Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS PERSEPSI PETUGAS DALAM PENGGUNAAN RME DENGAN METODE UTAUT 2 DI PUSKESMAS TEMBOK DUKUH SURABAYA Zahra, Shafira Trisnanda Fatimatus Zahra; Saadah, Alfina Aisatus; Masyfufah, Lilis; Rahmawati, Danik
Media Bina Ilmiah Vol. 20 No. 3: Oktober 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Namun, implementasi RME masih menghadapi berbagai hambatan dan tantangan yakni terkait jaringan internet dan error mati pada aplikasi RME yang membuat aplikasi tidak dapat diakses. Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh persepsi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petugas terhadap penggunaan RME di Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya dengan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2). Metode yang digunakan adalah analitik kuantitatif korelasional menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 46 petugas dan instrumen berupa lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi Kendall’s Tau-b dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara variabel ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, kondisi fasilitas, motivasi hedonis (p = 0,000), pengaruh sosial (p = 0,048), nilai harga (p = 0,010), dan kebiasaan (p = 0,001) terhadap niat penggunaan RME. Sebaliknya, 6 hipotesis yang dimoderasi oleh umur dan jenis kelamin ditolak, karena tidak menunjukkan hubungan signifikan (p = 0,223–1,000). Sehingga, dari 13 hipotesis yang diajukan, 7 diterima dan 6 ditolak, yang menunjukkan bahwa sebagian besar variabel UTAUT 2 berhubungan signifikan terhadap niat penggunaan RME. Temuan ini dapat menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan implementasi RME dan kesiapan petugas dalam transformasi digital layanan kesehatan.
Tingkat Pengetahuan PMIK tentang Resume Medis dan Personal Health Record (PHR) Masyfufah, Lilis; Retnowati Prihandini; Bambang Nudji; Titin Wahyuni; Nadhila Listiawan; Maylina Surya Wirawati Pribadi
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i2.679

Abstract

Resume medis adalah rangkuman dari keseluruhan riwayat perawatan pasien di suatu fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga data resume medis harus lengkap dan akurat. Adanya resume medis ini sangat berguna bagi pasien, maupun fasyankes untuk melacak riwayat kesehatan pasien khususnya apabila pasien menggunakan jaminan kesehatan. Salah satu fungsi lain dari pemanfaatan resume medis adalah dalam bentuk Personal Health Record (PHR) yang berisis sekelompok informasi atau catatan medis seseorang. Tujuan penelitian ini yaitu mendiskripsikan tingkat pengetahuan PMIK terhadap resume medis dan PHR. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yang menjelaskan suatu kondisi secara objektif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat untuk mempresentasikan dan mendeskripsikan objek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan PMIK mengenai resume medis dan PHR berada pada tingkat Penerapan dengan nilai 43,3% dan 33,3%. PMIK telah mampu menerapkan pengisian resume medis dan melaksanakan PHR dalam kegiatan di bidang rekam medis dan informasi kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan PMIK mengenai resume medis dan PHR berada pada tingkat penerapan dengan karakteristik laki-laki, berusia 17-25 tahun, dan bekerja di RS swasta. Perlu lebih lanjut ditingkatkan pengetahuannya sehingga lebih kompeten dalam pengoperasionalan khususnya pada PHR sehingga lebih bebas dalam mengaplikasikan dan membuat analisis.
CARA EFEKTIF MENYUSUN KARYA TULIS YANG SISTEMATIS BAGI MAHASISWA KESEHATAN Masyfufah, Lilis; Sutha, Diah Wijayanti
Abdi Panca Marga Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v5i1.1712

Abstract

Writing scientific papers is still an obligation for university student to graduate from their education, including heath students. In the health department, the written work prepared is problem solving. One of the courses that must be taken to support this final assignment is Methodology of Health Science, but it is still felt not enough to make a students understand to produce a systematic final work. Therefore, need a training about “The Effective Ways to Prepare Systematic Writing for Health Collages. The activity method is carried out by means of online training, with the aim of covering more participants and can be accessed from anywhere. The result of this activity is that participants are given exposure regarding how to check written work so that it systematically complies with the rules for writing scientific papers. Written work for a final project majoring in health must start from a problem which is the studied using certain theories and methods, so that it can produce a relevant solution to the problem. This activity took place with active participants because it was to be given especially to final yeat health student. Keywords: research method, scientific writing training, scientific paper for health student References Ilfiandra, Ilfiandra et al. 2016. “Pelatihan Dan Pendampingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Untuk Guru Di Indonesia.” Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 1(1): 70–80. Jumono, Sapto, Sri Handayani, Abdurrahman Abdurrahman, and Chajar Matari Fath Mala. 2021. “Pelatihan Penyusunan Artikel Publikasi Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Di Jakarta.” Prosiding Hasil Pengabdian Masyarakat: 130–34. Masturoh, Imas, and Nauri Anggita. 2018. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi Tahu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Prodi D3 Rekam Meids dan Informasi Kesehatan. 2022. Buku Panduan KTI. Surabaya: STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo. Ilfiandra, Ilfiandra et al. 2016. “Pelatihan Dan Pendampingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Untuk Guru Di Indonesia.” Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 1(1): 70–80. Jumono, Sapto, Sri Handayani, Abdurrahman Abdurrahman, and Chajar Matari Fath Mala. 2021. “Pelatihan Penyusunan Artikel Publikasi Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Di Jakarta.” Prosiding Hasil Pengabdian Masyarakat: 130–34. Masturoh, Imas, and Nauri Anggita. 2018. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi Tahu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Prodi D3 Rekam Meids dan Informasi Kesehatan. 2022. Buku Panduan KTI. Surabaya: STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo. Ratna, Ratna, Dias Andris, Entika Fani Prastikawati, and Ajeng Setyorini. 2009. “Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Guru Bahasa Inggris SMA Di Kota Semarang (Sebagai Pencapaian KEPMENPAN Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Jabatan Fungsional Guru Dan Angka Kreditnya).” Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 2(5): 255. Saman, Abdul, and Muhammad Ilham Bakhtiar. 2018. “Karya Tulis Ilmiah Bagi Mahasiswa Stkip Andi Matappa Kabupaten Pangkep.” Jurnal Terapan Abdimas 3(1): 39. Swari, Utami Ratna. 2020. “Pelatihan Menulis ‘Descriptive Text’ Di Kelurahan Manguharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.” 1(1): 14–19. Taylor, Steven J., Robert Bogdan, and Marjorie L. DeVault. 2016. Introduction to Qualitative Research Methods: A Guidebook and Resource. 4th Editio.
Optimizing Early Disease Detection among Adolescents through a School-Based Health Screening Program at SMA Al-Rifa’ie Malang Lilis Masyfufah; Muhammad Yusuf Setiawan; Erwin Astha Triyono; Titin Wahyuni
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 4, No 2 (2026): Jatibara Vol.4 No.2 Februari 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v4i2.2542

