Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pembelajaran Tari Kreatif untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia 4-5 Tahun Rina Nur Sholihatunnisa; Idat Muqodas; Gia Nikawanti
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 9 No 2 (2024): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.9.2.150-159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran tari kreatif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Tari kreatif merupakan salah satu metode pengembangan kecerdasan kinestetik yang dapat diterapkan pada pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini mengggunakan metode Single Subject Research (SSR) untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran tari kreatif dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik pada subjek penelitian yang merupakan 6 orang anak usia dini berusia 4-5 tahun di salah satu Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Purwakarta. Penelitian dilakukan melalui tiga fase yang meliputi baseline 1, intervensi dan baseline 2. Hasil penelitian dapat menunjukkan adanya peningkatan pada kecerdasan kinestetik anak usia 4-5 tahun yang dilakukan melalui pembelajaran tari kreatif. Adapun skor yang diperoleh dari hasil analisis data menunjukkan bahwa kecerdasan kinestetik anak meningkat ke dalam kategori berkembang sangat baik setelah diterapkannya pembelajaran tari kreatif. Dengan demikian, penerapan pembelajaran tari kreatif efektif dalam memberikan pengaruh positif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia 4-5 tahun.
Penerapan Pembelajaran STEAM Menggunakan Media Berbasis Loose Parts untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Syakurah Salma; Suci Utami Putri; Gia Nikawanti
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3155

Abstract

Penerapan pendekatan STEAM di PAUD dapat berperan untuk menstimulus perkembangan anak usia dini diantaranya kreativitas. Meskipun populer, STEAM belum banyak diimplementasikan di PAUD karena dipandang sebagai pendekatan yang memerlukan biaya tinggi. Pandangan ini perlu diubah agar semakin banyak sekolah yang dapat menerapkan STEAM dengan biaya yang lebih efisien sehingga guru memiliki kesempatan lebih baik dalam menstimulus kreativitas anak. Salah satu alternatifnya adalah penggunaan media pembelajaran berbasis loose part. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan kreativitas anak pada kelas menggunakan metode penugasan dengan kelas yang menerapkan STEAM berbasis loose part. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Non-equivalent Control Group Design dengan subjek penelitian anak usia 5-6 tahun kelompok B dengan kelas kontrol sebanyak 15 siswa dan kelas eksperimen sebanyak 16 siswa untuk menstimulasi kreativitas mereka ketika belajar dengan menggunakan metode STEAM berbasis Loose Parts. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, dan pedoman wawancara. Data dianalisis dengan melakukan uji N-gain dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas anak pada kelas kontrol berkembang pada kriteria rendah dan kelas eksperimen pada kriteria tinggi. Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kreativitas anak pada kelas yang menerapkan STEAM berbasis loose part dibanding kelas yang menggunakan metode penugasan.
Optimization of Stunting Prevention Education Programs in Improving The Quality of Parenting and Nutritional Balance of Children Khansa Dinah Trisnawati; Muthia Lestari; Widi Syawali; Firda Alfira Muklis; Asep Kurnia Jayadinata; Idat Muqadas; Gia Nikawanti
TAAWUN Vol. 5 No. 01 (2025): TA'AWUN FEBRUARY 2025
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v5i01.896

Abstract

This Community Service Activity aims to increase the understanding and awareness of parents in Margamukti Village regarding the importance of proper parenting patterns and balanced nutritional health in early childhood. The research method used is a qualitative approach with observation data collection, interviews, and documentation. The study's results showed increased public knowledge and awareness of the importance of proper parenting patterns and balanced nutrition to prevent stunting. The interactive discussion opened space for participants to share experiences and find solutions to various challenges faced in maintaining children's health and nutrition. Overall, this activity succeeded in achieving its goal of providing education and awareness to the community, which is expected to be the first step in reducing stunting rates in Margamukti Village. This community service activity emphasizes the importance of the involvement of various parties, including pregnant women, breastfeeding mothers, posyandu cadres, and the community, in supporting stunting prevention. With a qualitative approach focusing on counseling and in-depth information delivery, this program can help reduce the risk of stunting in the target area. The impact is not only on children's health but also on improving the quality of human resources in the future.
A Daily Life Content Analysis on the Kinderflix Youtube Channel as a Means of Imitating Early Childhood Adaptive Behavior: english Kanisa Dewi Suci Lestari; Nurdiansyah Nurdiansyah; Gia Nikawanti
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 2 May (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i2.1010

