Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analysis of Soil Physical Properties in Sifalago Gomo Village, Boronadu District: Analisa Sifat Fisis Tanah Di Desa Sifalago Gomo Kecamatan Boronadu Rini; Hani, Sheila
UPMI Proceeding Series Vol. 1 No. 01 (2023): Ed.01
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55751/ups.v1i01.38

Abstract

Soil is one of the construction materials that has an important role in holding the load of the structure it carries. For this reason, it is necessary to carry out a soil investigation first to determine the ability of the soil to carry the burden of construction in the future. As was done in this study with the aim of analyzing the physical and mechanical properties of the soil which was carried out in the village of Sifalago Gomo, Boronadu District, South Nias Regency. The research method used in this research is qualitative research. From the research conducted, it was found that the soil type is silt clay or belongs to the soil groups A-4 and A-6. This land can be used as embankment (ordinary fill) in road construction as landfill because the CBR value exceeds the provisions of the 2018 division 3 specification, namely the CBR value for ordinary embankment (soil) is a minimum of 6%, namely the CBR value obtained is 7.96%. Provisions for the classification of soil as a silt clay soil type are obtained based on a plasticity index that exceeds 11% and passes sieve No.200 (0.075 mm) exceeding 75%, with a plasticity index value of 11.79%. USCS is a soil classification system that is categorized into two main categories, namely coarse-grained soils consisting of gravel and sand where less than 50% of the soil passes sieve number 200. And fine-grained soils where more than 50% of the soil passes sieve No. 200, namely with a passing value of 94.23%.
PENATAAN PARKIR BERBASIS GREEN TRANSPORTATION DI POLITEKNIK NEGERI MEDAN Putri, Wirdatun Nafiah; Kusumadi, Kusumadi; Oktaviani, Tetra; Mabrur, Muhamad; Hani, Sheila
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v13i1.802

Abstract

Arranging the parking area by planning the need for vertical parking spaces based on green transportation can be done to increase the UI Greenmentric score at Politeknik Negeri Medan, making the campus environmentally friendly. Therefore, the need for parking spaces is calculated. The planning of vertical parking spaces is based on parking population survey data conducted directly in the field as well as secondary data from previous research. From the calculations, the current need for motorcycle parking space at Politeknik Negeri Medan is 699 SRP, which will increase to 1,003.641 SRP in the next 10 years. Since only 800 SRP are available at the planned location, a multi-level motorcycle parking facility is being planned. Thus the existing parking area can be reduced by 4-7% with a score of 100 or 50% of the maximum value of indicator TR5. This figure increases from the calculation in the existing condition, which is 7-11% with a score of 50, representing 25% of the maximum value of the TR5 indicator. Keywords: Pedestrian, Parking Space, Green Transportation
Evaluasi Hasil Rancangan Elemen Balok Sebuah Gedung Bertingkat Sesuai dengan SNI 2847-2013: Studi Kasus: Proyek Konstruksi Gedung Wiego Warehouse di Kota Medan Manaraja, Reformasi; Hani, Sheila; Rini, Rini
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 14 No. 3 (2024): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol14No3.pp418-425

Abstract

The stages of development and establishment of a region involve several key elements that require attention, including the construction of buildings that take into account the surrounding environmental conditions. Beams are structural components that function to transfer loads from slabs to columns, acting as horizontal reinforcement frames for the building. They support floor loads and connect upper columns. The purpose of this study is to review the existing beam elements and perform a reanalysis. The technique employed involves a beam evaluation using the SNI 2847:2013 standard. The results indicate that the beam analysis calculations align with field observations. The compression reinforcement installed in the beam did not yield, categorizing the beam element as tension-dominated. The spacing of the installed flexural reinforcement in the beam is D10-200. Calculation reviews show that the tensile reinforcement comprises 14D25 and 4D25, while the total compressive reinforcement amounts to 12D25. Thus, it can be concluded that the structural design complies with the technical specifications outlined in the applicable SNI standards.
Analisis Eksperimental Penggunaan Pasir Laut Sorake dan Pasir Sungai Gomo pada Campuran Beton Rini, Rini; Hani, Sheila; Laia, Dirifandi
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 2, No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.099 KB) | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i2.272

