Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Language and Communication Development of Students with Hearing Problems in Special Needs Schools Saputra, Ahmad Yudi; Hadi, Ade Sopyan; Hamdi, Zulfadli
International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC) Vol. 1 No. 1 (2024): International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijplc.v1i1.4

Abstract

Language and speech are tools for communication. Language and communication problems are particularly evident in students with hearing and speech problems. This research aims to find out the hearing and speech problems of hearing-impaired students from the aspects of phonology, morphology, syntax, semantics, and pragmatics. Three theories are closely related to communication, language, and speech. First are behaviorism theory, nativism theory, and interactionalism theory. This study uses a design-shape research case that uses a qualitative approach to explain and describe language and speech errors among students with more profound hearing problems. Results from the analysis of the findings acquired, that the research almost answered the questions by using three types of instruments: interview anecdotal records, and even checklists. Through all three methods, we can conclude that the student's hearing becomes increasingly bad, and it becomes more and more difficult for him to speak well. Students who have level hearing which is light and simple can speak if given intervention regularly while students with severe or relatively severe hearing need to get treatment immediately. Collaboration with parents also plays an important role in helping the student with hearing problems in dealing with disability. Continuous education at home and at school have positive impacts on the students. 
Dampak Diskriminasi terhadap Kesehatan Mental: Refleksi terkait Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan terhadap Penghayat Hadi, Ade Sopyan; Sutanto, Zulkifli Alamsah; Ridwan, Ahmad; Suyato, Suyato
Jurnal Kawistara Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.105173

Abstract

Pada penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Indonesia, diskriminasi seringkali menimpa. Meski berbagai program pemerintah telah dilakukan untuk melindungi penghayat kepercayaan, namun celah diskriminasi masih terjadi. Hingga sekarang masih ditemukan pola intoleransi terhadap kelompok agama minoritas melalui mobilisasi kelompok intoleran. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan secara rinci Diskriminasi terhadap Penghayat Kepercayaan di Indonesia sebagai Cerminan Ketidaksinkronan Nilai Pancasila dan Hak Asasi Manusia serta Dampaknya terhadap Kesehatan Mental. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kepustakaan. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data sekunder seperti buku catatan, artikel jurnal, serta data dari internet seperti situs website resmi. Hasil penelitian ini yaitu diskriminasi yang dilakukan seperti pembakaran sarana ibadah penghayat kepercayaan Kejawen Urip Sejati dan pengucilan terhadap penghayat kepercayaan Kaharingan di Kalimantan merupakan sesuatu yang tidak dibenarkan oleh Pancasila dan prinsip hak asasi manusia, hal tersbut juga dapat menganggu kesehatan mental para penghayat yang mnenjadi korban. Kesimpulan penelitian ini yaitu adanya diskriminasi yang terjadi  mengingatkan kita kembali kepada Pancasila untuk diamalkan lebih kuat agar hal serupa tidak terjadi lagi sehingga hak asasi manusia bisa ditegakkan untuk kesehatan mental bangsa  Indonesia.
Dampak Diskriminasi terhadap Kesehatan Mental: Refleksi terkait Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan terhadap Penghayat Hadi, Ade Sopyan; Sutanto, Zulkifli Alamsah; Ridwan, Ahmad; Suyato, Suyato
Jurnal Kawistara Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.105173

Abstract

Pada penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Indonesia, diskriminasi seringkali menimpa. Meski berbagai program pemerintah telah dilakukan untuk melindungi penghayat kepercayaan, namun celah diskriminasi masih terjadi. Hingga sekarang masih ditemukan pola intoleransi terhadap kelompok agama minoritas melalui mobilisasi kelompok intoleran. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan secara rinci Diskriminasi terhadap Penghayat Kepercayaan di Indonesia sebagai Cerminan Ketidaksinkronan Nilai Pancasila dan Hak Asasi Manusia serta Dampaknya terhadap Kesehatan Mental. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kepustakaan. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data sekunder seperti buku catatan, artikel jurnal, serta data dari internet seperti situs website resmi. Hasil penelitian ini yaitu diskriminasi yang dilakukan seperti pembakaran sarana ibadah penghayat kepercayaan Kejawen Urip Sejati dan pengucilan terhadap penghayat kepercayaan Kaharingan di Kalimantan merupakan sesuatu yang tidak dibenarkan oleh Pancasila dan prinsip hak asasi manusia, hal tersbut juga dapat menganggu kesehatan mental para penghayat yang mnenjadi korban. Kesimpulan penelitian ini yaitu adanya diskriminasi yang terjadi  mengingatkan kita kembali kepada Pancasila untuk diamalkan lebih kuat agar hal serupa tidak terjadi lagi sehingga hak asasi manusia bisa ditegakkan untuk kesehatan mental bangsa  Indonesia.