Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA

Peran Efikasi Diri (Self-Efficacy) dan Kemampuan Berpikir Positif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Rahmawati Yuliyani; Shinta Dwi Handayani; Somawati Somawati
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v7i2.2228

Abstract

This research was conducted with the purpose of knowing the influence of self-efficacy and positive thinking towards problem-solving ability in mathematics. The hypothesis of this research includes: 1) there is a direct influence of self-efficacy against mathematical problem-solving ability. 2) there is a direct influence ability of positive thinking towards problem-solving ability in mathematics. 3) there is a direct influence of self-efficacy against the ability of positive thinking. 4) there is an indirect influence self-efficacy against the ability of problem-solving through positive thinking. The methods used in this research is a survey method and hypothesis testing using path analysis. Large sample as many as 60 students, with a sampling technique used, was a combination of proportional and random, taken from the three high schools. The research instrument used is self-efficacy of 30 statements, positive thinking of 40 statements, test problem-solving skills in the form of essays as many as 10 questions, which have been tested the validity. The results of hypothesis testing indicate that: 1) there is a significant direct influence self-efficacy against the ability of mathematical problem-solving. 2) there is a significant direct influence ability of positive thinking towards problem-solving ability in mathematics. 3) there is a significant direct influence self-efficacy against the ability of positive thinking. 4) there is a significant indirect influence efficacy of self against the ability of problem-solving through positive thinking.
Pembelajaran Matematika Realistik pada Materi Operasi Aljabar di Kelas VII MTs Daarussa’adah Ciganjur Jakarta Selatan Rahmawati Yuliyani
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 6, No 3 (2016): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.299 KB) | DOI: 10.30998/formatif.v6i3.997

Abstract

Pembelajaran matematika realistik (PMR) adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya sendiri dengan bantuan dan arahan guru. Diawali dengan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran yang bertujuan menghasilkan perangkat yang baik untuk materi operasi aljabar dan berorientasi pada pembelajaran matematika realistik (PMR). Penelitian juga bertujuan mendeskripsikan keefektifan pembelajaran dengan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR)serta mengetahui apakah hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan PMR lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran matematika secara konvensional untuk materi operasi aljabar. Perangkat pembelajaran dikatakan baik jika setelah divalidasi dan diujicobakan di lapangan memenuhi syarat berikut: kemampuan guru mengelola pembelajaran minimal baik, aktivitas siswa dalam pembelajaran efektif, respon siswa terhadap perangkat pembelajaran positif dan tes hasil belajar valid, reliabel dan peka. Selanjutnya PMR dikatakan efektif jika memenuhi 3 dari 4 indikator berikut yaitu hasil belajar secara klasikal tuntas, kemampuan guru mengelola pembelajaran minimal baik, aktifitas siswa dalam pembelajaran efektif dan respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran positif dengan syarat indikator ketuntasan hasil belajar terpenuhi.Populasi dalam penelitian ini diambil dari satu sekolah yang mempunyai banyak kelas pararel supaya ada kehomogenan dalam kognitif dan sebagai sampelnya diambil tiga kelas secara acak, yaitu VII-satu, VII-tiga dan VII-empat dimana masing-masing sebagai kelas uji coba, kontrol dan eksperimen.Untuk kelas eksperimen dan kelas uji coba diberikan pembelajaran dengan PMR sedangkan untuk kelas kontrol diberikan pembelajaran matematika secara konvensional.Pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan menggunakan model 4-D thiagarajan, dkk yang telah di modifikasi, yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Data penelitian dianalisis secara deskriptif, selain itu pada tahap eksperimen digunakan analisis inferensial ANAKOVA.Keyword. PMR, pengembangan perangkat, keefektifan pembelajaran, hasil belajar.