Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

AD-DAKHIL SUMBER RIWAYAT AHLI KITAB; ISRA’ILIYAT DALAM TAFSIR IBN KATSIR Mujiburrohman, Mujiburrohman; Sa’ad, Suadi; Rosa, Andi; Ahmad Ghufron, Iffan
DESANTA (Indonesian of Interdisciplinary Journal) Vol. 4 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Desanta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tafsir merupakan kajian kritis dalam pemahaman Al-Qur’an, dimana pendekatan terhadap Israiliyyat menjadi subjek diskusi penting. Dalam konteks ini, penelitian ini mengeksplorasi pandangin Ad-Dakhil terhadap Israiliyyat dalam tafsir Ibnu Katsir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana Ad-Dakhil mengelola dan menafsirkan narasi Israiliyyat dalam karyanya secara kualitatif, dengan memahami pendekatan dan kebermanaknaan yang diberikannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis teks dan literature, merujuk pada sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis isi tafsir Ibnu Katsir, dengan pendekatan hermeneutik. Untuk memahami konteks dan interpretasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Ad-Dakhil dalam Ibnu Katsir mengadopsi pendekatan kritis terhadap Israiliyyat, memilahnya berdasarkan keakuratan dan kesesuaian dengan ajaran Islam serta memberikan penekanan pada apek-aspek yang mendukung dan menguatkan pesan Al-Qur’an. Penelitian ini juga menghasilkan sebelas riwayat Israiliyyat dalam enam kisah dalam Al-Qur’an yang masyhur, diantaranya: Dua riwayat dalam kisah penciptaan Khalifah dibumi, tiga riwayat dalam kisah Sapi Betina, satu riwayat dalam kisah Harut dan Marut, dua riwayat dalam kisah Bani Israil yang tersesat selama empat puluh tahun, satu riwayat dalam kisah tipu daya saudara-saudara Yusuf as, serta dua riwayat yang terdapat pada kisah Dzul Qarnain.
PERAN SANTRI DALAM PENDIDIKAN AL-QURAN DI MASYARAKAT (Study Kasus Lebak Banten) Maesuri, Yusi; Sa’ad, Suadi; Tarihoran, Naf’an; Sayehu, Sayehu; Ahmad Gufron, Iffan
Tajdid Vol 8 No 2 (2024): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v8i2.2198

Abstract

Peran santri dalam pembelajaran Al-Qur'an di masyarakat
Unraveling the Meaning of Faith in the Era of Digitalization: A Literature Study of the Religious Evolution of the Post-Millennial Generation Ali, Muhdi; Al Ayubi, Sholahuddin; Sa’ad, Suadi
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 22 No 1 (2025): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/paradigma.v22i1.10264

Abstract

The digitalization of society has become the main catalyst for the transformation of the religious beliefs of Generation Z, who grew up in an era of rapid technological and information progress. This article examines the impact of digital interactions on Generation Z's religious understanding and behavior, with a particular focus on how this group accesses, understands, and articulates their beliefs. A qualitative approach based on a literature review reveals that Generation Z tends to adapt traditional religious values to a digital context, thereby forming a more inclusive and personal religious identity. This generation tends to favor pragmatic, results-oriented spiritual practices, allowing for a more flexible approach to religious exploration. Social media plays an important role in accessing information and building communities related to religion, although social media can also present challenges such as misinformation. As a result, understanding faith in the digital era is becoming increasingly complex, requiring individuals to have strong digital literacy to navigate the diversity of available religious information and build authentic spiritual interpretations in the context of their modern lives.
Pembagian Waris 2 :1 Bagi Ahli Waris Laki-Laki dan Perempuan Terhadap Qs. Al-Nisā [4]:11: (Studi Pemikiran Amina Wadud dalam “Qur’an and Woman”) Padilah, Nurul; Kurniawan, Ade Fakih; Rosa, Andi; Sa’ad, Suadi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1106

Abstract

Artikel ini mengkaji penafsiran QS. Al-Nisā ayat 11, khususnya terkait pembagian warisan 2:1 antara ahli waris laki-laki dan perempuan, melalui lensa hermeneutika feminis Amina Wadud dalam karya Qur’an and Woman. Sementara tafsir tradisional mempertahankan proporsi ini sebagai ketetapan ilahi yang tetap berdasarkan tanggung jawab finansial laki-laki, Wadud menawarkan pembacaan transformatif yang menekankan dimensi etis dan kontekstual dari pesan Al-Qur’an. Dengan menelaah pendekatan tafsir legalistik-struktural dan penafsiran yang sadar gender, kajian ini menunjukkan bahwa keadilan dalam Al-Qur’an tidak semata bersifat numerik, tetapi sangat terkait dengan realitas sosial yang terus berubah. Artikel ini menghadirkan dialog kritis antara penafsiran klasik dan feminis, serta menawarkan pendekatan baru terhadap hukum waris Islam yang sejalan dengan prinsip keadilan dan kesetaraan dalam Al-Qur’an.
Analisis Kesiapan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Kun Karima Pandeglang Santoso, Nofan Budi; Sirojudin, Rumbang; Sa’ad, Suadi; Wasehudin, Wasehudin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i8.3199

