Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Tingkat Sedimentasi pada Bangunan Bendung: (Studi Kasus Bendung Kelara di Sungai Kelara Kab. Jeneponto) Lantara, Andi Bintang; Amrullah; Nenny; Kuba, Muhammad Syafa’at S
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i1.415

Abstract

Sedimentasi pada bendung dapat memiliki konsekuensi yang merugikan, termasuk penurunan kapasitas tampungan air, kemungkinan banjir, dan kerusakan ekosistem perairan dan lingkungan sekitarnya karena perubahan aliran air dan pengendapan bahan organik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik sedimen dan laju sedimentasi pada Bendung Kelara di Sungai Kelara Kabupaten Jeneponto. Berdasarkan data hasil uji sampel sedimen di laboratorium diperoleh analisa karakteristik sedimen, dimana karakteristik sedimen berdasarkan analisa saringan yaitu kerikil (21,5%), pasir (71,5%) dan lanau/lempung (7,0%). Sedangkan karakteristik sedimen berdasarkan hasil berat jenis yaitu Sedimen jenis humus soil. Analisa perhitungan laju sedimen diperoleh hasil untuk laju sedimen melayang pada hasil perhitungan di lapangan sebanyak 0,150 ton/hari dan dalam 10 tahun 547,5 ton. Sedangkan perhitungan dengan menggunakan metode USBR (United State Beureu Reclamation) sebanyak 0,453 ton/hari, dan dalam 10 tahun 1653,45 ton. Untuk laju sedimen dasar (Bed Load) pada hasil perhitungan di lapangan sebanyak 0,091 ton/hari dan dalam 10 tahun 332,15 ton. Untuk metode pendekatan digunakan dengan metode Mayer-Peter dan metode Einstein, yang mendekati hasil dari perhitungan di lapangan yaitu menggunakan metode Einstein sebanyak 0,064 ton/hari, dan dalam 10 tahun 233,6 ton.
Studi Perencanaan Sistem Drainase Perkotaan di Kelurahan Juppandang Kabupaten Enrekang Amba, Siti Maisyaroh Wisda; Bayu; Antaria, Sukmasari; Nenny
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 2: Oktober (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i2.672

Abstract

Sistem drainase adalah salah satu bagian yang mempunyai peranan penting di perkotaan. Sistem drainase dibangun untuk mengalirkan air buangan, baik air buangan yang berasal dari air limbah domestik, air limbah industri dan air hujan sehingga dapat menimbulkan banjir akibat kerusakan jalan dan dan akibat dari banjir tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat sekitar terganggu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kapisitas saluran dan merencanakan sistem drainase berapa besar debit saluran. Penelitian di laksanakan di Jalan Pasar Sentral dan juga jalan KH. Ahmad Dahlan, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Selama dua bulan yaitu pada bulan Februari – Maret 2023. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum analisis didapatkan besar kapasitas debit saluran eksisting di Jalan K.H Ahmad dahlan yaitu saluran kanan sebesar 0,47 m3/dtk dan saluran kiri sebesar 0,48 m3/dtk. Sedangkan, debit banjir rencana yang terjadi yaitu untuk kala ulang 2 tahun sebesar 0,663 m3/dtk, debit banjir kala ulang 10 tahun sebesar 0,780 m3/dtk dan debit banjir kala ulang 25 tahun sebesar 0,919 m3/dtk, sehingga terjadi genangan banjir pada daerah tersebut.
Analisis Sebaran Sedimen Melayang dan Sedimen Dasar pada Sub DAS Lekopancing Kabupaten Maros Iqbal, Muhammad; Aziz, Abd.; Imran, Hamzah Al; Nenny
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 2: Oktober (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i2.677

Abstract

Sungai lekopancing adalah sebuah sungai di kabupaten Maros, beberapa kecamatan di sekitar kabupaten Maros seperti Tompobulu, Tanralili, dan moncongloe, serta kota makassar bagian utara dan timur, mengandalkan sungai lekopancing sebagai suplai air baku dan bersih untuk memenuhi kebutuhan, selain berdampak baik bagi manusia akan tetapi sungai juga dapat berdampak buruk seperti yang sering terjadi banjir, salah satu penyebab terjadinya banjir ialah sedimentasi di daerah aliran sungai(DAS) .tujuan penelitian ini untuk menganalisis volume sedimen total pada sungai lekopancing, penelitian dilaksanakan di sungai lekopancing kabupaten maros selama satu bulan yaitu pada bulan juli 2024 dengan tujuan mengetahui dampak banjir yang disebabkan oleh sedimentasi di wilayah aliran sungai lekopancing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar angkutan sedimen total yang terjadi di sungai lekopancing dengan menggunakan metode Einstein 359,88 m3/tahun dan menggunakan metode Duboys 19.900,47 m3/tahun , maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa besar angkutan sedimen total menggunakan metode Einsten lebih kecil dari angkutan sedimen total menggunakan metode Duboys.
Analisis Pengaruh Transpor Sedimen Terhadap Morfologi Sungai Calendu di Kabupaten Bantaeng Muh. Albuharram Rasyidin Nur; Nenny; Farida Gaffar; Samsir
Jurnal Karajata Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v4i2.3087

