Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Strategi Pemasaran Produk Tabungan Emas Dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah di PT Pegadaian Cabang Pabaeng-Baeng Sandang, Kevyn; Remmang, Hasanuddin; Nur, Indrayani
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.3339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari product, price, place, promotion, dan people terhadap peningkatan jumlah nasabah Tabungan Emas pada PT Pegadaian Cabang Pabaeng-Baeng. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan nasabah Tabungan Emas. Teknik analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel product dan price tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah nasabah. Kondisi ini menunjukkan bahwa karakteristik produk dan kebijakan harga belum menjadi faktor dominan dalam pengambilan keputusan nasabah. Sebaliknya, variabel place, promotion, dan people menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan jumlah nasabah. Kemudahan akses layanan, efektivitas promosi, serta kualitas sumber daya manusia terbukti berperan penting dalam membentuk minat dan kepercayaan nasabah. Temuan ini menunjukkan bahwa pemasaran jasa keuangan lebih efektif apabila berorientasi pada pengalaman layanan dan kualitas interaksi dengan nasabah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola Pegadaian dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan konsumen. This study aims to analyze the influence of the marketing mix consisting of product, price, place, promotion, and people on the increase in the number of Gold Savings customers at PT Pegadaian Pabaeng-Baeng Branch. The research employed a quantitative approach with an explanatory design. Data were collected via questionnaires distributed to 96 Gold Savings customers. Data analysis was conducted using multiple linear regression in SPSS. The results indicate that product and price do not have a significant effect on the increase in customer numbers. This condition suggests that product characteristics and pricing policies are not the main determinants of customer decisions. In contrast, place, promotion, and people have a significant influence on the increase in customer numbers. The accessibility of services, the effectiveness of promotional activities, and the quality of human resources play important roles in shaping customer interest and trust. These findings indicate that financial service marketing is more effective when it emphasizes service experience and the quality of customer interactions. This study is expected to provide practical insights for Pegadaian management in developing marketing strategies that are more responsive to customer needs.
Analisis Talenta Digital pada Efektivitas Pelayanan Aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) PT. Pegadaian Cabang Daya Makassar Malik, Nahly Ihza Ilmullah; Idris, Muhammad; Nur, Indrayani
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.3533

