Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB DAN PENANGGULANGAN KERUSAKAN RUAS JALAN BURIA-RIRING KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Makaruku, Richard; Talakua, Elisabeth; Lewakabessy, Godfried
Journal Agregate Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/ja.v2i2.1717

Abstract

The Buria-Riring Road section is located in Taniwel District, West Seram Regency, Maluku Province. This road section was built in 2019. However, in the middle of 2021 this road experienced damage. The topographic condition of the road section is in the mountains with many hills and slopes, plus the high level of rainfall means that rainwater that falls directly floods the road body and damages the pavement structure. With this condition, people no longer feel comfortable accessing this road. The purpose of this study is to determine the type of damage that occurs and what factors cause the damage, as well as find solutions to overcome the damage that occurs in the form of planning pavement thickness and planning drainage channel dimensions. The method used for planning the thickness of the flexible pavement is the 2017 Pavement Design Manual and calculating the dimensions of the drainage channels. From the results of the analysis, the type of damage that occurs is the release of grains (Raveling) and the causative factors are not built drainage channels and the carrying capacity of subgrade soils that are less stable. From the calculation results, it is obtained that the thickness of the stabilized subgrade is 175 mm, the aggregate base layer for class B is 100 mm, the base layer for class A aggregate is 200 mm, the burda with an aggregate size of at least 20 mm. And from the results of the calculation of the dimensions of the drainage channel, it is obtained that the width of the base of the channel is 55 cm, the width of the top of the channel is 90 cm and the depth of the channel is 75 cm.
TINJAUAN TEBAL LAPIS PERKERASAN LENTUR DAN BANGUNAN PELENGKAP RUAS JALAN DESA LAYENI KABUPATEN MALUKU TENGAH Latan, Alberth; Talakua, Elisabeth; Tahya, Hendrie
Journal Agregate Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/ja.v2i2.1758

Abstract

Road and Bridge Construction Engineering Study Program, Department of Civil Engineering, Ambon State Polytechnic. The Layeni Village Road Section of Central Maluku Regency is a secondary local cross road that has been damaged at several points on the road so that it must be upgraded from asphalt pavement to flexible pavement (Hotmix) and road complementary buildings. Based on the data analysis process obtained using the 2017 Bina Marga Method, the results for the Asphalt Concrete-Wearing Course (AC WC) layer thickness of 4 cm, for the Asphalt Concrete-Binder Course (AC BC) layer thickness of 6 cm, for the Asphalt Concrete-Base (AC BASE) layer thickness of 18 cm while the 1993 AASTHO Method obtained results for the Surface Course layer thickness of 15 cm, Base Course 10 cm and Sub Base Course 5 cm and for the existing drainage channel discharge obtained 0.31 m3 /second and the plan discharge is 0.98 m3 /second with a discharge difference of 67 m³ /s.
Faktor-Faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3 Pada Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Satu Provinsi Maluku (Ruas Piru-Taniwel) Haris, Wardi; Talakua, Elisabeth; Jakob, Juvrianto Chrissunday
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 6 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i6.628

Abstract

Dalam proyek konstruksi, berbagai permasalahan sering muncul, salah satunya terkait Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Keselamatan dan kesehatan tenaga kerja merupakan aspek prioritas yang harus diperhatikan, karena kurangnya penerapan sistem ini dapat menimbulkan kecelakaan kerja dan kerugian bagi perusahaan akibat meningkatnya biaya penanganan kecelakaan, baik ringan maupun berat. Penelitian ini dilakukan pada proyek pekerjaan konstruksi jalan ruas Piru–Taniwel dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Sampel penelitian diambil secara acak dan dianalisis menggunakan metode Analisis Regresi Linear Berganda untuk menentukan prioritas variabel. Data hasil kuesioner diolah menggunakan program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) dengan metode analisis deskriptif dan perhitungan nilai mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat penerapan SMK3, dengan faktor paling berpengaruh yaitu rendahnya kesadaran dan implementasi sistem manajemen K3 baik dari pihak perusahaan maupun pekerja. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini juga memberikan beberapa alternatif solusi untuk mengatasi faktor-faktor penghambat tersebut. 
Perencanaan Saluran Drainase di Ruas Jalan Blok M Desa Hitu Kecamatan Lehitu Kabupaten Maluku Tengah Songge, Maria; Betaubun, Renny James; Talakua, Elisabeth
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 6 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i6.629

