Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penguatan Civic Virtue Siswa SMP Negeri 1 Dolok Pardamean melalui Program Pencegahan Perundungan di Sekolah Saragih, Krissi Wahyuni; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf; Suhendar, Aris; Marini, Netty; Damanik, Juliardi; Saragih, Sinta Rahayu; Damanik, Mesi Sarivani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/m3mev943

Abstract

Perundungan (bullying) masih menjadi permasalahan sosial yang mengkhawatirkan di lingkungan sekolah menengah pertama karena berdampak negatif pada psikologis siswa, iklim belajar, dan hubungan sosial di sekolah. Salah satu pendekatan preventif yang dapat dilakukan adalah melalui penguatan civic virtue atau kebajikan kewarganegaraan, yang menekankan pada nilai empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pencegahan perundungan melalui program berbasis civic virtue di SMP Negeri 1 Dolok Pardamean. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 50 siswa, 10 guru, dan perwakilan orang tua. Program dilaksanakan melalui empat tahap: asesmen awal, penyuluhan, pelatihan peer educator, dan deklarasi sekolah ramah anak. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa, dari rata-rata 43% menjadi 85%. Selain itu, terjadi perubahan sikap siswa dalam menginternalisasi nilai empati dan kepedulian sosial. Simpulan dari program ini adalah penguatan civic virtue terbukti efektif dalam mencegah perundungan sekaligus membangun budaya sekolah yang inklusif dan demokratis
Optimizing Local Regulations in Creating a Balance of Human Health and Environmental Preservation Dalimunthe, Maulana Andinata; Syam, Abdi Mubarak; Suhendar, Aris; Ritonga, Aulia Rahma
KOLABORASI: Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 1 (2024): February
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creating a balance between human health and the environment is very important to implement. In this case, pollution caused by cigarette smoke is a disruption of the creation of a balance of human health and the environment. In several districts/cities, regional regulations on No Smoking Areas (KTR) have now been implemented. North Labuhanbatu Regency is one of the regions that has implemented this regulation, through KTR regional regulation number 33 of 2022. The local government of North Labuhanbatu Regency in this case makes no-smoking warnings in every corner of the KTR in the region as a form of optimizing PERDA no 33 of 2022. This research uses qualitative methods, the source of information from this research is obtained through activities, interviews, observations, and documentation studies. The research subjects in this study include the health department, district government, and the surrounding community. The object of research is the optimization of the application of KTR. The results showed that the North Labuhanbatu district government was still not effective in optimizing local regulation number 33 of 2022 regarding KTR. In an effort to overcome these problems, an integrated strategy is needed for the KTR PERDA.
EVALUASI PERTUMBUHAN FISIK DAN PERAN GURU PJOK DALAM MENDUKUNG TUMBUH KEMBANG SISWA DI SEKOLAH DASAR: STUDI DI SDN 11 BIREUEN Suhendar, Aris; Amiruddin; Yeni Marlina; Razali
Al-Thifl: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2025): Al-Thiefl : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : STAI Nusantara Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper investigates the critical role of Physical Education (PE) teachers in monitoring and supporting the physical growth of elementary school students, a crucial period for development. The study focuses on evaluating the current physical growth status (nutritional status) of students and analyzing the specific practices, challenges, and perceived roles of PE teachers in this domain.This study employed a mixed-methods approach (explanatory sequential design), conducted at SDN 11 Bireuen. Quantitative data involved anthropometric measurements (height-for-age and BMI-for-age) from 150 students in grades 4-6. Qualitative data were gathered through semi-structured interviews with 3 PE teachers and classroom observations.Quantitative data were descriptively analyzed using WHO AnthroPlus to generate Z-scores for nutritional status. The qualitative interview data were analyzed using thematic analysis with open coding.The results indicate a double burden of malnutrition: 18% of students were identified as 'thin' (kurus) and 12% as 'overweight' (gemuk). The qualitative findings identified three main roles for PE teachers: (1) Motivator and Educator, (2) Limited Facilitator (due to resource constraints), and (3) Untapped Collaborator (minimal coordination with health services/parents). Teachers perceive their primary role as skill development rather than health monitoring. Based on the findings, a significant gap exists between the potential and actual role of PE teachers in growth monitoring at SDN 11 Bireuen. A systematic, school-based framework is required to integrate anthropometric evaluation into routine PE activities, supported by adequate resources and inter-stakeholder collaboration.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS CIVIC ENGAGEMENT: MODEL PERTANIAN MODERN SEBAGAI SARANA MEMBANGUN KESADARAN LINGKUNGAN Suhendar, Aris; Girsang, Christin Imelda; Hermes, Christian Daniel; Martina, Sri; Sitopu, Joni Wilson; Saragih, Krissi Wahyuni; Saragih, Handayani; Manik, Sry Artawati; Triastuti, Triastuti; Huda, Muhammad Komarul
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatear Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v5i1.12546

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merancang dan mengimplementasikan model pemberdayaan berbasis civic engagement melalui praktik pertanian modern (hidroponik) untuk membangun kesadaran lingkungan di kawasan wisata Pemandian Karang Anyer, Kabupaten Simalungun. Desain yang digunakan ialah One Group Pretest–Posttest meliputi survei awal, pelatihan teori–praktik, serta pendampingan intensif selama delapan minggu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan teknis peserta (87% mampu menjelaskan kembali konsep hidroponik, nutrisi, dan irigasi hemat air), pembentukan kelompok tani kecil, serta terbangunnya komitmen pengelolaan limbah rumah tangga secara lebih ramah lingkungan (92% responden mengurangi pupuk kimia). Demplot hidroponik seluas ±300 m² menghasilkan panen perdana ±75 kg sayuran yang dimanfaatkan untuk konsumsi dan dijual di pasar lokal sehingga menambah kas kelompok. Tantangan teknis, sosial, logistik, dan cuaca dimitigasi melalui adaptasi teknologi, pendekatan partisipatif, dan dukungan pemerintah desa. Temuan menegaskan bahwa integrasi civic engagement dengan pertanian modern tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pendapatan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan ekoliterasi warga, sekaligus mengaitkan sektor pertanian dengan nilai tambah pariwisata berkelanjutan. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kemitraan triple helix (pemerintah–kampus–dunia usaha).