Palinggi, Monika Datu Mirring
Unknown Affiliation

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Abu Bonggol Jagung Pada Tanah Lempung Terhadap Uji California Bearing Ratio Orlinianto Pasauran; Wong, Irwan Lie Keng; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/12pfcj45

Abstract

Metodologi dalam penelitian ini adalah melakukan serangkaian pengujian karakteristik tanah kemudian merancang komposisi campuran pengujian Kompaksi (Proctor Standard) untuk mendapatkan nilai kadar air optimum, Pengujian California Bearing Ratio (Unsoaked Design CBR dan Soaked Design CBR) untuk mendapatkan nilai daya dukung tanah.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tanah memenuhi karakteristik sebagai tanah lempung. Dari pengujian Kompaksi standard pada titik 1 dan titik 2 dengan variasi campuran 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10% mengalami peningkatanpada kadar air optimum dan kepadatan kering makasimum.Pada kadar air optimum pada titik 1 yaitu 21,982%, 23,210%, 23,577%, 23,813%, 24,303%. Sedangkan pada titik 2 yaitu 22,046%, 22,898%, 23,200%, 23,750%, 24,000%. Dari pengujian California Bearing Ratio pada Unsoaked Design CBR mengalami peningkatan harga CBR baik titik 1 maupun titik 2 dimana harga CBR titik 1 yaitu 4,967%, 8,200%, 9,267%, 10,167% sedangkan harga CBR pada titik 2 yaitu 2,200%, 3,633%, 4,200%, 5,300%, 8,667%. Untuk Pengujian California Bearing Ratio pada Soaked Design CBR diperoleh harga CBR pada titik 1 yaitu 2,500%, 3,100%, 5,667%, 7,933%, 8,567% sedangkan pada titik 2 yaitu 1,867%, 2,367%, 3,700%, 4,733%, 5,367%. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa abu bonggol jagung meningkatkan nilai CBR tanah sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan daya dukung tanah lempung organik. 
Analisis Persepsi Pengguna Jalan Terhadap Fasilitas Penyeberangan di Ruas Jalan AP.Pettarani Oktavianty Batto; Rachman, Rais; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5772/wnr3tc09

Abstract

Jembatan Penyeberangan Orang merupakan salah satu fasilitas pejalan kaki yang sangat bermanfaat bagi kelancaran lalu lintas. Sedangkan dari hasil pengamatan, Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan A.P. Pettarani belum dimanfaatkan secara optimal, sebagai contoh pejalan kaki masih mengunakan badan jalan sebagai media untuk penyeberangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisistik pejalan kaki dan persepsi pejalan kaki terhadap fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan A.P.Pettarani. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dengan menggunakan kuisioner atau angket dan dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakterisitik pejalan kaki lebih didominasi oleh laki-laki dengan rentang umur yaitu 17-26 tahun oleh pelajar/mahasiswa, dan persepsi pejalan kaki sangat bervariasi baik yang menggunakan maupun yang tidak menggunakan Jembatan Penyeberangan Orang A.P Pettarani. Dari semua variabel yang diteliti, variabel yang paling mempengaruhi adalah variabel X3 yaitu jarak tempuh yang mana pada beberapa kasus pejalan kaki enggan untuk menggunakan Jembatan Penyeberangan Orang karena jarak dari titik melakukan perjalanan ke tempat tujuan menjadi lebih jauh. Sehingga terkadang banyak pejalan kaki yang lebih memilih untuk melintas di badan jalan. 
Waktu Tempuh Perjalanan Penduduk Perumahan Puri Yuhana Permai dan Bukit Khatulstiwa Gideon Irianto Minanga; Rachman, Rais; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 2 (2020): PCEJ, Vol.2, No.2, June 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/e5pbs590

