Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Role of Legal Consultation and Legal Aid Assistance for Disadvantaged Communities Suryaningsi, Suryaningsi; Yulianingrum, Aullia Vivi; Mulawarman, Widyatmike Gede; Rosmini, Rosmini; Marwiah, Marwiah; Herliah, Endang
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.467-476.2024

Abstract

The Constitution mandates that every person receive fair legal recognition, guarantees, protection and certainty as well as equal treatment before the law as the protection of human rights. Therefore, the government is responsible for providing legal assistance to poor people or groups of people as a manifestation of access to justice. Using a qualitative descriptive type with data collection techniques through observation, interviews and documentation with predetermined informants. Data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions or data verification. The subjects of this research are representatives of the management of the Law and Human Rights Council in 9 Regencies and Cities in East Kalimantan as Seekers of Justice. Next, the data obtained is used to analyze roles. The research results show that initial knowledge about the existence of Posbakum is limited within the 'Aisyiyah Organization, highlighting the need for increased outreach efforts. However, after learning about its existence, the community expressed the need for Posbakum as an alternative way to obtain legal assistance, especially in the context of legal problems. The conclusion highlights the importance of outreach efforts, providing information, and the role of Posbakum in providing access to justice. Therefore, this research contributes to the understanding of the effectiveness of Posbakum and its implications in the context of legal services at the local level.
Implementation of Diversion System on Juvenile Delinquency to Manifest Restorative Justice at Badan Pemasyarakatan Kelas II (Class II Correctional Institution) in Samarinda Herliah, Endang
Salasika Vol 7 No 1 (2024): Salasika (Indonesian Journal of Gender, Women, Child, and Social Inclusion's Stud
Publisher : Asosiasi Pusat Studi Wanita/Gender & Anak Indonesia (ASWGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36625/sj.v7i1.151

Abstract

This study explores the application of the Diversified Penal System for Children (DPS) in overcoming the phenomenon of juvenile delinquency, focusing on the application of Restorative Justice in Badan Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas II (Class II Correctional Institution) in Samarinda. This study aims to analyze the role of the Bapas in handling law cases involving children, especially in the context of sexual crimes. The data were gathered through normative legal research and secondary data sources, such as legal documents and interviews with key stakeholders, including the Head of Client Guidance of Bapas Kelas II Wonosari, the Judge of the Bantul District Court, and child investigators at the Samarinda Regional Police. This study examined the challenges faced by the Bapas in handling cases of child offenders and Bapas’ recommendations and suggestions. The findings of this study are hoped to shed light on the role of Bapas in Indonesia's legal framework, particularly the Juvenile Justice System Law of 2012.
Pola Pembinaan Ibu Rumah Tangga Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Pada Era Pembelajaran 4.0 Herliah, Endang; Zakiyah, Imron Ghulaman
Didactica : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/didactica.v1i2.504

