Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Dampak Pola Konsumsi Ibu Hamil Terhadap Panjang Dan Berat Badan Bayi Baru Lahir Usrina, Nora; Yasni, Hilma; Rasima, Rasima; hidayana, hidayana; Orisinal, Orisinal; Sasmita, Yenni
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i2.1043

Abstract

Berat badan lahir rendah (BBLR) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di banyak negara berkembang. Sekitar 20 juta bayi lahir dengan berat lahir rendah. Di Indonesia, angka BBLR mencapai 6,2%. Lebih lanjut, proporsi panjang badan lahir <48 cm mencapai 22,7%. Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis dampak pola konsumsi ibu hamil trimester III dengan panjang dan berat badan bayi baru lahir. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan study cohort. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang berjumlah 31 orang. Data analisis dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji regress. Hasil penelitian menunjukkan berat dan panjang badan bayi baru lahir berhubungan secara signifikan dengan asupan zat energi dan zat besi. Hasil penelitian menunjukkan asupan energi, karbohidrat, protein, kalsium, zat besi dan asupan zink berpengaruh terhadap berat badan bayi saat lahir (p<0.05) dan panjang badan bayi saat lahir (p<0,05). Pada analisis multivariat, asupan zat besi dan lemak merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap berat badan bayi baru lahir. Asupan zink dan karbohidrat merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap panjang badan bayi baru lahir. Kesimpulan yaitu asupan makanan baik zat gizi makro maupun zat gizi mikro selama hamil mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin sehingga berpengaruh terhadap berat badan dan panjang badan bayi saat lahir. Perlu adanya penyuluhan dan penambahan suplementasi untuk pemenuhan gizi ibu selama hamil.
Korelasi Pemahaman Remaja Tentang Kegawatdaruratan Narkoba Dengan Kesiapan Menyatakan Sikap Menolak Menggunakan Narkoba Fathimi, Fathimi; Sasmita, Yenni; Orisinal, Orisinal; Yasni, Hilma; Rasima, Rasima; Devi, Desriati
Journal Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v3i1.58

Abstract

Background: The threat of drugs continues to haunt people's lives, causing parents to worry about the safety and security of their children's future, including causing widespread negative impacts both physically, psychologically, economically, socially, culturally and etc. If drug abuse is not properly anticipated, it will damage and threaten the sustainability of Indonesia's young generation. Teenagers are a group of people who are at risk of drug abuse and are often synonymous with searching for identity, thus encouraging teenagers to want to try something new, including trying to take drugs. Purpose: To find out whether there is a relationship between teenagers' understanding of the emergency of drugs and their readiness to express an attitude of rejecting drug use. Method: The research method used is observational with a cross-sectional study design, where measurements are only carried out once between the independent and dependent variables. The number of samples used was 37 respondents from Madrasah Tsanawiyah Negri 3 Tapaktuan, South Aceh. Results: There is a significant relationship between teenagers' understanding (P=0.001) and teenagers' daily interactions with their readiness to express their attitude of rejecting drugs (P=0.000) where the p value is <0.05.  Conclusion: There is a relationship between adolescent understanding and adolescent interactions with readiness to reject drugs.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Tentang Prilaku Seks Pranikah Di SMA Negeri 2 Tapaktuan Yasni, Hilma; Sasmita, Yenni; Rasima, Rasima; Orisinal, Orisinal; Devi, Desriati
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i2.30

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini dilatar untuk meningkatkan pengetahuan para remaja dan meningkatkan kepedulian remaja tentang kesehatan reproduksi tentang prilaku seks pranikah di kabupaten Aceh selatan. Kegiatan ini akan menilai tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan prilaku seks pranikah sebelum dilakukan penyuluhan dan setelah dilakukan penyuluhan yang dilakukan pada para siswa SMA Negeri 2 Tapaktuan yang terdiri dari beberapa materi diantaranya pengertian remaja, kesehatan reproduksi, faktor- faktor yang mempengaruhi kesehatan reproduksi, penyakit dan penyimpangan yang terjadi pada ssstem reproduksi, dan pencegahan juga cara penanggulangan masalah dari kegiatan yang dilaksanakan didapat data dari 59 siswa SMA menunjukkan peningkatan pengetahuan sebanyak 54 orang (91,5%) dan 5 orang (8,5 %) tidak mengalami peningkatan pengetahuan.
Edukasi Pemberian Vaksinasi Covid-19 Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Tapaktuan Rahmi, Cut; Rasima, Rasima; Amersha , Fitrioni
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i2.31