Abstract

Fenomena yang terjadi di Kota Makassar dalam permasalahan waktu tempuh adalah lebih banyak pengguna kendaraan pribdadi dibandingkn dengan pengguna jasa angkutan umum. Pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar yang sangat pesat berpengaruh pada daya beli masyarakat dan meningkatkan jumlah kepemilikan kendaraan bermotor. Konsekuensinya perjaanan menjadi lebih Panjang dan waktu tempuh yang dibutuhkan menjadi lebih lama dan lebih Panjang dari penggunaan kendaraan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel-variabel bebas yang mempengaruhi waktu tempuh pekerja yang berdomisili di Perumahan Puri Yuhana Permai dan Bukit Khatulisiwa untuk sampai ke tempat kerja, dan memodelkan waktu tempuh berdasarkan variabel bebas yang signifikan terhadap waktu tempuh pekerja tersebutmenggunakan metode regresi linear berganda SPSS 22.0. Hasil Penelitian pada masing-masing perumahan menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap waktu tempuh perumahan Puri Yuhana Permai adalah moda (X3) dan adalah jarak tempuh (X4), dan Bukit Khtulisiwa adalah jarak tempuh (X4). Serta diketahui bahwa dominasi urutan waktu tempuh perumahan puri yuhana permai (15-30 Menit) 47,3%, (30-45 Menit) 32,7%, (<15 Menit) 10,9%, (60 Menit) 9,1%. Sedangkan untuk Perumahan Bukit Khatulistiwa (15-30 Menit) 37,3%, (30-45 Menit) 28%, (<15 Menit) 18,7%, (60 Menit) atau 16%.
Analisis Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Ruas Jalan Veteran Selatan Indrian Citra; Rachman, Rais; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 2 (2020): PCEJ, Vol.2, No.2, June 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/gwfwfb20

Abstract

Hambatan samping adalah aktivitas di samping jalan yang sangat menganggu kelancaran arus lalu lintas. Jalan yang seharusnya digunakan untuk arus lalu lintas tersita untuk kendaraan berhenti. Serta banyaknya akses keluar masuk kendar aan dari lahan sepanjang jalan semakin menambah kepadatan pada ruas jalan tersebut. Seharusnya ruas jalan yang dibutuhkan harus sesuai dengan ruas yang ada tanpa terganggu oleh hambatan samping. Faktanya ruas jalan Veteran Selatan ini cukup padat pada waktu tertentu dengan parkir kendaraan dan angkutan umum yang menurunkan penumpang di sepanjang jalan. Selain itu di tambah jumlah pejalan kaki yang berjalan atau menyebrang sepan jang segmen jalan, dan jumlah kendaraan bermotor yang masuk keluar dari samping jalan serta arus kendraan yang bergerak lambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengteahui apakah hambatan samping adalah penyebab kemacetan pada ruas jalan Veteran Selatan, atau arus yang dating ke ruas jalan perintis kemerdekaan yang besar. Dari hasil analisis data diperoleh arus lalu lintas puncak rata-rata selama 3 hari pengamatan sebesar 1.606,6 smp/jam, hambatan samping pada saat arus puncak sebesar 283,7 smp/15 mnt kapasitas jalan sebesar 1474,4 smp/jam, derajat kejenuhan rata-rata sebesar 1,08.
Analisis Bangkitan Perjalanan Berbasis Rumah Tangga pada Perumahan Bumi Tamanlarea Permai Kota Makassar Sandy Nikolas Putra; Rachman, Rais; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 1 (2020): PCEJ, Vol.2, No.1, March 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/48y34437

