Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Islam di Indonesia dari Masa ke Masa Hanipudin, Sarno
Matan: Journal of Islam and Muslim Society Vol 1 No 1 (2019): Matan: Journal of Islam and Muslim Society Vol 1 (No 1) 2019
Publisher : Assosiaction of Islamic Education Lecturer of Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.177 KB)

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia terlihat masih dipenuhi problematika, secara eksplisit hal ini terjadi dalam konteks sejarah: pada periode kolonial, pendidikan Islam yang berbasis pesantren, dimana pada saat yang bersamaan pula pemerintah kolonial mempunyai misi yang sama yaitu mendirikan sekolah missionaris. pada saat tersebut pesantren dan madrasah dijadikan sebagai sasaran target politik pemerintah kolonial Belanda, karena sebagai pusat perlawanan kaum Muslim. Akan tetapi segera setelah kemerdekaan, pendidikan Islam mendapat banyak mengalami perubahan dengan mengadopsi berbagai sistem pendidikan, dengan memasukan berbagai mata pelajaran yang berasal dari non Islam. Pada tahap selanjutnya rekonstruksi pendidikan mencapai tahap yang yang diinginkan yaitu deikeluarkannya SKB tiga menteri, yang menjadikan posisi madrasah setara dengan pendidikan formal. Kajian ini mencoba untuk menarasikan ulang perjalanan pendidikan Islam di Indonesia sejak pra kemerdekaan hingga saat ini.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PAI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI PADA RUMAH SINGGAH IBNU KHOLDUN MAJENANG) Hanipudin, Sarno; Meilawati, Rantika
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 7, No 2 (2020): Vol. 7, No. 2, Oktober 2020
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v7i2.6569

Abstract

Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif, model penelitian yang digunakan adalah observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi . Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui implementasi pembelajaran PAI bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah Singgah Ibnu Kholdun Majenang. (2) Mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat pembelajaran PAI bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah Singgah Ibnu Kholdun Majenang.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PAI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI PADA RUMAH SINGGAH IBNU KHOLDUN MAJENANG) Sarno Hanipudin; Rantika Meilawati
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 7, No 2 (2020): Vol. 7, No. 2, Oktober 2020
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v7i2.6569

Abstract

Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif, model penelitian yang digunakan adalah observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi . Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui implementasi pembelajaran PAI bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah Singgah Ibnu Kholdun Majenang. (2) Mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat pembelajaran PAI bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah Singgah Ibnu Kholdun Majenang.
Implementasi Metode Bernyanyi dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di RA Baitussalam Wringinharjo Cilacap Sarno Hanipudin
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 6, No 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v6i2.4109

Abstract

  Metode bernyanyi adalah salah satu metode pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk meningkatkan ketertarikan siswa dalam pembelajaran. Meningkatkan suasana belajar yang menyenangkan dan salah satu cara untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa dengan mudah. Bagi siswa kegiatan bernyanyi adalah kegiatan yang menyenangkan 118 © 2020(Sarno Hanipudin, Fitria Puji Astuti) | JEA VOLUME 6 ISSUE 2 JULI- DESEMBER 2020 dan bagi mereka pengalaman bernyanyi ini memberikan kepuasan. Bernyanyi juga merupakan alat bagi siswa untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Penelitian ini diangkat dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi metode bernyanyi di kelas A RA Baitussalam Wringinharjo yang berada di Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Yang mana implementasi metode bernyanyi ini di mulai sejak para siswa masuk ke kelas sampai para siswa pulang sekolah.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PAI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI PADA RUMAH SINGGAH IBNU KHOLDUN MAJENANG) Sarno Hanipudin; Rantika Meilawati
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 7, No 2 (2020): Vol. 7, No. 2, Oktober 2020
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v7i2.6569

Abstract

Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif, model penelitian yang digunakan adalah observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi . Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui implementasi pembelajaran PAI bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah Singgah Ibnu Kholdun Majenang. (2) Mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat pembelajaran PAI bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah Singgah Ibnu Kholdun Majenang.
KONSEPSI GURU MODERN DALAM PENDIDIKAN ISLAM Sarno Hanipudin
Al-Munqidz : Jurnal Kajian Keislaman Vol 8, No 3: September (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Imam Ghozali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/amk.v8i3.265

Abstract

Education represent major capital to increase excellent human resource of a nation. Teacher is the most determining factor to reach the education excellence. Islam has emphasized the importance of human resource excellence, and the importance of education excellence to reach victorius live. Therefore, Islam place teacher as determinant key factor of education success, as practiced by Rasulullah as teacher with the feature that recently marked as modern teacher’s features.
Pendidikan Islam di Indonesia dari Masa ke Masa Sarno Hanipudin
Matan : Journal of Islam and Muslim Society Vol 1 No 1 (2019): Matan: Journal of Islam and Muslim Society Vol 1 (No 1) 2019
Publisher : Assosiation of Islamic Education Lecturer of Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.matan.2019.1.1.2037

