Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

TOILET TRAINING PADA ENURESIS ANAK PRASEKOLAH di RW II KELURAHAN BANGSAL KOTA KEDIRI Supri hatin; Vitaria Wahyu Astuti; Erva Elli Kristanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v1i1.182

Abstract

Enuresis adalah pengeluaran urine secara sadar pada anak dimana pada usia yang seharusnya sudah dapat mengendalikan keinginan buang air kecil. Toilet training padaanak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil atau buang air besar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pemberian toilet training menurunkan frekuensi enuresis pada anak usia prasekolah. Desain penelitian yang digunakan adalah Korelasional. Populasi penelitian adalah semua orang tua anak usia prasekolah (2-5 tahun). Jumlah subyek pada penelitian adalah 36 responden, pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Variabel independen adalah Toilet Training dan variabel dependen adalah Enuresis. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian ini menggunakan uji statistik Spearman Rho yang didasarkan taraf kemaknaan yang ditetapkan ( ? ? 0,05 ) didapatkan hasil ? =0,067 maka Ho diterima yang berarti tidak ada hubungan Pemberian Toilet Training Oleh Orang Tua Terhadap Frekuensi Enuresis Pada Anak Usia Prasekolah (2-5 Tahun) Rw II Kelurahan Bangsal Kecamatan Pesantren KotaKediri.
KONSUMSI SUPLEMEN BESI PADA IBU HAMIL DENGAN TINGKAT KADAR HEMOGLOBIN Aries Wahyuningsih; Erva Elli Kristanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.211

Abstract

Zat besi bagi ibu hamil berguna untuk meningkatkan pembentukan sel darah merah yang  diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan janin. Konsumsi suplemen besi diperlukan untuk  mencegah terjadinya anemia defisiensi besi.                        Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi suplemen besi terhadap kadar Hemoglobin ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas  Pesantren II Kota Kediri. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group  Pretest Posttest Design. Populasi adalah Seluruh Ibu Hamil Trimester II dan III di wilayah Kerja Puskesmas  Pesantren II Kota Kediri. Sampel dari penelitian ini adalah 36 responden dengan teknik Pusposive  Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Suplemen Zat Besi meningkatkan  sedangkan variabel dependennya adalah Kadar Hemoglobin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  suplemen zat besi meningkatkan kadar hemoglobin sebanyak 30 responden (85,3%) dengan hasil uji analisa statistik p = 0,008. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa suplemen zat besidirekomendasikan untuk ibu hamil khususnya Trimester II dan Trimester III.  Kata kunci: Suplemen besi, ibu hamil, hemoglobin
KARAKTERISTIK PREDIABETES DI PUSKESMAS PESANTREN I KOTA KEDIRI Erva Elli Kristanti; Titi Huriah; Azizah Khoiriyati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.273

Abstract

Prediabetes merupakan istilah yang menggambarkan kondisi kadar gula darah diatas normal tetapi belum masuk dalam diagnosis Diabetes Melitus. Prevalensi prediabetes terus mengalami peningkatan. Terdapat beberapa faktor yang bisa berkaitan dengan kejadian prediabetes seperti usia, lingkar lengan atas, lingkar pinggang, pendidikan, pekerjaan, aktivitas fisik, tekanan darah dan indeks massa tubuh. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah keluarga dengan diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Pesantren I Kota Kediri yang diperoleh melalui skrining dengan menggunakan Diabetes Risk Calculator. Jumlah sampel penelitian sebanyak 52 prediabetes dan telah memenuhi kriteria inklusi penelitian. Variabel dalam penelitian ini  adalah  karakteristik prediabetes. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden prediabetes memiliki karakteristik usia rata-rata 49 tahun, lingkar lengan atas minimal 29 cm dan maksimal 44 cm, lingkar pinggang minimal 94 cm dan maksimal 117 cm, berpendidikan rendah, pekerjaan paling banyak tidak bekerja, jenis kelamin mayoritas perempuan, tidak melakukan aktivitas, tekanan darah normal menuju pre-hipertensi dan dengan indeks masa tubuh paling banyak overweight menuju obesitas.
KEPUASAN DALAM PELAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN USIA PADA IBU HAMIL Dian Taviyanda; Erva Elli Kristanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i1.275