Abstract

Perumahan Bumi Tamalanrea Permai adalah salah satu kawasan perumahan yang terletak di bagian timur kota. Perumahan ini termasuk perumahan yang berskala besar berkisar kurang lebih 74 ribu jiwa. Kompleks perumahan ini memiliki jumlah penduduk yang karakteristik masyarakatnya yang heterogen baik dari segi strata sosial budaya, pekerjaan, maupun tingkat pendapatan.Tujuan penelitian memodelkan bangkitan perjalanan pekerja pada perumahan Bumi Tamanlanrea Permai (BTP) Kota Makassar dengan mengambil kasus perjalanan pada Blok A, B, L dan M. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik penduduk di perumahan BTP (Bumi Tamalanrea Pemai) adalah jumlah anggota keluarga, jumlah kepemilikan sepeda motor, jumlah kepemilikan mobil, jumlah penghasilan keluarga, jumlah anggota keluarga yang bekerja. Pilihan kendaraan pekerja untuk melakukan perjalanan sepeda motor masih menjadi pilihan terbanyak untuk bekerja. Pada perumahan ini bangkitan perjalanan dipengaruhi oleh jumlah kepemilikan sepeda motor, jumlah anggota keluarga yang bekerja dan jumlah anggota keluarga yang bersekolah/kuliah berpengaruh positif terhadap jumlah bangkitan perjalanan.
Pengaruh Penggunaan Serat Rotan Terhadap Stabilitas Dan Durabilitas Untuk Bahan Tambah Campuran Lataston Juinto Siada Putra; Risal Alfin Inrinto; Rachman, Rais; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 1 No. 1 (2019): PCEJ, Vol.1, No.1, September 2019
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/g364gw39

Abstract

Salah satu perkerasan jalan yang sering digunakan di Indonesia yaitu campuran Lataston. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian terhadap karakteristik campuran Lataston HRS-WC dan HRS-BASE dengan memanfaatkan serat rotan sebagai bahan tambah. Hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium Jalan dan Aspal Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar, menunjukkan bahwa karakteristik bahan perkerasan dengan penambahan serat rotan memenuhi spasifikasi sebagai bahan lapisan perkerasan jalan. Hasil uji Marshall diperoleh karakteristik campuran Lataston HRS-WC dengan kadar serat rotan 10% mendapatkan Indeks Perendaman (IP) / Indeks Kekuatan Sisa (IKS) / durabilitas sebesar 94,77% dan Lataston HRS-BASE dengan kadar serat rotan 10% mendapatkan Indeks Perendaman (IP) / Indeks Kekuatan Sisa (IKS) / Durabilitas sebesar 92,48%. 
Analisis Bangkitan Perjalanan Penduduk Pada Desa Lantang Rivaldy A. D. Patinggi; Bungin, Erni Rante; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/6n7jcf95

Abstract

Kabupaten Takalar merupakan salah satu kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan. Kabupaten Takalar mempunyai luas wilayah 566,51 km2 dengan jumlah penduduk ± 295.892 jiwa. Desa lantang merupakan salah satu desa yang terdapat di Kabupaten Takalar, Kecamatan Polombangkeng Selatan dengan jumlah penduduk ± 2500 jiwa  yang mengakibatkan bangkitan lalu lintas untuk pergi melakukan kegiatan di kantor, sekolah, pasar dan lain-lain. Aktivitas penduduk di sebuah kelurahan atau desa akan meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kegiatan penduduk untuk melakukan aktivitas sehari-hari mereka. Untuk memudahkan aktivitas tersebut penduduk menggunakan alat transportasi berupa kendaraan bermotor atau beroda empat. Tujuan transportasi ini sebagai alat untuk melakukan perpindahan dari suatu daerah ke daerah lain secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penduduk dan model bangkitan perjalanan penduduk di Desa Lantang. Menggunakan metode regresi linear berganda SPSS 22.0. Hasil penelitian pada Desa Lantang adalah kepemilikan sepeda motor, jumlah penghasilan rata-rata keluarga per bulan, jumlah anggota keluarga yang bekerja, dan jumlah anggota keluarga yang masih bersekolah. Hal tersebut dapat dilihat pada model persamaan regresi linear berganda yaitu : Y = -0,983 + 0,491X2 + 0,793X4 + 0,413X5 + 0,358X6
Analisis Ketersediaan dan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan untuk Parkir pada Gereja Katedral Jalan Kajaolalido, Makassar Efan Tandi Payung; Tanan, Benyamin; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/5pqqmy88

