Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENANAMAN SIKAP SOSIAL DAN EMOSIONAL MELALUI PEMBELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Arista, Eka; Mahananingtyas, Elsinora; Ritiauw, Leonid
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26719

Abstract

Penanaman sikap sosial dan emosional merupakan bagian penting dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar, khususnya dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Pembelajaran IPAS tidak hanya menekankan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan sikap sosial dan emosional siswa melalui interaksi, kerja kelompok, dan pembiasaan nilai-nilai positif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penanaman sikap sosial dan emosional peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Ambon melalui pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penndekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) sebagai alat bantu untuk memperoleh gambaran sikap sosial dan emosional siswa, serta didukung dengan analisis deskriptif terhadap hasil respon peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif dengan menafsirkan kecenderungan sikap yang muncul selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum sikap sosial dan emosional peserta didik berada pada kategori baik. Pada aspek sikap sosial, siswa menunjukkan perilaku sopan santun, kerja sama, tanggung jawab dalam kelompok, sikap terbuka terhadap perbedaan, serta partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Sementara itu, pada aspek sikap emosional, siswa cukup mampu mengenali dan mengelola emosi, menunjukkan motivasi belajar, serta memiliki kepedulian terhadap perasaan teman. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan sikap sosial dan emosional apabila didukung oleh keteladanan guru, pembiasaan, serta kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa.
PENANAMAN SIKAP SOSIAL DAN EMOSIONAL MELALUI PEMBELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Arista, Eka; Mahananingtyas, Elsinora; Ritiauw, Leonid
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26719

Abstract

Penanaman sikap sosial dan emosional merupakan bagian penting dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar, khususnya dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Pembelajaran IPAS tidak hanya menekankan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan sikap sosial dan emosional siswa melalui interaksi, kerja kelompok, dan pembiasaan nilai-nilai positif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penanaman sikap sosial dan emosional peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Ambon melalui pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penndekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) sebagai alat bantu untuk memperoleh gambaran sikap sosial dan emosional siswa, serta didukung dengan analisis deskriptif terhadap hasil respon peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif dengan menafsirkan kecenderungan sikap yang muncul selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum sikap sosial dan emosional peserta didik berada pada kategori baik. Pada aspek sikap sosial, siswa menunjukkan perilaku sopan santun, kerja sama, tanggung jawab dalam kelompok, sikap terbuka terhadap perbedaan, serta partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Sementara itu, pada aspek sikap emosional, siswa cukup mampu mengenali dan mengelola emosi, menunjukkan motivasi belajar, serta memiliki kepedulian terhadap perasaan teman. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan sikap sosial dan emosional apabila didukung oleh keteladanan guru, pembiasaan, serta kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa.