Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KEDISIPLINAN KERJA PADA KARYAWAN DI PT. BUMI RAYA UTAMA GROUP PONTIANAK Rupia, Rupia; Zaklin, Zaklin; Salfarini, Eligia Monixa
Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengarapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jurdian.v4i1.335

Abstract

The purpose of practical work (internship) is one of the most important efforts in supporting the development of employee discipline. One of the approaches used is Merdeka Belajar Kampua Mengajar (MBKM) which emphasizes improving work discipline, and work cleanliness and tidiness. This study aims to evaluate the implementation of MBKM-based practical work (internships) in Pontianak, West Kalimantan. The method used in lean method research with the concept can provide significant benefits in improving work discipline, in supporting the growth and sustainability of MBKM in Pontianak, West Kalimantan.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN MBKM DI KSP CREDIT UNION KELUARGA KUDUS TEMPAT PELAYANAN BENGKAYANG Noviyani, Aprilia; Salfarini, Eligia Monixa
Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengarapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jurdian.v4i2.351

Abstract

Community service through MBKM activities at the Holy Family Credit Union Savings and Loans Cooperative has a positive impact on internship students, where students learn a lot and gain experience in the world of work, students provide assistance to administrative and general staff, where students assist admin staff in working and completing reports relating to customers or members of Holy Family Credit Union. While carrying out this internship, students also apply the 3S culture (Smile, Greet and Greeting). Students apply it at the cashier when they are given the task of looking after the cashier, in the internalization room in the morning and in the kitchen during break times and eating together. This internship location is very suitable for ShantiBhuana Institute students because the Holy Family Credit Union Savings and Loans Cooperative has values ​​that are applied, one of which is Trust or trust, which values ​​are also applied at the ShantiBhuana Institute. At the internship site, students meet many new people who are members of the Holy Family Credit Union who carry out savings activities or make loans. The 3S culture really needs to be implemented in the internship location, namely at the Holy Family Credit Union because with the 3S culture, members will feel comfortable with the services at the Holy Family Credit Union and the relationship between members and staff will feel increasingly warm, like family. This internship activity also really helps students to hone their skills in the world of work and students also gain new relationships which will be very useful when students have completed their studies at the ShantiBhuana Institute and will then start entering the world of work.
PENDAMPINGAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) “TOMAT INTAN” DALAM MEMPERKUAT KERJA SAMA TIM DI KECAMATAN BENGKAYANG salfarini, Eligia monixa; Atlantika, Yeremia Niaga; Dedy; Siokalang, Maria Angela; Beni, Sabinus
Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengarapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jurdian.v5i1.794

Abstract

Pembentukan Kelompok Tani Wanita (KWT) bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan keluarga di Kecamatan Bengkayang. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memperkuat kerja sama KWT “Tomat Intan” yang sudah terbentuk sejak Tahun 2020. Masih rendahnya kerja sama tim diantara para ibu-ibu dalam mengelola kebun kelompok merupakan permasalahan utama pada kelompok tani ini. Kerja sama tim yang rendah dapat mengancam keberlanjutan KWT ini. Salah satu penyebab rendahnya kerja sama tim adalah kesibukan masing-masing anggota tim, sehingga kebun kelompok tidak dikelola dengan baik. Adapun metode dalam pendampingan ini mulai dari pemberian pemahaman tim akan kerja sama tim melalui dengan metode ceramah, tanya jawab dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa para ibu-ibu dalam kelompok tani wanita Tomat Intan memiliki peningkatan pemahaman mengenai pentingnya kerja sama tim dan menunjukan perilaku kompak dalam melakukan games, serta ditemukannya solusi sementara untuk permasalahan kerja bersama di kebun kelompok
Peranan Nilai Kearifan Lokal “Balale” sebagai Modal Sosial Petani Dayak Banyadu dalam Penguatan Ekonomi Keluarga Salfarini, Eligia Monixa; Sari, Maya; Atlantika, Yeremia Niaga; Dedy
Valid: Jurnal Ilmiah Vol. 22 No. 2 (2025): Valid Jurnal Ilmiah - Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balale culture plays an important role among Dayak Banyadu farmers. The values contained in balale culture become social capital that helps Dayak Banyadu farmers in social life. Balale culture is always lived by the community through various activities in the village, especially in terms of farming. This study aims to examine the role of balale culture as social capital for the Dayak Banyadu community in improving the family economy. Using qualitative research methods, data was obtained through observation and interviews with participants. The participants selected were local farmers who still apply balale culture in farming activities, which is the main livelihood of the Dayak Banyadu community. Data were analyzed using the triangulation method, where data were organized, reduced, and codified to draw conclusions regarding social capital through balale culture in supporting the economy of farming families. The results showed that balale culture contributes to the family economy of farmers in Dayak Banyadu through the values of love, brotherhood, respect, responsibility, solidarity and cooperation
TRANSFORMASI KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PENGUATAN KEWIRAUSAHAAN DAN LITERASI DIGITAL DI KECAMATAN BENGKAYANG Siokalang, Maria Angela; Dedy, Dedy; Salfarini, Eligia Monixa; Atlantika, Yeremia Niaga
Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengarapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jurdian.v5i1.826

Abstract

Tujuan dari dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan literasi kewirausahaan digital kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan UPT Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bengkayang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahap utama yaitu pengenalan literasi kewirausahaan digital dan pendampingan pembuatan katalog digital menggunakan aplikasi Canva. Program ini melibatkan KWT Tomat Intan dan KWT Karya Tani dengan fokus pada peningkatan kemampuan pemasaran hasil tani melalui platform digital seperti Facebook dan WhatsApp. Metode pelaksanaan dilakukan melalui presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan workshop pembuatan katalog digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota KWT dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk pertanian. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi kelompok wanita tani dalam jangka panjang melalui optimalisasi pemasaran digital hasil pertanian mereka.
Peningkatan Daya Saing UMKM Kuliner di Bumi Sebalo Melalui Metode Score Plus Ayustia, Rissa; Nadapdap, Jones Parlindungan; Salfarini, Eligia Monixa
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v6i2.2385

