Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Ananda Nuristigfarin; Ica Maulina Rifkiyatul Islami
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v1i12.746

Abstract

Pendahuluan: Dalam kehamilan terjadi perubahan fisiologis dalam darah, akan terjadi peningkatan volume plasma darah tetapi tidak diimbangi dengan bertambahnya sel-sel darah merah sehingga dapat menyebablan pengenceran darah. Seorang ibu hamil dapat dikatakan anemia apabila memiliki kadar hemoglobin dibawah 11 gr% (trimester I dan III) atau kadar kurang dari 10,5gr% (trimester II). Tujuan: dapat digunakan sebagai referensi data dalam upaya memperbaiki kejadian anemia pada ibu hamil dan dapat menjadi panduan untuk dilakukannya penyuluhan kesehatan tentang anemia kepada wanita usia subur. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur berupa narrative review. Penulisan dilakukan dengan mencari artikel dengan kombinasi beberapa kata kunci di database pencarian melalui Google Scholar. Hasil: Menunjukkan hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil, disebutkan bahwa ibu hamil yang rutin konsumsi tablet Fe tidak terjadi anemia dan begitu sebaliknya, membahas mengenai adanya hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet fe dengan anemia pada hamil, sedangkan artikel tidak membahas adanya hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil. Kesimpulan: Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam tinjauan literature, ditemukan terdapat artikel yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang menunjukkan adanya hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil dan artikel yang lain menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil karena dianggap pengetahuan lebih penting
LITERATUR REVIEW: PEMBERIAN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) SEBAGAI MINUMAN ALTERNATIF UNTUK MENURUKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Islami, Ica Maulina Rifkiyatul
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 11, No 1 (2023): Psychiatric Nursing
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v11i1.6204

Abstract

Hypertension usually occurs in people of middle age and above. Causes there are several such things as, changes in the structure of blood vessels, narrowing the lumen, blood vessel becoming stiffer and reduced elasticity. As a result, the risk of developing hypertension increases with age. Treatment of hypertension involves the use of medications and changes in lifestyle habits. Medications for hypertensive patients can be both pharmaceutical and non-pharmacological. The medicinal plant has the ability to reduce high blood pressure by reducing triglyceride levels in the blood, making it a non-pharmacological treatment choice for hypertension. An alternative to non-pharmacological treatment for those with hypertension is the traditional medicine made from the peppermint plant. The method used in this study is literature review. Writing is done through article search by entering keywords in Google Schoolar, Science Direcct, PubMed, and Elsevier. The keywords used in the search are Pegagan, Centella asiatica, blood pressure, Hypertension. In 5 journals results mentioned leaves of peppermint can lower blood pressure. Where the shape of the preparation of pegagan leaves varies, that is, in the form of rebusan, juice, tea or a mixture of tea leaves pegagan with other herbs.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN CATATAN KEHAMILAN DIGITAL SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM PELAYANAN KEBIDANAN Islami, Ica Maulina Rifkiyatul; Kumala, Sindi Putri; Kamaria, Inni
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 9, No 2 (2021): Pandemic
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v9i2.9511

Abstract

Latar Belakang: Media dalam promosi kesehatan memainkan peran penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran, membuatnya lebih menarik dan memudahkan pemahaman materi oleh sasaran, terutama dalam pelayanan antenatal care. E-health merujuk pada penggunaan teknologi elektronik atau digital untuk menyampaikan informasi, sumber daya, dan layanan yang berkaitan dengan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Catatan Kehamilan digital sebagai media komunikasi dalam pelayanan kebidanan di Probolinggo. Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi penelitian mencakup seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Paiton. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah 20 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian meliputi kuesioner dan aplikasi kehamilan digital. Teknik analisis data dilakukan dengan uji t karena data berdistribusi normal. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi catatan kehamilan. Ini menunjukkan adanya pengaruh positif penggunaan aplikasi catatan kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Saran: Ibu hamil disarankan untuk meningkatkan upaya dalam mencari informasi kesehatan melalui berbagai metode, salah satunya dengan memanfaatkan media berbasis android yang memiliki desain yang menarik dan praktis.Kata kunci : Catatan kehamilan digital, media komunikasi, pelayanan kebidanan
Dysmenorrhea in adolescent girls: Does body mass index play a role? Rifkiyatul Islami, Ica Maulina
Science Midwifery Vol 12 No 5 (2024): December: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i5.1766