Abstract

Desa Hitu, Kecamatan Lehitu, Kabupaten Maluku Tengah mengalami genangan air pada ruas jalan Blok M akibat tidak tersedianya saluran drainase yang memadai, khususnya pada titik STA 00+000 hingga STA 02+000. Kondisi ini mempercepat kerusakan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan merencanakan saluran drainase yang mampu menampung debit air hujan dan limbah rumah tangga melalui perhitungan hidrologis dan hidraulika, menggunakan analisis frekuensi hujan 10 tahun (2015–2024) dengan metode Normal, Log Normal, Gumbel, dan Log Pearson Type III, serta proyeksi air kotor berdasarkan pertumbuhan penduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi Log Pearson Type III paling sesuai untuk menentukan curah hujan rencana dengan intensitas tertinggi 306,196 mm pada kala ulang 10 tahun, menghasilkan debit air hujan rencana sebesar 0,197 m³/detik. Saluran yang direncanakan berbentuk trapezium dengan lebar puncak 47 cm, lebar dasar 33 cm, dan tinggi 33 cm, yang dirancang lebih besar dari debit limpasan agar mampu menampung aliran secara efektif. Hasil ini diharapkan menjadi dasar perencanaan teknis drainase guna meningkatkan kenyamanan, keselamatan pengguna jalan, serta mendukung aktivitas sosial dan budaya masyarakat Desa Hitu. Proyeksi jumlah penduduk 10 tahun ke depan diperkirakan mencapai 24.325 jiwa.
Penggunaan Drone Untuk Evaluasi dan Desain Geometri Jalan Baru Lingkar Hutumuri Utara di Desa Hutumuri Waas, Maigel Y; Lewakabessy, Godfried; Talakua, Elisabeth
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 10 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i10.794

Abstract

Ruas jalan hutumuri terdapat pembangunan jalan lingkar utara Hutumuri pada bagian utara di pusat permukiman desa hutumuri dengan rencana panjang jalan 2,686 Km. Pengaruh penggunaan drone untuk evaluasi desain geometri jalan dari hasil pengolahan data foto udara menunjukan tingkat error pada 59 titik yang diambil pada tabel RMSE pada X-Longitude 1,73473 m, Y-Latitude 2,51845 m dan Z-Altitude 2,89708 m. Hasil olahan ini menunjukan Indeks position dilution of precision (PDOP): < 3,5 sesuai dengan survei dan pengolahan data pemotretan udara telah memenuhi peraturan badan informasi geospasial republik indonesia nomor 1 tahun 2020 sehingga data ini bisa digunakan untuk evaluasi. Pangambilan foto udara ini dengan ketinggian terbang drone 70 m dari atas permukaan tanah saat survei dengan kondisi cuaca cerah Adapun tujuan penelitian ini mengetahui penggunaan drone untuk evaluasi dan desain geometrik jalan, Sedangkan metode yang digunakan yaitu Metode kuantitatif, metode pengumpulan data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Sedangkan deskriptif menuturkan pemecahan masalah berdasarkan data yang ada. Analisa Deskriptif untuk mendeskripisikan kondisi, hasil survei, atau hasil pengolahan data menggunakan software yang ada untuk mendapatkan hasil data yang optimal dalam evaluasi geometrik jalan baru lingkar hutumuri utara.
Analisis Perbandingan Tebal Perkerasan Lentur Metoda A ASTO dan BINA MARGA Pada Proyek Undepas Jenderal Sudirman Ambon Wattimena, Clarita; Siahaya, Vera; Talakua, Elisabeth
JURNAL SIMETRIK Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i2.951

Abstract

Pembangunan proyek Underpass pertama di Kota Ambon dengan menggunakan Struktur perkerasan lentur pada Jalan Gunung Malintang, untuk menghubungkan akses jalan menuju Jenderal Sudirman, panjang jalan 29,27 m dan lebar jalan 5 m, pada bagian jalur utama pergerakan arah Desa Galala, Hative Kecil menggunakan perkerasan kaku dengan panjang jalan 150 m dan lebar 7 m. Struktur perkerasan lentur dan perkerasan kaku menggunakan data lalulintas harian rata –rata (LHR) prediksi yang disurvey sebelum dibangun/dikerjakan pada tahun 2017. Penelitian dimaksudkan menganalisis hasil dan membandingkan tebal perkerasan lentur pada jalan Gunung Malintang, yang bertujuan menghubungkan akses jalan menuju Underpass Sudirman dengan menggunakan data LHR terkini atau actual  survey lalulintas yang dilakukan  2 tahun, yaitu senin, 14 september 2020 sampai sabtu, 19 september 2020 dan senin 15 Maret 2021 sampai sabtu 20 maret 2021, dengan menggunakan Metode AASHTO 2005 dan Metode Bina MARGA 2017 pada Proyek Underpass Jenderal Sudirman Ambon. Lalu lintas harian rata –rata (LHR) pada proyek pembangunan Underpass Sudirman Ambon, khusus pada lokasi penelitian perkerasan lentur Jalan Gunung Malintang Ambon. Berdasarkan hasil survey LHR tahun 2020 dan 2021 mencapai pertumbuhan (i) sebesar 0,0002% dengan volume LHR masing –masing 73,7 smp pada tahun 2020 dan 103,5 smp pada tahun 2021. Tebal Total perkerasan lentur metedo AASHTO 2005 (50 cm) lebih besar dibandingkan metode Bina MARGA 2017 (49 cm). Tebal perkerasan dari kedua metode tebal lapis permukaan dengan metode AASHTO 2005 sebesar 12 cm dan metode Bina Marga 2017 sebesar 10 cm.
ANALISA KAPASITAS RUANG PARKIR (Off Sreet) SEPEDA MOTOR DI AMBON PLAZA Umasugi, Ilham Muhammad Echsan; Maitimu, Anthoneta; Talakua, Elisabeth
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i1.1269