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing melalui peningkatan kinerja pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner Dapoer Tela Bumi Sebalo. UMKM kuliner di daerah, khususnya di Bumi Sebalo Bengkayang menghadapi berbagai tantangan, termasuk persaingan bisnis yang ketat dan keterbatasan akses terhadap pasar yang lebih luas. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah SCORE PLUS, sebuah pendekatan holistik yang dirancang untuk meningkatkan kinerja dan daya saing usaha atau organisasi. Pendekatan ini mencakup empat komponen utama (Strategi, Keuangan, Operasional, Rantai Pasok) yang dianalisis dalam konteks yang lebih luas melalui penerapan dua elemen tambahan (Ekosistem dan Lingkungan Usaha). Melalui serangkaian pelatihan, pendampingan, dan konsultasi, UMKM kuliner ini diberikan pengetahuan dan keterampilan baru untuk mengoptimalkan operasional dan strategi bisnisnya. Selain itu, juga diajak untuk memanfaatkan teknologi informasi dan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar dan menjangkau konsumen potensial secara lebih efektif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan metode SCORE PLUS berhasil meningkatkan kinerja UMKM kuliner Dapoer Tela yakni sebanyak  25%  yang di antaranya mengalami peningkatan dari sisi jumlah pelanggan  dan  merasa lebih percaya diri dalam mengelola bisnisnya.
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Bagi Kelompok Tani Melalui Edukasi Sistem Keuangan Sederhana Dedy, Dedy; Salfarini, Eligia Monixa; Atlantika, Yeremia Niaga; Siokalang, Maria Angela; Alberto, Japo; Sari, Maya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.819

Abstract

Kelompok Tani menghadapi permasalahan internal, salah satunya terkait pengelolaan keuangan yang disebabkan karena kurang pahamnya konsep pengelolaan keuangan, terkhusus pencatatan keuangan secara sederhana. Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pencatatan keuangan dan penyusunan keuangan di antara anggota kelompok. Oleh karena itu, metode untuk pengabdian masyarakat dilakukan melalui bimbingan dan lokakarya, mencakup topik tentang pengenalan dasar, pencatatan, dan laporan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dua kali di lokasi yang berbeda, pertama di kelompok Tomat Intan dan kedua di kelompok Karya Tani. Jumlah total peserta yang terlibat aktif dalam program pengabdian kami adalah 32 peserta. Hasil menunjukkan bahwa 87% memahami materi dengan baik dan 84% merasakan manfaat dari program pengabdian masyarakat ini. Metodee pelaksanaan juga cukup baik sebesar 86%, dengan rekomendasi dan masukan seperti frekuensi pertemuan sebaiknya ditingkatkan, serta ditambahkan lebih banyak simulasi dan bimbingan untuk membantu anggota untuk lebih memahami materi.
Peningkatan Kapasitas Kerja Tim : Kelompok Tani Wanita Karya Tani Melalui Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Salfarini, Eligia Monixa; Atlantika, Yeremia Niaga; Dedy, Dedy; Beni, Sabinus; Sari, Maya; Thomas, Shanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.828

Abstract

Program Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan Pada Kelompok Tani Wanita (KWT) di wilayah Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Bengkayang. Tujuan kegatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memperkuat kerja dim pada KWT Karya Tani melalui pendampingan dan sosialisasi kepada anggota KWT Karya Tani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan kerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bengkayang. Teknik pelaksanaan melingkupi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi partisipatif dari seluruh anggota Kelompok Tani Wanita. Hasil dari kegiatan pengabdian ini memperlihatkan bahwa sosialisasi mengenai kerja tim berdampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok KWT Karya Tani, kegiatan ini meningkatkan kekompakan dan kerja sama tim serta meningkatkan rasa tanggungjawab dan komitmen untuk bersama-sama membangun kelompok tani. Program ini membuktikan bahwa melalui pendampingan dan sosialisasi maka pemahaman dan komitmen akan kerja tim dalam kelompok tani wanita di Kecamatan Bengkayang dapat ditingkatkan.
Grassroots Women's Leadership in the Family Hope Program as Part of Sustainable Development: A Case Study in a Border Regency Beni, Sabinus; Atlantika, Yeremia Niaga; Salfarini, Eligia Monixa; Vuspitasari, Benedhikta Kikky
Indonesian Educational Administration and Leadership Journal (IDEAL) Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Educational Administration and Leadership Journal
Publisher : Program Studi Adminsitrasi Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ideal.v8i1.54312

Abstract

The Family Hope Program (PKH) is a cornerstone of Indonesia’s poverty reduction strategy, yet its success at the local level often depends on informal leadership. This study examines the role of grassroots women’s leadership in PKH implementation in Lumar District, Bengkayang Regency, West Kalimantan. While existing literature often views women solely as program beneficiaries, this research addresses a gap by analyzing women as active informal leaders who mediate policy and community participation in border regions. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews with 12 participants (including PKH coordinators and group leaders), participant observation in Family Capacity Building Meetings (P2K2), and document analysis. The data were analyzed using thematic analysis. Findings reveal that grassroots women perform four critical roles: socialization, mentoring, group organization, and advocacy. Their leadership is a primary driver for achieving Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 1 (No Poverty) and SDG 5 (Gender Equality). The study concludes that strengthening the informal leadership capacity of women is essential for the sustainability of social protection programs in remote areas.