Abstract

Sungai adalah aliran air di permukaan bumi yang terbentuk secara alami, mulai dari hulu kecil hingga hilir besar. Transportasi sedimen, sebagai proses alami yang melibatkan pergerakan material sedimen di sepanjang sungai, dapat berdampak cukup besar pada morfologi sungai. Keberadaan sedimen yang terlalu banyak dapat mempengaruhi perubahan morfologi seperti perubahan bentuk aliran dan kedangkalan di sungai, yang dapat menyebabkan air meluap yang dapat menyebabkan bencana banjir setiap tahunnya. Dalam banyak kasus yang ditemukan di Kabupaten Bantaeang, Sungai Calendu mengalami perubahan morfologi yang signifikan akibat sedimentasi yang terlalu tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa banyak transportasi sedimen dan pengaruh sedimen terhadap perubahan aliran Sungai Calendu di Kabupaten Bantaeng. dan hasil yang diperoleh untuk metode USBR, kejadian pengangkutan sedimen terapung sebesar 13,85 ton/tahun dan total pengangkutan sedimen terapung dengan debit desain Q50 sebesar 178,52 ton, pengangkutan sedimen dasar menggunakan metode Mayer Petter Muler sebesar 1903,72 ton/tahun, Einstein 78,70 ton/tahun, dan berdasarkan data lapangan sebesar 56,22 ton/tahun. Metode yang mendekati data lapangan adalah metode Einstein. Berdasarkan tahun 2018 hingga 2021, terjadi perubahan morfologi dimana pada tahun 2020 diperoleh pengangkutan sedimen terbesar, yaitu 24,39 ton/tahun.
Analisis Keamanan dan Stabilitas Bangunan Pesisir Terhadap Hantaman Gelombang di Pantai Merpati, Kab. Bulukumba Zulhaidir DJ, Muhammad; Arman, Muayyanah; Nenny; Kasmawati; Al Imran, Hamzah; Kuba, Muh.Syafa’at S.; Syamsuri, Andi Maqbul; Antaria, Sukmasari
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i1.336

Abstract

Pantai Merpati merupakan sebuah Lokasi yang berada di Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba yang dimana daerah tersebut merupakan daerah perindustrian seperti pasar,dermaga dan juga sebagai ikon baru untuk Kabupaten Bulukumba,terdapat beberapa bangunan pengaman pantai yang tentunnya sangat berperan penting untuk menjaga daerah pesisir dari abrasi pantai, dari hasil survey yang kami lakukan terdapat beberapa titik kerusakan terjadi pada banguna tersebuyang jika dibiarkan secara perlahan akan merusak bagian lain hingga berpotensi merusak seluruh bagian bangunan yang dapat mengakibatkan terjadinya abrasi sekitar bangunan dan merusak jalanan. Adapun tujuan dari penelitian yang kami lakukan adalah untuk mengetahui presentasi kerusakan yang tejadi pada bangunan pengaman antai serta menghitung stabilitas bangunan terhada gaya geser dan guling. Dari hasil yang kami dapatkan untuk setelah menganalisis dan survey langsung adalah kerusakan yang terjadi yaitu dibawah 1% dimana dalam CERC ditetakan bahwa bangunan dikatakan aman apabila kerusakan ≤ 5% dan stabilitas terhadap guling dan geser aman.
PENGARUH VIDEO ANIMASI POWTOON TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK IQRA’ KOTA PADANG: Quasy Eksperimen Era Rahmadani Putri; Vivi; Yulsyofriend; Nenny; Elise
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video animsai Powtoon terhadap kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun di Tk Iqra’ Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasy eksperimen. Subjek penelitian penelitian berjumlah 20 anak yang terbagi dalam dua kelompok: B2 (10 anak) sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan berupa video animasi Powtoon, dan kelas B1 (10 anak) sebagi kelas kontrol yang tidak diberi perlakuan. Instrumen pengumpulan data terdiri dari tujuh butir item dengan empat kategori penilaian, yaiti bb (1), MB (2), BSH (3), dan BSB (4). Analisis data diawali dengan uji normaliatas dan uji homogenitas untuk memastikan distribusi data kesamaan dan varians. Setelah dipastikan normal dan homogen, dilanjutkan dnegan uji hopotesi menggunakan paired smple t-test dan independen saple t-test. Hasil analisis menunjukan adanya peningkatan skor yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen, yaitu rata-rata sebasar 70 poin, dibandingakan dengan kelompok kotrol yang mengalami kenaikan sebesar 55 poin. Tentunya ini menunjukkan bahwa video animasi Powtoon memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan menyimak anak usia dini. Dengan demikian, media pembelajaran berbasia video animasi Powtoon dapat menjadi altenatif yang efektif dalam peningkatan aspek perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun khususnya kemampuan menyimak.