Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Model Penilaian Portofolio sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Terpadu Muhammad Yogi Andrian Syah; Risma Dwi Arisona
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.667 KB) | DOI: 10.21154/jiipsi.v1i2.251

Abstract

This study examines the Portfolio Assessment Model conducted in class VII MTs An-Najiyah. This study intends to determine the Integrated Social Studies portfolio assessment model in class VII MTs An-Najiyah with the teacher's focus on planning a portfolio assessment model, implementing a portfolio assessment model, and the results. It can also be interpreted as information on the extent to which Integrated Social Studies teachers carry out their duties as teachers, in carrying out their duties and carrying out their obligations as educating and educators, one of which is the portfolio assessment process which is very important for teachers, students, madrasas, and parents. The method used is a qualitative research method, field research which is a case study. Data collected by means of interviews, observation, and documentation. The data analysis carried out is qualitative analysis, among others, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This study resulted in information that (1) Planning for portfolio assessment is by preparing assessment components and assignments in the form of oral questions, multiple choice, descriptions, and concept map project assignments, before the assessment activity takes place, the teacher gives assignments spontaneously and sees the readiness condition of students. (2) The implementation of portfolio assessment is carried out by social studies teachers by paying attention to aspects of the task process and also the results, so the teacher will be able to control student behavior and student learning outcomes. (3) The results of the portfolio assessment are divided into two types, namely: process portfolio assessment and product portfolio assessment. By using the portfolio assessment method can improve the learning outcomes of Integrated Social Studies in class VII MTs An-Najiyah.
PENGARUH PELAKSANAAN METODE ACTIVE LEARNING TIPE HOME VISIT DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 SAWOO PONOROGO TAHUN AJARAN 2020/2021 Pinta Hayu Faizzana; Risma Dwi Arisona
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.646 KB) | DOI: 10.21154/jiipsi.v2i1.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh secara persial maupun simultan antara pelaksanaan metode active learning tipe home visit dan lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar IPS. Penelitian ini dirancang dengan metode kuantitatif, deskriptif, dan verifikatif menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda, Analisis Koefisien Determinasi, Uji T dan Uji F. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Sawoo Ponorogo. Ada 53 siswa kelas VIII C-D yang dijadikan populasi dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan dokumentasi dan angket untuk mengumpulkan data. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan pelaksanaan metode active learning tipe home visit terhadap motivasi belajar IPS dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 34,5%, dan nilai t hitung 4,476 > t tabel sebesar 1,994 dengan nilai signifikan (sig) 0.000 < 0,05, selanjutnya terdapat pengaruh signifikan lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar IPS dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 22,7% dan nilai t hitung 3,023 > t tabel sebesar 1,994 dengan nilai signifikan (sig) 0.004 < 0,05, dan terdapat pengaruh signifikan pelaksanaan metode active learning tipe home visit dan lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar IPS dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 44,5% dan nilai F hitung 20,425 > F tabel 3,11 dengan nilai signifikan (sig) 0.000 < 0,05.
PENGARUH SARANA PERPUSTAKAAN DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI MTS AL-IMAM SAWOO KELAS VIII TAHUN AJARAN 2020-2021 Maksum Rifa’I Herkusuma; Risma Dwi Arisona
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.391 KB) | DOI: 10.21154/jiipsi.v2i1.508

Abstract

Tinjauan ini dimaksudkan untuk (1) menentukan derajat pengaruh kantor perpustakaan terhadap Hasil Belajar IPS siswa kelas VIII MTs AL-Imam sawoo Ponorogo tahun ajaran 2020-2021, (2) menentukan derajat pengaruh pendapatan teliti Hasil Belajar IPS Terkoordinasi Siswa Kelas VIII MTs AL - Imam Sawoo Ponorogo Tahun Pelajaran 2020-2021, (3) Mengetahui besarnya pengaruh dinas perpustakaan dan iuran dalam meneliti secara bersama-sama terhadap Hasil Belajar UNBK Kelas VIII MTs AL-Imam sawoo Ponorogo untuk tahun ajaran 2020-2021. Tinjauan ini direncanakan dengan koneksi kuantitatif dan teknik konfirmasi menggunakan berbagai investigasi kekambuhan langsung, pemeriksaan koefisien assurance, uji T dan uji F. Eksplorasi dilakukan di MTs AL-Imam sawoo Ponorogo. Ada 34 siswa kelas VIII A-B yang dijadikan populasi dalam peninjauan. Penelitian ini menggunakan dokumentasi dan survei untuk mengumpulkan informasi. Berlandaskan penelusuran informasi diketahui bahwa sebagai (1) Kantor Perpustakaan (X1), diketahui bahwa pengaruh variabel kantor perpustakaan (X1) berpengaruh positif terhadap Hasil Belajar (Y) siswa kelas VIII MTs AL- Imam Sawoo Tahun Ajaran 2020-2021 sebesar 45,8%, (2) Premi dalam Membaca (X2), bahwa Variabel Pengaruh Pendapatan Dalam Membaca (X2) berpengaruh positif terhadap Hasil Belajar (Y) Siswa Kelas VIII MTs AL-Imam UAN. Sawoo Tahun Pelajaran 2020 - 2021 sebesar 60,8% (3 Kantor Perpustakaan (X1) dan Pendapatan Pengertian (X2), maka dapat diduga bahwa Kantor Perpustakaan (X1), dan Pendapatan Pendapatan (X2), bersamasama (selamanya) positif berpengaruh terhadap Hasil Belajar ( Y) mata pelajaran BK kelas VIII MTs AL-Imam Sawoo tahun ajaran 2020-2021 dijumlahkan sebesar 72,9%.
INTERNALISASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL BUDAYA KARAWITAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SIKAP TOLERANSI SISWA MTs PGRI GAJAH SAMBIT PONOROGO Yustita Tiara Buana; Risma Dwi Arisona
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.907 KB) | DOI: 10.21154/jiipsi.v2i2.1015

