Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Community Empowerment Journal

Upaya pendampingan dalam mengenalkan bahasa Inggris untuk anak usia dini Yundayani, Audi; Arifannisa, Arifannisa; Astuti, Sari
Community Empowerment Journal Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v3i1.121

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris sebagai bahasa asing di Indonesia menjadi hal yang dianggap penting sebagai kebutuhan dalam menghadap dinamika perkembangan global. Pengenalan Bahasa Inggris sejak usia dini dapat meningkatkan penguasaan bahasa, tetapi banyak orang tua ragu tentang metode dan waktu yang tepat.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk melakukan pendampingan orang tua dalam mengenalkan bahasa Inggris untuk AUD. Kegiatan dilakukan di sebuah Yayasan Pendidikan di daerah Bogor dengan melibatkan orang tua. Kegiatan dilakukan melalui pamaparan konsep pengenalan bahasa Inggris sebagai bahasa asing untuk AUD yang dilanjutkan dengan proses diskusi. Untuk mengetahui persepsi peserta terhadap pengenalan bahasa Inggris untuk anak usia dini, peserta diminta untuk mengisi angket. Hasil dari kegiatan ini adalah kesadaran orang tua tentang bagaimana cara dan kapan waktu yang tepat untuk mengenalkan bahasa Inggris sebagai bahasa asing ke AUD. Kesadaran ini juga diikuti dengan pemahaman peserta tentang pentingnya kolaborasi antara orang tua dan guru dalam proses pengenalan bahasa Inggris. Kegiatan ini memberikan implikasi pentingnya integrasi yang berkelanjutan antara dunia perguruan tinggi dan stakeholder sekolah untuk berkomitmen dan mencapai tujuan bersama. English mastery as a foreign language is regarded as crucial and indispensable in Indonesia for navigating the complexities of global development. English is introduced as a foreign language in early childhood, influencing the capacity to improve one's English proficiency. At the same time, parents require clarification regarding the appropriate method and timing for introducing English to early childhood. The objective of this community service activity is to aid parents in the process of introducing English to early development. The activity was conducted at an Education Foundation in Bogor, where parents were involved. The activity was conducted by subjecting participants to the concept of introducing English as a foreign language in early childhood, which was subsequently followed by a discussion process. A questionnaire was distributed to the participants to ascertain their perspectives on introducing English as a foreign language in early childhood. This activity aimed to advise parents about the appropriate timing and strategy for introducing English as a foreign language to early childhood. This awareness led to the participant's understanding of how crucial it is for parents and early childhood teachers to work together when introducing English. The activity highlights the need for ongoing integration between the higher education institution and school stakeholders to commit to and achieve common objectives.
Pendampingan guru-guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan dalam mengasah keterampilan public speaking Yundayani, Audi; Hasani, Ihsan; Chan, Apri Satriawan; Dewantara, Andi Taufan Bayu; Sasmita, Nafisah Manda; Wibowo, Alya Hadistya; Halfa, Aisyah Amirah
Community Empowerment Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v3i3.224

Abstract

Penguasaan keterampilan public speaking menjadi poin penting dalam mendukung peran guru-guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) dalam proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan verbal tetapi juga mengasah kemampuan non-verbal. Tahap analisis kebutuhan menujukkan bahwa masih ada guru-guru PJOK yang terkendala dalam penguasaan keterampilan public speaking. Mereka tidak percaya diri, kesulitan mengatur waktu berbicara, dan mengelola bahasa tubuh yang tepat. Mereka juga masih kurang memahami bagaimana menarik perhatian audience dan beradapatasi dalam berbagai situasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan guru-guru PJOK dalam mengasah keterampilan public speaking mereka. Metode kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan melakukan analisis kebutuhan, membuat rencana kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam tahap pelaksanaan, peserta diminta untuk mengisi angket di awal dan di akhir kegiatan. Pemaparan materi diberikan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dan praktik oleh perwakilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta yang diketahui melalui pengisian angket, termasuk kesan, dan pesan sebagai tanggapan dari pertanyaan terbuka. Unjuk kerja yang dilakukan perwakilan peserta juga menggambarkan kemampuan public speaking dan pemahaman peserta yang semakin baik. Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu stimulus yang baik dalam pengembangan kompetensi guru-guru PJOK yang berkelanjutan dan berdaya. Mastery of public speaking skills is essential for supporting the functions of physical education, sports, and health (PE) teachers, with a focus on refining non-verbal abilities and developing verbal skills. It was discovered that certain PE teachers continue to encounter difficulties in developing their public speaking skills. They tend to struggle with managing their speaking time effectively, using proper body language, and maintaining confidence. They also do not know how to adapt to the moment and keep the audience engaged. This community service initiative is designed to help PE teachers enhance their public speaking skills through conducting a needs analysis, formulating an activity plan, implementing the plan, and evaluating the outcomes. The participants were asked to submit a questionnaire at the beginning and end of the activity during the implementation phase. The presentation of the material was followed by a question-and-answer session and practice sessions led by group representatives. Participants responded positively to the activity, as evidenced by their questionnaire responses. The public speaking skills and comprehension of the participants’ representatives were also observed to have improved during their performances. This service activity effectively stimulates the ongoing development of competent and empowered PE teachers.