Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pembelajaran Tari Kreatif untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia 4-5 Tahun Rina Nur Sholihatunnisa; Idat Muqodas; Gia Nikawanti
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 9 No 2 (2024): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.9.2.150-159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran tari kreatif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Tari kreatif merupakan salah satu metode pengembangan kecerdasan kinestetik yang dapat diterapkan pada pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini mengggunakan metode Single Subject Research (SSR) untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran tari kreatif dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik pada subjek penelitian yang merupakan 6 orang anak usia dini berusia 4-5 tahun di salah satu Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Purwakarta. Penelitian dilakukan melalui tiga fase yang meliputi baseline 1, intervensi dan baseline 2. Hasil penelitian dapat menunjukkan adanya peningkatan pada kecerdasan kinestetik anak usia 4-5 tahun yang dilakukan melalui pembelajaran tari kreatif. Adapun skor yang diperoleh dari hasil analisis data menunjukkan bahwa kecerdasan kinestetik anak meningkat ke dalam kategori berkembang sangat baik setelah diterapkannya pembelajaran tari kreatif. Dengan demikian, penerapan pembelajaran tari kreatif efektif dalam memberikan pengaruh positif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia 4-5 tahun.
Penerapan Pembelajaran STEAM Menggunakan Media Berbasis Loose Parts untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Syakurah Salma; Suci Utami Putri; Gia Nikawanti
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3155

Abstract

Penerapan pendekatan STEAM di PAUD dapat berperan untuk menstimulus perkembangan anak usia dini diantaranya kreativitas. Meskipun populer, STEAM belum banyak diimplementasikan di PAUD karena dipandang sebagai pendekatan yang memerlukan biaya tinggi. Pandangan ini perlu diubah agar semakin banyak sekolah yang dapat menerapkan STEAM dengan biaya yang lebih efisien sehingga guru memiliki kesempatan lebih baik dalam menstimulus kreativitas anak. Salah satu alternatifnya adalah penggunaan media pembelajaran berbasis loose part. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan kreativitas anak pada kelas menggunakan metode penugasan dengan kelas yang menerapkan STEAM berbasis loose part. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Non-equivalent Control Group Design dengan subjek penelitian anak usia 5-6 tahun kelompok B dengan kelas kontrol sebanyak 15 siswa dan kelas eksperimen sebanyak 16 siswa untuk menstimulasi kreativitas mereka ketika belajar dengan menggunakan metode STEAM berbasis Loose Parts. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, dan pedoman wawancara. Data dianalisis dengan melakukan uji N-gain dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas anak pada kelas kontrol berkembang pada kriteria rendah dan kelas eksperimen pada kriteria tinggi. Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kreativitas anak pada kelas yang menerapkan STEAM berbasis loose part dibanding kelas yang menggunakan metode penugasan.
Optimization of Stunting Prevention Education Programs in Improving The Quality of Parenting and Nutritional Balance of Children Khansa Dinah Trisnawati; Muthia Lestari; Widi Syawali; Firda Alfira Muklis; Asep Kurnia Jayadinata; Idat Muqadas; Gia Nikawanti
TAAWUN Vol. 5 No. 01 (2025): TA'AWUN FEBRUARY 2025
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v5i01.896

Abstract

This Community Service Activity aims to increase the understanding and awareness of parents in Margamukti Village regarding the importance of proper parenting patterns and balanced nutritional health in early childhood. The research method used is a qualitative approach with observation data collection, interviews, and documentation. The study's results showed increased public knowledge and awareness of the importance of proper parenting patterns and balanced nutrition to prevent stunting. The interactive discussion opened space for participants to share experiences and find solutions to various challenges faced in maintaining children's health and nutrition. Overall, this activity succeeded in achieving its goal of providing education and awareness to the community, which is expected to be the first step in reducing stunting rates in Margamukti Village. This community service activity emphasizes the importance of the involvement of various parties, including pregnant women, breastfeeding mothers, posyandu cadres, and the community, in supporting stunting prevention. With a qualitative approach focusing on counseling and in-depth information delivery, this program can help reduce the risk of stunting in the target area. The impact is not only on children's health but also on improving the quality of human resources in the future.
A Daily Life Content Analysis on the Kinderflix Youtube Channel as a Means of Imitating Early Childhood Adaptive Behavior: english Kanisa Dewi Suci Lestari; Nurdiansyah Nurdiansyah; Gia Nikawanti
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 2 May (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i2.1010

Abstract

Purpose: In the digital era, visual media acts as a "third classroom" influencing early childhood development. This study analyzes the effectiveness of Kinderflix’s daily life content as a medium for imitation in shaping adaptive behaviors, including self-help, communication, social-emotional, and motor skills. Methods: This qualitative research employs content analysis. Data were collected from six popular daily lifevideos via purposive sampling. The observation instrument was structured based on Albert Bandura’s Social Learning Theory, focusing on the phases of attention, retention, motor reproduction, and motivation. Data validity was ensured through triangulation of sources and theories. Findings: Findings indicate that Kinderflix methodically applies modeling principles through multisensory stimulation. Strategies include: (1) repetitive articulation and expressive gestures for attention; (2) interactive songs as mnemonic tools for retention; (3) invitations for active participation for motor reproduction; and (4) vicarious reinforcement for motivation. This content systematically builds adaptive behavior structures, fostering independence and social responsiveness. Research implications: Kinderflix serves as an effective adaptive educational instrument rather than mere passive entertainment. This study highlights the necessity of parental roles as active mediators to facilitate the transition from digital information to real-life action. Originality: The uniqueness of this research lies in proving how local Indonesian content, such as Kinderflix, can turn digital viewing into real action for children. At a time when similar research is still rarely done in Indonesia, this study is here to explain in depth how the video works in shaping children's independence and social skills through real human examples.
ANALISIS DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN GIZI ANAK DI DESA MARGAMUKTI Farel Azzahra; Gina Kharisma Hammudah; Kireina Putri Adzkia; Risma Koriah Solihat; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti; Dhea Ardiyanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40311

Abstract

Pola asuh orang tua adalah peran penting dalam menentukan status kesehatan dan gizi anak. Aspek perkembangan anak yang terpengaruh dari pola asuh orang tua hanya sebatas pembentukan karakter dan kepribadian anak saja. Akan tetapi, banyak aspek perkembangan anak yang dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, salah satunya yakni aspek tumbuh kembang gizi anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana pola asuh orang tua yang memberikan dampak pada status gizi anak di Desa Margamukti. Metode penelitian nya yaitu pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif survei, instrumen yang dipakai yaitu menggunakan kuesioner. Hasil analisis yang telah dilakukan tingkat kesadaran gizi  orang tua di Desa Margamukti mayoritas memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, akan tetapi terdapat tantangan yang dirasakan oleh orang tua yaitu kondisi ekonomi.
Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini Yumna Hukmaini Syahla; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1615

Abstract

Perkembangan bahasa reseptif penting dikembangkan pada anak usia dini karena berpengaruh terhadap kemampuan memahami instruksi, berinteraksi, dan kesiapan belajar anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran orang tua dalam mengembangkan kemampuan bahasa reseptif anak usia dini melalui stimulasi bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari orang tua dan anak usia 4 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi intensif, penggunaan bahasa sederhana, pemberian instruksi bertahap, dan kegiatan bercerita membantu meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam memberikan stimulasi bahasa secara konsisten.