Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE CRASH DURATION PADA KETERLAMBATAN PROYEK JEMBATAN KRUENG PEUDADA Daffa, Muhammad; Muhyi, Abdul; Munardy, Munardy
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 6, No 02 (2023): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKProyek Jembatan Krueng Peudada merupakan proyek yang dijadwalkan selama dua tahun dari Agustus 2022 hingga April 2024. Proyek ini awalnya direncanakan memakan waktu 15minggu dan membutuhkan anggaran sebesar Rp13.534.735.282,73 hingga bulan Maret. Pada tahap saat ini, realisasi proyek baru mencapai 24,82%, jauh tertinggal dari rencana progres 49,48% hingga bulan Maret. Keterlambatan ini berpotensi berdampak pada jadwal dan anggaran proyek secara keseluruhan, yang menyebabkan penundaan lebih lanjut pada tahap-tahap berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat penyelesaian tugas- tugas proyek dengan cara mengurangi risiko keterlambatan lebih lanjut. Data yang diperlukan diperoleh melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara, dan dianalisis dengan menggunakan metode Crash Duration. Untuk mengatasi keterlambatan, beberapa analisis skenario percepatan diusulkan. Skenario pertama melibatkan kerja lembur selama dua jam per hari, yang menghasilkan percepatan selama 4 hari dan tambahan anggaran sebesar Rp219.544.837,89. Skenario kedua diusulkan dengan cara kerja lembur empat jam per hari, menghasilkan percepatan selama satu minggu dan tambahan anggaran sebesar Rp613.389.034,22. Sedangkan skenario terakhir, diusulkan kerja lembur enam jam per hari, yang menghasilkan percepatan selama tiga minggu dan tambahan anggaran sebesar Rp2.682.537.529,09. Dengan menerapkan salah satu dari skenario tersebut, akan menghasilkan percepatan kemajuan proyek, mengurangi risiko penundaan lebih lanjut, dan meningkatkan kinerja proyek secara keseluruhan. Namun, pemilihan skenario yang paling sesuai juga harus dipertimbangkan faktor-faktor seperti keterbatasan anggaran, ketersediaan sumber daya, dan potensi pertukaran antara waktu dan biaya. dalam memastikan penyelesaian Proyek Jembatan Krueng Peudada secara tepat waktu dan efisien. Kata kunci: Keterlambatan, Crash Duration, Pengendalian, Jam Lembur.
RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN METODE PELAKSANAAN PADA PROYEK JEMBATAN PUCOK ALUE KECAMATAN BAKTIYA KABUPATEN ACEH UTARA Suhaila, Sitti; Munardy, Munardy; Irwansyah, Abdullah
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 2, No 02 (2019): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan Pucok Alue Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara adalah jembatan yang direncanakan dengan total panjang 20 m dan lebar 8,6 m. Untuk perhitungan anggaran biaya, metode yang digunakan adalah metode Analisa Harga Satuan Pekerjaan Bina Marga 2016 (AHSP). Hasil perhitungan rencanaan anggaran biaya menunjukkan bahwa biaya pembangunan jembatan Pucok Alue Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara ini yaitu sebesar Rp. 2,237,848,560.47 dan biaya pelaksanaannya sebesar Rp. 1,607,858,690.24. Berdasarkan dari hasil tersebut diperoleh selisih harga antara anggaran biaya pekerjaan dan anggaran biaya pelaksanaan yaitu sebesar Rp. 629,989,870.23 (28%).   Metode pelaksanaan merupakan penjabaran tata cara dan teknik-teknik pelaksanaan pekerjaan. Metode pelaksanaan yang direncanakan yaitu metode pelaksanaan yang efektif dan efesien.dengan menerapkan sistem K3 dan Quality Control serta mengikuti kurva penjadwalan sesuai dengan perencanaan time schedule (kurva-s).Kata kunci : RAB Jembatan, AHSP 2016, Biaya Pelaksanaan, Metode Pelaksanaan 
