Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemberdayaan kelompok nelayan tamparang dalam meningkatkan ekonomi lokal di Desa Topejawa Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Hasriyanti Hasriyanti; Abdul Malik; Erman Syarif; Rahma Musyawarah; Ernawati S. Kaseng
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30542

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan negara kepulauan dengan potensi kelautan yang sangat besar, termasuk sumber daya perikanan dan ekosistem laut yang kaya. Kabupaten Takalar, khususnya Desa Topejawa, merupakan wilayah pesisir yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional. Namun, masyarakat nelayan di desa ini masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan alat tangkap, rendahnya akses pasar, serta minimnya kapasitas organisasi dan ekonomi rumah tangga. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Nelayan Tamparang melalui pendekatan partisipatif, berfokus pada aspek organisasi, rumah tangga, pendidikan dan ekonomi. Metode kegiatan yang digunakan melibatkan observasi lapangan, dokumentasi, diskusi kelompok, pelatihan, dan pendampingan berbasis kebutuhan lokal. Program ini melibatkan 42 anggota kelompok nelayan sebagai subjek utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberdayaan yang menyeluruh meliputi aspek organisasi, rumah tangga, pendidikan, dan perekonomian memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian komunitas nelayan. Dalam aspek organisasi, penguatan struktur kelembagaan, literasi organisasi, dan kepemimpinan lokal mendorong kolaborasi dan tata kelola yang lebih baik. Pada aspek rumah tangga, keterlibatan perempuan dalam kegiatan ekonomi serta peningkatan kemampuan manajemen keluarga terbukti memperkuat ketahanan keluarga nelayan. Di sisi pendidikan, peningkatan kesadaran orang tua serta penyediaan sarana belajar mendukung peran keluarga dalam menunjang pendidikan anak. Sementara itu, pada aspek perekonomian, edukasi tentang pengolahan hasil tangkapan, diversifikasi produk, dan kelestarian laut mendorong peningkatan nilai tambah dan keberlanjutan usaha nelayan. Secara keseluruhan, pendekatan terpadu ini memperkuat potensi lokal dan membangun fondasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat; kelompok nelayan; Desa Topejawa; Kabupaten Takalar. Abstract Indonesia, as an archipelagic country, holds immense marine potential, including rich fisheries resources and diverse marine ecosystems. Takalar Regency, particularly Topejawa Village, is a coastal area where most residents rely on traditional fishing for their livelihoods. However, the local fishing community faces numerous challenges such as limited fishing gear, restricted market access, and low organizational and household economic capacity. This Community Service Program (PkM) aims to empower the Tamparang Fishermen Group through a participatory approach focusing on organizational, household, and economic aspects. The methods used include field observation, documentation, group discussions, training, and mentoring tailored to local needs. A total of 42 fishermen participated as the main subjects of this program. The results show that empowerment in the organizational aspect improved group capacity through open forums, organizational literacy training, and the strengthening of leadership and internal communication. At the household level, the program encouraged the active role of fishermen’s wives in family economics through training on seafood processing and household management, and supported children's education through awareness sessions and the provision of basic learning materials. In the economic aspect, activities were directed at improving production efficiency, processing fish into value-added products, and providing education on sustainable marine resource management. All activities were carried out using a participatory model to foster long-term community independence. This program demonstrates that a community-based approach can be an effective strategy to improve the well-being and capacity of coastal fishing communities. Keywords: community empowerment; fishermen; coastal economy; topejawa; participatory approach.
Motives for Minors Working as Farm Workers Firdaus W. Suhaeb; Ernawati S. Kaseng
Journal of Social Science and Economics (JOSSE) Volume 1, Issue 3, December 2024
Publisher : Asha Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/veq6fx12

Abstract

This study aims to understand the motives of underage children working as farm laborers in Pencong Village, Biringbulu District, Gowa Regency, and its impact on their education and health. The study used a qualitative approach with a case study type, involving in-depth interviews with children, parents, and community leaders. In this study, the data collection techniques used are in the form of observation, interviews and documentation. The data collected was then analyzed with a quantitative descriptive approach through three main steps, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawn., The results of the study indicate that the main motives for children to work are influenced by economic, social, and cultural factors. Family economic limitations are the dominant reason, while social norms and local traditions that support early work also play an important role. Farm labor work has a negative impact on children's education, causing absenteeism and low academic achievement. In addition, heavy physical work affects children's physical and mental health. This study concludes the need for social interventions, economic assistance, and more flexible education programs to reduce child labor in rural areas.
Pelatihan Aplikasi Penginderaan Jauh dalam Pemetaan Bagi Guru Geografi dan Siswa SMA Negeri 5 Takalar Hasriyanti Hasriyanti; Rahma Musyawarah; Dermawan Dermawan; Nur Alifah; Ernawati S. Kaseng
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p54-61

Abstract

Pemetaan penggunaan lahan (land use) sebagai salah satu aplikasi dari intrepretasi citra penginderaan jauh merupakan langkah awal untuk meningkatkan dan memperkaya materi tersebut kepada guru-guru geografi dan peserta didik, mengingat materi penginderaah jauh belum dipahami secara mendalam, baik dari segi isi maupun teknik dan aplikasi citra penginderaan jauh. Pembelajaran pada materi penginderaan jauh perlu melibatkan kemampuan individu terutama kemampuan penggunaan teknologi selama proses pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya interpretasi citra penginderaan jauh untuk pemetaan perubahan penggunaan lahan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk pendidikan dan pelatihan aplikasi penginderaan jauh. Pendekatan penelitian yang dilakukan yakni Participatory Action Research. Pelatihan dan penataran tentang pembelajaran penginderaan jauh dengan menggunakan program media komputer mendapat apresiasi dan respon yang sangat positif dari para peserta. Hasil dari kegiatan dapat dilihat dari indikator keaktifan peserta selama kegiatan berlangsung, peserta tetap mengikuti dengan tekun dan mereka mampu mengoperasikan program pembelajaran penginderaan jauh dengan baik. Terjadinya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pembelajaran penginderaan jauh bagi guru geografi SMA Negeri 5 Takalar. Dimana pada materi kognitif diperoleh peningkatan pada kategori baik yaitu dari 20 % menjadi 89,50 % atau mengalami peningkatan sebesar 69% dari total keseluruhan peserta. 2) Untuk materi sikap diperoleh peningkatan pada kategori baik yaitu dari 25 % menjadi 100 % atau megalami peningkatan sebesar 75% dari total keseluruhan peserta.