Abstract

Pandemi corona virus COVID-19 telah memunculkan tantangan baru untuk diatasi oleh negara bangsa. Khususnya mengenai bagaimana negara merespon dan berupaya mencegah dan menghentikan penyebaran virus jauh lebih luas. Banyak negara melakukan kebijakan yang diterapkan di dalam wilayahnya, seperti sistem kebijakan lockdown, jaga jarak atau social distancing terhadap masyarakat. Beberapa negara menunjukkan keberhasilan, tetapi ada pula yang menunjukkan kegagalan dari kebijakan ini. Oleh karena itu, perlu segera dilakukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan namun juga intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit, yaitu melalui upaya vaksinasi. Upaya ini telah dilakukan oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang vaksinasi Covid-19 untuk memutus penyebarannya. Metode yang dilakukan berupa pemberian pretest, pemaparan materi dan post-test. Analisis nilai antara pretest dan post-test terdapat perbedaan hasil pengetahuan pada masyarakat . Kesimpulan kegiatan ini bahwa edukasi dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang vaksinasi Covid-19.
FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK PRA SEKOLAH YANG MENJALANI HOSPITALISASI DI RUANG ANAK Susanti, Susanti; Sri Gustini; Muhammad Husaini; Rasima, Rasima
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9075

Abstract

Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan kecemasan dan stress dimana hal itu diakibatkan karena adanya perpisahan, kehilangan kontrol, ketakutan mengenai kesakitan pada tubuh, serta nyeri dimana kondisi tersebut belum pernah dialami sebelumnya. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada anak pra sekolah yang menjalani hospitalisasi di ruang anak RSUD Yuliddin Away Tapaktuan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cros-sectional. Populasi adalah pasien anak yang dirawat diruang rawat anak dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terakhir terhitung mulai bulan Januari, Februari, dan Maret 2021 berjumlah 94 orang. Jumlah sampel sebanyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil uji Mann Whitney test diperoleh ada hubungan lama hari rawat dengan tingkat kecemasan p value 0,004 <α= 0,05), ada hubungan lingkungan rumah sakit dengan tingkat kecemasan p value 0,004 < α= 0,05), ada hubungan Emosi yang ditekan dengan tingkat kecemasan p value 0,009 < α= 0,05), tidak ada hubungan sebab – sebab fisik dengan tingkat kecemasan p value 0,292 < α= 0,05). Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada institusi pelayanan dan menjadi pedoman untuk meminimalkan kecemasan pada anak yang dirawat di rumah sakit.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Anak Pra Sekolah Yang Menjalani Hospitalisasi Di Ruang Anak RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Susanti, Susanti; Masyudi, Masyudi; Gustini, Sri; Rasima, Rasima
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3346

Abstract

Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan kecemasan dan stress dimana hal itu diakibatkan karena adanya perpisahan, kehilangan kontrol, ketakutan mengenai kesakitan pada tubuh, serta nyeri dimana kondisi tersebut belum pernah dialami sebelumnya. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada anak pra sekolah yang menjalani hospitalisasi di ruang anak RSUD Yuliddin Away Tapaktuan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cros-sectional. Populasi adalah pasien anak yang dirawat diruang rawat anak dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terakhir terhitung mulai bulan Januari, Februari, dan Maret 2021 berjumlah 94 orang. Jumlah sampel sebanyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil uji Mann Whitney test diperoleh ada hubungan lama hari rawat dengan tingkat kecemasan p value 0,004 <α= 0,05), ada hubungan lingkungan rumah sakit dengan tingkat kecemasan p value 0,004 < α= 0,05), ada hubungan Emosi yang ditekan dengan tingkat kecemasan p value 0,009 < α= 0,05), tidak ada hubungan sebab – sebab fisik dengan tingkat kecemasan p value 0,292 < α= 0,05). Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada institusi pelayanan dan menjadi pedoman untuk meminimalkan kecemasan pada anak yang dirawat di rumah sakit.Kata Kunci : Hospitalisasi, Pra Sekolah, Tingkat KecemasanHospitalization in children can cause anxiety and stress where it is caused by separation, loss of control, fear of bodily pain, and pain where these conditions have never been experienced before. The purpose of this study was to determine the factors associated with the level of anxiety in pre-school children undergoing hospitalization in the children's room at Yuliddin Away Hospital Tapaktuan. This type of quantitative research by design is cross-sectional. The population is pediatric patients who were treated in pediatric wards in the last 3 (three) months starting from January, February and March 2021 totaling 94 people. The number of samples is 31 people. Sampling technique accidental sampling. Data analysis using test Chi Square. Results test Mann Whitney test It was found that there is a relationship between the length of treatment days and the level of anxiety p value 0.004 <α= 0.05), there is a relationship between the hospital environment and anxiety levels p value 0.004 < α= 0.05), there is a relationship between suppressed emotions and anxiety levels p value 0.009 < α= 0.05), there is no relationship between physical causes and anxiety level p value 0.292 < α= 0.05).The results of this study can provide input to service institutions and serve as guidelines for minimizing anxiety in children who are hospitalized.Keywords : Hospitalization, Pre School, Anxiety Level