Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Pengaruh Isian Bahan Peledak Terhadap Tingkat Getaran Tanah (Ground Vibration) pada Kegiatan Peledakan di PT. Bukit Baiduri Energi Kodya Samarinda Kalimantan Timur Sundari, Woro; Metboki, Matilda; Kapitan, Steven Ferbyan Smaut; Krisnasiwi, Ika F.
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Juni 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v13i1.19695

Abstract

Aktivitas peledakan pada kegiatan penambangan selalu menimbulkan kerusakan di sekitar dari lokasi peledakan, salah satunya adalah getaran tanah. Salah satu faktor yang menyebabkan tingkat getaran tanah yang dihasilkan dari kegiatan peledakan adalah jumlah isian bahan peledak. Jumlah isian bahan peledak yang digunakan jika tidak sesuai prosedur standar yang ditetapkan oleh pihak perusahaan akan mengakibatkan getaran tanah yang dapat merusak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh isian bahan peledak terhadap tingkat getaran tanah (ground vibration) pada kegiatan peledakan di PT. Bukit Baiduri Energi Kodya Samarinda, Kalimantan Timur. Analisis regresi linear dilakukan untuk menentukan nilai konstanta (k) dan nilai eksponen (e) yang selanjutnya dakan dikakukan rekomendasi isian yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan yaitu maksimal 2 mm/s. Dari hasil analisis yang dilakukan didapatkan nilai k dan nilai (e), maka nilai PPV (Peak Particle Velocity) prediksi nantinya akan dibandingkan dengan nilai PPV secara aktual di lapangan. Dari hasil perbandingan data disimpulkan bahwa hasil nilai PPV yang diambil secara aktual berada dibawah standar dari pihak perusahaan yakni 2 mm/s. Oleh karena itu, kegiatan peledakan di derah tersebut dikatakan aman berdasarkan standar (SNI 7571 : 2010) dan juga standar dari pihak perusahaan. Adapun jumlah isian maksimum bahan peledak per delay  berdasarkan hasil perhitungan yaitu : jarak 200 m isian 5,41 kg; jarak 250 m isian 8,46 kg; jarak 300 m isian 12,18 kg; jarak 350 m isian 16,58 kg; jarak 400 m isian 21,66 kg; jarak 450 m isian 27,41 kg; jarak 500 m isian 33,84 kg; jarak 550 m isian 40,95 kg; jarak 600 m isian 48,73 kg; jarak 650 m isian 57,19 kg; jarak 700 m isian 66,33 kg; jarak 750 m isian 76,15 kg; jarak 800 m isian 86,64 kg; jarak 850 m isian 97,81 kg; jarak 900 m isian 109,65 kg; jarak 950 m isian 122,17 kg; dan 1000 m isian 135,37 kg.
IDENTIFIKASI SIFAT FISIK DAN MEKANIS UNTUK MENGANALISA KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN PERBANDINGAN METODE JANBU DAN FELLENIUS DI DESA OEMASI, KECAMATAN NEKAMESE, KABUPATEN KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR Sundari, Woro; Banunaek, Frengky Seki; Taopan, Henda V. R.; Ndolu, Rizhard
Jurnal Teknologi Vol 19 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakstabilan lereng dapat berakibat pada risiko longsor yang signifikan, terutama di daerah rawan. Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, merupakan salah satu daerah yang rawan longsor, dengan salah satu ruas jalan terdampak oleh kelongsoran lereng. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat fisik dan mekanis tanah, menganalisis faktor keamanan (FK) lereng menggunakan metode Janbu dan Fellenius, dan menghitung nilai probabilitas kelongsoran. Berdasarkan hasil pengujian, karakteristik fisik tanah di lokasi penelitian meliputi kadar air sebesar 25,41% untuk lapisan atas, 26,82% untuk lapisan tengah, dan 20,99% untuk lapisan bawah. Berat isi tanah masing-masing adalah 1,47 gr/cm³, 1,56 gr/cm³, dan 1,69 gr/cm³, sedangkan berat jenis tanah berturut-turut adalah 2,79 gr/cm³, 2,61 gr/cm³, dan 2,86 gr/cm³. Indeks plastisitas tanah menunjukkan nilai dengan batas cair, batas plastis, dan indeks plastisitas pada lapisan atas, tengah, dan bawah masing-masing berkisar antara 36,35% hingga 37,50%, 22,58% hingga 26,96%, dan 10,54% hingga 13,77%. Pengujian kuat geser tanah pada lapisan atas menunjukkan nilai kohesi (c) sebesar 10,096 kPa dan sudut geser dalam (ϕ) 38,72°; pada lapisan tengah kohesi (c) 10,517 kPa dan sudut geser dalam (ϕ) 38,72°; pada lapisan bawah kohesi (c) 10,938 kPa dan sudut geser dalam (ϕ) 50,264°. Analisis stabilitas lereng dengan perangkat lunak Geoslope menunjukkan bahwa FK lereng di lokasi penelitian adalah 0,902 (metode Janbu) dan 0,910 (metode Fellenius), yang menunjukkan kondisi lereng tidak aman. Redesign lereng menghasilkan FK sebesar 1,397 (metode Janbu) dan 1,432 (metode Fellenius), yang menunjukkan kondisi stabil dan aman dengan nilai FK di atas 1,25. Nilai Probabilitas Kelongsoran (PK) sebesar 1,1% untuk analisis lereng Janbu dan 1% untuk analisis lereng Fellenius. Berdasarkan ketentuan dalam KEPMEN ESDM No. 1827 Tahun 2018, nilai ini tergolong dalam kategori risiko longsor rendah, karena FK dan PK tidak melebihi batas maksimum yang disarankan.
PENERAPAN SISTEM HIBRID SOLAR PV-DIESEL SEBAGAI LANGKAH AWAL UNTUK MENINGKATKAN RASIO ELEKTRIFIKASI PEDESAAN Dwinanto, Matheus M.; Koehuan, Verdy A.; Goetha, Selfiana; Sundari, Woro
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2045