Abstract

Ante Natal Care (ANC) adalah layanan yang diberikan kepada ibu hamil agar ibu hamil siap secara fisik dan psikologi dalam melahirkan bayinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari kepuasan Ibu Hamil terhadap Pelayanan Ante Natal Care (ANC). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi adalah semua ibu hamil yang memeriksa Ante Natal Care (ANC) di Poli Kandungan Rumah Sakit Baptis Kediri. Sampel penelitian ini adalah 96 responden dengan menggunakan purposive sampling. Variabel penelitian ini adalah kepuasan ibu hamil terhadap pelayanan Ante Natal Care (ANC). Hasil penelitian dari 96 responden menunjukkan tingkat kepuasan yang cukup yang 89 responden (93%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas ibu hamil hanya merasa cukup puas dengan pelayanan Ante Natal Care (ANC) yang sudah diberikan oleh Perawat maupun bidan di Poli Kandungan Rumah Sakit Baptis Kediri dengan tingkat pendidikan ibu kurang dari 50% SMA dan usia 26-30 tahun.
KOMPRES HANGAT DAN RELAKSASI NAFAS DALAM EFEKTIF MENURUNKAN NYERI PASIEN REUMATOID ARTRITIS Dimas Alfana Bouries Doliarn’do; Sandy Kurniajati; Erva Elli Kristanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.324

Abstract

Reumatoid Artritis termasuk 5 besar penyakit yang diderita oleh pasien rawat jalan di Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri. Asuhan keperawatan untuk mengurangi nyeri pada pasien reumatoid artritis diantaranya dengan  mengkompres sendi yang sakit dengan air hangat dan relaksasi nafas dalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan efektivitas kompres hangat dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri  pada pasien reumatoid artitis di Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri. Desain penelitian ini adalah Quasy Experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien reumatoid artitis. Jumlah subjek 36 responden dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Variabel independen kompres hangat, relaksasi nafas dalam dan variabel dependen nyeri. Data dikumpulkan menggunakan  skala nyeri numerik, kemudian di analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon dan Mann-Whitney dengan  tingkat  kemaknaan  ? ? 0,05. Hasil penelitian kompres hangat terbukti efektif menurunkan nyeri dengan p=0,00 (dengan penurunan 1,83) dan relaksasi nafas dalam terbukti efektif menurunkan nyeri dengan p= 0,000 (dengan penurununan 1,33). Kedua terapi tersebut tidak ada beda signifikan dalam menurunkan nyeri dengan p=0,88. Disimpulkan kompres hangat dan teknik relaksasi nafas dalam efektif mengurangi nyeri tapi tidak ada perbedaan signifikan dalam mengurangi nyeri pada pasien dengan rheumatoid arthritis.
MOTIVASI PENATALAKSANAAN EMPAT PILAR DIABETES MELLITUS PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELLITUS Nataliel Dwi Prayoga; Tri Sulistyarini; Erva Elli Kristanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.327

Abstract

Jumlah penderita Diabetes Mellitus didunia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, hal ini berkaitan dengan perubahan pola hidup tradisional ke modern.Penderita Diabetes Mellitus belum melaksanakan penatalaksanaan empat pilar Diabetes Mellitus dan cenderung hanya mengkonsumsi obat saja.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari gambaran motivasi pasien Diabetes Mellitus tentang penatalaksanaan empat pilar Diabetes Mellitus Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Baptis Kediri.Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif.Populasi penelitian adalah semua pasien Diabetes Mellitus dengan jumlah sampel sebesar 36 responden, pengambilan data menggunakan teknik Purposive Sampling.Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu motivasi pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 tentang penatalaksanaan Empat Pilar Diabetes Mellitus.Pengumpulan data untuk mengukur motivasi penatalaksanaan empat pilar Diabetes menggunakan kuesioner.Penyajian data penelitian ini menggunakan tabel distribusi frekuensi. Didapatkan hasil motivasi penatalaksanaan edukasi cukup (80,5%), gizi medis cukup (75%), olahraga cukup (83,4%) dan obat cukup (55%).Disimpulkan gambaran motivasi pasien Diabetes Mellitus tentang penatalaksanaan empat pilar Diabetes Mellitus termasuk kategori cukup dan masih perlu ditingkatkan kembali.
IMPROVING CHILDREN'S ENGLISH ABILITY IN INTRODUCTION OF ADL VOCABULARY THROUGH PICTURE MEDIA AT KINDERGARTEN OF PKK PARANG 1 BULAKDAWUNG, KEDIRI REGENCY Yoyok Febrijanto; Sandy Kurniajati; Erva Elli Kristanti; Abram Sinar Saktiya; Otniel Febritian Christada; Devina Marsaulina Nababan; Imelda Amelia; Anette Von Bone; Hannah Anich; Micah Erickson; Laurent Workman
Pedagogic Research-Applied Literacy Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Number 3 May - July 2025
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/0t2hq693

