Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF INDONESIAN PUBLIC DIPLOMACY IN SAUDI ARABIA THROUGH THE 2018 JANADRIYAH FESTIVAL: Implementasi Diplomasi Publik Indonesia di Arab Saudi Melalui Festival Janadriyah 2018 Rozikin; Priyanto, Ratu; Simatupang, Helga
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 1 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i1.7237

Abstract

Indonesia's bilateral relations with Saudi Arabia have strategic value in the political, economic, social, and religious fields in the Middle East and Southeast Asia. Within this framework, public diplomacy is an important instrument of foreign policy for shaping international public perception and building a positive image of the country. This study aims to examine the implementation of Indonesia's public diplomacy in Saudi Arabia through its participation in the 2018 Janadriyah Festival using Nicholas J. Cull's theory of public diplomacy. This study uses a descriptive qualitative approach with secondary data obtained through literature studies from books, theses, dissertations, journals, scientific articles, and credible online sources. The results of the study show that Indonesia's participation in the 2018 Janadriyah Festival was driven by shared values with Saudi Arabia, particularly in the aspects of religion and education. Government support was also a major factor because this activity was in line with Indonesia's foreign policy direction. The festival played a role in introducing and preserving Indonesian culture in Saudi Arabia. Based on Cull's analysis, Indonesia's public diplomacy is reflected through five elements, namely listening, advocacy, cultural diplomacy, exchange diplomacy, and international broadcasting, which are manifested through the formation of public opinion, institutional cooperation, cultural strengthening, community interaction, and media collaboration.
Analisis tingkat penggunaan dan persepsi pengguna terhadap QRIS sebagai sarana pembayaran pada aplikasi gojek Luki Setiawati; Sari Utami; Rozikin; Ahmad Bani Adam
INFOTECH : Jurnal Informatika & Teknologi Vol 7 No 1 (2026): INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/infotech.v7i1.2123

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam sistem pembayaran di Indonesia, terutama melalui peningkatan penggunaan metode pembayaran non-tunai (cashless). Salah satu inovasi penting dalam sistem pembayaran digital adalah Bank Indonesia yang meluncurkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai standar nasional pembayaran berbasis kode QR untuk mempermudah transaksi lintas platform. QRIS dirancang untuk mengintegrasikan berbagai penyedia jasa pembayaran dalam satu kode standar sehingga transaksi menjadi lebih praktis, cepat, dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penggunaan serta persepsi masyarakat terhadap fitur QRIS sebagai metode pembayaran pada aplikasi Gojek. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif terhadap 30 responden yang berdomisili di wilayah Kalimalang, Jakarta Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67% responden telah menggunakan QRIS pada aplikasi Gojek dalam melakukan transaksi. Persepsi responden terhadap aspek kemudahan penggunaan, keamanan transaksi, dan tingkat kepuasan menunjukkan nilai rata-rata di atas 4 pada skala Likert 1–5, yang mengindikasikan tingkat penerimaan dan kepercayaan yang tinggi. Namun demikian, sebanyak 33% responden belum memanfaatkan QRIS, terutama disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dan pemahaman mengenai fitur tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi, promosi, dan literasi digital guna mendorong adopsi QRIS secara lebih luas.