Nurhaliza, Yunia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Kasus Pembelajaran Berbasis Koding Guna Memperkuat Kurikulum Merdeka di Era Digital Alindra, Afridha Laily; Nafira, Annisa; Khaerunnisa, Hanie; Ayu, Putri; Sari, Kartika; Anggia, Yosi; Nurhaliza, Yunia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12865

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui inovasi pembelajaran berbasis koding untuk memperkuat materi ajar pada kurikulum merdeka di salah satu Sekolah Dasar yang ada di Purwakarta. Dengan menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dan dampak yang dialami oleh peserta didik dalam pembelajaran berbasis koding sebagai penguatan dalam kurikulum merdeka di Sekolah Dasar tersebut. Adapun subjek yang diteliti Kepala Sekolah, Pelatih serta Peserta Didik yang terlibat dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler koding di SDK Pasundan. Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum alternatif bertujuan untuk mengatasi kemunduran pembelajaran pada masa pandemi dan mengembangkan kurikulum di sekolah yang menyusun proses pembelajaran, melaksanakan dan membiayai. Sehingga mendorong para pelaksana pembelajaran yaitu guru, dan kami memberikan kebebasan kepada pemimpin sekolah untuk belajar fokus pada kebutuhan dan potensi siswa.
Pembelajaran Paradigma Baru di SD pada Kurikulum Merdeka Rosmana, Primanita Sholihah; Ruswan, Acep; Nabilah, Lisa; Fitriani, Dinda; Nurhaliza, Yunia; Oktaviani, Anti; Sari, Tiominar Febrianti Puspita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13107

Abstract

Ketika informasi baru tersedia, kurikulum otonom akan beradaptasi. Salah satu perspektif mengenai permasalahan pembelajaran yang lazim dalam lingkungan pendidikan adalah paradigma pembelajaran. Belajar adalah proses penanaman nilai-nilai atau pandangan hidup seseorang, dan jika dicermati, paradigma belajar atau pendidikan hanyalah sebuah lensa yang kita gunakan untuk melihat tantangan-tantangan yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari dan dunia sekitar kita. Terdapat kelemahan teoritis, metodologis, dan empiris dalam dinamika pembangunan pendidikan saat ini yang mempengaruhi semua pembuat kebijakan. Permasalahannya adalah pendidikan formal tidak membekali siswa dengan keterampilan teknologi yang diperlukan. Upaya peningkatan potensi peserta didik hendaknya menjadi landasan kegiatan pembelajaran secara keseluruhan, dan tenaga pengajar serta calon pendidik dapat membangun kemampuan tersebut dengan mengevaluasi berbagai paradigma pembelajaran (Pendidikan et al., 2023).
Sinergitas antara Pemilahan Sampah dan Konsumsi Makanan Sehat di Lingkungan Sekolah Dasar Nuraeni, Fitri; Putri, Hafiziani Eka; Laksita, Eldyana Citra; Putri, Indah Amalia; Andini , Irna Fitri; Hafizha, Faiza Zalfa; Febriani, Kana; Putri, Syachna Karunia Eka; Rahmawati, Yulia; Nurhaliza, Yunia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilahan sampah dan konsumsi makanan sehat adalah upaya penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada sinergi antara kebiasaan memilah sampah dan pola makan sehat di sekolah dasar sebagai langkah menciptakan ekosistem yang mendukung kesejahteraan. Program ini diterapkan melalui beberapa metode, yaitu pendekatan kolaboratif, penyuluhan dan evaluasi, pelatihan tentang pemilahan sampah dan pemilihan makanan bergizi, kegiatan kebersihan serta pengelolaan limbah, dan proses monitoring serta evaluasi. Dalam program ini, siswa dilatih untuk memisahkan sampah organik dan anorganik serta diajak untuk memilih makanan yang sehat dan bergizi. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan tetapi juga membentuk perilaku siswa yang lebih sadar terhadap kesehatan pribadi. Hasilnya menunjukkan bahwa pemilahan sampah secara signifikan mengurangi limbah anorganik, sementara konsumsi makanan sehat mampu menekan jumlah sampah plastik dari kemasan makanan tidak sehat. Selain itu, siswa juga memahami keterkaitan antara kebersihan lingkungan dan kesehatan tubuh. Kombinasi kedua aspek ini menciptakan budaya positif di sekolah dasar, di mana siswa berperan sebagai agen perubahan dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan implementasi yang konsisten, program ini dapat menjadi model pendidikan lingkungan dan kesehatan yang relevan untuk diterapkan secara luas.