Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Comparative Analysis of Green Banking Implementation in Mitigating Financing Distribution Risk between Bank Syariah Indonesia and Bank Rakyat Indonesia Pratomo, Dimas; Kurniawan, Muhammad; Handayani, Nur Fitri
Jurnal Internasional Ekonomi Islam Vol 6 No 01 (2024): International Journal of Islamic Economics
Publisher : The Postgraduate of Institut Agama Islam Negeri Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/ijie.v6i01.8856

Abstract

Introduction: In the distribution of financing, the implementation of green banking is outlined in green finance, which is one of the financing schemes or lending to environmentally friendly businesses. Green finance activities focus on risk mitigation in providing financing to sustainable development projects by considering the impact that these projects will have. Objectives: This research aims to find out how the application of green banking implementation analysis mitigates the risk of financing distribution. Method: This research is qualitative research of descriptive type. The data sources in this study are the BSI and BRI Sustainability Reports for the 2021-2022 period. The data collection technique used is the library method. Results: The results of this study are seen based on a comparative study conducted between Bank Syariah Indonesia and Bank Rakyat Indonesia, there are differences and similarities between the two banks. One of the differences between the two banks lies in terms of bank monitoring of the company being financed, BSI monitors its business once every three months while BRI monitors it once a year. In addition, there are also similarities between the two banks, one of the similarities between the two banks lies in providing financing to palm oil companies that must have ISPO or RSPO certificates before financing. Implications: This research is expected to provide implications for the green banking program implemented by Bank BSI and Bank BRI in mitigating the risk of financing distribution to customers. Both banks can complement each other to complement the shortcomings in their respective sectors.
Sosialisasi dan Pemetaan Road Map Peningkatan Daya Saing Guru, Kurikulum, dan Infrastruktur Kependidikan (Studi Kasus SMA Negeri 2 Samarinda) Bahzar, Moh; Hardoko, Alosius; Wingkolatin, Wingkolatin; Handayani, Nur Fitri; Songli, Ariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1483

Abstract

Pemerintah Daerah Kalimantan Timur bertekad menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, merata, prestasi gemilang. Pemerintah Provinsi memberikan prioritas yang sangat tinggi terhadap pembangunan dan tidak segan untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen secara konsekuen.SDM yang diciptakan untuk memiliki akhlak moral yang mulia ditambah pendidikan yang dibangun untuk menciptakan integritas yang sangat dibutuhkan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan memberikan pelatihan dan memberikan materi kepada Guru di SMA Negeri 2 Samarinda. Langkah-lagkah yang signifikan yang harus dilaksanakan adalah program transformasi kualitas Guru agar menjadi lebih profesional dan memiliki budaya unggul. Kurikulum holistik dan Sarpras yang menunjang juga harus diupayakan menjadi kurikulum dan Sarpras yang berbasis pada pengembangan keterampilan hidup. Literasi teknologi, literasi data, dan literasi kemanusiaan
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN DIGITALISASI PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMA NEGERI 8 SAMARINDA Mahendra, Yusril Ihza; Marwiah, Marwiah; Wingkolatin, Wingkolatin; Jamil, Jamil; Asnar, Asnar; Handayani, Nur Fitri
MADINASIKA Vol 6 No 2 (2025): MADINASIKA-APRIL (In Press)
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v6i2.14272

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan model pembelajaran yang efektif pada proses pembelajaran digitalisasi di SMA Negeri 8 Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 8 Samarinda dengan menggunakan teknik observasi,wawancara, dan dokumentasi dengan sumber data primer sebanyak 7 orang serta teknik analisis data yaitu pengumpulan,reduksi data,penyajian data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan pembelajaran berbasis digitalisasi pada mata pelajaran PPKn memberikan pengaruh yang signifikan. Hal ini karena penggunaan media digital menjadikan siswa menjadi lebih terlihat aktif dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan efesien.
A COMPARATIVE STUDY OF THE IMPLEMENTATION OF PANCASILA VALUES AMONG MILLENIALS AND GENERATION Z IN THE ERA OF MODERNIZATION Handayani, Nur Fitri; Wingkolatin, Wingkolatin; Fajriatin, Kwartanti
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Millenials and Generation Z show significant differences in their understanding and application of Pancasila values, influenced by different social and cultural background. Millenials were born between the early 1980 and mid-1990s, have better access to technology and stable life experiences, so they are better able to internalize Pancasila values in their daily lives. In contrast, Gen Z, who were fully raised in the digital era, tend to be more individualistic and influenced by global culture, so Pancasila values are often considered less relevant. This article aims to analyze the differences in the implementation of Pancasila values between the two generations, identify the challenges faced and explore innovation in education to improve Gen z understanding of Pancasila, with a technology based approach that suits Gen z preferences, it is hoped that Pancasila values will remain relevant and applicable amidst modernization. Keywords: Millennial Generation, Gen Z, Pancasila, Education, Globalization.
Utilization of YouTube Videos to Foster Moral Knowledge in Pancasila and Citizenship Education Learning Katty, Katrina; Handayani, Nur Fitri; Marwiah, Marwiah; Herliah, Endang
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v6i3.1314

