Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Program Pelatihan Operator Jahit Upper dan Inersole Pada Line B7-B8 Menggunakan Metode ADDIE di Pt Pou Yuen Indonesia Rachmat, Mochamad Daffa Praditia; Aisha , Atya Nur; Suwarsono, Litasari Widyastuti
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT. Pou Yuen Indonesia adalah salah anakperusahaan dari Pou Chen Group yang memproduksi berbagaijenis macam sepatu sepatu olahraga, sepatu kasual dan sendaldari salah satu merek ternama yaitu Nike. PT. Pou YuenIndonesia dalam setiap bulannya hampir mengalami tidaktercapainya target produksi, hal tersebut sering terjadi padaline B7 dan B8. Akar penyebab terjadi permasalahan tersebutdikarenakan adanya perbedaan kemampuan antar karyawandalam proses menjahit, dalam pembuatan sepatu dan sendalproses penjahitan merupakan salah satu bagian yang sangatpenting. Sejauh ini perusahaan belum menerapkanpengembangan pelatihan karyawan. Berdasarkan daripermasalahan tersebut, perolehan data yang di dapat maka dariitu penelitian ini berfokus kepada pelatihan karyawan padaproses jahit pada line B7 dan B8 di PT. Pou Yuen Indonesiauntuk meningkatkan kemampuan mereka agar dapattercapainya target di setiap bulanya, dengan cara membuat.Framework perancangan pelatihan pada penelitian inimenggunakan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement,Evaluate) yang merupakan kerangka standar yang biasadilakukan dalam merancang program pelatihan dam telahdigunakan bertahun - tahun serta telah digunakan olehberbagai perusahaan. Framework ADDIE digunakan dalammerancang pelatihan seperti apa yang akan dilakukan,kemudian digunakan untuk mengganalisis kemampuan, apayang dibutuhkan dan kebutuhan pelatihan yang sebelumnyatidak pernah dilakukanKata kunci— Kemampuan, Pelatihan, ADDIE
Perbaikan Proses Bisnis Invoicing PT XYZ Menggunakan Metode Business Process Improvement (BPI) Herbayu, Vivaldy Izza Naufalindra; Widyastuti, Litasari; Aisha, Atya N.
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkanefisiensi proses bisnis pada PT. XYZ, perusahaan yang bergerakdi bidang penyediaan air khusus dan layanan pengolahan air,dengan fokus pada perbaikan proses penerbitan invoice.Ditemukan bahwa proses invoicing yang ada saat ini mengalamiketerlambatan yang berdampak negatif pada arus kasperusahaan, disebabkan oleh beberapa hambatan sepertiketidakefisienan waktu dan langkah-langkah yang tidakdiperlukan dalam proses tersebut.Melalui metode Business Process Improvement (BPI),penelitian ini mengidentifikasi dan mengeliminasi aktivitasyang tidak memberikan nilai tambah, serta menyederhanakanalur kerja untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi. Hasil dariperbaikan yang diusulkan menunjukkan penurunan totalwaktu siklus proses sebesar 41 jam dan peningkatan efisiensiwaktu siklus sebesar 14,4%. Validasi terhadap rancanganusulan dilakukan dengan melibatkan Kepala DepartemenKeuangan, SDM, dan Umum PT. XYZ, yang menunjukkanbahwa perbaikan yang diusulkan sesuai dengan kebutuhanperusahaan dan dapat mengurangi keterlambatan dalampenerbitan invoice.Dalam proses bisnis eksisting, terdapat 13 aktivitas yangdiklasifikasikan berdasarkan nilai tambahnya: 5 aktivitas RealValue Added (RVA), 7 aktivitas Business Value Added (BVA),dan 1 aktivitas Non-Value Added (NVA), dengan total waktusiklus 96 jam dan efisiensi waktu siklus sebesar 58,33%. Melaluianalisis dan perbaikan menggunakan pendekatan streamlining,jumlah aktivitas pada proses bisnis usulan berkurang menjadi9 aktivitas dengan total waktu siklus 55 jam. Proses bisnisusulan mencakup 5 aktivitas RVA dan 4 aktivitas BVA, denganefisiensi waktu siklus meningkat menjadi 72,73%. Perbaikan inidiusulkan melalui penggunaan Google Drive untukmemudahkan pengumpulan dokumen dan spreadsheet untukpembuatan dokumen inspection sheet, sehingga mengurangiaktivitas yang tidak diperlukan dan meningkatkan efisiensiproses secara keseluruhan. Kata kunci— Efisiensi, Business Process Improvement (BPI),Proses Bisnis
Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Berdasarkan Peramalan Kapasitas Produksi Pada Stasiun Kerja Penjahitan Jafariah Suprana, Zidan Akhsan; Suwarsono, Litasari Widyastuti; Aisha, Atya Nur
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perusahaan Jafariah merupakan perusahaanyang bergerak pada bidang industri konveksi yangmemproduksi pakaian Perempuan yaitu gamis. PerusahaanJafariah berlokasi di Kabupaten Bandung Barat. Saat iniPerusahaan mengalami kendala dalam memenuhi permintaanpasar dan mencapai target produksi. Hal ini disebabkan olehketidaksesuaian antara jumlah sumber daya manusia (SDM)yang ada dengan target produksi dan permintaan pasar.Akibatnya, kapasitas produksi perusahaan menjadi terbatas.Berdasarkan permasalahan yang terjadi, penelitian inibertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi PerusahaanJafariah dengan melakukan peramalan permintaanmenggunakan metode double moving average. Peramalandilakukan untuk 12 periode kedepan. Berdasarkan hasilperamalan, dilakukan perhitungan kebutuhan SDM untukmencapai kapasitas produksi yang baru. Terdapat duaalternatif solusi yang dipertimbangkan, yaitu rekrutmen penuhdan kombinasi rekrutmen sebagian dengan sistem lembur.Analisis biaya menunjukkan bahwa alternatif kombinasirekrutmen sebagian dan sistem lembur lebih efektif dari segibiaya. Oleh karena itu, disarankan agar Perusahaan Jafariahmerekrut tambahan 12 tenaga kerja dan menerapkan sistemlembur sesuai kebutuhan untuk mencapai permintaan pasaryang diinginkan Kata kunci — Kebutuhan SDM, Peramalan, Double Moving Average, Kapasitas Produksi
Workload Analysis Dengan Metode Full Time Equivalent (Fte) Untuk Menentukan Kebutuhan Tenaga Kerja Pada Tenaga Penunjang Akademik Fakultas Abc Universitas Xyz Naima, Nisrina Danin; Suwarsono, Litasari Widyastuti; Triwibisono, Christanto
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Sumber Daya Manusia merupakan salah satukomponen penting dalam organisasi untuk menentukanproduktivitas Organisasi dengan menyesuaikan antara bebankerja dan jumlah orang. Fakultas ABC merupakan salah satuFakultas yang ada di Universitas XYZ. Urusan Sumber DayaManusia dan Kemahasiswaan merupakan unit di bawah WakilDekan II Fakultas ABC. Permasalahan yang terjadi yaitu tidaktercapainya target kerja karena beban kerja staf yang kurangterdistribusi secara rata. Penulisan ini bertujuan untukmenganalisis jumlah yang efektif dan efisien pada TenagaPenunjang Akademik yang dibutuhkan di unit Urusan SumberDaya Manusia dan Kemahasiswaan Fakultas Rekayasa IndustriUniversitas Telkom. Metode yang dipakai adalah Full TimeEuivalent (FTE). Metode ini dipilih karena cocok dan dapatsecara efektif dan efisien menyelesaikan permasalahan tentangjumlah staf. Hasil pengolahan data didapatkan bahwa jumlahstaf yang dibutuhkan dengan yang tersedia sudah sesuai,namun perlu tambahan waktu agar pekerjaan bisa selesaisesuai dengan target Dengan lembur pekerjaan di setiapjabatan bisa lebih efektif dan efisien serta beban kerja stafmenjadi Normal. Kata kunci— Human Resource Planning, Analisis BebanKerja, Full Time Equivalent.