Abstract

Islamic education in Indonesia seems to be filled with problems, explicitly this happens in the context of history: in the colonial period, Islamic education based on pesantren, where at the same time also the colonial government has the same mission of establishing missionary schools. at that time pesantren and madrasah served as the target of the Dutch colonial government's political targets, as the center of the Muslim resistance. However, soon after independence, Islamic education got a lot of change by adopting various educational systems, by including various subjects that come from non-Muslims. In the next stage the reconstruction of education reaches the desired stage of the decree of three ministers, which makes the position of the madrasah equivalent to formal education. This study attempts to re-narrate the journey of Islamic education in Indonesia from pre-independence to the present.
Peran Komite Dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Di MI Ma’arif 03 Limbangan Cilacap Sarno Hanipudin; Zulaekha Zulaekha
Al-Fikr: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2020): Al-Fikr
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32489/alfikr.v6i2.76

Abstract

The role of the committee in improving the quality of education is that it is able to assist and coordinate with the school in order to continuously improve quality through the four roles it plays. With the establishment of good communication between the school and the school committee on how to improve the quality of schools, the facilities and infrastructure that support each Madrasah performance in improving quality will be realized. This research was conducted with the aim of describing the role of the School Committee in the effort to improve the quality at MI Ma'arif 03 Limbangan Cilacap. The aspects studied included the role of the School Committee as a provider of consideration, supporter, controller, and mediator. This study uses a qualitative approach and the type of research is Field Research. Data collection uses observation, interview, and documentation techniques. The instrument used was the researcher himself. The research subjects were the principal and the school committee. The object of the research was the role of the school committee in improving the quality of education. The data analysis process was carried out by data classification, data reduction, data presentation, and data verification. The technique of checking the validity of the data used triangulation of sources and methods.
TRANSFORMASI DIALEKTIKA SEGITIGA: POSISI DAN PERAN DALAM KAJIAN INTEGRASI AGAMA, SAINS, DAN TEKNOLOGI Sarno Hanipudin
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 19 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/insania.v19i2.718

Abstract

This paper is intended to describe how the integration of religion and science is done through the practice of PAI learning. This was done because there is a strong presumption in the wider community who say that religion and science are the two entities that can not be met. Both have their respective territories, separated from each other, in terms of formal-material objects, research methods, criteria of truth, the role played by scientists. There is also a view that science and religion stand at their respective position, because science rely on empirically supported data to ascertain what is real and what is not, contrary religion ready to accept the supernatural and certainly not only be based on tangible variables of faith and the belief that religion and science must coexist independently of each other, because even though there are similarities in their mission, the fundamental difference between the two present a conflict that will resonate on each core. Tulisan ini ditujukan untuk mendeskripsikan bagaimana integrasi agama dan sains dilakukan melalui praktik pembelajaran PAI. Hal itu dilakukan karena ada anggapan yang kuat dalam masyarakat luas yang mengatakan bahwa agama dan ilmu adalah dua entitas yang tidak dapat dipertemukan. Keduanya mempunyai wilayah masing-masing, terpisah antara satu dan lainnya, baik dari segi objek formalmaterial, metode penelitian, kriteria kebenaran, peran yang dimainkan oleh ilmuwan. Ada juga yang memandang bahwa sains dan agama berdiri pada posisinya masingmasing, karena bidang ilmu mengandalkan data yang didukung secara empiris untuk memastikan apa yang nyata dan apa yang tidak, agama sebaliknya siap menerima yang gaib dan tidak pasti hanya didasarkan pada variabel berwujud dari iman dan kepercayaan bahwa agama dan sains harus hidup berdampingan independen satu sama lain, sebab meskipun ada kesamaan dalam misi mereka, perbedaan mendasar antarakeduanya menyajikan sebuah konflik yang akan beresonansi pada inti masingmasing.
Pemikiran Pendidikan Pluralisme KH. Abdurrahman Wahid Sarno Hanipudin; Afif Anasrulloh Alhaq
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 22 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1876.738 KB) | DOI: 10.24090/insania.v22i1.1173

Abstract

Indonesia is a pluralistic, diverse country, language and even religion. Indonesia is a "vulnerable" country to conflict because of pluralism. The conflict is very likely that the understanding of pluralism has not been built strongly, the SARA issue ahead of national political contestation is expected to continue to grow rooted In line with the dynamics that occurred. This paper tries to show Gusdur's thoughts on pluralism, as a religious and political figure, Gusdur's thought is considered as a reference to deepen and strengthen the education of pluralism in Indonesia.