Abstract

Karakter siswa terbentuk melalui kebiasaan budaya karawitan di MTs PGRI Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo menerapkan pengenalan budaya daerah khususnya pada budaya karawitan. Hal ini merupakan bentuk nyata dalam penyaluran bakat serta minat siswa dalam bidang seni karawitan. Adanya seni karawitan ini memberikan dampak yang sagat besar terhadap siswa salah satunya yaitu sikap toleransi. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai kearifan lokal budaya karawitan dapat meningkatkan sikap toleransi siswa d MTs PGRI Gajah Sambit Ponoroho. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, jenis dari penelitian ini merupakan penelitian lapangan bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal budaya karawitan di MTs PGRI Gajah, Sambit, Ponorogo yaitu nilai kebersamaan, nilai kesabaran, nilai kepemimpinan, nilai tanggung jawab, nilai kedisiplinan, nilai kesopanan, nilai keagamaan, nilai kehalusan, nilai konsenterasi dan nilai toleransi. (2) Pelaksanaan nilai kearifan lokal budaya karawitan dapat meningkatkan sikap toleransi siswa pada mata pelajaran IPS terpadu kelas VII di MTs PGRI Gajah, Sambit, Ponorogo ini melalui tiga tahapan yaitu tahap transformasi nilai, tahap transaksi nilai, tahap transinternalisasi nilai. (3) Faktor pendorong dan penghambat nilai kearifan lokal budaya karawitan dapat meningkatkan sikap toleransi siswa pada mata pelajaran IPS terpadu kelas VII di MTs PGRI Gajah, Sambit, Ponorogo. Solusi untuk kendala tersebut pihak sekolah mengadakan kegiatan ekstrakulikuler karawitan, mewajibkan untuk ikut karawitan sejak kelas VII jadi karawitan ini terprogram sehingga nilai toleransi ini dapat dibentuk disini. Selain itu peran guru dan orang tua harus ekstra dalam mendidik dan memahamkan siswa atau anak bahwa nilai toleransi itu sangat penting.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPS TERPADU MELALUI SMALL GROUP DISCUSSION BERBASIS OUTDOOR STUDY Afi Radhatul Mahfirah; Risma Dwi Arisona
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.142 KB) | DOI: 10.21154/jiipsi.v2i2.1017

Abstract

Proses pembelajaran di SMPN 1 Siman Ponorogo yang kurang efektif dan menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan motivasi belajar IPS Terpadu melalui small group discussion berbasis outdoor study. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII 4 SMPN 1 Siman Ponorogo tahun pelajaran 2021/2022. Hasil pada penelitian ini, yang bisa diberikan solusi terhadap permasalahan yang ada yaitu dengan menerapkan model pembelajaran small group discussion berbasis outdoor study untuk meningkatkan motivasi belajar IPS Terpadu siswa kelas VII, dengan hasil penelitian dapat dilihat bahwasannya dengan data angket yang masuk dalam kategori sangat meningkat hanya 9% dari siklus I meningkat jadi 77% pada siklus yang ke II dan dibuktikan lagi dengan lembar observasi yang bisa dilihat bahwasannya tidak ada siswa yang masuk dalam kategori tinggi, setelah melanjutkan siklus ke II mengalami peningkatan menjadi 20 siswa dengan presentase 90%. Dengan demikian penerapan model pembelajaran small group discussion berbasis outdoor study berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VII di SMPN 1 Siman Ponorogo.
INTERNALISASI NILAI TANGGUNG JAWAB MELALUI MODEL “NAIK PESAWAT YUK” BERBASIS SAINTIFIK PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPS TERPADU Amidal Hikmah; Risma Dwi Arisona
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v3i1.1484