Abstract

Masalah lahirnya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tanggadilatarbelakangi oleh perkembangan dewasa ini yang menunjukkan bahwa tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada kenyataannya sering terjadi dalam kehidupan masyarakat, baik dalam bentuk kekerasan fisik, psikis, seksual maupun penelantaran rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui re-orientasi ibu terhadap pola pembinaan anak di rumah Pada Era Revolusi 4.0. Ada faktor-faktor yang berpengaruh dalam re-orientasi ibu terhadap pola pembinaan anak di rumah pada Era Revolusi 4.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan data dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa ibu di zaman milenial sudah berperan aktif dalam mendidik anak di rumah karena telah dimudahkan dengan internet yang dimana segala informasi mengenai anak dalam proses belajar-mengajar sudah bisa di akses di handphone atau media lainnya. Kendala-kendala yang dihadapi ibu di rumah dalam menghadapi anak kurangnya moral, dan rasa ingin tahu.
Manajemen Kesiswaan Dalam Pelaksanaan Program Kerja OSIS Dalam Membentuk Karakter Bernalar Kritis Siswa SMA Negeri 14 Samarinda Ardiyanto, Ardiyanto; Jamil, Jamil; Marwiah, Marwiah; Warman, Warman; Asnar, Asnar; Herliah, Endang
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kesiswaan adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan  pengendalian berbagai kegiatan dan aspek yang berkaitan dengan siswa disebuah lembaga pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan siswa secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Manejemen kesiswaan dalam peranan OSIS untuk membentuk karakter bernalar kritis siswa SMA Negeri 14 Samarinda, mengetahui hambatan OSIS dalam membentuk karakter bernalar kritis siswa SMA Negeri 14 Samarinda serta untuk mengetahui upaya dalam mengatasi hambatan OSIS dalam membentuk karakter bernalar kritis siswa SMA Negeri 14 Samarinda. Jenis Penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 14 Samarinda pada bulan Februari 2024-Maret 2024. Subjek penelitian ialah Pembina OSIS, Ketua OSIS, dan 3 anggota OSIS dengan menggunakan teknik wawancara, Observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, pengumpulan data dan menyimpulkan data. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Manejemen kesiswaan dalam peranan OSIS untuk membentuk karakter bernalar kritis siswa SMA Negeri 14 Samarinda terbagai menjadi empat bagian yaitu perencanaan, pegorganisasian, pengimplementasian atau pelaksanaan, dan Evaluasi atau pengawasan. (2) Terkait Faktor penghambat OSIS dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk bernalar kritis di SMA Negeri 14 Samarinda yakni efektivitas pembelajar, Motivasi belajar, Sikap belajar, dan Kecerdasan emosional. (3) Solusi dari faktor penghambat yakni dengan lingkungan belajar dan dukungan sosial. Lingkungan belajar dimulai dari guru yang harus mendorong pengurus OSIS dalam lingkungan belajar bernalar kritis seperti organisasi OSIS yang mengajarkan mereka untuk bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan yang mereka lakukan.  Dukungan sosial yaitu pembina OSIS memberikan pengarahan tentang bagaimana cara untuk mengatasi permasalahan yang ada dan cara menyelesaikan permasalahan tersebut.
Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Bila Bekayuk Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau Juati, Ovi; Pardosi, Jawatir; Wingkolatin, Wingkolatin; Asnar, Asnar; Jamil, M.; Herliah, Endang
Journal of Business Technology and Economics Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Business Technology and Economics
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai macam jenis unit usaha yang telah diprogram oleh BUMDes ternyata ada beberapa unit usaha yang tidak berjalan dengan baik. Adapun unit usaha yang masih berjalan di BUMdes Desa Bila Bekayuk ialah perkebunan dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Sedangkan untuk unit usaha dibidang peternakan, dan tabungan belum berjalan dengan baik. Dari beberapa unit usaha yang telah berjalan di BUMDes Desa Bila Bekayuk, terdapat masyarakat yang telah bergabung dengan BUMDes Desa Bila Bekayuk dengan melakukan simpan pinjam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola pengelolaan BUMDes yang dilakukan oleh pemerintah Desa Bila Bekayuk Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau dan peran BUMDes dalam meningkatkan Kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Bila Bekayuk Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau. Penelitian ini mengunakan analisis kualitatif dengan metode penjabaran deskriptif untuk mengetahui fakta-fakta dan sifat-sifat suatu hubungan antara fenomena yang diselidiki, tanpa suatu maksud mengambil kesimpulan yang berlaku umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Desa Bila Bekayuk telah membuat program-program yang sesuai dengan potensi-potensi di dalam desa, dengan harapan dapat mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui BUMDes. BUMDes dianggap memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan pokok desa, namun masih terdapat tantangan dalam pengembangan dan pemasaran produk-produk lokal. Kesimpulan penelitian ini adalah pola pengelolaan BUMDes oleh pemerintah desa telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan dan pemasaran produk serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengembangan usaha-usaha lokal.
Politik Hukum Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Atas Pertambangan Batubara Berbasis Pancasila di PT. Berau Coal Lusiana, Putri; Suryaningsi, Suryaningsi; Majid, Novita; Herliah, Endang
PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, April 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambangan batubara seringkali menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan yang serius, memicu kebutuhan akan regulasi yang kuat untuk mengendalikan dampak.   Melalui pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini menganalisis peran Pancasila dalam merumuskan kebijakan hukum lingkungan yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila memainkan peran penting dalam politik hukum pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan atas pertambangan batubara. Prinsip-prinsip Pancasila, seperti keadilan sosial dan keberlanjutan, menjadi landasan bagi pembentukan regulasi yang mengatur praktik penambangan batubara. Namun, implementasi regulasi ini seringkali terhambat oleh faktor politik, ekonomi, dan sosial. Kesimpulannya, meskipun Pancasila memberikan kerangka kerja yang kuat untuk pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan atas pertambangan batubara, tantangan implementasi masih besar. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara kebijakan hukum, kesadaran masyarakat, dan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dalam konteks pertambangan batubara.
PERAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MORAL PADA DIRI SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 BONTANG Maulinda, Amelia; Herliah, Endang; Warman, Warman; Pardosi, Jawatir
MADINASIKA Vol 6 No 2 (2025): MADINASIKA-APRIL (In Press)
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v6i2.13374

