Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS PEWARNAAN PAPANICOLAOU DAN GIEMSA PADA BILASAN BRONKUS KARSINOMA PARU Wiwi, Wiwi; Maulani, Yulita
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.646

Abstract

Kanker karsinoma paru merupakan jenis kanker yang berasal dari sel paru-paru dan sering dikaitkan dengan paparan zat berbahaya seperti asap rokok, polusi udara, atau bahan kimia beracun lainnya. Sitologi pencucian bronkus melibatkan beberapa tahapan, salah satunya adalah proses pewarnaan. Pewarnaan yang baik menghasilkan kontras yang jelas antara inti sel dan sitoplasma. Ada beberapa metode pewarnaan yang digunakan untuk sampel pencuci bronkus, antara lain Giemsa, Diff-Quick, dan Papanicolaou. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 30 sampel cucian bronkial dari Laboratorium Patologi Anatomi RSPAD Gatot Soebroto, yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Sampel yang telah diwarnai kemudian diamati dan analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil pewarnaan bronchial wash menunjukkan bahwa pewarnaan Papanicolaou memberikan persentase sebesar 96,6% dan pewarnaan Giemsa memberikan persentase sebesar 53,7%. Pengamatan kualitas pencucian bronkial dengan menggunakan uji statistik menunjukkan nilai signifikan <0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kualitas pewarnaan Papanicolaou dan Giemsa pada sediaan pencuci bronkial.
ANALISIS PEMERIKSAAN SITOLOGI PADA PASIEN LIMFADENITIS TUBERKULOSIS DENGAN METODE (FNAB) DI HOSPITAL NACIONAL GUIDO VALADARES Magno, Ines Imaculada Ximenes; Maulani, Yulita
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.647

Abstract

Tuberkulosis ialah penyakit infeksi disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini penelitian non-ekperimental serta menggunakan pasien Limfadenitis Tuberkolosis sebagai subjek. Rancangannya merupakan penelitian deskriptif analitik serta pengumpulan data secara restrospektif. Sumber data menggunakan data sekunder di peroleh dari rekam medis hasil pemeriksaan FNAB pada pasien serta memiliki riwayat limfadenitis Tuberkulosis di Laboratorium HNGV. Analisis data menggunakan Analisis univariat. Hasil penelitian diperoleh demografik pasien,Berdasarkan Usia, Pada Pemeriksaan Sitologi Di Laboratorium HNGV, Di Unit Patologi Anatomi Dari Bulan April-Julli,2024 Menunjukan di Usia Dewasa Dan Muda, Dengan sebesar 22,78%, 21,51%,Anak Dan Usia Lanjut 16,45% 13,92% Dan Remaja Serta Balita Dengan Persentase 12,65%.Pada penelitian ini Reactive Limfoide Hyperplasia sangat banyak melalui pemeriksaan selama bulan Januari-November tahun 2023, terdapat 31 pasien  (39,24%) kemudian diikuti Limfadenitis Tuberkulosis, sebanyak 30 pasien (37,97%),Granuloma Infection 7 pasien (8,86%), Metastase dengan 6 pasien (7,59%), Lympoma 3 pasien (3,79%) dan Abcess 2 pasien (2,53%) yang menunjukan angka yan lebih kecil
ANALISIS KADAR HEMOGLOBIN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU YANG MENGKONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT DILI TIMOR-LESTE Bento, Silvia Fernanda Soriano; Maulani, Yulita
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.653

Abstract

Penelitian ini berrtujuan untuk merngertahui kadar hermoglobin pada pernderrita tuberrkulosis paru yang merngkonsumsi obat anti tuberrkulosis di rumah sakit Dili,Timor-Lerster. Pernerlitian ini merrupakan pernerlitian derskriptif analitik. Perngumpulan data  dilakukan sercara rerstrosperktif mernggunakan sumberr data serkunderr yang diperrolerh dari data rerkam merdik hasil permerriksaan kadar hermoglobin pada pernderrita tuberrkulosis paru yang merngkonsumsi obat anti tuberrkulosis.Pernerlitian ini dilakukan di Hospital Nasional Guido Valadarers Timor Lerster pada bulan Juni-Agustus 2024 derngan samperl serbanyak 80 rerspondern. Instrumern yang digunakan dalam pernerlitian ini adalah rerkam merdik pasiern. Analisa data yang digunakan dalam pernerlitian ini adalah analisa univariat yang digunakan untuk mernderskripsikan data yang dilakukan pada tiap variaberl dari hasil pernerlitian. Hasil pernerlitian didapatkan dermografi pasiern, jernis kerlamin laki-laki 43 pasiern ( 53.8% ) perrermpuan 37 pasiern ( 46.3% ).Berrdasarkan umur 10-30 tahun dergan total 33 pasiern ( 41,3% ),31-60 tahun derngan total 29 pasiern ( 39.3% ),>60 tahun ker atas derngan total 18 pasiern ( 22,5% ).Berrdasarkan kadar hermoglobin normal 17 pasiern ( 21.3% )  kadar hermoglobi9n dibawah normal 63 pasiern ( 78.8 % ).Berrdasarkan jernis kerlamin derngan kerterrangan kadar hermoglobin,jernis kerlamin laki-laki derngan kadar hermoglobin dibawah normal 35 pasiern ( 81.4% ) dan kadar hermoglobin normal 8 pasiern ( 18.7% ).Berrdasarkan umur derngan kadar hermoglobin,10-30 tahun kadar hermoglobin dibawah normal 27 pasiern ( 81.3% ) dan kadar hermoglobin normal 6 pasiern ( 18.2% ),31-60 tahun kadar hermoglobi dibawah normal 24 pasiern ( 82.8% ) dan kadar hermoglobin normal 5 pasiern ( 17.2% ).>60 tahun ker atas kadar hermoglobin dibawah normal 12 pasiern ( 66.7% ) dan kadar hermoglobin normal 6 pasiern ( 18.2% ).
PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS SPUTUM BTA TERHADAP METODE PCR (GENEXPERT) PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU Reinaldo da Silva, Helio; Maulani, Yulita
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.656

Abstract

Menurut WHO, tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Sebagian besar penyakit ini menyerang diwilayah berkembang. Tuberculosis merupakan penyakit yang dapat menular yang diakibatkan dari bakteri Mycobacterium Tuberkulosis,bakteri ini lebih banyak menyerang paru-paru (Tuberkulosis paru),serta bisa menyerang bagian tubuh lainnya (Tuberkulosis ekstraparu), Tujuan penelitian ialah memperoleh perbandingan hasil pemeriksaan mikroskopis sputum BTA terhadap metode pcr ( genexpert ) pada pasien tuberculosis dengan metode Random sampling/ acak sederhana yang menjelaskan tentang perbandingan antara variabel hasil pemeriksaan BTA metode mikroskopis dan Genexpert pada penderita TB paru yang menggunakan pendekatan cross sectional yaitu Dimana data diambil dari rekam medis sesuai dengan variabel yang diteliti Dari hasil pengamatan pada sputum suspek tuberkulosis paru yang telah periksa dan didapatkan hasil pada jenis kelamin Pria dan Wanita tidak seimbang yaitu pria 48 orang ( 64,0% ) dan Wanita 27 orang atau 36,0% ,positif terbanyak 21 orang atau 28,0% dan ditemukan hasil Negatif sebanyak 54 orang (72,0%), pemeriksaan GeneXpert/TCM ditemukan MTB Detected sebanyak 29 orang (38,7%) dan tidak di temukan (MTB Not Detected) sebanyak  46 orang (61,3%).