Perancangan Strategi Dan Indikator Target Kinerja Organisasi Pada Pt Xyz Menggunakan Metode Analisa Swot Dan Quantum Performance Measurement Model (qpmm) Permatasari, Tiara Dewi; Aisha, Atya Nur; Suwarsono, Litasari Widyastuti
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan perusahaan-perusahaan yang ada dan saling berkompetisi satu sama lain dalam hal memberikan layanan berupa produk barang maupun jasa sesuai dengan permintaan pasar. PT XYZ adalah perusahaan manufaktur penyedia jasa maintance dan Repair Rotating baik dalam skala kecil maupun skala besar. PT XYZ melakukan evaluasi kinerja hanya dilakukan pengukuran pada target per tahunnya dan juga tidak ada tindak lanjut untuk evaluasi dari hasil tersebut. Oleh karena itu sistem pengukuran kinerja perusahaan sangat diperlukan untuk mendukung manajemen kinerja dengan menggunakan metode QPPM, Konsep pengukuran kinerja dalam Quantum Performance Measurement Model konsep pengukuran kinerja dalam Quantum Performance Measurement Model bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perusahaan, terutama pada ukuran kualitas, waktu, dan biaya. PT XYZ belum mampunyai strategi organisasi, oleh karena itu perancangan strategi organisasi menggunakan strategi SWOT. Pada proses pengumpulan data dengan menggunakan penilaian bobot ranking yang di dapatkan dari faktor internal dan eksternal dengan menggunakan metode Borda. Dari hasil penelitian diketahui bahwa strategi yang sesuai adalah strategi SO Strength dan Opportunity dengan ini PT XYZ memiliki kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Setelah mendapatkan strategi eksisting pada perusahaan didapatkan 19 KPI dari pendekatan menggunakan metode QPMM untuk menentukan target indikator kinerja yang mengacu pada strategi. Kata kunci — Quantum Performance Measurement Model, SWOT
Perancangan Blueprint Timesheet Management Dengan Pendekatan Design Thinking Pada Pt Xyz Chanita , Olivia Akma; Suwarsono, Litasari Widyastuti; Aisha, Atya Nur
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menyelamatkan bisnis PT XYZ, dirancanglah blueprint timesheet management berbasis mobile atau seluler yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan menggunakan pendekatan Design Thinking. Hasil dari rancangan blueprint timesheet management ini digunakan untuk mempermudah perusahaan untuk dapat memantau, mengontrol, dan memomitor aktivitas tugas masing-masing individu. Setelah dilakukan perancangan blueprint menggunakan pendekatan design thinking, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan ini perusahaan bisa memperbaiki threshold kualitas proses bisnis monitoring dan kontroling agar bisa meningkatkan akurasi pemantauan performansi pada perusahaan, dengan model sistem pengisian timesheet yang terdiri dari fitur-fitur tampilan user interface (UI) seperti menu daily submission, menu cuti / leave, menu draft timesheet, menu submitted tasks, menu report, dan menu approval. Melihat hasil perancangan dan analisis data, dimensi yang dipakai dari pendekatan design thinking yaitu Empathize, Define, Ideate, dan Prototype. Hasil yang didapatkan pada proses pengolahan dan analisis data mendapatkan hasil yang mencerminkan pengalaman pengguna. Indikator analisis hasil yang menjadi sasaran tepat yaitu pada Heatmap. Dengan usulan yang dibuat diharapkan dapat dapat mengurangi permasalahan mengenai keterlambatan penyelesaian program pada PT XYZ sehingga karyawan dapat berkontribusi terhadap pencapaian target secara keseluruhan. Kata kunci: Blueprint, Design Thinking, Timesheet Management, Perancang Aplikasi, UI/UX
Perancangan Key Performance Indicators Pasca Restrukturisasi Bisnis Pada Divisi Niaga PT PLN Nusantara Power (PLN NP) Surabaya Menggunakan Framework Balanced Scorecard Indarti , Oktavicha Salsabila; Yogaswara, Budhi; Widyastuti, Litasari
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi organisasi dan berubahnya sasaran strategis akibat adanya holding subholding atas perusahaan induk serta upaya ekspansi bisnis baru bernama Beyond kWh mengakibatkan terjadinya restukturisasi pada PT PLN NP. Restrukturisasi ini memberikan konsekuensi perubahan pada Divisi Niaga khususnya pada struktur, fungsi, tugas, dan proses bisnis yang membuat indikator kinerja yang dilakukan saat ini butuh penyelarasan. Selain perlunya mengkaji pada sasaran strategis yang paling tepat pasca perubahan, belum adanya strategy mapping, dan ditemukan adanya ketidaktepatan dalam mengkategorikan indikator eksisting atas perspektif yang dituju menjadi latar belakang pelaksaaan penelitian ini. Perancangan key performance indicator dilakukan melalui cascading balanced scorecard dan analytical hierarchy process untuk memperoleh bobot prioritas. Dan didapatkan hasil rancangan berupa 17 sasaran strategis yang diukur kedalam 21 rancangan kamus KPI. Hasilnya untuk perspektif financial diperoleh 3 KPI dengan total bobot sebesar 26%, perspektif customer diperoleh 8 KPI dengan bobot 30%, perspektif internal business process diperoleh 5 KPI dengan bobot 35%, dan perspektif learning and growth sebanyak 5 KPI dengan bobot 9%. Melalui perbaikan dengan perancangan ulang KPI diharapkan akan membantu evaluasi kerja untuk meningkatkan kinerja karyawan dengan maksimal guna mendukung pencapaian target perusahaan. Kata kunci — Restrukturisasi, Balanced Scorecard, Key Performance Indicators, Analytical Hierarchy Process.