Abstract

Gereja Katedral Hati Yesus Maha Kudus yang berlokasi di Jalan Kajaolalido, Makassar. Dengan meningkatnya jumlah jemaat yang menghadiri ibadah, terutama pada hari Minggu, kebutuhan akan fasilitas parkir semakin meningkat. sehingga menyebabkan kemacetan di sekitar area gereja akibat banyaknya kendaraan yang diparkir di badan jalan. Penelitian ini mengevaluasi ketersediaan ruang parkir dan akumulasi kendaraan pada hari Minggu di setiap sesi ibadah, serta memberikan rekomendasi untuk optimalisasi lahan parkir. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengamatan langsung dan analisis data sesuai dengan pedoman perencanaan fasilitas parkir dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat 1998. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan parkir yang tersedia saat ini tidak mampu menampung seluruh kendaraan jemaat, terutama pada jam-jam puncak ibadah. Kurangnya lahan parkir yang memadai dan tidak adanya marka parkir yang jelas mengakibatkan sebagian besar kendaraan diparkir di badan jalan, yang secara signifikan mengurangi kapasitas jalan dan mengganggu fungsi jalan yang akan menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi gereja. Akumulasi rata-rata menunjukkan 33 sepeda motor dan 27 mobil parkir di area gereja dan 25 mobil yang parkir di badan jalan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian merekomendasikan penerapan pola parkir 90° yang lebih efisien, penambahan marka parkir, serta penataan ulang akses keluar-masuk kendaraan guna mengurangi kemacetan.
Tarikan Pergerakan Penduduk Makassar Menuju Mall Ratu Indah Wisthyani Pongbanne; Palinggi, Monika Datu Mirring; Rachman, Rais
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/zg15e127

Abstract

Mall Ratu Indah adalah Mall terbesar kedua di Makassar yang didirikan pada tahun 1999, pengunjung yang datang tidak hanya dari jalan namun dari beberapa daerah lain yang berada di provinsi Sulawesi Selatan. Oleh karena itu Mall Ratu Indah bisa menimbulkan tarikan perjalanan yang cukup besar serta memicu terjadinya keramaian/kemacetan maka perlu diadakan penelitian pergerakan tarikan pergerakan ke pusat perbelanjaan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang paling mempengaruhi tarikan menuju Mall Ratu Indah dan mengetahui model tarikan perjalanan menuju Mall ratu indah. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi dari Statistical Program for Social Science (SPSS) Versi 25.0. Survei data primer dilakukan pada hari Senin, rabu, dan minggu dengan membagikan kuesioner kepada pengunjung yang datang dan data sekunder dari peta atau lokasi serta pengunjung yang datang. Berdasarkan hasil perhitungan data primer diperoleh faktor yang paling mempengaruhi tarikan menuju mall Ratu Indah yaitu faktor jenis kelamin sebesar 0,734 kali tarikan pergerakan/hari dan waktu perjalanan sebesar 0,936 kali tarikan pergerakan/hari. 
Penggunaan Limbah Gypsum Terhadap Campuran SMA Kasar Dengan Agregat Sungai Sadang Pinrang Kelvin Fernando; Tangdialla, Lintje Tammu; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/ddzcsx95

Abstract

Lapisan perkerasan jalan merupakan komponen penting dari struktur jalan. Banyak di antaranya terjadi kerusakan sebelum masa pakainya, yang mencakup retak, distorsi, berlubang, dan pengelupasan. Oleh karenana itu dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristik campuran SMA kasar dengan menggunakan limbah gypsum dan pengaruh limbah gypsum pada campuran SMA Kasar. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa Karakteristik agregat dari Sungai Sadang Kabupaten Pinrang, aspal penetrasi 60/70, berat jenis filler semen, dan limbah gypsum sebagai bahan tambah memenuhi persyaratan dalam campuran SMA Kasar berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Dan Adanya penambahan limbah gypsum mempengaruhi karakteristik campuran SMA kasar yaitu nilai VMA, dimana nilai VMA melebihi nilai minimum yang di tentukan yaitu sebesar 17 %.