karya Sugik Muhammad Sahar yang berhubungan dengan masyarakat Madura serta interpretasi nilai-nilai religius berdasarkan pendekatan hermeneutika Paul Ricoeur. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka. Analisis data mengikuti prosedur hermeneutika Ricoeur yang meliputi: (1) distansiasi (pembacaan objektif teks); (2) interpretasi (pemaknaan simbol dan metafora); (3) apropriasi (kontekstualisasi makna); dan (4) referensi (penemuan makna di balik teks). Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai religiusitas dalam puisi Ebbhu karya Sugik Muhammad Sahar. Nilai-nilai religius ini berhubungan dengan nilai keagamaan yang terdapat pada masyarakat Madura seperti ketaatan dalam beribadah (ubudiyah), penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual (ta’dzim), pencarian ilmu pengetahuan (tholabul ’ilmi), dan keteguhan dalam menjalankan ajaran agama (istiqomah).The Meaning of Religious in The Poetry Ebbhu by Sugik Muhammad Sahar: Poul Ricour's Hermeneutic StudiesThis study aims to describe the religious values in Sugik Muhammad Sahar's Ebbhu poem related to Madurese society and the interpretation of religious values based on Paul Ricoeur's hermeneutic approach. Data collection was conducted through literature study. Data analysis followed Ricoeur's hermeneutic procedures which included: (1) distanciation (objective reading of the text); (2) interpretation (meaning of symbols and metaphors); (3) appropriation (contextualization of meaning); and (4) reference (discovery of meaning behind the text). The results of the study showed the existence of religiosity values in Sugik Muhammad Sahar's Ebbhu poem. In addition, these religious values are related to religious values found in Madurese society such as obedience in worship (ubudiyah), respect for spiritual values (ta'dzim), seeking knowledge (tholabul 'ilmi), and steadfastness in carrying out religious teachings (istiqomah).