Abstract

Purpose: In the digital era, visual media acts as a "third classroom" influencing early childhood development. This study analyzes the effectiveness of Kinderflix’s daily life content as a medium for imitation in shaping adaptive behaviors, including self-help, communication, social-emotional, and motor skills. Methods: This qualitative research employs content analysis. Data were collected from six popular daily lifevideos via purposive sampling. The observation instrument was structured based on Albert Bandura’s Social Learning Theory, focusing on the phases of attention, retention, motor reproduction, and motivation. Data validity was ensured through triangulation of sources and theories. Findings: Findings indicate that Kinderflix methodically applies modeling principles through multisensory stimulation. Strategies include: (1) repetitive articulation and expressive gestures for attention; (2) interactive songs as mnemonic tools for retention; (3) invitations for active participation for motor reproduction; and (4) vicarious reinforcement for motivation. This content systematically builds adaptive behavior structures, fostering independence and social responsiveness. Research implications: Kinderflix serves as an effective adaptive educational instrument rather than mere passive entertainment. This study highlights the necessity of parental roles as active mediators to facilitate the transition from digital information to real-life action. Originality: The uniqueness of this research lies in proving how local Indonesian content, such as Kinderflix, can turn digital viewing into real action for children. At a time when similar research is still rarely done in Indonesia, this study is here to explain in depth how the video works in shaping children's independence and social skills through real human examples.
ANALISIS DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN GIZI ANAK DI DESA MARGAMUKTI Farel Azzahra; Gina Kharisma Hammudah; Kireina Putri Adzkia; Risma Koriah Solihat; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti; Dhea Ardiyanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40311

Abstract

Pola asuh orang tua adalah peran penting dalam menentukan status kesehatan dan gizi anak. Aspek perkembangan anak yang terpengaruh dari pola asuh orang tua hanya sebatas pembentukan karakter dan kepribadian anak saja. Akan tetapi, banyak aspek perkembangan anak yang dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, salah satunya yakni aspek tumbuh kembang gizi anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana pola asuh orang tua yang memberikan dampak pada status gizi anak di Desa Margamukti. Metode penelitian nya yaitu pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif survei, instrumen yang dipakai yaitu menggunakan kuesioner. Hasil analisis yang telah dilakukan tingkat kesadaran gizi  orang tua di Desa Margamukti mayoritas memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, akan tetapi terdapat tantangan yang dirasakan oleh orang tua yaitu kondisi ekonomi.
Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini Yumna Hukmaini Syahla; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1615

Abstract

Perkembangan bahasa reseptif penting dikembangkan pada anak usia dini karena berpengaruh terhadap kemampuan memahami instruksi, berinteraksi, dan kesiapan belajar anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran orang tua dalam mengembangkan kemampuan bahasa reseptif anak usia dini melalui stimulasi bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari orang tua dan anak usia 4 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi intensif, penggunaan bahasa sederhana, pemberian instruksi bertahap, dan kegiatan bercerita membantu meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam memberikan stimulasi bahasa secara konsisten.  
PENGARUH MEDIA ADVENTURE SENSORY PATH TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN Syanindita Sifa Syahrani; Gia Nikawanti; Ihsan Abdul Patah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13098

Abstract

ABSTRACT Gross motor development is an essential aspect of early childhood growth that supports children's physical abilities, coordination, and readiness to participate in various learning activities. Therefore, the use of engaging and developmentally appropriate learning media is needed to optimize gross motor stimulation. This study aimed to examine the effect of the Adventure Sensory Path as a learning medium on the gross motor development of children aged 5–6 years at TK Kartika XIX-39 Purwakarta, West Java. This study employed a quantitative approach using a one-group pretest-posttest experimental design involving 22 children aged 5–6 years. Data were collected through an observation checklist assessing five indicators of gross motor development, namely balance, strength, agility, coordination, and flexibility. The data were analyzed using the N-Gain test, Shapiro–Wilk normality test, and Wilcoxon Signed Ranks test. The findings revealed that the implementation of the Adventure Sensory Path improved children's gross motor development across all measured indicators and had a significant positive effect on their gross motor skills. These findings suggest that the Adventure Sensory Path is an effective alternative learning medium for stimulating gross motor development in early childhood. Future studies are recommended to employ a quasi-experimental design with a control group and involve a larger sample to provide more comprehensive evidence. ABSTRAK Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek perkembangan yang berperan penting dalam mendukung kemampuan fisik, koordinasi gerak, serta kesiapan anak untuk mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini untuk mengoptimalkan stimulasi perkembangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Adventure Sensory Path terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Kartika XIX-39 Purwakarta, Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest yang melibatkan 22 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang mengukur lima indikator perkembangan motorik kasar, yaitu keseimbangan, kekuatan, kelincahan, koordinasi, dan fleksibilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji Wilcoxon Signed Ranks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Adventure Sensory Path mampu meningkatkan perkembangan motorik kasar anak pada seluruh indikator yang diukur dan memberikan pengaruh yang signifikan setelah penerapan pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa media Adventure Sensory Path efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk menstimulasi perkembangan motorik kasar anak usia dini. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan kelompok kontrol agar efektivitas media dapat dibandingkan secara lebih komprehensif.
DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA PETANI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI DESA MARGAMUKTI Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti; Haliatun Nisa; Idat Muqodas; Nur Asy-Syifa Jamilah; Regina Nurlena
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1163-1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pola asuh orang tua petani terhadap perkembangan sosial anak usia dini di Desa Margamukti. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap empat keluarga petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis dominan diterapkan, melibatkan anak dalam pengambilan keputusan, pembagian tugas sederhana, dan interaksi sehari-hari yang membangun kerja sama, tanggung jawab, serta komunikasi. Pola asuh ini, didukung oleh lingkungan pedesaan, memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan sosial anak, seperti kemampuan berinteraksi, empati, dan kemandirian. Meskipun tantangan berupa keterbatasan waktu dan kesibukan bertani hadir, orang tua tetap berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung. Dengan demikian, pola asuh orang tua petani di Desa Margamukti berperan penting dalam membentuk kemampuan sosial anak usia dini yang adaptif dan siap menghadapi tantangan masa depan.
PENGARUH AKTIVITAS BERMAIN MENGGUNAKAN MEDIA PLAYDOUGH TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA DINI Fifqi Fauziah Rohmah; Gia Nikawanti; Dhea Ardiyanti
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13061

