Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pembelajaran Tari Kreatif untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia 4-5 Tahun Rina Nur Sholihatunnisa; Idat Muqodas; Gia Nikawanti
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 9 No 2 (2024): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.9.2.150-159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran tari kreatif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Tari kreatif merupakan salah satu metode pengembangan kecerdasan kinestetik yang dapat diterapkan pada pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini mengggunakan metode Single Subject Research (SSR) untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran tari kreatif dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik pada subjek penelitian yang merupakan 6 orang anak usia dini berusia 4-5 tahun di salah satu Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Purwakarta. Penelitian dilakukan melalui tiga fase yang meliputi baseline 1, intervensi dan baseline 2. Hasil penelitian dapat menunjukkan adanya peningkatan pada kecerdasan kinestetik anak usia 4-5 tahun yang dilakukan melalui pembelajaran tari kreatif. Adapun skor yang diperoleh dari hasil analisis data menunjukkan bahwa kecerdasan kinestetik anak meningkat ke dalam kategori berkembang sangat baik setelah diterapkannya pembelajaran tari kreatif. Dengan demikian, penerapan pembelajaran tari kreatif efektif dalam memberikan pengaruh positif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia 4-5 tahun.
Penerapan Pembelajaran STEAM Menggunakan Media Berbasis Loose Parts untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Syakurah Salma; Suci Utami Putri; Gia Nikawanti
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3155

Abstract

Penerapan pendekatan STEAM di PAUD dapat berperan untuk menstimulus perkembangan anak usia dini diantaranya kreativitas. Meskipun populer, STEAM belum banyak diimplementasikan di PAUD karena dipandang sebagai pendekatan yang memerlukan biaya tinggi. Pandangan ini perlu diubah agar semakin banyak sekolah yang dapat menerapkan STEAM dengan biaya yang lebih efisien sehingga guru memiliki kesempatan lebih baik dalam menstimulus kreativitas anak. Salah satu alternatifnya adalah penggunaan media pembelajaran berbasis loose part. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan kreativitas anak pada kelas menggunakan metode penugasan dengan kelas yang menerapkan STEAM berbasis loose part. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Non-equivalent Control Group Design dengan subjek penelitian anak usia 5-6 tahun kelompok B dengan kelas kontrol sebanyak 15 siswa dan kelas eksperimen sebanyak 16 siswa untuk menstimulasi kreativitas mereka ketika belajar dengan menggunakan metode STEAM berbasis Loose Parts. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, dan pedoman wawancara. Data dianalisis dengan melakukan uji N-gain dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas anak pada kelas kontrol berkembang pada kriteria rendah dan kelas eksperimen pada kriteria tinggi. Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kreativitas anak pada kelas yang menerapkan STEAM berbasis loose part dibanding kelas yang menggunakan metode penugasan.
Optimization of Stunting Prevention Education Programs in Improving The Quality of Parenting and Nutritional Balance of Children Khansa Dinah Trisnawati; Muthia Lestari; Widi Syawali; Firda Alfira Muklis; Asep Kurnia Jayadinata; Idat Muqadas; Gia Nikawanti
TAAWUN Vol. 5 No. 01 (2025): TA'AWUN FEBRUARY 2025
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v5i01.896

Abstract

This Community Service Activity aims to increase the understanding and awareness of parents in Margamukti Village regarding the importance of proper parenting patterns and balanced nutritional health in early childhood. The research method used is a qualitative approach with observation data collection, interviews, and documentation. The study's results showed increased public knowledge and awareness of the importance of proper parenting patterns and balanced nutrition to prevent stunting. The interactive discussion opened space for participants to share experiences and find solutions to various challenges faced in maintaining children's health and nutrition. Overall, this activity succeeded in achieving its goal of providing education and awareness to the community, which is expected to be the first step in reducing stunting rates in Margamukti Village. This community service activity emphasizes the importance of the involvement of various parties, including pregnant women, breastfeeding mothers, posyandu cadres, and the community, in supporting stunting prevention. With a qualitative approach focusing on counseling and in-depth information delivery, this program can help reduce the risk of stunting in the target area. The impact is not only on children's health but also on improving the quality of human resources in the future.
Teachers perceptions of digital learning: A case study of the learning process at Bahtera Multiple Intelligence Preschool in Bukit Jelutong City, Malaysia Kurnia Sary; Idat Muqodas; Gia Nikawanti; Lily Muliana Mustafa
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7 No 1 (2025): Child Education Journal April
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v7i1.7249

Abstract

The importance of teachers understanding of technology integration in early childhood education has become one of the key issues in today’s educational environment. The aim of this study is to explore teachers perceptions of the use of digital learning. The subjects of this research are the teachers and the owner of Bahtera Multiple Intelligence Preschool in Malaysia. The instruments used in this study are observation and interviews. Data collection was conducted through in-depth interviews related to digital learning. Data were analyzed using triangulation, coding, and data reduction methods, focusing on the identification of key themes from the interview transcripts. The results of the study indicate that teachers have diverse views on the effectiveness, ease of use, and challenges of digital learning. These perceptions are influenced by the availability of technological resources, training, and the teachers personal preferences regarding learning methods.