Abstract

SMA Kun Karima selaku sekolah penggerak Angkatan 2 yang mengimplementasikan kurikulum merdeka sehabis pandemic Covid 19, perihal tersebut dipengarui oleh pertumbuhan teknologi yang sangat pesat sehingga pengaruhi pergantian kebijakan pemerintah spesialnya di bidang Pembelajaran dengan merubah kurikulum 2013 jadi Kurikulum Merdeka, buat itu hendak terjalin pergantian serta tantangan guru dalam melaksanakan Kurikulum baru tersebut, makalah ini bertujuan menganalisa serta mengevaluasi kegiapan guru Pembelajaran Agama Islam di SMA Kun Karima Pandeglang dalam mempraktikkan Kurikulum Merdeka di kelas X serta XII, Fokusnya merupakan Perencanaan Pendidikan, Penerapan Pendidikan serta Asesmen Pendidikan. Dengan riset mengunakan tata cara kualitatif dengan pendekatan study deskriptif dengan satu responden, hasil merumuskan dalam perencanaan guru sanggup membuat materi ajar serta tujuan pendidikan cocok dengan ciri area SMA Kun Karima, serta guru sanggup mempraktikkan langka- langka pendidikan cocok dengan Materi Ajar yang dibuatnya, terakhir guru melaksanakan asesmen formatif serta sumatif cocok dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Dalam riset ini teruji guru guru Pembelajaran Agama Islam di SMA Kun Karima memiliki kesiapan serta kematangan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Buat mengoptimalkan pencapaian tujuan Pembelajaran yang di harapkan riset ini menggarisbawahi menyesuaikan diri guru dalam implementasi Kurikulum baru serta tingkatkan mutu pengajaran buat kesinambungan pertumbuhan Pembelajaran.
INTERNALISASI PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ‘ALAMIN DALAM MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK GUNA MENANAMKAN SIKAP MODERAT DAN KEBHINEKAAN (STUDI DI MAN 2 KOTA CILEGON BOARDING SCHOOL) NURAENI, DEWI; MA’MUR, ILZAMUDIN; SA’AD, SUADI; WASEHUDIN, WASEHUDIN
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3358

Abstract

The objectives of this study are: 1) to identify activities to internalize the profile of rahmatan lil alamin students at Man 2 Cilegon City 2) To explore the form of character education of the profile of rahmatan lil 'alamin students through aqidah and moral lessons to instill moderate attitudes and diversity 3) To identify the implications of the profile of rahmatan lil alamin students through aqidah and moral lessons to instill moderate attitudes and diversity. This study uses a qualitative method. The object of the study was determined by 7 informants from MAN 2 Cilegon City. Data collection was carried out through direct observation and interviews with informants. The results of the study showed that 1) the internalization program of the rahmatan lil '?lam?n student profile was implemented through 4 core activities, namely inter-curricular, madrasah culture, co-curricular, and extracurricular 2) the form of character building is manifested in civilized attitudes, exemplary, balanced, deliberation, and tolerance 3) the implications of the internalization of the rahmatan lil alamin student profile are grouped into three, namely love for religion and country, high tolerance and anti-extremism. ABSTRAKAdapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengidentifikasi kegiatan apa saja untuk menginternalisasi profil pelajar rahmatan lil alamin di Man 2 Kota Cilegon 2) Untuk mengekplorasi bentuk penanaman budi pekerti profil pelajar rahmatan lil alamin melalui pelajaran akidah akhlak guna menanamkan sikap moderat dan kebhinekaan 3) Untuk mengidentifikasi implikasi profil pelajar rahmatan lil alamin melalui pelajaran akidah akhlak guna menanamkan sikap moderat dan kebhinekaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Objek penelitian ditentukan 7 orang informan dari pihak MAN 2 Kota Cilegon. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung kepada informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) program internalisasi profil pelajar rahmatan lil alamin dilaksanakan melalui 4 kegiatan inti yaitu interakurikuler, budaya madrasah, ko-kurikuler, dan ekstrakurikuler 2) bentuk penanaman budi pekerti diwujudkan dengan sikap berkeadaban, keteladanan, berimbang, musyawarah, dan toleransi 3) implikasi dari internalisasi profil pelajar rahmatan lil alamin dikelompokan menjadi tiga yaitu cinta agama dan tanah air, toleransi yang tinggi dan anti ekstrimisme.