Abstract

Transformasi digital dalam sektor jasa keuangan menuntut kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengelola dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi secara efektif. Pegadaian sebagai lembaga keuangan nonbank telah mengembangkan aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran talenta digital dalam mendukung efektivitas pelayanan aplikasi Pegadaian Digital Service pada PT Pegadaian Cabang Daya Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pegawai dan nasabah serta didukung oleh dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa talenta digital pegawai memiliki peran penting dalam kelancaran pelayanan digital, terutama dalam membantu nasabah memahami penggunaan aplikasi, menyelesaikan kendala teknis, serta memastikan proses transaksi berjalan dengan baik. Efektivitas pelayanan digital tercermin dari kemudahan akses layanan, kecepatan transaksi, serta transparansi informasi yang diterima nasabah. Meskipun demikian, kendala jaringan dan proses adaptasi teknologi masih menjadi tantangan dalam implementasi layanan digital. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan layanan Pegadaian Digital Service tidak hanya ditentukan oleh sistem teknologi, tetapi juga oleh kompetensi, sikap, dan kesiapan talenta digital yang mengelolanya. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia berbasis digital pada sektor jasa keuangan. Digital transformation in the financial services sector requires human resources who are capable of managing and optimizing the use of technology effectively. Pegadaian, as a non-bank financial institution, has developed the Pegadaian Digital Service (PDS) application to improve the quality of services provided to customers. This study aims to analyze the role of digital talent in supporting the effectiveness of the Pegadaian Digital Service application at PT Pegadaian Daya Makassar Branch. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through in-depth interviews with employees and customers and supported by relevant documentation. The findings indicate that employees’ digital talent plays a crucial role in ensuring the effectiveness of digital services, particularly in assisting customers with application usage, addressing technical issues, and facilitating smooth transaction processes. Service effectiveness is reflected in service accessibility, transaction speed, and transparency of information received by customers. However, network limitations and technological adaptation remain challenges in the implementation of digital services. This study emphasizes that the success of Pegadaian Digital Service depends not only on technological systems but also on the competence, attitude, and readiness of digital talent managing the service. The results are expected to contribute to the development of digital-based human resource management strategies in the financial services sector.
Analisis Pendapatan Dan Beban Operasional Pada PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan Situmorang, Juliana; Menne, Firman; Nur, Indrayani
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 3 No. 3 (2025): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, Desember 2025
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v3i3.3555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan beban operasional PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 23. Pendapatan dan beban operasional merupakan komponen utama dalam laporan laba rugi yang secara langsung memengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang difokuskan pada analisis laporan keuangan periode 2020–2022. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan laba rugi perusahaan, kemudian dianalisis untuk melihat perkembangan, struktur, dan kecenderungan pendapatan serta beban operasional selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usaha PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan mengalami peningkatan yang konsisten selama periode penelitian, terutama didorong oleh pertumbuhan penjualan tenaga listrik serta dukungan subsidi dan kompensasi pemerintah. Di sisi lain, beban operasional juga mengalami peningkatan yang signifikan, dengan biaya pembelian tenaga listrik sebagai komponen yang paling dominan. Kondisi ini mencerminkan bahwa peningkatan aktivitas operasional perusahaan membawa konsekuensi berupa peningkatan biaya yang perlu dikelola secara efektif. Evaluasi terhadap perlakuan akuntansi menunjukkan bahwa pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan pendapatan telah dilakukan sesuai dengan PSAK No. 23, serta beban operasional telah diakui secara akrual dan disajikan secara transparan dalam laporan keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen perusahaan dalam mengevaluasi efisiensi pengelolaan pendapatan dan beban operasional, serta memberikan kontribusi akademik dalam memperkaya kajian mengenai analisis keuangan pada perusahaan milik negara di sektor ketenagalistrikan. This study aims to analyze PT's revenue and operating expenses. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan and to evaluate its compliance with Indonesian Financial Accounting Standards, particularly PSAK No. 23, Revenue. Revenue and operating expenses are key components of the income statement that directly affect a company's financial performance. This research adopts a quantitative approach with a descriptive research design, focusing on the analysis of financial statements for the period 2020–2022. The data used in this study are secondary data obtained from the company's income statements, which are analyzed to examine trends, structures, and developments in revenue and operating expenses during the research period. The results indicate that the operating revenue of PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan increased consistently over the observed period, primarily driven by growth in electricity sales as well as government subsidies and compensation. At the same time, operating expenses increased significantly, with electricity purchase costs constituting the largest share of total operating expenses. This condition reflects characteristics of the electricity industry, in which increased operational activity is accompanied by rising cost structures. The evaluation of accounting treatment reveals that revenue recognition, measurement, presentation, and disclosure have been carried out in accordance with PSAK No. 23. At the same time, operating expenses have been recognized on an accrual basis and presented transparently in the financial statements. This study offers practical implications for company management to improve the efficiency of revenue and operating expense management. In addition, it contributes to the empirical literature on the analysis of financial performance in state-owned enterprises in the electricity sector.
Pengaruh Program Samsat Keliling Dan E-Samsat Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Pada Kabupaten Toraja Utara Randalembang, Abigael; Sapiri, Muhtar; Nur, Indrayani
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 3 No. 3 (2025): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, Desember 2025
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v3i3.5091

Abstract

Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah yang memiliki kontribusi strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Namun demikian, tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor masih menjadi permasalahan serius di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Toraja Utara. Rendahnya kepatuhan wajib pajak disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain keterbatasan akses pelayanan, rendahnya kesadaran perpajakan, serta persepsi masyarakat terhadap kompleksitas prosedur pembayaran pajak. Dalam merespons permasalahan tersebut, pemerintah daerah melalui Tim Pembina Samsat melakukan inovasi pelayanan publik berupa Program Samsat Keliling dan penerapan sistem pembayaran pajak berbasis digital melalui E-Samsat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Samsat Keliling dan E-Samsat terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Toraja Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di Samsat Kabupaten Toraja Utara. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Samsat Keliling dan E-Samsat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemudahan akses layanan dan pemanfaatan teknologi digital dalam administrasi perpajakan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pelayanan perpajakan yang lebih efektif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Motor vehicle tax is one of the primary sources of regional revenue that plays a strategic role in supporting local government development financing. However, the level of compliance among motor vehicle taxpayers remains a significant challenge in many regions, including North Toraja Regency. Several factors, including limited access to tax services, low tax awareness, and public perceptions of the complexity of tax payment procedures, influence low taxpayer compliance. In response to these challenges, the local government, through the Samsat administration, introduced service innovations, namely the Mobile Samsat Program and the implementation of digital-based tax payment systems through E-Samsat. This study aims to analyze the effects of the Mobile Samsat Program and E-Samsat on motor-vehicle taxpayer compliance in North Toraja Regency, using both partial and simultaneous analyses. This research employs a quantitative approach, using a survey administered via questionnaires distributed to 100 registered motor vehicle taxpayers at the North Toraja Samsat Office. The collected data were analyzed using multiple linear regression in statistical software. The results indicate that both the Mobile Samsat Program and E-Samsat have a positive and significant effect on motor-vehicle taxpayer compliance, either individually or in combination. These findings suggest that improved access to tax services and the use of digital technology in tax administration can enhance taxpayer compliance. This study is expected to provide empirical evidence and serve as a reference for local governments in formulating more effective and responsive tax service policies.