Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Perbandingan Performa Flutter dan React Native Pada Aplikasi Pencatatan Keuangan Pribadi Fredra, Davin Dalana Fidelio; Agi Putra Kharisma; Fais Al Huda
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan framework pengembangan aplikasi mobile lintas platform merupakan keputusan teknis krusial yang berdampak langsung pada kualitas performa aplikasi. Flutter dan React Native adalah dua framework cross-platform paling dominan di industri, namun hasil perbandingan yang ada seringkali tidak konsisten. Penelitian ini menganalisis dan membandingkan performa keduanya pada aplikasi pencatatan keuangan pribadi berbasis Android, mengukur empat metrik: startup time, frame rate (FPS), memory usage, dan CPU usage. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium terkontrol dengan dua prototipe aplikasi identik secara fungsional menggunakan arsitektur MVVM, diuji pada empat skenario dengan 30 iterasi per skenario pada perangkat Realme 14T. Hasil menunjukkan React Native unggul dalam startup time 22,28% lebih cepat (r = 0,86). Flutter lebih efisien dalam CPU usage: 91,89% lebih efisien pada Input Transaksi (Cohen's d = -5,96) dan 78,26% pada Dashboard Analitik (r = 0,86). Memory usage bervariasi tergantung beban kerja. Flutter direkomendasikan untuk pengembangan aplikasi pencatatan keuangan pribadi karena keunggulan konsisten pada efisiensi CPU.
Analisis Penerapan Aplikasi Inventaris Berbasis Android (Studi Kasus: Toko Aneka Botol Plastik Blitar) Rafi Nasrullah, Zidan; Agi Putra Kharisma; Fais Al Huda`
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toko Aneka Botol Plastik Blitar merupakan UMKM dengan variasi produk yang beragam dan masih mengandalkan sistem pencatatan manual dalam pengelolaan inventarisnya. Metode manual tersebut rentan terhadap kesalahan manusia, tidak efisien dalam hal waktu, dan menghasilkan data yang kurang akurat sehingga menghambat pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan aplikasi inventaris berbasis Android yang dikembangkan sebagai solusi digitalisasi, dengan fokus pada tiga aspek utama: efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna (usability). Aplikasi dikembangkan menggunakan framework Flutter dan Firebase sebagai backend dengan arsitektur MVVM (Model-View-ViewModel), serta mengacu pada model pengembangan Waterfall. Pengujian dilakukan melalui tiga skenario, yaitu pengecekan stok barang (SK-01), pencatatan transaksi penjualan (SK-02), dan pencarian informasi barang (SK-03), yang masing-masing dilaksanakan dalam kondisi manual dan menggunakan aplikasi. Analisis statistik menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa penerapan aplikasi secara signifikan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dibandingkan metode manual. Selain itu, pengujian usability menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor yang tergolong baik, mengindikasikan bahwa aplikasi dapat diterima dan digunakan dengan mudah oleh pengguna akhir. Penelitian ini membuktikan bahwa digitalisasi sistem inventaris melalui aplikasi berbasis Android mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi operasional UMKM.
Analisis Perbandingan Progressive Web App dan Website Konvensional pada Platform E-Commerce Motiv Coffee untuk Optimalisasi Pengalaman Pengguna B2B-B2C Mario, Qyan Rommy; Agi Putra Kharisma; Fais Al Huda
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan Motiv Coffee pada marketplace eksternal dengan komisi hingga 15% mendorong pengembangan platform e-commerce internal yang mampu melayani segmen Business-to-Consumer (B2C) dan Business-to-Business (B2B). Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja teknis dan pengalaman pengguna antara dua arsitektur platform: Progressive Web App (PWA) dan Website Konvensional, yang dibangun menggunakan framework Next.js dan basis data PostgreSQL. Pendekatan analitik-komparatif dengan metode campuran diterapkan; pengujian kinerja teknis dilakukan dengan 10 iterasi untuk RAM dan transfer data serta 20 iterasi untuk Google Lighthouse, sedangkan pengujian pengalaman pengguna melibatkan 12 partisipan (10 B2C, 2 B2B) menggunakan System Usability Scale (SUS) dan pencatatan waktu penyelesaian tugas. Pengujian hipotesis menggunakan Mann-Whitney U Test, Independent Sample T-Test berdasarkan verifikasi normalitas Shapiro-Wilk, dan Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan PWA unggul dalam efisiensi RAM (selisih median 3.406 KB, p=0,0342), kecepatan muat repeat visit (626 ms vs 1.140 ms, p=0,0140), dan efisiensi tugas (47,5% lebih cepat, p=0,0008). Website Konvensional lebih unggul pada first visit LCP (74,75 ms, p=0,0047) dan efisiensi data (p=0,0000). Tidak ada perbedaan signifikan pada efektivitas (p=0,8298) dan kepuasan (p=0,6028); kedua platform mencapai "Best Imaginable" SUS (Website Konvensional: 93,33; PWA: 94,58). PWA direkomendasikan sebagai pilihan optimal, khususnya untuk penggunaan berulang B2B.