Abstract

Ambon plaza terletak di Ruas jalan Sam Ratulagi dan Ruas jalan Yos Sudarso dengan panjang pada ruas jalanSam Ratulagi adalah 450 Meter, sedangkan pada ruas jalan Yos Sudarso 460 meter, lebar ruas jalan Sam Ratulagi adalah jalan 7 Meter, dan lebar jalan Yos sudarso adalah 7 meter, kedua ruas jalan tersebut memilik 2 arah , 2 jalur dan terdapat median di ke dua  ruas jalan tersebut. Akibat banyaknya pengunjung yang keluar masuk Ambon Plaza dengan kendaraan bermotor, hal ini sangat berpengaruh terhadap lahan parkir yang tersedia, sehingga kendaraan bermotor dalam hal ini sepeda motor lebih banyak parkir di ruas jalan (Parkir off street) yang ada. Ada kendaraan bermotor yang parkir disebelah kiri median jalan, depan pertokoan, ada kendaraan yang parkir disebelah kanan jalan tepatnya di depan Ambon Plaza, maupun di sisi kanan dan kiri Ambon Plaza. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kondisi lalu lintas pada ruas jalan Sam Ratulagi Dan Ruas Jalan Yos Sudarso.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa karakteristik parkir,kapasitas parkir dan kebutuhan ruang parkir yang terdapat di ambon plaza di kota ambon.Hasil analisa yang di peroleh karakteristik parkir sepeda motor memiliki volume sebesar 1010 kendaraan, durasi parkir berkisar 1-60 menit, akumulasi parkir tertinggi terjadi pada hari minggu 31 oktober 2021 pada jam 15.01-16.00 sebanyak 136 kendaraan, tingkat pergantian terbesar terjadi pada tanggal 28 oktober 2021 sebesar 4,81 motor/petak parkir,serta indeks parkir sebesar 64,76%,kapasitas ruang parkir sepeda motor 204 .
TINJAUAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN UMUM TRAYEK MORELLA – BATU MERAH RUTE JMP Said, Ririn; Maitimu, Anthoneta; Talakua, Elisabeth
JURNAL SIMETRIK Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i2.1351

Abstract

Semakin besar besar biaya operasional kendaraan maka tariff yang ditetapkan akan semakin mahal dan sebaliknya semakin kecil biaya operasional kendaraan maka tariff yang ditetapkan semakin murah. Berdasarkan hal itu maka tariff yang angkutan umum Trayek Morella-Batu Merah rute JMP seharusnya diturunkan karena rute yang ditempuh semakin pendek cepta sehingga biaya operasionalnya tidak terlalu besar seperti menggunakan rute lama. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui komponen-komponen apa saja yang mempengaruhi biaya operasional kendaraan, menghitung dan mengetahui besarnya tariff berdasarkan biaya operasional kendaraan. Dalam penelitian mengenai biaya operasional kendaraan (BOK) ini penulis menggunakan metode observasi tinjauan pustaka. Sumber data terdiri dari (Supir dan penumpang). Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisa data menggunakan metode pedoman teknis penyelenggaraan angkutan penumpang umum di wilayah perkotaan dalam trayek tetap dan teratur. Dari analisa yang dilakukan pada angkutan penumpang umum trayek Morella-Batu Merah rute JMP disimpulkan bahwa komponen yang mempengaruhi biaya operasional kendaraan adalah komponen biaya langsung 9penyusutan kendaraan, STNK/Pajak, biaya awak kendaraan), komponen biaya tidak tetap (BBM, ban, servis kecil, servis besar, penambahan oli mesin, retribusi terminal, kir), dan komponen biaya tidak langsung (Izin Trayek) dan tariff angkutan umum trayek Morella-Batu Merah rute JMP berdasarkan biaya operasional kendaraan adalah sebesar Rp. 8.921.