Abstract

This study aims to describe students' responses to the use of YouTube videos in Citizenship Education learning and to examine the contribution of this medium in fostering an understanding and application of cooperative values. The research approach employed is a descriptive qualitative method, utilizing data collection techniques that include observation, interviews, documentation, and analysis of student worksheets. The subjects in this study consisted of 27 ninth-grade students at SMPN 11 Samarinda who were grouped into four discussion groups. The research findings indicate that most students responded positively to the use of YouTube videos. They consider the presentation of material through this media to be more interesting, easy to understand, and directly related to everyday life. In addition to improving students' understanding of Citizenship Education, videos also play a role in shaping their moral attitudes, particularly the value of cooperation. This is reflected in group cooperation activities, the equal division of tasks, and the behaviour of helping one another, both when studying and in activities such as class duty. Thus, YouTube is a potential medium for applying contextual and interactive learning, especially in instilling Citizenship Education values in a more meaningful way.
Transformasi Peran Guru PPKn SMP Melalui Pemanfaatan Media Canva Dalam Pembelajaran di era Digital Pitriani, Heni; Handayani, Nur Fitri; Hardoko, Aloysius; Majid, Novita
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 25, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v25i2.88600

Abstract

Penerapan Metode Role Playing dalam Pembelajaran PPKn untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa Kelas XI-G SMA Negeri 3 Samarinda Tabina, Farrah Naila; Handayani, Nur Fitri; Wingkolatin, Wingkolatin; Majid, Novita
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 25, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v25i2.86422

Abstract

Penelitian ini berfokus pada upaya mengukur dampak penggunaan metode role playing dalam kemampuan kolaboratif siswa kelas XI-G  SMA Negeri 3 Samarinda pada mata pelajaran PPKn. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe pre-eksperimen, dimana satu kelompok siswa diuji sebelum dan sesudah perlakuan. Sebanyak 30 siswa terlibat sebagai peserta penelitian. Data dikumpulkan melalui serangkaian tes, observasi langsung, wawancara serta dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, perhitungan N-Gain dan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Temuan penelitian ini mengindikasi adanya peningkatan rata-rata siswa dari 58,67 pada pretest menajdi 91,00 saat posttest. Nilai N-GAIN yang diperoleh sebesar 0,7889, yang diklasifikasikan ke dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, diperoleh bahwa signifikasi 0,000, menggambarkan adanya perebdaan yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah penerapan metode role playing. Observasi juga meperlihatkan bahwa perilaku kolaboratif siswa. seperti komunikasi, tanggung jawab, kerja sama dan pengambilan keputusan kelompok mengalami peningkatan.  Menariknya, skenario role playing yang digunakan diadaptasi dari materi ”Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan terhadap Negara”. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami konsep secara teori, tetapi juga belajar secara langsung bagaimana kolaborasi sangat diperlukan dalam menyelesaikan persoalan kebangsaan. Berdasarkan hasil penelitian, metode role playing terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan kolaborasi siswa sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap materi PPKn secara lebih kontekstual dan aplikatif. Oleh sebab itu, metode ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran PPKn gua membentuk karakter siswa yang akyif, bertanggung jawab dan mampu bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan kewarganegaraan.Kata Kunci: Role Playing, Kemampuan Kolaboratif, PPKn
Praktek Jual Beli Kayu di Kawasan Hutan Lindung Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Handayani, Nur Fitri
Fawaid : Sharia Economic Law Review Vol 6 No 1 (2024): Fawaid: Sharia Economic Law Review
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/flr.v6i1.8911

Abstract

Praktek jual beli kayu yang didapatkan masyarakat dari kawasan hutan lindung telah menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat desa lambo tua. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bangaimana praktek jual beli kayu kawasan hutan lindung yang dilakukan oleh masyarakat desa lambo tua dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktek jual beli kayu kawasan hutan lindung di desa lambo tua. Jenis penelitian ini yaitu penelitian hukum normatif empiris dengan menggunakan pendekatan kasus dan pendekatan hukum islam. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, obsesvasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek jual beli kayu di kawasan hutan lindung terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, seperti praktek adil dan jujur dalam jual beli kayu, penggunaan hasil jual beli yang sesuai dengan prinsip syariah serta pemenuhan hak-hak yang dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan hukum ekonomi syariah dan pengaturan praktek jual beli kayu di kawasan hutan lindung, selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat dalam menjalankan praktek jual beli kayu yang sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah dengan tetap memperhatikan keberlanjutan hutan lindung dan lingkungan di Desa Lambotua.Kata Kunci: Hukum konomi Sayariah, Hutan Lindung, Jual Beli
Analisis Peran Pancasila dalam Menanamkan Nilai-Nilai Luhur Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Handayani, Nur Fitri; Venna Puspita Sari; Wingkolatin Wingkolatin
Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jipsoshum-widyakarya.v4i2.6147

Abstract

The moral crisis faced by the Indonesian nation is a serious challenge that can threaten the integrity and sustainability of the country's future. Phenomena such as corruption, intolerance, and weakening social integrity are clear evidence of the declining implementation of the noble values ​​contained in Pancasila. Pancasila Education has a strategic position in building national character and instilling moral values, especially in the younger generation. This article aims to examine the moral crisis in Indonesia and analyze the role of Pancasila Education in providing solutions to these problems. This study uses a literature research method to assess the relevance of Pancasila values ​​and the effectiveness of the implementation of Pancasila Education. The study results show that Pancasila values ​​such as religiosity, humanity, unity, democracy, and social justice have great potential in forming moral individuals. However, there are various challenges, including low student interest, lack of innovation in teaching, and the influence of globalization that can hinder the optimization of Pancasila Education. To overcome these obstacles, strategic steps are needed such as strengthening the curriculum, improving the quality of educators, and collaboration between families, schools, and the community. With maximum implementation, Pancasila Education can be the main key to rebuilding the nation's morality.