Abstract

Pendidikan karakter tidak serta merta ada dalam diri setiap individu melainkan perlu ditanamkan dan dikuatkan. Salah satu upayanya adalah dengan menanamkan nilai pendidikan karakter melalui bimbingan seorang guru. Pendidikan karakter yang di tanamkan oleh guru di sekolah bermacam-macam, akan tetapi dalam penelitian ini penulis memilih tentang internalisasi nilai karakter tanggung jawab. Tanggung jawab adalah adalah sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaimana yang seharusnya dilakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan, negara, dan Tuhan. Model pembelajaran yang digunakan oleh guru IPS dalam upaya menginternalisasikan nilai karakter tersebut yaitu adalah model pembelajaran “Naik Pesawat Yuk” dengan berbasis saintifik Problem Based Learning. Penelitiian yang saya lakukan ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui bentuk-bentuk internalisasi nilai karakter tanggung jawab siswa melalui model pembelajaran “Naik Pesawat Yuk” dengan berbasis saintifik Problem Based Learning pada pembelajaran IPS rerpadu di SMP Negeri 4 Ponorogo(2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat internalisasi nilai karakter tanggung jawab siswa melalui model pembelajaran “Naik Pesawat Yuk” dengan berbasis saintifik Problem Based Learning pada pembelajaran IPS terpadu di SMP Negeri 4 Ponorogo dan (3) Untuk mengetahui Bagaimana perubahan sikap tanggung jawab siswa setelah mengikuti pembelajaran melalui model “Naik Pesawat Yuk” terhadap internalisasi nilai karakter tanggung jawab siswa kelas VII pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang menggunakan 3 tahapan teknik analisis data meliputi reduksi data, model data, dan penarikan kesimpulan agar mendapatkan data yang valid dan reliable. Hasil dari penelitian ini ditemukan: (1) Bentuk internalisasi tanggung jawab pada siswa melalui pembelajaran “Naik Pesawat Yuk” itu akan terbentuk ketika siswa menerima pesawat dari temannya entah siapapun itu siswa harus segera menyelesaikan soal yang siswa dapat dari pesawat temannya, keika guru memberikan batasan minimal berapa soal yang harus siswa capai untuk memperoleh skor maksimal. (2) faktor penghambat dan pendukung internalisasi nilai karakter tanggung jawab yaitu waktu pembelajaran yang kurang, dalam hal mengkomunikasikan, siswa kurang PD, dan bahasa yang kurang komunikatif. Sedangkan faktor pendukung dasi model pembelajaran ini yaitu siswa sangat berantusis mengikuti pembelajaran, siswa aktif .(3) perubahan sikap tanggung jawab siswa setelah mengikuti pembelajaran yang dicapai dengan model “Naik Pesawat Yuk” siswa rata-rata mendapat nilai tertinngi dengan angka 98 karena yang pertama anak belajar lebih rileks, mereka blajar sambil bermain seperti tanpa beban tapi sebenarnya mereka dibebani dengan capaian skor yang harus diperoleh.
PENGARUH VIDEO YOUTUBE MATERI MASA REFORMASI (1998-SEKARANG) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU Lailatul Musfiroh; Risma Dwi Arisona
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v3i1.1489

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi penggunaan media pembelajaran yang kurang cocok diterapkan pada pembelajaran IPS Terpadu kelas IX materi Masa Reformasi (1998-Sekarang) sehingga hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media pembelajaran video youtube materi Masa Reformasi (1998-Sekarang) terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas IX MTS Negeri 3 Ponorogo. Pendekatan penelitian yaitu kuantitatif jenis quasi experiment desain penelitian nonequivalent control group design. Perlakuannya penerapan media pembelajaran video youtube materi Masa Reformasi (1998-Sekarang) pada kelas eksperimen dan penerapan media pembelajaran LKS pada kelas kontrol. Populasi penelitian seluruh siswa kelas IX MTS Negeri 3 Ponorogo dan sampelnya siswa kelas IX A dan IX B. Instrumen tes hasil belajar soal berjumlah 25. Pengumpulan data menggunakan tes, dokumentasi, dan observasi. Perhitungan data gain score dianalisis dengan Uji Independent Sample T-Test. Bedasarkan analisis data hasil media pembelajaran video youtube materi Masa Reformasi (1998-Sekarang) berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas IX MTS Negeri 3 Ponorogo melihat rata- rata nilai gain score kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Uji Independent Sample T-Test memperoleh nilai Sig. 2 tailed sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti berpengaruh. Uji R Square menunjukkan pengaruhnya sebesar 53,8%.
PENGARUH METODE FUN LEARNING DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU Neni Lestari; Risma Dwi Arisona
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v3i1.1491