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Body Mass Index (BMI) and dysmenorrhea pain scale in female adolescents at SMP Nurul Jadid, Paiton District. Dysmenorrhea is one of the common complaints in female adolescents that often affects daily activities and academic achievement. BMI, which is an indicator of a person's nutritional status, is thought to be related to the severity of dysmenorrhea pain. By understanding this relationship, it is hoped that more effective treatment strategies can be developed to reduce dysmenorrhea pain based on the individual's physical condition. This study used an observational analytical method with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 174 female adolescents who were randomly selected from SMP Nurul Jadid. Data collection was carried out through BMI measurements and dysmenorrhea pain scale questionnaires filled out by respondents. Data analysis was carried out using the Pearson correlation test to determine the relationship between BMI and dysmenorrhea pain scale. The results showed a significant negative correlation between BMI and dysmenorrhea pain scale in female adolescents (-698, p < 0.01). This indicates that the lower a person's BMI, the higher the level of dysmenorrhea pain experienced. Discussion of these results suggests that adolescent girls with higher BMI may experience increased levels of the hormone prostaglandin, which can increase the intensity of menstrual pain. In addition, lifestyle factors and dietary habits also have the potential to influence the relationship between BMI and dysmenorrhea pain. The conclusion of this study is that there is a negative relationship between BMI and the scale of dysmenorrhea pain in adolescent girls at SMP Nurul Jadid. This study suggests the need for special attention to nutritional status and healthy lifestyles to reduce dysmenorrhea pain in adolescent girls. Education on dysmenorrhea management involving lifestyle changes and weight management may be an effective step to help adolescents cope with dysmenorrhea better.
Literatur Review: Penerapan Senam Dismenore dalam Menurunkan Nyeri Menstruasi Islami, Ica Maulina Rifkiyatul
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 11, No 2 (2023): Cummunity Nursing
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v11i2.8191

Abstract

The pain that teenage daughters experience during menstruation is called menstruation. An imbalance of the hormone progesterone in the blood, prostaglandins, and stress or psychological factors are the causes of dysmenorrhea in some women. Unpleasant feelings characterized by agitation or tension as well as abnormal hemodynamic signs caused by stimuli in the sympathic, parasympathetic, and endocrine systems are known as anxiety. Menstrual cramps can be done to prevent this from happening. One method to cure dysmenorrhea is exercise. Your body produces endorphins during exercise. The brain produces these hormones to give a feeling of comfort and relaxation. The aim of this study is to find out how effective dysmenorrheic exercises are in reducing the pain and anxiety experienced by adolescents suffering from dysmenorrea. This research uses a literature review. Google Schoolar, Science Direct, PubMed, and Elsevier are used to search for articles. The research uses keywords like dimenore, adolescent, menstrual pain, dysmenore exercise. 5 selected articles that qualify for inclusion and discussion topics. In five journal studies it was found that dysmenorrheic exercise has the potential to reduce pain during menstruation.
Pengetahuan Bidan Tentang Komunikasi Terapeutik Dalam Praktik Kebidanan Ica Maulina Rifkiyatul Islami; Nurul Qomariyah; Aisyah Imroatus Sholehah
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v3i1.1297