Abstract

Niskolen Hamlet, Tuapanaf Village is one of the hamlets in Takari District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province that does not yet have access to electricity from the PLN network. Its residents work as farmers and ranchers but have not been able to meet their electricity needs independently. This activity is an initial step to reveal the benefits of installing a hybrid power plant (solar PV - Diesel generator) on the rural electrification ratio. The method used in this activity is the application of a hybrid power plant (solar PV - Diesel generator) in several homes of residents categorized as underprivileged families. The results obtained from this community service activity are that the existence of a hybrid power plant has helped underprivileged families to obtain electricity so that it is hoped that it can encourage development and economic growth which can ultimately improve the welfare of residents. In addition, with the availability of electricity, it will increase opportunities for reading and learning, improve health, and have a good influence on family planning (because at night it can be filled with social activities, and make it easier and faster for residents to obtain information from electronic media) and can increase the confidence of residents so that it can open the way for the development of various innovations and village entrepreneurship.
Analisis Investasi Kegiatan Removal Overburden Pada Blok B Pit Manis PT Sumber Permata Mineral Bouk, Maria Claudia Cindy; Kadji, Robertho A.; Sundari, Woro; Ndolu, Rizhard A.
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.761

Abstract

PT Sumber Permata Mineral merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan dengan bahan galiannya nikel, yang berlokasi di Desa Molino, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan luas wilayah IUP 176 Ha. Pada perusahaan tersebut akan dilakukan kegiatan removal overburden pada blok B PIT Manis. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ternyata perusahaan sering mengalami overbudget yang mengakibatkan kerugian. Maka dari itu penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk merincikan cash flow dan menggunakan metode analisis investasi dengan beberapa parameternya. Dari Hasil perhitungan parameternya didapat hasil bahwa Net Present Value dengan nominal Rp149.356.980.771; sebagai khas bersih yang akan diterima perusahaan. Internal Rate of Return atau laju pengembalian modal dengan presentase 73%, serta Payback Period atau periode pengembalian modal 0,42 tahun. Dari hasil perhitungan analisis investasi dengan menggunakan parameter tersebut, maka investasi yang akan ditanamkan senilai Rp20.798.115.400; dalam kegiatan tersebut dinyatakan layak.
PKM PELATIHAN PEMBUATAN BUBUK DAUN KELOR MENGGUNAKAN MESIN PENGERING SEBAGAI BAHAN DASAR PRODUK OLAHAN KUE MARTABAK MANIS PADA KELOMPOK DHARMA WANITA DINAS PMD PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Sundari, Woro; Krisnasiwi, Ika Fitri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Pengolahan Pangan Dharma Wanita Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) sebanyak 12 Orang, memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan dari hasil perkebunan di setiap rumah di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya. Salah satunya adalah daun kelor. Selama ini daun kelor hanya dimanfaatkan sebagai sayuran bagi Masyarakat di NTT sehingga untuk meningkatkan nilai jual dari daun kelor, dilakukan IPTEKS dengan melakukan pendampingan, tujuannya kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta meningkatkan penghasilan bagi Ibu – Ibu. Tim Pendamping memberikan pelatihan bagi kelompok pengolahan pangan Dharma Wanita Dinas PMD mengolah hasil bubuk daun kelor menjadi bahan pangan yang lebih bernilai ekonomis, produktif, bergizi dan higienis serta aman untuk dikonsumsi, salah satu produk olahannya adalah menjadi Martabak Manis. Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta. Hasil kegiatan pendampingan yang dilakukan bahwa kelompok pengolahan pangan Dharma Wanita Dinas PMD Provinsi NTT sangat antusias untuk mengolah daun kelor menjadi produk olahan bubuk daun kelor. Produk olahan bubuk yang dihasilkan oleh kelompok pengolahan pangan Dharma Wanita Dinas PMD Provinsi NTT telah diikutkan juga dalam lomba makanan lokal.