Abstract

Tinjauan ini dimaksudkan untuk (1) Menentukan apakah terdapat perbedaan antara menggunakan metode pembelajaran fun learning dan tanpa menggunakan metode fun learning terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII SMPN 2 Ponorogo, (2) menentukan apakah terdapat perbedaan minat belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran fun learning dan tanpa menggunakan metode fun learning siswa kelas VIII SMPN 2 Ponorogo, (3) Menentukan apakah terdapat pengaruh antara metode fun learning dan minat belajar terhadap hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VIII SMPN 2 Ponorogo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen semu (Quasi Eksperimen ) noenquivalent control group desain. Dengan menggunakan independent sample t-test dan regresi linier berganda. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Ponorogo, terdapat 64 siswa kelas VIII D,E yang menjadi populasi yakni sebagai kelas eksperimen dan kontrol dengan masing-masing terdiri dari 32 siswa. penelitian ini menggunakan tes berupa soal pre test dan post test, dokumentasi dan angket untuk mengumpulkan data. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang menggunakan metode pembelajaran fun learning dengan hasil uji t-test sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Serta terdapat pebedaan minat belajar siswa yang menggunakan metode fun learning dengan hasil uji t-t est sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dan terdapat pengaruh yang signifikan antara metode fun learning dan minat belajar terhadap hasil belajar IPS terpadu kelas VIII SMPN 2 Ponorogo dengan uji regresi linier berganda diperoleh hasil dari Adjusted R Square sebesar 65,3 %. maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dan pengaruh antara metode fun learning dan minat belajar terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII SMPN 2 Ponorogo.
Pendampingan Pembelajaran Membaca Al-Quran Dengan Metode Iqra’ Pada Anak TPQ Desa Ngrukem Ponorogo Rahayu, Tina Puji; Arisona, Risma Dwi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 2 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v7i2.11950

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pendampingan membaca Al Quran kepada anak khususnya anak TPQ di desa Ngrukem Ponorogo. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kamampuan anak dalam membaca Al Quran melalui program pendampingan dengan metode Iqra’.Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ABCD (Asset-Based Community Development) merupakan suatu metode yang menitikberatkan pada pemberdayaan sumber daya dan potensi yang ada di masyarakat dengan tahapan pengabdian yaitu: Pendekatan Asset Mapping (Pemetaan Sumber Daya), Pemetaan Kebutuhan dan Masalah, Pemilihan Prioritas, Pembentukan Kelompok Kerja, Perencanaan Program atau Proyek, Implementasi Program atau Proyek, Evaluasi dan Pembelajaran, dan Pemberdayaan Berkelanjutan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini bahwa dengan adanya aset yang dimiliki oleh peserta KPM-DDR yang mempunyai bekal membaca Al Quran dan pengetahuan tentang islamyang cukup maka pendampingan membaca Al Quran layak untuk dilaksanakan. Setelah kegiatan ini dilakukan antusias anak-anak untuk belajar membaca Al Quran semakin meningkat. Dengan pengabdian masyarakat yang dilakukan yamg didapat menunjukkan kemampuan membaca pada anak meningkat dibandingkan sebelumnya. Tetapi, masih perlu pendampingan dan pengawasan lebih lanjut dari orang tua dan pihak lain dikemudian hari.
SOSIALISASI DAN SIMULASI MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DALAM MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN SISWA SDN 2 WATES PONOROGO Risma Dwi Arisona
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v1i1.1939

Abstract

Earthquake disasters occur suddenly without being able to be predicted by humans. By knowing that earthquakes cannot yet be scientifically predicted, efforts should be made to reduce the risk of the consequences of the earthquake. The cause of the large number of victims of earthquake disasters due to lack of knowledge and earthquake disaster preparedness. Therefore, it is important to socialize and simulate earthquake mitigation early to minimize the risk of becoming a victim through disaster education in schools. Education is an effective vehicle for building student behavior in the face of disasters. Knowledge possessed by students can influence the attitude of earthquake disaster preparedness. This research is a practical research with limitation of the problem through the provision of material and training in earthquake disaster mitigation simulation. The results showed that: 1) The material presented was interesting, there was very significant knowledge about the types of disasters, disaster symbols, and preparedness procedures before, when they occurred, and after the earthquake disaster; 2) Adding knowledge and skills in self-rescue in the event of an earthquake; 3) Practicing reflexes in taking steps to save themselves when an earthquake suddenly occurs, 4) Increasing earthquake preparedness for elementary school students and teachers.