Abstract

Komunikasi terapeutik kurang menjadi fokus para bidan karena para bidan lebih mementingkan pelayanan daripada praktik penyembuhan. Selain itu, juga tidak melakukan komunikasi terapeutik dan hanya melakukan tugasnya sesuai dengan pengalaman mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan bidan tentang komunikasi terapeutik di Wilayah Kerja Puskesmas Pakuniran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 32 orang dan sampelnya sebanyak 32 orang dengan metode total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup. Metode analisa data menggunakan statistika deskriptif distribusi frekuensi. Pengetahuan bidan tentang pengertian komunikasi terapeutikdalam kategori cukup (75%), pengetahuan tentang tujuan dan prinsip komunikasi terapeutik dalam kategori cukup (46,9%), dan pengetahuan tentang teknik komunikasi terapeutikdalam kategori cukup (75%). Pengetahuan bidan di Wilayah Kerja Puskesmas Pakuniran tentang komunikasi terapeutik sebagian besar dalam kategori cukup.
OPTIMIZING HUMAN POTENTIAL: INTEGRATING HUMAN RESOURCE MANAGEMENT BASED ON SPIRITUAL BEHAVIOR Qushwa, Febriyanti Ghayatul; Hambali, Hambali; Eka Candra Dewi, Novela; Hakim, Lukman; Maulina Rifkiyatul Islami, Ica
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 2, No 1 (2024): Second International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human potential in human resource management is divided into four parts, first emotional potential, second physical potential, third intellectual potential, fourth spiritual potential. The existence of human potential by integrating human resource management based on spiritual behavior. This research aims to build human ethics and morality in interacting, build human potential in developing skills, balance welfare at work and create an environment that is in accordance with inspiration or a desired goal. . By using qualitative research methods, literature study or library research. The results of this research show that based on a study of several scientific works that have been presented, it can be concluded that optimizing human potential by integrating spiritual behaviorbased human resource management can be done in three ways, namely by paying attention to several things including, the importance of values and ethics, creating prosperity. in individuals or groups, making leadership spiritually based. These three things refer to an approach to human resource management that emphasizes the importance of spiritual values, ethics and morality in the work environment. This approach can improve employee welfare, productivity and organizational sustainability
Pengaruh Pengetahuan Bidan tentang Komunikasi Efektif terhadap Kepatuhan Ibu Melakukan Kunjungan ANC Ica Maulina Rifkiyatul Islami; Nurul Qomarih
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i1.279

Abstract

Pengetahuan bidan tentang komunikasi efektif sangat berperan dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil untuk melakukan kunjungan ANC (Antenatal Care). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan bidan tentang komunikasi efektif terhadap kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC di Desa Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 35 ibu hamil yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur komunikasi bidan dan buku KIA untuk memantau kepatuhan kunjungan ANC. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif antara pengetahuan bidan tentang komunikasi efektif dengan kepatuhan ibu hamil. Pengetahuan yang baik mengenai komunikasi efektif dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan ibu hamil terhadap pentingnya kunjungan ANC untuk menjaga kesehatan ibu dan anak.
Hubungan Frekuensi Kunjungan Posyandu dengan Status Imunisasi Balita Desa Karanganyar Kabupaten Probolinggo Ica Maulina Rifkiyatul Islami; Sofiatun Adhawiyah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i4.371

Abstract

Imunisasi merupakan upaya pencegahan penyakit yang efektif pada balita, namun cakupan imunisasi yang belum merata masih menjadi permasalahan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Probolinggo. Rendahnya kelengkapan imunisasi diduga berkaitan dengan frekuensi kunjungan balita ke posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi kunjungan ke posyandu dengan status imunisasi balita di Desa Karanganyar Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 40 balita usia 0–60 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner serta diverifikasi menggunakan buku KIA atau catatan imunisasi posyandu. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara frekuensi kunjungan ke posyandu dan status imunisasi balita dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien kontingensi sebesar 0,595 menunjukkan keeratan hubungan kategori sedang hingga kuat. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kunjungan posyandu berperan penting dalam mendukung keberhasilan program imunisasi balita di tingkat desa.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap dengan Kepatuhan Imunisasi Balita Nasinatul Maulidia; Ica Maulina Rifkiyatul Islami
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i4.376

Abstract

Complete basic immunization is a primary preventive measure to reduce morbidity and mortality among children under five; however, immunization compliance remains uneven. Maternal knowledge is often considered an important factor in shaping immunization behavior, although its influence may vary across contexts. This study aimed to analyze the relationship between maternal knowledge of complete basic immunization and immunization compliance among children aged 0–24 months. A quantitative analytic design was employed, with primary data collected through structured instruments measuring maternal knowledge levels and children’s immunization status. Data were analyzed using appropriate inferential statistical tests to assess the association between variables. The results indicated a significant relationship between maternal knowledge level and immunization compliance, whereby mothers with higher knowledge levels tended to have children with more complete immunization status. Nevertheless, immunization compliance was not solely determined by maternal knowledge, as it was also influenced by variations in child age, immunization schedules, access to health services, and family support. This study highlights that maternal knowledge functions as an important enabling factor, but requires supportive service contexts and social environments to enhance the sustainability and effectiveness of immunization programs.