Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN DEBT STUCTURE TERHADAP KINERJA KEUANGAN (STUDI KASUS: PADA PERUSAHAAN FOOD & BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021-2024) Yoshe Dea Aurela Della Rosa; Santi Putriani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/hdkd8d19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital dan debt structure terhadap kinerja keuangan pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari Value Added Capital Employed (VACA), Value Added Human Capital (VAHU), Structural Capital Value Added (STVA), dan Debt to Asset Ratio (DAR), sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah kinerja keuangan yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 168 data observasi. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VACA dan STVA berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Sementara itu, VAHU tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Di sisi lain, DAR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam mengelola modal dan struktur organisasi secara efektif dapat meningkatkan kinerja keuangan, sedangkan penggunaan utang yang tinggi cenderung menurunkan profitabilitas perusahaan.
Optimalisasi Edukasi Keuangan Keluarga untuk Mitigasi Risiko Stunting di Desa Mancasan Sukoharjo Sinta Putriana; Santi Putriani; Handy Nugraha; Tiara Fatmarizka
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.943

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia, yang memengaruhi pertumbuhan individu dan produktivitas nasional. Di Desa Mancasan, tingginya angka stunting berkaitan dengan rendahnya kesadaran gizi dan lemahnya pengelolaan keuangan keluarga. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat diselenggarakan untuk mengedukasi ibu-ibu kader PKK tentang literasi keuangan sebagai strategi untuk mengurangi risiko stunting. Kegiatan yang melibatkan 40 peserta ini berhasil meningkatkan pemahaman secara signifikan, dengan skor rata-rata meningkat dari 5,2 (tes awal) menjadi 8,0 (tes akhir). Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi, sesi tanya jawab, dan apresiasi terhadap layanan kesehatan gratis yang disediakan. Program ini menunjukkan bahwa edukasi keuangan dapat memperkuat kesadaran akan hubungan antara penganggaran dan pemenuhan gizi keluarga. Mengingat dampak positifnya, inisiatif ini direkomendasikan untuk terus diimplementasikan dan direplikasi di komunitas lain guna meningkatkan upaya pencegahan stunting yang berkelanjutan. 
THE EFFECT OF TECHNOSTRESS ON STUDENTS' ACCEPTANCE OF DIGITAL CURRICULUM Fitri Ramadhani Purnomo; Muthiah Fahria; Nayla Alvira Damayanti; Zahwa Praditha Eka Suci; Rizqi Surya Saputra; Santi Putriani
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 11 (2025): OCTOBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i11.1283

Abstract

This study explores the influence of technostress on digital curriculum acceptance among students at the Faculty of Economics and Business, Muhammadiyah University of Surakarta. Technostress, the psychological distress caused by difficulties adapting to technology, can hinder students' motivation and engagement in digital learning. A quantitative survey was conducted on 101 active students using platforms such as LMS, with data analyzed using SEM-PLS through Warp-PLS. The results showed that techno-overload (β = 0.207, p = 0.015) and techno-uncertainty (β = 0.460, p < 0.001) significantly influenced acceptance, while techno-invasion and techno-complexity were insignificant. Perceived usefulness and perceived ease of use were the main drivers of positive student attitudes, influenced by self-efficacy and institutional support. Interestingly, techno-overload encouraged adaptation despite causing stress. These findings emphasize the need for user-friendly digital curricula and digital literacy training to reduce technostress. This research provides insights for faculty to improve the effectiveness of digital learning through system design that supports psychological well-being and technology acceptance.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH), GAYA HIDUP DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Ulfa Dwi Resti; Santi Putriani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/r8sdrd06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, financial technology, gaya hidup, dan lingkungan sosial terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kata kunci: Perilaku Keuangan. Literasi keuangan, financial technology, gaya hidup, dan lingkungan sosial menjelaskan 71,6% perilaku keuangan mahasiswa, sedangkan sisanya 28,4% dijelaskan oleh variabel di luar model penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan program WarpPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. financial technologyerpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Lingkungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Secara bersamaan, variabel literasi keuangan, financial technology, gaya hidup, dan lingkungan sosial menjelaskan 71,6% perilaku keuangan mahasiswa, sedangkan sisanya 28,4% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian.
Kajian Strategi Pemasaran Dan Pengembangan Produk Buket Bunga Sebagai Implementasi Progam MBKM: Studi Kasus Posie Florist Faturrohman Firdaus; Handy Nugraha; Santi Putriani
Determinasi: Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/determinasi.v4i2.620

Abstract

This study aims to analyze the marketing strategies and product development of Posie Florist, a business engaged in the creative economy sector specializing in flower bouquets. Using a qualitative approach through observation and interviews, the findings reveal that current marketing efforts are suboptimal, particularly in digital media utilization and market segmentation. The products offered tend to be monotonous with little differentiation, making it difficult to compete and build customer loyalty. A narrow focus on the student market further limits the business's expansion potential. The study recommends product diversification, brand identity reinforcement, and the use of social media and strategic collaborations to enhance competitiveness. The findings are expected to serve as practical insights for developing florist businesses within Indonesia’s growing creative economy