Abstract

This community service is based on the results of observations and research experiences during the implementation of learning to recognize vocabulary in the language development of children who are less able to understand the teacher's explanation, not all children can imitate vocabulary and mention it correctly. The purpose of this community service is to improve English language skills in recognizing ADL vocabulary with picture media using the Class Action approach in children at Kindergarten of PKK Parang 1, Bulakdawung, Kediri Regency, totaling 12 children. The results show that children's English skills in independence, and accuracy in children, most of the children have reached the Developing According to Expectations (Berkembang Sesuai Harapan) stage with the following details: for the independence aspect 79.17%, and for the accuracy aspect 72.92%. While the average percentage of all three reached 76.04%. Thus, it can be concluded that the hypothesis of action to improve children's language skills in the activity of recognizing ADL Vocabulary with picture media in children aged 5-6 years at Kindergarten of PKK Parang I, Bulakdawung, Kediri Regency can be accepted.
PENINGKATAN PENGETAHUAN HIDUP SEHAT CEGAH HIPERTENSI PADA LANSIA DI GBI SAHABAT KOTA KEDIRI Erva Elli Kristanti; Dyah Ayu Kartika Wulan Sari; Putu Indraswari; Dinar Yuni Awalia A.C; Yoyok Febrijanto
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Number 3 2025
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/tv29aa47

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi dimana terjadi penungkatan tekanan darah dengan tekanand darah sistol ≥140 mmHg dan tekanan diastole ≥90 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengetahuan pencegahan Hipertensi pada lanjut usia di GBI Sabahat Kota Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif menggunakan lembar survey. Jumlah warga usia lanjut di GBI Sahabat Kediri sebanyak 20 orang dilakukan survey menggunakan kuesioner dan kemudian diberikan edukasi Kesehatan berupa booklet.  Hasil penelitian didapatkan bahwa  warga usia lanjut setelah dilakukan edukasi Kesehatan dengan menggunakan Booklet didapatkan pengetahuan kurang tentang pencegahan sebanyak 2 orang (20%) dan pengetahuan pencegahan Hipertensi baik sebanyak  sebanyak 18 orang (80%). Berdasarkan hasil  penelitian edukasi warga usia lanjut diperlukan untuk terus diberikan agar perilaku pencegahan Hipertensi meningkat sehingga risiko gangguan Kesehatan dapat diturunkan.
The Role of the Community in Preventing Bullying in Adolescent Children (12-18 Years) Atik Setiawan Wahyuningsih; Neny Triana; Sutik; Vitaria Wahyu Astuti; Anik Nuridayanti; Erni Rahmawati; Erva Elli Kristanti
Journal Of Nursing Practice Vol. 8 No. 1 (2024): October
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v8i1.672

Abstract

Background: Bullying is an aggressive act that is intentionally shown to teenagers, to disturb other teenagers who are considered weak or strange. Bullying behavior is considered by society as trivial behavior or normal behavior in every human life, in reality bullying behavior is abnormal, unhealthy and socially unacceptable behavior. Community participation is needed to prevent bullying. Purpose: The purpose of the study was to determine the role of society in preventing bullying in teenagers (aged 12-18 years). The research design was quasi-experimental, one group pretest-post test, the research population was 700 respondents with a sample of 42 respondents. The sampling technique was purposive sampling using the Slovin formula, with the inclusion criteria of people who were willing to be respondents, aged 19-60 years, able to read and write, cooperative, at the research location, and married. Exclusion criteria People who did not want to be respondents, were not at the location during the study, were sick. The study was conducted on March 21 - March 28, 2024, with the variable of community participation in preventing bullying, the research instrument used a questionnaire with a reliability coefficient value of Alpha Cronbach α > 0.5. Data were analyzed using the T-test. Data are presented in table form. Results: The results of the T-Test analysis obtained a p value <0.003, which means that there was a change in role after being given health education on bullying prevention. Conclusion: The role of the community is influenced by several factors in preventing bullying, namely gender, age, education, occupation, having received information about bullying prevention and sources of information.
Increasing Parents Knowledge Through Education of Simple Steps Demonstration Methods in Wound Care in Children with Special Needs Community Sidorejo, Kediri District Erva Elli Kristanti; Dyah Ayu Kartika W.S; Putu Indraswari
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 2 No. 3 (2023): Vol. 2 No. 3 2023
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v2i3.197

Abstract

In general, an injury is considered minor if it does not cause disease or interfere with daily activities. Minor wounds can also be small and fairly clean. Wounds that are not treated properly can cause slow wound healing and even infection. The purpose of this study was to identify the effect of health education on wound care with changes in parental knowledge in the children with special needs community, Sidorejo, Kediri District. The research method used was a quasy experimental one group pre test post test. Data collection was carried out using a questionnaire given twice to obtain knowledge data before and after education The research method used was a quasy experimental one group pre test post test. Data collection was carried out using a questionnaire given twice to obtain knowledge data before and after education. Based on the results of the study, it was found that the majority of parents in the children with special needs community had sufficient knowledge of 21 respondents (84%) Both 2 respondents (8%) and 2 respondents lacking (8%). While the results of the analysis of the results of the study obtained ρ 0.000 so that it was concluded that there was an effect of knowledge before and after education on simple wound care in the children with special needs community community in Sidorejo, Kediri