Abstract

Pasir pantai sorake memiliki karakteristik butiran yang halus dan bulat, gradasi (susunan besar butiran) yang seragam serta mengandung garam-garaman yang tidak menguntungkan bagi beton,sehingga banyak disarankan untuk tidak digunakan dalam pembuatan beton. Butiran yang halus dan bulat serta gradasi yang seragam, dapat mengurangi daya lekat antar butiran dan berpengaruh terhadap kekuatan dan ketahanan beton. Akan tetapi masyarakat yang tinggal di pesisir pantai masih menggunakan pasir pantai sebagai salah satu agregat halus pada beton dengan alasan mudah didapat. Untuk itu perlu dilakukannya penelitian utuk mengetahui kuat tekan pada beton antara pasir laut Sorake dan pasir sungai Gomo sehingga diketahui kelayakan dari penggunaan pasir laut sorake dan pasir sungai Gomo sebagai bahan material campuran beton. Penelitian pada beton ini menggunakan pasir laut sorake dan pasir sungai gomo yang berasal dari kabupaten nias selatan sebagai material agregat halus. Berdasarkan hasil kuat tekan dari setiap sample diperoleh kesimpulan (1) Nilai kuat tekan beton yang paling besar dengan menggunakan Pasir Laut tidak cuci adalah 20,55 Mpa. (2) agregat halus dari pasir laut sorake dan pasir sungai gomo tidak layak untuk struktur beton. Kata Kunci: Beton, Pasir, Kuat Tekan.
Pengaruh Penambahan Serat Kulit Durian dengan Mutu Beton Fc‘ 20 Mpa Terhadap Kuat Tekan Beton Hani, Sheila; Rini, Rini; Gea, Natalius
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 2, No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.994 KB) | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i4.465

Abstract

Beton merupakan sebuah bahan bangunan kompesif yang terbuat dari kombinasi air, agregat dan pengikat semen. Untuk melakukan beton normal peru dilakukan persiapan bahan dan peralatan. Selain bahan yang biasa digunakan, beton diberikan bahan tambah untuk meningkatkan kekuatan beton. Dalam penelitian ini, bahan tambah yang digunakan adalah serat kulit durian, yang merupakan bahan tambah alami. Serat kulit durian dicampur dimasukkan kedalam campuran beton dengan variasi 0%, 2%, 3% dan 4%. Kulit durian yang diproses sedemikian rupa untuk mendapatkan serat kulit durian melalui proses perendaman, penumbukan serta pengovenan bahan pada suhu ±5˚C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat kulit durian sehingga dapat mencapai mutu beton fc’20MPa. Agregat yang digunakan dari PT.Rapit Arjasa Kabupaten Langkat dengan bahan tambah serat kulit durian dari pajak MMTC Medan. Benda uji beton berbentuk silinder berukuran 100 mm dan tinggi 200 mm, dengan benda uji setiap variasi serat kulit durian sebanyak 12 buah dengan 3 variasi sehingga total benda uji sebanyak 36 silinder. Proses pengujian dilakukan dilakukan pada beton yang sudah melewati masa curing atau perendaman dalam jangka waktu 7, ,14, 21 dan 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan beton pada usia 28 hari untuk masing-masing variasi adalah: variasi 0% adalah 23,2 Mpa dengan slump 90 mm; variasi 2% adalah 13,20 Mpa dengan slump 50 mm; variasi 3% adalah 11,28 Mpa dengan slump 35 mm dan variasi 4% adalah 8,6 Mpa dengan slump 20 mm. Hasil tersebut menunjukkan penurunan kekuatan beton seiring dengan penambahan serat kulit durian, sehingga mutu rencana fc’ 20 Mpa tidak dapat tercapai. Kata kunci : Nilai Slump, Nilai Kuat Beton dan Serat Kulit Durian
Pengaruh Penambahan Abu Kulit Kelapa dan Gula Pasir Terhadap Kuat Tekan Beton Rini, Rini; Hani, Sheila; Jaya Gulo, Hendi Putra
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 1, No 4: Desember 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v1i4.134

