Penelitian ini bertujuan menganalisis peran disiplin kerja dalam memediasi pengaruh motivasi kerja dan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 97 karyawan Departemen Cutting PT Bridgestone Tire Indonesia Bekasi yang dipilih melalui simple random sampling. Data dianalisis menggunakan metode Structural Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, sedangkan program K3 tidak berpengaruh signifikan. Disiplin kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, disiplin kerja memediasi secara marginal signifikan hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan, namun tidak memediasi hubungan antara program K3 dan kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi dan disiplin kerja sebagai strategi utama dalam meningkatkan kinerja karyawan di sektor industri manufaktur.