Saryana
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Hukum Pertanahan Sebagai Upaya Pengabdian Masyarakat Di Kelurahan Ngadirgo Kecamatan Mijen Kota Semarang: Socialization of Land Law as Community Service Efforts in Ngadirgo Village, Mijen District, Semarang City Yulies Tiena Masriani; Suryoutomo, Markus; Saryana
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i1.698

Abstract

Land is fixed, does not change, so that land has a promising investment value for most people, this is due to the tendency for the price or selling value of land to continue to increase. The need for housing for the community has increased the sale and purchase of land, the process of legality in land certification has become crucial and needs to be understood carefully. Actualization of community service through outreach regarding land law in Ngadirgo Village, Mijen District, Semarang City has the aim of increasing knowledge of understanding and knowing the importance of land registration and increasing knowledge of understanding and knowing the benefits and functions of land registration. The socialization uses power point presentation media by dividing the method into 4 main components, namely: the lecture method, the interactive discussion method, the consultation method, and the evaluation method. With the socialization related to land law, the people of Ngadirgo Village, Mijen Sub-District gained adequate insight and understanding so that later they can take care of land certification independently so as not to cause problems in the future. The land certificate bleaching program is also one of the main topics related to the socialization of land law as an effort to provide legal certainty and legal protection of community land rights based on the principles of simple, fast, smooth, safe, fair, equitable, and open and accountable so as to increase the welfare and prosperity of the community. and the country's economy as well as reducing and preventing land disputes and conflicts.
Partisipasi Politik Pemilih Pemula dalam Pemilihan Umum 2024 di Desa Manggung Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Hadi Karyono; Kunarto; Saryana; Purwanto; Krismiyarsi; Mahmudah P. F
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1238

Abstract

Partisipasi Politik Pemilih Pemula mempunyai peran penting dalam proses pemilihan umum. Tahun depan Indonesia akan melaksanakan Pemilu untuk memilih DPR, DPRD, Presiden dan wakil, Presiden serta DPD. Dalam Pemilu kali ini jenis pemilih yang menjadi perhatian penting guna melihat tingkat partisipasi politik pemilih khususnya pemilih pemula, pemilu 2024 jumlah pemilih muda dipredeksi mencapai 52%. Minimnya kesadaran dalam pemahaman demokrasi dan rendahnya pendidikan politik bagi para pemilih pemula tentu dapat menurunkan tingkat partisipasi pemilih pada pemilu 2024 mendatang. Mengingat pentingnya partisipasi politik pemilih pemula dalam pemilu yang akan datang, maka perlu dilakukan sosialisasi pengetahuan dan studi tentang partisipasi politik pemilih pemula pada masyarakat di Kecamatan Ngemplak yang memiliki DPT terbanyak di Kabupaten Boyolali yakni 68.527. Kemudian peneliti mengambil sample Desa Manggung, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pemilih pemula tentang pentingnya partisipasi politik pemilih pemula. Dalam pengabdian ini metode yang dipakai adalah penyampaian materi dari narasumber dengan nsarana LCD dan dilanjutkan diskusi dan tanya jawab. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya kesadaran para kaum muda khususnya pemilih pemula, lebih khusus lagi pemilih pemula dari ibu-ibu Tim Penggerak PKK, hal ini terlihat antusiasme para peserta dalam interaksi diskusi dan tanya jawab.
Sosialisasi Hukum Pertanahan Sebagai Upaya Pengabdian Masyarakat Di Kelurahan Ngadirgo Kecamatan Mijen Kota Semarang: Socialization of Land Law as Community Service Efforts in Ngadirgo Village, Mijen District, Semarang City Yulies Tiena Masriani; Suryoutomo, Markus; Saryana
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i1.698

Abstract

Land is fixed, does not change, so that land has a promising investment value for most people, this is due to the tendency for the price or selling value of land to continue to increase. The need for housing for the community has increased the sale and purchase of land, the process of legality in land certification has become crucial and needs to be understood carefully. Actualization of community service through outreach regarding land law in Ngadirgo Village, Mijen District, Semarang City has the aim of increasing knowledge of understanding and knowing the importance of land registration and increasing knowledge of understanding and knowing the benefits and functions of land registration. The socialization uses power point presentation media by dividing the method into 4 main components, namely: the lecture method, the interactive discussion method, the consultation method, and the evaluation method. With the socialization related to land law, the people of Ngadirgo Village, Mijen Sub-District gained adequate insight and understanding so that later they can take care of land certification independently so as not to cause problems in the future. The land certificate bleaching program is also one of the main topics related to the socialization of land law as an effort to provide legal certainty and legal protection of community land rights based on the principles of simple, fast, smooth, safe, fair, equitable, and open and accountable so as to increase the welfare and prosperity of the community. and the country's economy as well as reducing and preventing land disputes and conflicts.
Partisipasi Politik Pemilih Pemula dalam Pemilihan Umum 2024 di Desa Manggung Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Hadi Karyono; Kunarto; Saryana; Purwanto; Krismiyarsi; Mahmudah P. F
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1238

Abstract

Partisipasi Politik Pemilih Pemula mempunyai peran penting dalam proses pemilihan umum. Tahun depan Indonesia akan melaksanakan Pemilu untuk memilih DPR, DPRD, Presiden dan wakil, Presiden serta DPD. Dalam Pemilu kali ini jenis pemilih yang menjadi perhatian penting guna melihat tingkat partisipasi politik pemilih khususnya pemilih pemula, pemilu 2024 jumlah pemilih muda dipredeksi mencapai 52%. Minimnya kesadaran dalam pemahaman demokrasi dan rendahnya pendidikan politik bagi para pemilih pemula tentu dapat menurunkan tingkat partisipasi pemilih pada pemilu 2024 mendatang. Mengingat pentingnya partisipasi politik pemilih pemula dalam pemilu yang akan datang, maka perlu dilakukan sosialisasi pengetahuan dan studi tentang partisipasi politik pemilih pemula pada masyarakat di Kecamatan Ngemplak yang memiliki DPT terbanyak di Kabupaten Boyolali yakni 68.527. Kemudian peneliti mengambil sample Desa Manggung, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pemilih pemula tentang pentingnya partisipasi politik pemilih pemula. Dalam pengabdian ini metode yang dipakai adalah penyampaian materi dari narasumber dengan nsarana LCD dan dilanjutkan diskusi dan tanya jawab. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya kesadaran para kaum muda khususnya pemilih pemula, lebih khusus lagi pemilih pemula dari ibu-ibu Tim Penggerak PKK, hal ini terlihat antusiasme para peserta dalam interaksi diskusi dan tanya jawab.