Abstract

The development of health information technology has undergone a significant transformation. One important aspect that has changed is the method of screening or early detection of diseases, which is often carried out using applications that are easily accessible to the public. Given that cases of tuberculosis, hypertension, low vision, and mental health issues are on the rise due to lifestyle changes. This activity was carried out to introduce the health screening application owned by the government for widespread use in the community. The Methods Community service activities were carried out by giving presentations to the target audience (Al-Rifa'ie High School students) and asking them to practise screening using the introduced application. The Results showed 76% of participants were unaware of the existence of screening applications for these diseases. The provision of health information related to screening through presentations and practical demonstrations was effective in ensuring that participants understood the material because they participated actively.
Optimizing Early Disease Detection among Adolescents through a School-Based Health Screening Program at SMA Al-Rifa’ie Malang Lilis Masyfufah; Muhammad Yusuf Setiawan; Erwin Astha Triyono; Titin Wahyuni
Jurnal Abdimas Jatibara Vol. 4 No. 2 (2026): Jatibara Vol.4 No.2 Februari 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v4i2.2542

Abstract

The development of health information technology has undergone a significant transformation. One important aspect that has changed is the method of screening or early detection of diseases, which is often carried out using applications that are easily accessible to the public. Given that cases of tuberculosis, hypertension, low vision, and mental health issues are on the rise due to lifestyle changes. This activity was carried out to introduce the health screening application owned by the government for widespread use in the community. The Methods Community service activities were carried out by giving presentations to the target audience (Al-Rifa'ie High School students) and asking them to practise screening using the introduced application. The Results showed 76% of participants were unaware of the existence of screening applications for these diseases. The provision of health information related to screening through presentations and practical demonstrations was effective in ensuring that participants understood the material because they participated actively.
Kesiapan Dinas Kesehatan Kota Surabaya Menghadapi Era Electronic Health Record (EHR) Masyfufah, Lilis; Uktutias, Sendy Ayu Mitra
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 1 (2021): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.60800

Abstract

Latar Belakang: E-Health merupakan inovasi Pemerintah Kota Surabaya di bidang pelayanan kesehatan yang terintegrasi antara data di puskesmas, rumah sakit, Dispendukcapil, dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. E-Health menjadi program layanan kesehatan mutakhir sebelum ke Electronic Health Record (EHR). Penilaian kesiapan EHR penting untuk dilakukan. Salah satu cara mengetahui kesiapan pelaksanaan adalah dengan EHR Assesment and Readiness Starter Assessment oleh Doctor’s Office Quality–Information Technology (DOQ-IT).Tujuan: Menganalisis kesiapan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dalam menerapkan E-Health dalam rangka pelaksanaan Electronic Health Record (EHR).Metode: Penelitian deskriptif, bersifat kuantitatif. Unit analisisnya adalah satu staf bagian PIH Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan lima staf bagian rekam medis di puskesmas perwakilan wilayah kota di Surabaya yang dipilih dengan cara acak. Teknik pengambilan data melalui wawancara. Data dianalisis berdasarkan panduan DOQ-IT. Hasil: Hasil menunjukkan sesuai indikator Penyelerasan Organisasi skor 36 dan Kapasitas Organisasi skor 68, sehingga skor total kesiapan adalah 104 (cukup kuat). Hal ini mengindikasikan kesiapan dalam menghadapi perubahan menjadi EHR dan mengindikasikan keberhasilannya. Nilai terkecil berada pada bagian koordinasi dengan seluruh pihak terkait yang masih kurang optimal. Kesimpulan: Dinas Kesehatan Kota Surabaya siap melaksanakan transformasi E-Health menjadi HER yang melibatkan semua komponen menjadi kunci keberhasilan dalam perubahan yang lebih inovatif.