Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH METODE FUN LEARNING TERADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN PADA SISWA TK USIA 5-6 TK MELATI Sumarni, Tintin; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60623/jtkaud.v1i2.228

Abstract

Matematika merupakan salah satu jenis pengetahuan yang dibutuhkan manusia dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari. Matematika pada anak usia dini dapat ter- diri dari konsep angka, pola dan hubungan-hubungannya, geometri, pengukuran serta pengumpulan, penyajian data dan organisasi. Tujuan penelitian ini ialah guna melihat dampak teknik fun learning terhadap hasil belajar matematika dengan materi penjumlahan pada TK MELATI Desa Pancabakti Kec. Tegineneng Kab. Pesawaran. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian tindakan ruang kelas. Subjek dalam studi ini terdiri dari 22 siswa TK MELATI Desa Pancabakti Kec. Tegineneng Kab. Pesawaran. Penelitian ini mengunakan instrumen penghimpun data. Merujuk analisis hasil penilaian di setiap siklus, telah terjadi pertumbuhan yang sangat besar di setiap siklus. Hal ini tercermin dari hasil penguasaan siswa pada siklus I dengan daya serap atau penguasaan (77%) dan meningkat pada siklus II (95,45%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan fun learning memiliki dampak yang sangat luar biasa terhadap efek pengenalan materi penjumlahan pada TK MELATI Desa Pancabakti Kec. Tegineneng Kab. PesawaranTahun Pelajaran 2022/2023. Mathematics is a type of knowledge that humans need to carry out their daily lives. Mathematics in early childhood can consist of the concept of numbers, patterns and their relationships, geometry, measurement and collection, presentation of data and organization. The aim of this research is to see the impact of fun learning techniques on mathematics learning outcomes with addition material at MELATI Kindergarten, Pancabakti Village, District. Tegineneng District. Pesawaran. This research uses classroom action research techniques. The subjects in this study consisted of 22 MELATI Kindergarten students, Pancabakti Village, Kec. Tegineneng District. Pesawaran. This research uses data collection instruments. Referring to the analysis of the assessment results in each cycle, there has been enormous growth in each cycle. This is reflected in the results of student mastery in cycle I with absorption or mastery (77%) and increased in cycle II (95.45%). So it can be concluded that the fun learning approach has a tremendous impact on the effect of introducing addition material at MELATI Kindergarten, Pancabakti Village, District. Tegineneng District. Pesawaran Academic Year 2022/2023.
Media Digital (Antara Dukungan Dan Gangguan Terhadap Pembelajaran) Aji Jauhari Ma'mun, Ahmad; Ali, Musyafa; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran. Media digital menawarkan berbagai solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, di sisi lain, pemanfaatan media digital juga menimbulkan tantangan dan gangguan. Artikel ini bertujuan untuk mengekspolarsi pemanfaatan media digital dalam pembelajaran, menimbang antara manfaat dan gangguan yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa media digital dapat menjadi solusi efektif jika digunakan secara bijaksana, namun juga berpotensi menjadi gangguan jika tidak dikelola dengan baik. Artikel ini menyimpulkan perlunya pendekatan yang seimbang dan strategi yang tepat untuk memaksimalkan manfaat media digital sambil meminimalkan dampak negatifnya. Penelitian ini mengusulkan lima komponen penting yang perlu diperhatikan dalam memaksimalkan manfaat media digital serta meminimalkan dampak negatif media digital pada proses pembelajaran yaitu Sistem pembelajaran yang difasilitasi, Pelatihan Keterampilan digital, Kesesuaikan penggunaan media digital dengan tingkat pertumbuhan dan pekembangan siswa, Kolaborasi berbagai pihak dan Praktik sukses dari model sekolah waldorf.
Increasing Religious Awareness in Early Childhood Through Religious Literacy Programs at Lukman Hakim Purwokerto Kindergarten Hamid Samiaji, Mukhamad; Prawening, Cesilia; Husnifah, Hikmatul
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v5i1.10389

Abstract

Religious awareness in early childhood is an important foundation in the formation of children's character and morals. At this stage, children are at a critical phase in their cognitive and emotional development, where basic values and moral principles begin to take shape. This research aims to find out how to improve the religious basics of early childhood through religious literacy programs. The research uses qualitative methods with observational data collection techniques, interviews, and documentation. The data analysis used is the Miles and Huberman model, namely data reduction, display, and verification. The results of this study show that Bntuk and the main components of the religious literacy program at Lukman Hakim Purwokerto Kindergarten, include: daily activities, religious stories or stories, worship practice activities, creative and artistic activities, celebration of religious holidays, strengthening spiritual and social values, and collaboration with parents. Efforts made to increase religious awareness through religious literacy programs at Lukman Hakim Purwokerto Kindergarten are by 1) Introducing and getting used to religious practices, 2) Introducing and getting used to honest, helpful, polite, respectful, and sportsmanlike behavior, 3) Introducing and getting used to personal hygiene and environmental cleanliness, 4) Introducing religious holidays, 5) Daily activities to teach religious values, and 6) Introduce and foster respect and tolerance for other religions.
Shifting the Way the Public Forms Religious Understanding in the Era of Digital Disruption Imam Hidayat; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i1.14254

Abstract

The era of digital disruption has brought a major transformation in the way people access, understand, and form religious beliefs. Advances in information and communication technology, particularly through the internet and social media, have created new spaces that challenge conventional religious authority structures. This article aims to analyze how digital disruption changes the pattern of religious formation among the public, focusing on changes in the source of authority, religious learning mechanisms, and the dynamics of virtual communities. This study uses a qualitative-descriptive approach with literature studies and digital observations. The results of the study show that there is a shift in religious authority from formal institutions to religious figures who are active on social media, there is a tendency for fragmentation and polarization in religious discourse, the emergence of an economic religious content encourages the commodification of religion, and the weak digital literacy of the community increases the potential for the spread of false, intolerant, or extreme religious information. These findings confirm the need for adaptive strategies for religious institutions and the improvement of people's religious digital literacy.
MENGUATKAN MODERASI BERAGAMA SISWA BERBASIS LOCAL WISDOM DI LINGKUNGAN MADRASAH TSANAWIYAH Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v2i3.10566

Abstract

This research is based on the phenomenon of intolerant attitudes that occur in students. This raises concerns from teachers, educational institutions, to the government in responding to this intolerant attitude. Meanwhile, the presence of the Decree of the Minister of Religious Affairs Number 184 of 2019 as a guideline for curriculum implementation in madrassas answered these concerns by inserting strengthening religious moderation based on local wisdom in madrasas. The results of this study show that the scheme to strengthen religious moderation based on local wisdom for students in the tsanawiyah madrasah environment is through local wisdom studies, religious education development, character building, parental involvement, student empowerment, evaluation and monitoring. This scheme can be applied in a habituation model whose implementation can be done with routine, incidental, and exemplary activities. These methods become cultural products of students, which can be used and applied in community life (empowerment). Strengthening religious moderation based on local wisdom also has an impact on students' culture of moderate reason.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.