Perbaikan Proses Rekrutmen Tenaga Outsourcing Bagi Rekanan PT.Kaltim Nusa Etika Jakarta Dengan Metode Business Process Improvement Mulyadin, Revin; Suwarsono, Litasari Widyastuti; Yogaswara, Budhi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan Kinerja PT KNE Jakarta sebagai perusahaan penyalur tenaga kerja dapat diidentifikasi dengan meningkatnya permintaan tenaga kerja dari perusahaan rekanan. Penurunan permintaan tenaga kerja yang terjadi pada PT KNE Jakarta ditengah tingginya pangsa pasar mengindikasikan bahwa terjadi masalah kinerja, disamping itu beberapa respon dan unpan balik negatif yang dinyatakan perusahaan rekanan terhadap karyawan yang disalurkan membuat perusahaan perlu melakukan evaluasi pada sistem perekrutan tenaga kerja.Sistem rekrutmen yang efektif dapat menghasilkan kandidat tenaga kerja yang berkinerja tinggi dan kecocokan kompetensi, yang mana hal tersebut sangat penting bagi perusahaan KNE Jakarta, karena kinerja tinggi pada karyawan yang disalurkan dapat merepresentasikan kinerja KNE Jakarta atas proses rekrutmen yang dilakukan. Maka dari itu penting bagi perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi sistem rekrutmen yang dilakukan saat ini. Konseptual business process improvement digunakan sebagai acuan untuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dari proses bisnis berkenaan dengan kegiatan recruitment process outsourcing, sehingga dapat ditemukan model strategi perekrutan tenaga kerja yang dianggap lebih efektif. Pengumpulan data internal perusahaan KNE Jakarta dilakukan untuk mengevaluasi kelemahan dan keterbatasan sistem perekrutan yang dilakukan saat ini, maka berdasarkan hasil tersebut akan dilakukan evaluasi dan perbandingan pada sistem perekrutan sehingga dapat di identifikasi dan ditemukan solusi perbaikan untuk rancangan kegiatan rekrutmen selanjutnya pada proses rekrui PT KNE Jakarta. Kata kunci: Kinerja, Umpan Balik, Evaluasi Kegiatan Rekrutmen, Perbaikan Model Rekrutmen.
Usulan Sistem Penilaian Key Perfomance Indicator dengan Menggunakan Metode AHP, Object Matrix dan Traffic Light System (Studi kasus: PT. Combiphar) Afifah, Farah; Yogaswara, Budhi; Suwarsono, Litasari Widyastuti
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract-Pharmaceutical companies are the manufacturers of medications and supplements needed by many people. The competition between all the pharmaceutical companies are getting harder and it’s push the needs to managing their internal business process to produce their products up to the regulations and fulfilling the costumers’ expectations. PT. Combiphar is one of the company in the pharmaceutical field. Currently they’re using KPI with the model of balanced scorecard. KPI is a set of measured performance measurement and need a set of monitoring system to make sure it’s remained on the optimum conditions to be a performance measurement tool that is in accordance with company needs. The company currently use a method to set the weight of their KPI based on the top management’s decision in order to set it on each periods. This research’s goals are to discussing the KPI’s weighting method the company currently use, AHP and scoring methods with OMAX and TLS. From this research, there are indications that 42 monthly achievement of KPI are in the red category, 36 monthly achievement of KPI are in the yellow category and 17 monthly achievement of KPI are in the green category. Keywords-performance measurement, KPI, BSC, AHP, OMAX, traffic light system.
Perancangan Perbaikan Sistem Penilaian Kinerja Divisi Operasional Menggunakan Metode Rating Scale dan Weighted Product (WP) di BPR XYZ Lestari, Ni Made Ayu Aghata Widya; Aisha , Atya Nur; Suwarsono, Litasari Widyastuti
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPR XYZ merupakan perusahaan jasa keuangandi Denpasar Selatan, Bali, berdiri sejak 1988 yang menyadaripentingnya manajemen sumber daya manusia dalam mencapaivisi dan misi perusahaan. Namun, performa karyawanmengalamni penurunan karena ada yang menunda pekerjaan,tidak menyelesaikan tugas, dan membebani rekan kerja.Kurangnya ketelitian karyawan juga menyebabkan kesalahandalam pengolahan transaksi sehingga merugikan pencapaiantarget perusahaan. Karyawan divisi operasional merasa tidakpuas dengan sistem penilaian kinerja yang tidak sesuai denganpekerjaan mereka. Hal ini mengancam pencapaian targetkarena kurangnya perhatian kepada kesalahan dan kelalaiankaryawan. Motivasi meningkatkan kualitas kerja punberkurang karena penilaian kurang objektif dan tidakmencerminkan kinerja sebenarnya. Untuk mengatasi masalahini, dilakukan perancangan sistem penilaian kinerjamenggunakan metode rating sacle dan weighted product danmenghasilkan 7 kriteria baru yang lebih sesuai denganpekerjaan karyawan divisi operasional. Dengan adanyapenilaian kinerja usulan diharapkan karyawan akan merasalebih dihargai serta meningkatkan motivasi dan kualitas kerjamereka serta membantu mencapai target perusahaan denganlebih efisien. Kata kunci— Penilaian Kinerja, Rating Scale, WeightedProduct