Abstract

Penambahan abu kulit kelapa kedalam beton diharapkan dapat meningkatkan kuat tekan beton normal. Penambahan kuat tekan akan memperbaiki kinerja komposit beton dengan kualitas yang lebih bagus dibandingkan dengan beton konvesional. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan abu kulit kelapa dan gula pasir ke dalam adukan beton dengan tujuan untuk mengetahui kuat tekan beton. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan pengujian kuat tekan beton yang dilakukan setelah beton mencapai umur 7, 14, 21, dan 28 hari. Dari hasil pengujian beton pada usia 28 hari diperoleh nilai kuat tekan beton rata-rata dengan penambahan 0,1 % gula dan 1% abu kulit kelapa adalah 26,87 kg/m3 penambahan 0,2% gula dan 2% abu kulit kelapa adalah 20,67 kg/m3 dan penambahan 0,3% gula dan 3% abu kulit kelapa adalah 22,34 kg/m3. Dari hasil penggunaan bahan tambah Abu Kulit Kelapa 1%, 2%, dan Gula Pasir 0,1%, 0,2% tidak disarankan sebagai bahan campuran beton karena tidak memenuhi kuat tekan yang direncanakan.
Interaksi dan Diskusi dengan Masyarakat Kampung Angro di Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Sumatera Utara Samah, Eri; Rahmaniah, Rahmaniah; Misdawati, Misdawati; Parinduri, Ramadha Yanti; Hiya, Nirmadarningsih; Hani, Sheila
Journal Liaison Academia and Society Vol 3, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.557

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk lebih memahami pentingnya pembinaan agro wisata sebagai salah satu alternatif dan cara membina masyarakat dalam mewujudkan sinergitas pariwisata dengan pertanian yang dapat menghasilkan pertumbuhan sosial, ekonomi dan organisasi masyarakat. Ada beberapa poin materi PKM yang disampaikan yaitu 1) Aspek sumber daya manusia, 2) Aspek keuangan, 3) Aspek fasilitas, sarana, dan prasarana, 4) Aspek pemilihan lokasi agro wisata, 5) Karakteristik tradisi para petani, 6) Karakteristik agro industri. Hasil Kegiatan PKM yaitu dari hasil sosialisasi dan interkasi dengan masyarakat diharapkan masyarakat memahami bagaimana menciptakan kampung Agro, sehingga selain m,endukung daya tarik kawsan wisata maka kampung agro akan memilki ruang tersendiri pula untuk mendapatkan niali ekonomis bagi masyarakatnya. Kemudian dari kegiatan tersebut masyaearakt terlihjat antusias dan termotivasi untuk dapat menata kampung agro bersama masyarakat alinnya.Kata Kunci : Interaksi; Diskusi; Masyarakat; Kampung Agro.
Sosialisasi Penggunaan Google Form Dalam Penunjang Kegiatan Pembelajaran Dimasa Pandemi Covid 19 Di Lembaga Komunikasi Dan Informasi Dosen (LEMKOMINDO-Indonesia) Situmeang, Mahyudin; Hani, Sheila; Rini, Rini; Mahuli, Jenda Ingan; Tampubolon, Manner
Journal Liaison Academia and Society Vol 1, No 2 (2021): September
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.155 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v1i2.195

Abstract

Kegiatan sosialisasi penggunaan google form ini dilakukan dalam upaya memperlancar proses belajar dan mengajar dimasa pandemic covid 19. Dengan tujuan agar semua dosen dapat memanfaatkan fasilitas google form ini dengan baik. Adapun metode pelaksanaan dilakukan dengan cara Daring, disampaikan materi sosialisasi, kemudian dipraktekkan dan dilakukan sesi tanya jawab. Sedangkan tempat penelitian dilakukan di Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen (LEMKOMINDO) Medan. Hasil sosialisai ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang sangat baik dari pengurus dan anggota LEMKOMINDO Medan. Sedangkan hasil luarannya adalah jurnal yang materinya diambil dari materi persentase kegiatan PKM tersebut.Kata Kunci: Sosialisasi, Google Form, Pembelajaran, Covid 19, LEMKOMINDO
Digitalisasi Sistem Monitoring Kesehatan dan Infrastruktur Komunitas Berbasis IoT dan Big Data: Pelatihan Daring untuk Masyarakat Tanggap Teknologi Lumban Batu, Fider; Hani, Sheila; Rini, Rini; Herlina, Herlina; Efrizah, Doni; Misdawati, Misdawati; Ardi, Ardi; Supriono, Supriono
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1019