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai moral pada diri siswa di kelas VIIII SMP N 1 Bontang, lalu untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi oleh guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai etika moral pada diri siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Bontang dan untuk mengetahui upaya apa saja yang tepat dilakukan oleh guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai moral pada diri siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Bontang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Bontang selama periode Oktober hingga Desember 2024. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn dan siswa-siswi, menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui langkah-langkah pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PPKn di SMP Negeri 1 Bontang dalam menanamkan nilai moral dengan menciptakan iklim belajar nyaman, membangun hubungan positif, dan mengelola kelas disiplin. Metode pengajaran yang relevan dan apresiasi terhadap sikap baik siswa mendorong lingkungan belajar kondusif. Namun, terdapat kendala seperti penggunaan bahasa kasar oleh siswa dan tantangan teknologi serta latar belakang keluarga. Guru mengatasi masalah ini dengan menyisipkan pesan moral dalam aktivitas pembelajaran dan menjaga bahasa yang digunakan.
Kebijakan Lahan Pasca Tambang sebagai Investment of Ecotourism Mewujudkan Sustainable Development Goals Suryaningsi, Suryaningsi; Rosmini, Rosmini; Herliah, Endang
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v5i1.2884

Abstract

Kalimantan Timur, sebagai salah satu provinsi penghasil tambang terbesar di Indonesia, menghadapi tantangan besar terkait dengan dampak lingkungan akibat aktivitas penambangan. Metode penelitian menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. pengumpulan data dengan wawancara dengan melakukan analisis SWOT. Temuan menunjukkan bahwa Lahan pasca tambang yang terdegradasi membutuhkan kebijakan pengelolaan yang berkelanjutan. Salah satu alternatif yang menjanjikan adalah pemanfaatan lahan pasca tambang untuk ekoturisme. Ekoturisme menawarkan peluang untuk mengonservasi alam sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Kebijakan sangat dibutuhkan dalam rangka pengelolaan lahan pasca tambang untuk ekoturisme di Kalimantan Timur, termasuk rehabilitasi lahan, pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta pengawasan yang ketat. Implementasi kebijakan ini dapat mendukung keberlanjutan lingkungan dan memperkuat sektor pariwisata di wilayah tersebut. Namun, tantangan terkait pendanaan, pengelolaan yang tepat, dan pengawasan tetap perlu dihadapi untuk mewujudkan potensi besar ekoturisme di Kalimantan Timur.
Utilization of YouTube Videos to Foster Moral Knowledge in Pancasila and Citizenship Education Learning Katty, Katrina; Handayani, Nur Fitri; Marwiah, Marwiah; Herliah, Endang
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v6i3.1314

Abstract

This study aims to describe students' responses to the use of YouTube videos in Citizenship Education learning and to examine the contribution of this medium in fostering an understanding and application of cooperative values. The research approach employed is a descriptive qualitative method, utilizing data collection techniques that include observation, interviews, documentation, and analysis of student worksheets. The subjects in this study consisted of 27 ninth-grade students at SMPN 11 Samarinda who were grouped into four discussion groups. The research findings indicate that most students responded positively to the use of YouTube videos. They consider the presentation of material through this media to be more interesting, easy to understand, and directly related to everyday life. In addition to improving students' understanding of Citizenship Education, videos also play a role in shaping their moral attitudes, particularly the value of cooperation. This is reflected in group cooperation activities, the equal division of tasks, and the behaviour of helping one another, both when studying and in activities such as class duty. Thus, YouTube is a potential medium for applying contextual and interactive learning, especially in instilling Citizenship Education values in a more meaningful way.
Ketahanan Nasional dalam Era Globalisasi:: Strategi Meningkatkan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Melalui Materi Peluang dan Tantangan Pancasila di Kehidupan Global pada Siswa SMA Negeri 2 Samarinda Jannah, Isyana Rihadhil; Wingkolatin, Wingkolatin; Bahzar, Moh.; Herliah, Endang
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2176

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui strategi meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara pada siswa SMA Negeri 2 Samarinda melalui materi Peluang dan Tantangan Berpancasila di Kehidupan Global, kemudian Kendala apa yang terjadi dalam meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam materi “  Peluang dan Tantangan Berpancasila di Kehidupan Global “  pada siswa SMA Negeri 2 Samarinda, serta upaya  apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam materi “Peluang dan Tantangan Berpancasila di Kehidupan Global”  dalam pada siswa SMA Negeri 2 Samarinda. Jenis penelitian dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Samarinda pada bulan September 2024 –Oktober 2024. Subjek penelitian ialah guru PPkn dan siswa – siswi kelas XI-G, XI- I, XI – H dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa materi peluang dan tantangan pancasila di kehidupan global sangat penting diajarkan era globalisasi saat ini untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara pada siswa SMA Negeri 2 Samarinda, strategi pengajaran dalam pembelajaran tantangan dan peluang pancasila di kehidupan global berhasil meningkatkan pemahaman dan meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Strategi pengajaran yang dikembangkan meliputi tiga pendekatan utama: diskusi interaktif, bermain peran, dan analisis artikel relevan yang secara sistematis dirancang untuk mengubah persepsi tradisional siswa terhadap pelajaran Pancasila dan kewarganegaraan.