Abstract

ABSTRACT Creativity is an important aspect that should be stimulated from an early age because it contributes to the development of children's thinking skills, problem-solving abilities, and expression of ideas. However, learning activities in Early Childhood Education (ECE) institutions are still often dominated by structured activities, limiting children's opportunities to explore and express their creativity. This study aims to analyze the effect of playdough-based play activities on the creativity of children aged 3–4 years in a playgroup setting. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The participants consisted of children aged 3–4 years who were assigned to an experimental group and a control group. Data were collected through observations based on creativity indicators and activity documentation, and were analyzed using the Mann–Whitney U test and N-Gain Score analysis. The results revealed a significant difference between the two groups, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). The experimental group achieved a Mean Rank of 17.92, which was higher than that of the control group (7.08), while the N-Gain Score of the experimental group reached 42.72%, categorized as moderate. These findings indicate that the use of playdough as a learning medium is effective in enhancing the creativity of children aged 3–4 years. ABSTRAK Kreativitas merupakan salah satu aspek penting yang perlu distimulasi sejak usia dini karena berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan ekspresi ide anak. Namun, pelaksanaan pembelajaran di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih sering didominasi oleh aktivitas yang bersifat terstruktur sehingga kesempatan anak untuk bereksplorasi secara kreatif belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh aktivitas bermain menggunakan media playdough terhadap kreativitas anak usia 3–4 tahun di Kelompok Bermain (Kober). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental melalui rancangan Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas anak usia 3–4 tahun yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi berdasarkan indikator kreativitas serta dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Kelompok eksperimen memperoleh Mean Rank sebesar 17,92, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 7,08, sedangkan nilai N-Gain kelompok eksperimen mencapai 42,72% dengan kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media playdough efektif dalam meningkatkan kreativitas anak usia 3–4 tahun.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE HURUF HIJAIYAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR DAN DAYA INGAT ANAK Fitriyah Handayani; Yayan Nurbayan; Gia Nikawanti
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13062

Abstract

ABSTRACT Low ability among early childhood learners in recognizing hijaiyah letters remains a challenge in learning at RA Ar-Rohmah, Purwakarta Regency, mainly due to the use of abstract teaching methods that lack concrete learning media. This condition has resulted in suboptimal development of children’s thinking skills and memory in recognizing the symbols and sounds of hijaiyah letters. Therefore, there is a need for more concrete learning media that are appropriate to the developmental characteristics of early childhood. This study aims to analyze the effect of using hijaiyah puzzle game media on the thinking skills and memory of early childhood learners in recognizing hijaiyah letters. This research employed a quantitative approach with a Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design. The participants were children aged 5–6 years selected using purposive sampling. Data were collected through oral tests, questionnaires, and documentation, and analyzed using descriptive statistics as well as the Wilcoxon Signed-Rank Test and Cohen’s r. The results show an improvement in children’s abilities after the implementation of the hijaiyah puzzle media. The hypothesis test yielded a significance value of 0.000 (< 0.05) with an effect size of 0.619, which is categorized as strong. These findings indicate that the hijaiyah puzzle media is effective in improving children’s thinking skills and memory in recognizing hijaiyah letters and can serve as an innovative learning alternative in early childhood education. ABSTRAK Rendahnya kemampuan anak usia dini dalam mengenal huruf hijaiyah masih menjadi tantangan dalam pembelajaran di RA Ar-Rohmah Kabupaten Purwakarta, terutama karena penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan kurang memanfaatkan media konkret. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya kemampuan berpikir dan daya ingat anak dalam mengenali simbol serta bunyi huruf hijaiyah. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih konkret dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media permainan puzzle hijaiyah terhadap kemampuan berpikir dan daya ingat anak usia dini dalam mengenal huruf hijaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah anak usia 5–6 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes lisan, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan Cohen’s r. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak setelah penggunaan media puzzle hijaiyah. Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dengan effect size 0,619 yang termasuk kategori kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa media puzzle hijaiyah efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir dan daya ingat anak dalam mengenal huruf hijaiyah serta dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif di pendidikan anak usia dini.