ANALISIS PERCEPATAN WAKTU MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF PROYEK PENGGANTIAN JEMBATAN BLANG CUT II KECAMATAN BLANG MANGAT KOTA LHOKSEUMAWE Dzaky, Muhammad; Munardy, Munardy; Intan, Syarifah Keumala
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 7, No 01 (2024): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan mempunyai batas waktu (deadline) yang terikat di dalam kontrak, yang berarti proyek harus diselesaikan sebelum atau dalam waktu yang ditentukan. Keterlambatan pengerjaan proyek dapat dicegah dengan percepatan pelaksanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan biaya dan mendapatkan waktu optimal yang dibutuhkan. Metode yang dipakai adalah Time Cost Trade Off (TCTO) dengan 4 skenario jam lembur yaitu 1 jam, 2 jam, 3 jam, dan 4 jam. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data RAB dan Time Schedule dari pekerjaan yang ditinjau yaitu“Penggantian Jembatan Blang Cut II Kec. Blang Mangat, Kota Lhokseumawe”. Program Primavera P6 digunakan untuk perencanaan waktu pelaksanaan untuk mengetahui total waktu proyek dan mendapatkan lintasan kritis. Dari hasil pembahasan mekanisme pengendalian waktu dengan metode Time Cost Trade Off (TCTO) diperoleh bahwa biaya dan waktu yang optimal yakni sebesar Rp1,307,720,769.46 dari biaya normal sebesar Rp1,301,233,570.00 dengan durasi 168 hari dari durasi normal 178 hari.kerja. Dengan melakukan penambahan waktu lembur 1 jam. Persentase kenaikan biaya total proyek sebesar 0.5% dan mempercepat durasi total sebesar 6%. Kata Kunci : Optimalisasi, Biaya, Waktu, Primavera P6
ANALISIS WAKTU DAN BIAYA PROYEK PENINGKATAN JALAN TGK. MUDA LAMUKTA LHOKSEUMAWE DENGAN METODE EARNED VALUE Fauzan, Roni; Munardy, Munardy; Miswar, Khairul
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 5, No 01 (2022): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKeterlambatan proyek berakibat pada terjadinya penyimpangan kinerja waktu dan biaya. Keterlambatan terjadi akibat penggunaan material yang boros dan tenaga kerja yang kurang terampil. Proyek Peningkatan Jalan Tgk. Muda Lamkuta Lhokseumawe mengalami keterlambatan pada minggu ke-7 yang apabila tidak segera diantisipasi maka akan terjadi penyimpangan kinerja waktu dan biaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penyimpangan kinerja waktu dan biaya penyelesaian pekerjaan akibat keterlambatan pada minggu ke-7 yang telah digunakan pada proyek Peningkatan Jalan Tgk. Muda Lamkuta Lhokseumawe. Metode yang digunakan berupa konsep nilai hasil (earned value) mengkaji kecenderungan varian jadwal dan varian biaya pada suatu periode selama proyek berlangsung. Hasil perhitungan dan analisis terhadap penyimpangan kinerja waktu dan biaya yang telah dilakukan dengan metode earned value dari segi indikator kinerja jadwal proyek sampai dengan minggu ke-7 didapat nilai Schedule Variance (SV) bernilai negatif sebesar- Rp. 310.585.260,84 dengan indeks kinerja jadwal (SPI) 1 sehingga dari perhitungan Estimated Completion Date (ECD) diperkirakan waktu penyelesaian proyek mengalami keterlambatan sebesar 23% dari waktu 16 minggu menjadi 20 minggu. Hasil perhitungan dan analisis dari segi indikator kinerja biaya proyek sampai dengan minggu ke-7 didapat nilai Cost Variance (CV) bernilai negatif sebesar - Rp. 75.525.362,06 dengan indeks kinerja biaya (CPI) 1 sehingga  dari perhitungan Estimated At Completion (EAC) diperkirakan biaya penyelesaian proyek mengalami pertambahan biaya sebesar 10% dari anggaran yang telah direncanakan sebesar Rp. 2.915.600.000,00 bertambah menjadi Rp. 3.207.160.000,00. Dapat disimpulkan bahwa jika irama kerja tidak berubah dan tidak ada upaya untuk memperbaiki kinerja, maka dapat diramalkan bahwa proyek akan mengalami Schedule Overrun dari segi waktu dan Cost Overrun dari segi biaya. Kata Kunci : Penyimpangan, Waktu, Biaya, Earned Value 
