Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Edukasi Pemberian Vaksinasi Covid-19 Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Tapaktuan Rahmi, Cut; Rasima, Rasima; Amersha , Fitrioni
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i2.31

Abstract

Pandemi corona virus COVID-19 telah memunculkan tantangan baru untuk diatasi oleh negara bangsa. Khususnya mengenai bagaimana negara merespon dan berupaya mencegah dan menghentikan penyebaran virus jauh lebih luas. Banyak negara melakukan kebijakan yang diterapkan di dalam wilayahnya, seperti sistem kebijakan lockdown, jaga jarak atau social distancing terhadap masyarakat. Beberapa negara menunjukkan keberhasilan, tetapi ada pula yang menunjukkan kegagalan dari kebijakan ini. Oleh karena itu, perlu segera dilakukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan namun juga intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit, yaitu melalui upaya vaksinasi. Upaya ini telah dilakukan oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang vaksinasi Covid-19 untuk memutus penyebarannya. Metode yang dilakukan berupa pemberian pretest, pemaparan materi dan post-test. Analisis nilai antara pretest dan post-test terdapat perbedaan hasil pengetahuan pada masyarakat . Kesimpulan kegiatan ini bahwa edukasi dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang vaksinasi Covid-19.
FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK PRA SEKOLAH YANG MENJALANI HOSPITALISASI DI RUANG ANAK Susanti, Susanti; Sri Gustini; Muhammad Husaini; Rasima, Rasima
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9075

Abstract

Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan kecemasan dan stress dimana hal itu diakibatkan karena adanya perpisahan, kehilangan kontrol, ketakutan mengenai kesakitan pada tubuh, serta nyeri dimana kondisi tersebut belum pernah dialami sebelumnya. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada anak pra sekolah yang menjalani hospitalisasi di ruang anak RSUD Yuliddin Away Tapaktuan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cros-sectional. Populasi adalah pasien anak yang dirawat diruang rawat anak dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terakhir terhitung mulai bulan Januari, Februari, dan Maret 2021 berjumlah 94 orang. Jumlah sampel sebanyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil uji Mann Whitney test diperoleh ada hubungan lama hari rawat dengan tingkat kecemasan p value 0,004 <α= 0,05), ada hubungan lingkungan rumah sakit dengan tingkat kecemasan p value 0,004 < α= 0,05), ada hubungan Emosi yang ditekan dengan tingkat kecemasan p value 0,009 < α= 0,05), tidak ada hubungan sebab – sebab fisik dengan tingkat kecemasan p value 0,292 < α= 0,05). Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada institusi pelayanan dan menjadi pedoman untuk meminimalkan kecemasan pada anak yang dirawat di rumah sakit.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Anak Pra Sekolah Yang Menjalani Hospitalisasi Di Ruang Anak RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Susanti, Susanti; Masyudi, Masyudi; Gustini, Sri; Rasima, Rasima
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3346

Abstract

Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan kecemasan dan stress dimana hal itu diakibatkan karena adanya perpisahan, kehilangan kontrol, ketakutan mengenai kesakitan pada tubuh, serta nyeri dimana kondisi tersebut belum pernah dialami sebelumnya. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada anak pra sekolah yang menjalani hospitalisasi di ruang anak RSUD Yuliddin Away Tapaktuan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cros-sectional. Populasi adalah pasien anak yang dirawat diruang rawat anak dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terakhir terhitung mulai bulan Januari, Februari, dan Maret 2021 berjumlah 94 orang. Jumlah sampel sebanyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil uji Mann Whitney test diperoleh ada hubungan lama hari rawat dengan tingkat kecemasan p value 0,004 <α= 0,05), ada hubungan lingkungan rumah sakit dengan tingkat kecemasan p value 0,004 < α= 0,05), ada hubungan Emosi yang ditekan dengan tingkat kecemasan p value 0,009 < α= 0,05), tidak ada hubungan sebab – sebab fisik dengan tingkat kecemasan p value 0,292 < α= 0,05). Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada institusi pelayanan dan menjadi pedoman untuk meminimalkan kecemasan pada anak yang dirawat di rumah sakit.Kata Kunci : Hospitalisasi, Pra Sekolah, Tingkat KecemasanHospitalization in children can cause anxiety and stress where it is caused by separation, loss of control, fear of bodily pain, and pain where these conditions have never been experienced before. The purpose of this study was to determine the factors associated with the level of anxiety in pre-school children undergoing hospitalization in the children's room at Yuliddin Away Hospital Tapaktuan. This type of quantitative research by design is cross-sectional. The population is pediatric patients who were treated in pediatric wards in the last 3 (three) months starting from January, February and March 2021 totaling 94 people. The number of samples is 31 people. Sampling technique accidental sampling. Data analysis using test Chi Square. Results test Mann Whitney test It was found that there is a relationship between the length of treatment days and the level of anxiety p value 0.004 <α= 0.05), there is a relationship between the hospital environment and anxiety levels p value 0.004 < α= 0.05), there is a relationship between suppressed emotions and anxiety levels p value 0.009 < α= 0.05), there is no relationship between physical causes and anxiety level p value 0.292 < α= 0.05).The results of this study can provide input to service institutions and serve as guidelines for minimizing anxiety in children who are hospitalized.Keywords : Hospitalization, Pre School, Anxiety Level
Hubungan Literasi Kesehatan dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya Rasima, Rasima; Munazar, Munazar; Lizam, T. CUT; Usrina, Nora; Yusnaini, Yusnaini; Yasni, Hilma; Sasmita, Yenni
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vqg7fm16

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disease characterized by insufficient insulin production or impaired insulin function, resulting in elevated blood glucose levels that can damage blood vessels, nerves, and other organs. This study aimed to examine the relationship between health literacy and the quality of life of patients with diabetes mellitus at the Susoh Community Health Center, Southwest Aceh Regency. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted involving 51 respondents selected through accidental sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analyses with the Chi-square test. The results showed that 31% of respondents had poor quality of life, while 68% had good health literacy. Most respondents were older adults (90%), female (68%), had higher education (43%), were employed (68%), had higher income (56%), had a family history of DM (72%), adequate access to health information (66%), and low physical activity (52%). Bivariate analysis demonstrated significant associations between health literacy (p=0.016), family history of DM (p=0.029), and health information systems (p=0.010) with quality of life. Multivariate analysis identified the health information system as the strongest associated factor (p=0.014). Improving health literacy and access to health information may enhance the quality of life of patients with diabetes mellitus.