Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Instrumen Pre-Lab Berbasis Kecakapan Laboratorium Dasar Junaidi, Eka; Anwar, Yunita Arian Sani; Muti’ah, Muti’ah; Burhanuddin, Burhanuddin; Al Idrus, Syarifa Wahidah; Ramadhani, Siti Rumaisah
Chemistry Education Practice Vol. 7 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v7i1.6821

Abstract

Pre-lab activities have not been a serious concern, especially in the development of instruments. Until now, pre-lab activities have only provided tests based on work procedures or concepts described in the practicum instructions. Instruments capable of measuring various aspects of basic laboratory skills have not been widely developed. This study aims to develop a pre-laboratory instrument based on basic laboratory skills. Five categories of basic skills were identified: procedural, manipulative, observation, interpretation, and conclusion skills. A total of 20 items, representing various aspects of the identified skills, were developed and deemed feasible through expert agreement. Testing the instrument on 45 respondents revealed that 15 questions met the criteria for validity (p<0.05) and demonstrated good reliability.
Lomba Keterampilan Laboratorium Sebagai Bentuk Sosialisasi Program Studi Pendidikan Kimia Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Junaidi, Eka; Anwar, Yunita Arian Sani; Muti’ah, Muti’ah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7840

Abstract

Tanggapan siswa terhadap mata pelajaran kimia hingga kini belum mengalami perubahan yang signifikan. Kimia sebagai mata Pelajaran sulit dan bukan pilihan utama dalam memasuki perguruan tinggi masih mendominasi siswa sekolah menengah atas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengubah pandangan siswa bahwa kimia menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Berbeda dengan kegiatan pengabdian yang selama ini berbentuk sosialisasi, kami tim mengemas kegiatan pengabdian dalam bentuk perlombaan. Kegiatan ini diikuti oleh 7 sekolah se-Pulau Lombok dengan jumlah total tim sebanyak 11 tim. Perlombaan sebagai bagian dari pengabdian terdiri dari 3 topik yaitu koloid, stoikiometri asam basa dan titrasi asam basa. Aspek keterampilan yang dinilai meliputi meliputi cara menyiapkan buret untuk titrasi; cara melakukan titrasi; cara mengakhiri titrasi; cara membuat koloid dan cara menentukan bahan untuk titrasi. Aspek afektif meliputi kerjasama, ketelitian dan kebersihan. Hasil perlombaan memenangkan dua kelompok siswa dari SMA Negeri yang sama di kota mataram dan satu kelompok madrasah di kota mataram mendapatkan juara 3. Informasi dari beberapa peserta menunjukkan bahwa kimia adalah mata Pelajaran yang menarik dan penuh tantangan sehingga melalui kegiatan di laboratorium kimia lebih menarik untuk dipelajari.
Sosialisasi Prospek Program Studi Pendidikan Kimia Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Anwar, Yunita Arian Sani; Junaidi, Eka; Muti’ah, Muti’ah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8013

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh fakta di lapangan bahwa minat siswa sekolah menengah untuk mengambil jurusan sains dan teknologi semakin menurun setiap tahunnya. Mengatasi permasalahan di atas perlu dilakukan sosialisasi terkait dengan peran kimia dan prospeknya di masa depan. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa sekolah menengah atas yang akan memilih jurusan di tingkat perguruan tinggi. Jumlah SMA dan MA Negeri yang menjadi sasaran kegiatan pengabdian adalah sebanyak 11 sekolah yaitu SMAN 1 Mataram, SMAN 2 Mataram, SMAN 3 Mataram, SMAN 4 Mataram, SMAN 5 Mataram, SMAN 6 Mataram, SMAN 11 Mataram, MAN 2 Mataram, MAN 3 Mataram, SMAN 1 Sekotong, dan SMA IT Anak Sholeh Mataram. Total peserta dalam pelaksanaan pengabdian ini direncanakan satu sekolah diwakili oleh 3 orang siswa dan 1 orang guru dengan total peserta direncanakan sebanyak 33 siswa dan 11 guru bidang studi. Hasil kegiatan ini memberikan respon yang positif dari siswa melalui pertanyaan dan diskusi yang menarik. Tanggapan siswa menunjukkan bahwa sesi ketiga yang menjelaskan prospek pendidikan kimia di masa depan terutama untuk generasi Z menjadi sesi yang paling menarik.
Penerapan Compos Bag, Mesin Pengolahan Sampah Organik & Akuntansi Digital Pada Kader PKK Kelurahan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat Muti’ah, Muti’ah; Nurlis, Nurlis; Darmajati, R Ariosuko
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7147

Abstract

Ekonomi sirkular bertujuan untuk mengurangi sampah dan mengoptimalkan penggunaan kembali sumber daya. Di Kelurahan Meruya Selatan, memiliki jumlah timbunan sampah harian yang terus meningkat dari 2022 hingga 2024, dengan komposisi sampah terbanyak dari jenis sampah sisa makanan. Program Pengabdian kepada Masyarakat telah melaksanakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi Masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga secara berkelanjutan. Kegiatan ini dimulai dengan identifikasi permasalahan, dilanjutkan dengan perencanaan dan pelaksanaan program, serta monitoring dan evaluasi untuk memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan program. Program ini dilaksanakan di RPTRA Menara dengan peserta para Kader PKK Kelurahan Meruya Selatan. Metode pengelolaan sampah yang diterapkan meliputi pemetaan sosial, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi seperti mesin pencacah dan compost bag serta evaluasi berkala. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemilahan dan daur ulang sampah serta memberikan sumber pendapatan tambahan melalui pembuatan pupuk dengan compost bag. Untuk memastikan keberlanjutan, diperlukan dukungan pemerintah, pembinaan berkelanjutan untuk kader PKK, serta kolaborasi antara kelurahan, kader PKK, dan masyarakat.
Teachers Communication Strategies in Regulating Early Childhood Emotions Firyal, Marzuqoh Nabilah; Maharani, Saffa; Muti’ah, Muti’ah; Zahra, Revalya Ananta; Azizah, Annafi Nurul Ilmi
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 6 No. 01 (2026): JOYCED: Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/joyced.2026.61-08

Abstract

Purpose - This study aims to analyze teachers’ communication strategies in supporting young children's emotional regulation at RA Asmaul Husna Baki Sukoharjo and to identify contextual factors influencing the implementation of these strategies. Although emotional regulation has received considerable attention in early childhood education research, limited studies have specifically examined how teachers integrate verbal and nonverbal communication strategies within Islamic early childhood education settings. This study therefore addresses this gap by exploring teacher communication as the central mechanism for fostering children's emotional regulation. Design/methods/approach - A descriptive qualitative design was employed. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis involving teachers and children aged 4–6 years at RA Asmaul Husna Baki Sukoharjo. Data were analyzed using the interactive model of data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings - Teachers implemented integrated verbal and nonverbal communication strategies to facilitate children's emotional regulation. Verbal communication included emotion labeling, conflict mediation, positive reinforcement, and reflective dialogue, while nonverbal communication involved facial expressions, voice intonation, gestures, physical proximity, and calming touch. These strategies encouraged children to recognize, express, and regulate their emotions more appropriately during classroom interactions. Research implications/limitations - The findings also reveal that the effectiveness of teacher communication was strongly influenced by the consistency of emotional support provided in the family environment, highlighting the importance of sustained collaboration between teachers and parents through structured parenting programs. Originality/value - This study contributes to the literature by proposing an integrated teacher communication framework that positions verbal and nonverbal communication as interconnected pedagogical practices for strengthening emotional regulation within the distinctive context of Islamic early childhood education.