EVALUASI ANGGARAN BIAYA DAN METODE PELAKSANAAN JALAN TINGKEUM BARO – KUALA CEURAPE KECAMATAN MAKMUR KABUPATEN BIREUEN Arwa, Fatina; Munardy, Munardy; Ismail, Ismail
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 7, No 02 (2024): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKRencana Anggaran Biaya mempunyai fungsi sebagai perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan suatu proyek konstruksi, terdiri dari biaya bahan, upah tenaga kerja, dan biayalain yang terkait. Tujuan penulisan Skripsi ini untuk menghitung ulang anggaran biaya pekerjaan tanah, pelebaran dan perkerasan bahu jalan, perkerasan berbutir, perkerasan aspal, struktur, metode pelaksanaan yang didalamnya terdapat metode kerja alat di setiap item pekerjaannya. Proyek pada penulisan skripsi ini berlokasi di jalan Tingkeum Baro di Kuala Ceurape, Kabupaten Bireuen. Jalan tersebut dibangun dari STA 0 + 000 s/d STA 1 + 600, dan memiliki lebar 5 meter.   Penulis menghitung ulang berasarkan gambar rencana menggunakan AHSP 2023 dengan total biaya Rp.4.949.804.000,00., sedangkan kontraktor menghitung anggran biaya mengunkan AHSP 2018 dengan total biaya Rp. 3.263.750.000,00. Selisih antara biaya perhitungan penulis dan biaya kontraktor adalah Rp. 1.685.860.931,00., dalam persentase 51 % lebih besar dari hitungan kontraktor. Adapun metode pelaksanaan pada proyek tersebut meliputi pekerjaan galian biasa, pekerjaan timbunan pilihan dari sumber galian, pekerjaan penyiapan badan jalan, pekerjaan lapisan pondasi bawah (subbase course), pekerjaan lapisan pondasi atas (base course), pekerjaan lapisan pondasi agregat kelas B bahu, pekerjaan lapis resap pengikat (prime coat), pekerjaan Asphalt Concrete Binder Course (AC- BC), pekerjaan talud dan pekerjaan box culvert. Kata kunci: Rencana Anggaran Biaya, Metode Pelaksanaan, AHSP 2023 
EVALUASI ANGGARAN BIAYA PENAWARAN DAN METODE PELAKSANAAN PROYEK REKONSTRUKSI JALAN SIMPANG MEUNASAH KEUTAPANG – LHEUE SIMPANG KECAMATAN JEUNIB Qamilna, Nadila; Munardy, Munardy; Hanif, Hanif
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKRencana Anggaran Biaya mempunyai fungsi sebagai perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan suatu proyek konstruksi, terdiri dari biaya bahan, upah tenaga kerja, dan biaya lain yang terkait. Tujuan penulisan Skripsi ini untuk mengevaluasi ulang anggaran biaya pekerjaan tanah, perkerasan bahu jalan, perkerasan berbutir, perkerasan aspal, struktur, metode pelaksanaan yang didalamnya terdapat metode kerja alat di setiap item pekerjaannya. Proyek pada penulisan skripsi ini berlokasi di jalan Simpang Meunasah Keutapang – Lheue Simpang Kecamatan Jeunib, Kabupaten Bireuen. Jalan tersebut dibangun dari STA 0 + 000 s/d STA 1 + 879, dan memiliki lebar 5 meter. Penulis menghitung ulang berdasarkan gambar rencana menggunakan AHSP 2024 dengan total biaya Rp.4.744.631.414,32., sedangkan kontraktor menghitung anggaran biaya mengunkan AHSP 2023 dengan total biaya Rp. 4.575.825.907,5., Selisih antara biaya perhitungan penulis dan biaya kontraktor adalah Rp.168.805.092,50., dalam persentase 3.56% lebih besar dari hitungan kontraktor. Adapun metode pelaksanaan pada proyek tersebut meliputi pekerjaan penyiapan badan jalan, pekerjaan lapisan pondasi bawah (subbase course), pekerjaan lapisan pondasi atas (base course), pekerjaan lapisan pondasi agregat kelas S bahu, pekerjaan lapis resap pengikat (prime coat), pekerjaan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC), pekerjaan strukturKata kunci: Rencana Anggaran Biaya, Metode Pelaksanaan, AHSP 2024