PEMBERDAYAAN PARIWISATA LOKAL MELALUI PENGEMBANGAN WEBSITE: STUDI KASUS GEOWISATA SUMBA BARAT DAYA Banunaek, Noni; Rumbino, Yusuf; Kadji, Robertho; Boymau, Irene Augusta; Sundari, Woro; Metboki, Matilda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi sektor pariwisata melalui inovasi digital menjadi strategi penting dalam pemberdayaan ekonomi daerah, terutama di wilayah berkembang seperti Kabupaten Sumba Barat Daya. Pelaksanaan pengabdian ini berupa pelatihan pembuatan website untuk promosi pariwisata yang dilaksanakan pada tanggal 17–18 Juli 2025 di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya, dan diakhiri dengan peluncuran resmi situs https://geowisatasbd.id/ pada 18 Juli 2025. Pelatihan ini melibatkan pelaku wisata lokal dengan fokus pada literasi digital, pengelolaan website, dan pengembangan konten untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Dengan menggunakan model Waterfall, proyek ini mengikuti tahapan terstruktur mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, hingga peluncuran. Website yang dihasilkan memuat informasi geowisata di seluruh wilayah Sumba Barat Daya, termasuk geosite, warisan budaya, dan daya tarik berbasis masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi digital dan pengelolaan konten peserta. Website ini kini berfungsi sebagai platform digital terpadu untuk promosi geowisata, diseminasi pengetahuan, dan peningkatan visibilitas daerah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan digital yang terstruktur dapat berperan transformasional dalam memperkuat pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat dan daya saing daerah.
DISEMINASI DAN ALIH TEKNOLOGI KOMPOR SEKAM PADI SISTEM KONTINYU BAGI KELUARGA PRASEJAHTERA Dwinanto, Matheus M.; Koehuan, Verdy A.; Goetha, Selfiana; Sundari, Woro
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.2981

Abstract

Rice husks are an agricultural waste product with significant potential as an environmentally friendly alternative energy source through their use as fuel for rice husk stoves. This community service activity aims to be the first step toward achieving energy independence for cooking in Niskolen Hamlet, Tuapanaf Village. The implementation method involves disseminating and transferring rice husk stove technology to pre-prosperous families, ensuring that this appropriate technology will be increasingly sought after and utilized by residents in every hamlet within Tuapanaf Village. The outcome of this community service activity is that the implementation of rice husk stoves will provide economic and social benefits. Rice husks are a cheap and environmentally friendly alternative energy source, utilizing abundant agricultural waste and reducing dependence on kerosene, the availability of which fluctuates. The use of rice husks not only reduces smoke but also shortens cooking time compared to firewood. The time saved from gathering firewood can be used by women for other productive activities or for personal development.
ANALISIS PROBABILITAS KELONGSORAN LERENG HIGHWALL PT. INDEXIM COALINDO PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Wanti, Felina Febrianty Jitschel Mistika; Banunaek, Frengky; Sundari, Woro
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Desember 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v13i2.23729