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat di era Revolusi Industri 4.0 telah membawa transformasi mendasar dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam bidang kesehatan masyarakat dan pengelolaan infrastruktur lingkungan. Salah satu pendekatan yang dapat menjembatani pemanfaatan teknologi dalam konteks komunitas adalah penerapan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) dan Big Data. Namun demikian, rendahnya literasi digital di tingkat masyarakat, terutama pada kelompok masyarakat non-teknis dan kawasan semi-perkotaan, menjadi tantangan utama dalam proses adopsi dan implementasi teknologi tersebut. Menyikapi tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan daring yang bersifat aplikatif, partisipatif, dan mudah diakses, guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar masyarakat dalam merancang dan mengoperasikan sistem monitoring kesehatan dan infrastruktur berbasis teknologi. Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui platform video konferensi selama tiga sesi utama, meliputi pengenalan konsep IoT dan Big Data, praktik simulasi penggunaan perangkat sensor sederhana, serta integrasi data ke dalam dashboard pemantauan real-time. Metodologi yang digunakan menggabungkan pendekatan andragogi digital, microlearning, dan project-based learning untuk memastikan efektivitas pembelajaran bagi peserta dewasa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta kuesioner kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat pemahaman peserta terhadap konsep teknologi digital, serta keterampilan teknis dasar dalam penggunaan sensor dan platform analitik daring. Sekitar 85% peserta berhasil memahami dan mempraktikkan simulasi monitoring suhu dan kelembaban, serta menyusun rencana penerapan sistem monitoring sederhana di lingkungan masing-masing. Pelatihan ini tidak hanya memperluas literasi digital masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi dan inisiatif berbasis data dalam menghadapi isu kesehatan dan infrastruktur lingkungan secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan daring berbasis teknologi dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan agenda transformasi digital nasional. Pelibatan masyarakat dalam sistem monitoring berbasis IoT dan Big Data dapat menjadi langkah strategis dalam membentuk komunitas tanggap teknologi yang adaptif, inklusif, dan berdaya.
Sosialisasi Menciptakan Lingkungan Sekolah Sehat dan Asri Melalui Penataan Taman Sekolah pada Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara Parinduri, Ramadha Yanti; Julian, Julian; Rahmaniah, Rahmaniah; Hani, Sheila; Rini, Rini; Razali, Muhammad
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.837 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.434

Abstract

Program pengabdian masarakat dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat merupakan salah satu hal penting yang harus disiapkan oleh satuan Pendidikan. Lingkungan sekolah yang sehat dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang menyenangkan demi tercapainya proses dan hasil belajar yang optimal. Kesehatan tubuh manusia tergantung pada keberagaman hidup manusia dalam memenuhi hidupnya. Banyak manfaat yang dirasakan dengan menjaga lingkungan sekolah agar tetap sehat yaitu menjauhkan sumber-sumber penyakit yang berkembang di sekitar kita. Sosialisasi ini bertujuan agar siswa Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara berprilaku dan mempunyai kesadaran untuk hidup lebih sehat. Proses Pendidikan akan berlangsung dengan baik jika lingkungan tempat terjadinya proses Pendidikan iu sendiri mendukung dalam artian aman, nyaman dan menyenangkan. Oleh karena itu, selain sarana dan fasilitas yang memadai sekolah juga memerlukan lingkungan nyaman bagi para siswanya. Untuk itu, pentingnya penanaman karakter secara langsung dapat membentuk nilai-nilai yang positif pada diri siswa. Maka dari itu disediakan taman yang berada didalam sekolah, yang biasa disebut taman sekolah.Kata kunci: Lingkungan sehat, sosialisasi, taman sekolah.