Abstract

PT. Indexim Coalindo merupakan salah satu perusahaan pertambangan Batubara yang menggunakan metode penambangan open pit , dimana dalam pelaksanaannya akan menggali permukaan tanah sehingga membentuk lereng dengan geometri tertentu. Penelitian ini dilakukan pada lereng Highwall Pit Tempudo 3 PT. Indexim Coalindo dengan tujuan untuk mengetahui nilai Faktor Keamanan dan Probabilitas Kelongsoran yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh KEPMEN ESDM RI Nomor 1827 K/30/MEM/2018. Penelitian ini menggunakan metode bishop disederhanakan dengan kriteria keruntuhan generalisasi Hoek Brown untuk mendapatkan nilai Faktor Keamanan. Sedangkan untuk perhitungan Probabilitas Kelongsoran diawali dengan penentuan jenis distribusi yang digunakan melalui pengolahan uji baik suai, kemudian dengan menggunakan metode Monte-Carlo akan menghasilkan variabel acak sebanyak 1000 data pada perangkat lunak Rocscience Slide V6.0. Berdasarkan hasil analisa pada penampang A-A’ yang memiliki tinggi 190,2 meter dan sudut 24◦ diperoleh nilai Faktor Keamanan mean 1,160 dan Probabilitas Kelongsoran sebesar 6,100%. Hasil analisa tersebut menunjukkan lereng dalam keadaan tidak stabil dan tidak memenuhi kriteria yang dapat diterima oleh KEPMEN ESDM RI Nomor 1827 K/30/MEM/2018 untuk lereng keseluruhan dengan keparahan longsoran menengah, sehingga perlu adanya redesain pada penampang ini yaitu dengan mengubah sudut lereng keseluruhan. Rekomendasi 1 dengan sudut lereng keseluruhan sebesar 22◦ memperoleh nilai Faktor Keamanan 1,286 dan Probabilitas Kelongsoran 1,500%. Rekomendasi 2 dengan sudut lereng keseluruhan sebesar 20◦ memperoleh nilai Faktor Keamanan 1,312 dan Probabilitas Kelongsoran 1,000%. Rekomendasi 3 dengan sudut lereng keseluruhan sebesar 18◦ memperoleh nilai Faktor Keamanan 1,419 dan Probabilitas Kelongsoran 0,000%.
ANALISIS STABILITAS GEOMETRI LERENG DI PIT KUNGKILAN PT. BUDI GEMA GEMPITA PROVINSI SUMATERA SELATAN Kiik, Vilomena Resty; Banunaek, Frengky Seki; Sundari, Woro; Taopan, Henda V.R
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Desember 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v13i2.23733

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang kestabilan lereng di Pit Kungkilan, PT. Langgeng Daya Agrindo, IUP PT. Budi Gema Gempita, Provinsi Sumatera Selatan, dengan berfokus pada probabilitas kelongsoran suatu lereng. Metode yang digunakan meliputi analisis kesetimbangan batas (Metode Bishop) dan simulasi probabilistik kelongsoran Monte-Carlo, dengan data geoteknik dari uji laboratorium. Permodelan dilakukan menggunakan Software Minescape 5.7 dan  Software Rocscience Slide 6.0. Hasilnya menunjukkan bahwa lereng dengan sudut 45° memiliki Faktor Keamanan sebesar 2,3 yang berarti (stabil), dan melakukan simulasi untuk mengoptimasikan nilai lereng sehingga akan tetap stabil pada sudut 45° (FK 1,3), tetapi cenderung tidak stabil pada sudut 50° (FK 1,2) dan 55° (FK 1,1). Simulasi probabilistik juga menunjukkan peningkatan risiko kelongsoran seiring bertambahnya sudut lereng. Rekomendasi mempertahankan sudut lereng sesuai standar KEPMEN ESDM No.1827 (FK>1,25) untuk menjamin keselamatan. Penelitian ini mendukung desain lereng tambang terbuka yang aman dan efisien.